Jaga Dia Untuk Ku

Jaga Dia Untuk Ku
janji Ustadz Rizal


__ADS_3

vina dan kak Katya telah sampai di kamar , kini mereka tinggal menunggu dokter untuk memeriksa keadaan Vina


" Vin kak Katya mau tanya, tapi kamu jawab dengan jujur ya " ujar Katya sambil tersenyum maniis


" iya kak" jawab Vina gugup


" kamu ada rasa sama Willy " ujar Katya sambil menggenggam tangan Vina


Vina hanya terdiam sambil menunduk kan kepala nya


" maaf ya kalo kakak terlalu ikut campur sama perasaan kamu, kalo kamu gak mau jawab gapapa kok Vin " ujar kak Katya Sambil tersenyum manis


Vina pun hanya terdiam sambil menatap sendu ke arah Katya


tok tok tok !!


dokter pun datang memeriksa keadaan Vina, Vina dalam keadaan stabil dan mengalami peningkatan dari keadaan sebelum nya, dokter pun mempersilahkan Vina untuk pulang dan istirahat dengan cukup , setelah dokter keluar Vina dan Katya pun menghampiri ustadz Rizal dan juga Willy


" assalamualaikum" salam Vina dan Katya saat masuk ke dalam kamar


" waallaikumsalam " jawab ustadz Rizal sambil tersenyum


" makasih banyak ya Rizal " ujar Vina sambil tersenyum

__ADS_1


" iya gapapa kok Vin " ujar Rizal


" kira-kira kapan ya Willy akan sadar " ujar Vina sambil menatap wajah Willy dengan pekat


" Willy pasti sadar kok Vin " ujar kak Katya sambil menepuk pundak Vina


" kasian Willy kak, dia udah gak punya siapa-siapa lagi " ujar Vina sambil menangis


" ini takdir Vina, kita harus banyak belajar dari kejadian ini " jawab kak Katya sambil mengelus punggung Vina


ustadz Rizal hanya terdiam melihat Vina yang menangis ingin sekali rasanya dia mengusap pipi Vina agar air mata nya hilang dari wajah cantik nya


" Vin aku beli sarapan dulu ya, kalian tunggu sini " ujar kak Katya kemudian meninggalkan mereka


Vina pun duduk di samping ustadz Rizal dan menyandarkan kepalanya di ranjang


" aku pasti selalu ada buat kamu Vin kejadian kamu di culik ke hutan kemarin, itu adalah pukulan terbesar buat aku, aku udah gagal jagain kamu Vin, mulai hari ini aku akan selalu ada buat kamu " ujar ustadz Rizal


" Makasih banyak ya Rizal " ujar Vina kemudian dia pun memeluk tubuh ustadz Rizal dengan erat sambil menangis


" janji jangan pernah jauh dari aku ya Rizal, cuma kamu dan kak Katya yang aku punya sekarang " ujar Vina


" iya Vina aku janji, kamu adalah amanah terbesar aku, aku pasti jagain kamu " ujar ustadz Rizal kemudian melepaskan pelukannya

__ADS_1


" udah ya jangan nangis, gak enak kalo Katya tau, kamu jangan khawatir aku selalu ada buat kamu Vin , yang penting sekarang kamu jaga kesehatan kamu karena kamu masa pemulihan, gak usah pikir yang aneh-aneh ya " ujar ustadz Rizal sambil mengusap air mata di pipi vina


" makasih banyak zal " ujar Vina kemudian memeluk kembali tubuh ustadz Rizal


ustadz Rizal pun terdiam kenapa Vina bersikap seperti ini


" Vin udah ya... nanti kalo Katya liat gak enak lho " ujar ustadz Rizal sambil melepaskan pelukannya


" maaf zal, habisnya aku kecanduan " ujar Vina sambil meringis


" udah gapapa , tadi kata dokter apa ? " tanya ustadz Rizal sambil tersenyum manis


" aku boleh pulang zal, dengan catatan harus istirahat yang cukup dan minum vitamin yang udah di bawain sama dokter" ujar Vina sambil tersenyum


" wahh hebat udah boleh pulang, tos dulu dong " ujar ustadz Rizal sambil memberi kan TOS kepada Vina , Vina pun membalas nya


" ini berkat kamu sama kak Katya zal, makanya aku bisa kuat dan sembuh " ujar Vina


" ohhh iya Vidio aku sama Katya udah kamu hapus belom di ponsel kamu ?" tanya ustadz Rizal


" belom hehe " ujar Vina cengengesan


" ehh buset, hapus Vin...! " ujar ustadz Rizal sambil berusaha mengambil ponsel yang ada di genggaman Vina

__ADS_1


" enggak boleh ahh, ini Vidio langka tau " ujar Vina sambil tertawa


kak Katya yang sudah selesai membeli sarapan melihat Vina dan ustadz Rizal yang sedang bercanda, dia pun merasa bahagia, karena hanya ustadz Rizal yang mampu mencair kan suasana hati Vina


__ADS_2