Jebakan Cinta Si Gadis Bandel

Jebakan Cinta Si Gadis Bandel
Bab 10 Terjebak Permainan Sendiri


__ADS_3

Alya masuk ke kamar lalu berbaring sambil bermain ponsel menikmati kesendirian.


" Gimana ya cara nya biar Daddy berhenti main wanita kalau Alya larang kan udah janji sama dia sebelum nikah kalau nggak akan ikut campur " Alya terdiam memikirkan sebuah rencana .


Sesampai di Club.


" Lama sekali sampai nya ?" komplen Jho saat Daniel ikut bergabung di meja lingkar tempat kelima sahabat nya tengah minum .


" Ya tunggu bocil bobok dulu lah kalau tau pasti dia marah " tawa meledak Boy meminum wiski nya .


" Beneran begitu Nil ?" tanya Ricard tertawa bersama yang lain melihat wajah gusar Daniel yang sangat kusut .


" Jangan kan marah bahkan dia sama sekali tak melarang Aku " senyum kecut Daniel meneguk habis segelas Wine di atas meja lalu bersandar memijit pelipis nya .


" Bagaimana bisa begitu ?" kelima sahabat Daniel langsung ke mode serius sebagai seorang sahabat .


" Lalu bagaimana reaksi nya saat tau kamu akan keluar malam ?" tanya Zico .


" Iya Daddyh " jawab Daniel semakin tak karuan membayangkan wajah Alya lalu meneguk lagi segelas Wiski


" ltu saja " jawab Rick melotot tak percaya lalu meminta pelayan membawa semua minuman yang ada di atas meja .


Agar tak ada yang minum sampai mabuk antara mereka.


" lya , apa menurut kalian dia sama sekali tak menganggap ku suami hingga dia tak peduli ?" pertanyaan mendalam Daniel .


" Tunggu , bukan kah sebelum menikah kamu yang meminta Alya agar tak ikut campur urusan mu lalu kenapa sekarang kamu malah mengeluh " ucap Jho yang secara tak langsung ingin mengeruk isi hati Daniel .


" Lah kalau memang begitu berarti dia istri yang penurut bukan " kesimpulan Boy .


" Entahlah, perasaan ku hancur saat didiamkan begini " jawab Daniel sejujur nya .


" Astaga, seperti nya kau terjebak dalam permainan yang kamu buat sendiri Nil " geleng kepala Zico .


" Maksud mu ?" tanya Daniel .


" Bocil polos itu telah masuk ke hatimu lewat kemarahan mu pada nya " jawab Boy to the point.


" Bagaimana aku tak marah dia sangat bandel sampai kepala ku pusing melihat nya " pernyataan valid Daniel.


" Marah itu berarti peduli Nil " ucapan spontan Jho teringat perlakuan berbeda Daniel kepada Alya


" Dia istri ku dan Papa nya menitipkan dia padaku wajar lah aku peduli " jawab Daniel yang sangat bimbang dengan apa yang dia rasakan .

__ADS_1


" Aku yakin hatiku belum mencintai nya " tegas Daniel yang bisa merasakan itu .


" Mungkin hati mu belum tapi bahasa tubuh yang kau tunjukkan untuk nya itu sudah lebih dari cinta bahkan cenderung kasih sayang " seulas senyum Ricard menatap Daniel yang terlihat sangat bimbang.


" Sudahlah aku pusing memikirkan semua nya " lelah Daniel memilih pulang saja saat kepala nya semakin sakit mendengar hingar bingar musik serta lampu sorot yang menari nari .


" Ahh sayang " ucap Meyriska saat Daniel menabrak nya .


" Akk" teriak Meyriska merasa sakit saat dia akan membuka kancing bagian atas baju Daniel tapi pria itu malah mencekam tangan nya .


" Daniel " Boy langsung melepaskan tangan Daniel yang mencekam tangan wanita itu sampai dia menangis .


" Bahkan Alya tak membiarkan kancing kemeja ku terbuka dan wanita ini mau membuka nya " kesal Daniel mendorong kesal wanita itu lalu segera pulang.


" Dia telah terjebak oleh permainan nya sendiri " pendapat Boy menatap Daniel yang perlahan hilang .


.......


" Dia sudah tidur " suara lirih Daniel menatap Alya yang ternyata sudah tertidur lelap .


Daniel naik ke atas ranjang menatap istrinya yang tidur seperti sate bakar yang terus berbalik kesana kemari mencari tempat nyaman


" Al " suara berat Daniel saat dia berbaring di samping Alya yang tidur memunggungi nya itu .


" Daddy pulang " batin Alya saat merasakan Daniel berada di belakang nya .


Mata Alya memang tak mengantuk sedari tadi walaupun sudah larut malam maka nya dia berbalik kesana kemari agar dapat kenyamanan supaya bisa tidur .


Tanpa membuka matanya Alya berbalik lalu memeluk leher Daniel yang berbaring menghadap nya .


" ternyata Daddy tak main wanita hari ini sepertinya " batin Alya yang bisa menghirup aroma parfum Daniel tanpa bercampur dengan parfum wanita .


Daniel yang masih dalam perasaan gundah itu langsung membalas pelukan Alya yang tertidur nyenyak itu.


" Aku suami mu Al bukan bantal guling " suara lesu Daniel saat kaki Alya malah ikutan naik ke atas paha nya .


Ya pasti bocil itu menganggap Daniel guling kalau begitu cara memeluk nya .


Karena merasa gerah Daniel melepas beberapa kancing kemeja bagian atas nya .


" Astaga Daddy " batin Alya merintih semakin menyusup kepelukan hangat Daniel agar pria dewasa itu tidak melihat wajah nya yang pura-pura tidur .


Aroma tubuh pria dewasa itu sangat semerbak memenuhi penciuman Alya saat kancing baju nya di buka .

__ADS_1


Muahccc.


Saat Daniel mengecup kening nya Alya langsung membuka mata seolah terbangun .


" Daddy sudah pulang " tanya Alya mata nya menatap wajah Daniel sayu .


" Baru pulang" jawab Daniel


" Maaf ya Daddy Alya tidur di ranjang Daddy " Alya langsung bangun akan pindah agar Daniel tak terganggu dengan kehadiran nya .


" Disini saja tidur sama Daddy " suara berat Daniel di dekat telinga Alya yang membuat gadis kecil yang berbaring itu merinding.


Daniel memeluk Alya erat sampai wajah Alya menempel di dada nya .


" Tidur kembali " lembut Daniel mengelus kepala Alya merasa bersalah telah membuat gadis kecil itu terbangun dari tidur lelap nya .


" Daddy mabuk " tanya Alya saat menghirup aroma alkohol dari mulut Daniel .


" Daddy minum tapi Daddy tidak mabuk kok " jawab Daniel .


" Bagaimana bisa begitu ?" tanya Alya mendongak.


" Ya bisa lah minum 2 gelas alkohol tak akan membuat aku mabuk " pernyataan valid Daniel.


" Bukan nya minum seteguk langsung mabuk ?" tanya Alya balik .


" Alkohol adalah minuman sehari-hari ku jadi itu tak terlalu berpengaruh lagi terhadap ku " jawab Daniel mematikan lampu utama kamar meninggalkan lampu tidur .


" Daddy takut " rengek Alya yang kalau tidur tak pernah lampu di matikan.


" Tenang lah " Daniel mengelus kepala Alya lalu memeluk nya dengan erat .


" Empuk sekali bocil gemoy ini " senyum lebar Daniel merasakan tubuh Alya yang sangat kenyal .


Beberapa menit kemudian Alya sudah tertidur lelap .


" Baru kali ini aku memeluk wanita sampai wajah nya menempel di dekat hati dan jantung ku " Daniel merasa sangat tenang dan nyaman dalam posisi begini .


" Wahh sedikit lagi misi Alya selesai nggak sabar dapat reward dari Ayah " batin Alya lalu tertidur nyenyak dalam pelukan hangat Daniel .


like komen vote favorit serta hadiah


Next.

__ADS_1


..."Ciptakan gayamu sendiri. Jadikan itu unik namun tetap dapat dikenali oleh orang lain"...


__ADS_2