Jaga Dia Untuk Ku

Jaga Dia Untuk Ku
Dokter arif


__ADS_3

" kalian jangan sampe interaksi sama mereka, bisa-bisa nanti kalian di minta tolong buat mengungkapkan kasus mereka, aku sih cuma mengingat kan ya " ujar Rita


" iya aku juga mau nya cukup kamu aja yang aku tolong in, memecahkan kasus seperti itu kan susah apalagi jika kita bicara dengan orang yang tidak percaya gaib, sangat alot " ujar Vina yang mengingat kejadian saat dia menolong Rita


Ceklekkkkk


suara pintu kamar terbuka, visya, Katya, ustadz Rizal, dan juga Rita pun terkejut


" Tolong!!!!" ujar seorang dokter muda yang sebelumnya di lihat oleh visya dan Katya


" Astagfirullah, kak Katya kenapa dia ikutin kita sih " ujar Vina yang panik


" coba kamu tanyain sendiri kenapa dia ikutin kita " ujar Katya yang tak kalah panik


" mas dokter kenapa ya ??" tanya Rita yang begitu santai


" tolong....saya baru saja meninggal 3 hari yang lalu, jasad saya ada di gudang penyimpanan organ tubuh manusia, tolong ....." ujar dokter itu


" maaf sebelumnya pak dokter, lebih baik pak dokter jangan menunjukkan wajah pak dokter yang menyeramkan itu, alangkah baik nya jika pak dokter menunjukkan wajah asli pak dokter agar kita bisa dengan mudah berinteraksi" ujar Katya


dokter itu pun menunjukkan wajah nya yang tampan dan bersih

__ADS_1


" masyaallah, ganteng juga ya " ujar Vina


" Huss dia ini sudah inalillahi lho Vin " ujar Rita


" astagfirullah ,kok aku jadi kaya gini ya " ujar Vina sambil memukul-mukul kepala nya


" coba mas cerita kan kejadian nya " ujar Vina


" maaf sebelumnya vin, ada apa sih ini ??" tanya ustadz Rizal


" ini lho ada makhluk halus minta tolong, kira-kira kita tolongin gak ya zal" ujar Vina


" alangkah lebih baiknya di tolong Vin, supaya arwah nya bisa tenang menghadap Allah " ujar ustadz Rizal


" sebelum nya nama dokter siapa ya ??" ujar Katya


" nama saya Arif Rahman hakim, kalian bisa tanyakan kepada suster dan dokter lainnya " ujar dokter Arif


" baik lah dokter, kalo begitu besok kami akan menyelidiki kasus ini, berhubung ini sudah malam, kami mohon pengertian dokter Arif untuk membiarkan kamu istirahat dulu, besok kami pasti akan menyelidiki kasus ini" ujar Vina


" oke besok pagi aku akan kembali ke kamar ini, terima kasih telah bersedia menolong saya " ujar dokter Arif kemudian meninggalkan mereka

__ADS_1


" ya ampun mimpi apa aku semalam, ketemu orang yang baru saja meninggal" ujar Vina sambil menampar pipinya


" Vin, kita harus menyusun strategi baru ini " ujar Katya


" strategi seperti apa kak" ujar Vina bingung


" besok sebelum kita pulang ke rumah ,kita diem-diem masuk ke ruang organ tubuh manusia, kita pastikan beneran ada mayat dokter Arif apa ngga " ujar Katya menyakinkan Vina


" terus kalo ada bagaimana " ujar Vina


" yaaa kita laporkan ke polisi aja, kalo ada pembunuhan di rumah sakit ini " ujar Katya


" yaudah aku setuju, aku gak mau juga berlama-lama di rumah sakit, kita selesaikan masalah ini dengan cepat kak " ujar Vina


" aku ikut ya guys " ujar Rita


" iya gampang deh " ujar Vina


" yaudah kalian buruan istirahat, ini udah malem banget " ujar ustadz Rizal


" hehe iya zal " ujar Katya

__ADS_1


mereka pun mengambil posisi masing-masing, Vina tidur di kasur pasien, Katya tidur di sofa, dan ustadz Rizal menggelar tikar di bawah sofa, sedangkan Rita melayang entah kemana


__ADS_2