
" Lihat cantik apa yang suami lakukan dengan wanita lain " bisik Jack memutar vidio itu di komputer nya lalu saat Alya fokus menonton Jack menyembunyikan wajahnya di tengkuk Alya menghirup aroma buah di rambut panjang Alya .
Beberapa detik kemudian Alya benar-benar merasa jijik dan entahlah perasaan Alya sebagai seorang istri benar-benar tersakiti menyaksikan suami nya bercinta dengan wanita lain .
Dunia Alya seperti hilang saat ini bahkan Alya kehilangan kontrol atas dirinya merasa tersakiti bahkan rasanya Alya begitu kecewa saat tau apa saja yang di lakukan Daniel bersama wanita yang dulu menemani nya setiap malam .
Pikiran Alya benar-benar tak sampai kesana Alya pikir Cassanova itu membayar wanita hanya untuk sekedar menemani tidur dan melakukan hal-hal romantis bukan seperti ini .
Dan kalaupun pernah terjadi itu mungkin hanya saat tidak sadar atau sedang mabuk tapi di setiap vidio itu Daniel melakukan nya dengan sadar .
" Udah " Jack kembali mematikan komputer nya tak membiarkan Alya menonton hal in tim seperti itu terlalu lama itu dapat merusak pikiran Bocil nya .
" Apa mau bilang Vidio itu editan " senyum kecut Jack saat Alya menatap nya dengan air mata menggenang .
" itukan cuma masa lalu Daddy " ucap Alya kembali menghapus air mata nya yang jatuh .
Walaupun hati nya kecewa tapi setidaknya Daniel tidak melakukan hal begituan lagi semenjak menikah dengan nya .
Jack tersenyum kecut menatap Alya dengan lirih " besar sekali rasa cinta mu untuk nya Al sampai kau bisa memaafkan kesalahan sebesar itu " batin Jack yang menghapus air mata Alya .
Jack tau Alya merasa sakit melihat hal itu tapi rasa cinta membuat Alya bisa memaafkan Daniel bahkan masih berfikir positif.
" Tapi apakah kau tau Al kalau cinta Daniel untuk Bella sepanjang masa ?" satu lagi pertanyaan Jack pada Alya .
" tidak , itu hanya dulu sekarang udah enggak " ucap Alya mengatakan kebenaran lagian sekarang Daniel hanya mencintai nya serta bayi mereka, Alya bisa merasakan dan melihatnya langsung.
" Huftt ,,, Lalu apa Kau lupa Alya kalau Daniel menjadi Cassanova untuk melepaskan sakit hatinya karna Bella . Apa disitu kau berfikir sebesar apa cinta Daniel untuk wanita masa lalu nya " Jack terus berusaha menciptakan keraguan di hati Alya bahkan mencoba meracuni pikiran Alya .
Alya langsung terdiam saat hatinya tiba-tiba di selimuti keraguan .
" Bahkan suami terbaik mu itu pernah membohongi mu hanya demi bisa mengantar Bella ke rumah sakit " bisikan setan Jack tepat di dekat telinga Alya.
"enggak ,, Kakak jangan fitnah" Alya tau kalau Jack hanya sedang memprovokasi nya agar membenci Daniel.
Jack kembali menyalakan laptop nya lalu memutar sebuah Vidio dia seperti punya semua bukti .
__ADS_1
" Kau ingat Alya sebelum berangkat ke Amsterdam" Jack sangat menikmati ekspresi Alya yang perlahan goyah saat menyaksikan suami nya tengah membohongi nya .
" Papa sama Mama tau juga " lirih Alya melihat Vidio di komputer ada orang tua nya juga yang melihat Daniel membawa Bella kerumah sakit .
secara tiba-tiba perasaan kecewa menyelimuti hati Alya , ternyata dia salah Daniel tak mencintai nya setulus itu bahkan Daniel rela membohongi nya demi wanita lain .
Ternyata perasaan Daniel masih ada untuk Bella buktinya Daniel masih bisa berbohong pada Alya hanya demi menyelamatkan Bella .
Mungkin jika Daniel jujur Alya juga tak akan mempermasalahkan nya lagian membantu orang yang sakit itu adalah suatu kewajiban tapi kenapa Daniel harus berbohong pada Alya .
Dan Alya juga tak bisa membayangkan betapa sakit hati orang tua nya saat tau anak mereka di bohongi mentah-mentah oleh menantu .
" Maafin Alya kak " suara lirih Alya jadi merasa bersalah telah menampar Jack yang tujuan nya hanya ingin mengatakan kebenaran.
" Astaga pipi kakak memar " lirih Alya merasa bersalah .
Alya dengan cepat turun lalu mencari kotak obat di laci meja dan mengobati pipi Jack sebagai bentuk pertanggungjawaban nya karena telah melukai Jack .
" Sudah jangan menangis " lembut Jack menatap Alya yang mengobati nya tapi air matanya terus berjatuhan.
" Dan Kakak kenapa juga jadi orang jahat pada Alya padahal Alya sangat menyayangi kakak sedari kecil " lirih Alya jujur dengan air mata terus menetes menatap Jack .
" Tolong jangan buat Alya membenci kakak " lirih Alya merasa sakit dengan perlakuan Jack .
" Aku tidak jahat Al , Aku hanya ingin kamu sadar bahwa aku sangat mencintai mu dan tolong balas perasaan ku berhenti mencintai orang yang sama sekali tak mencintai mu" ucapan Jack semakin mencoba meyakinkan Alya .
" Dan Aku hanya punya kamu di dunia ini Al , Kau adalah milik ku dan Aku bisa melakukan apa saja serta aku tidak takut mati . Jika aku tidak bisa memiliki mu di dunia ini mari kita mati bersama " ucapan Jack yang sudah merasa lelah dan ingin mengambil jalan pintas .
" Enggak . Alya mau tetap hidup biar bisa liat bayi ini " Alya sangat menyayangi bayi nya walaupun dia sedang kecewa dan sakit hati pada suaminya.
" baiklah sekarang pilihan nya tanda tangani surat cerai ini atau kamu dan bayi itu mati bersamaku " ucap Jack saat mengetahui serangan Daniel sudah hampir menembus batas sistem keamanan nya .
Ternyata pengaruh dan kekuatan Daniel tak memang tak main-main dan kemungkinan Jack selamat dari serangan itu sangatlah tipis .
Tapi setidaknya Keinginan terakhir Jack untuk bisa tidur bersama Alya sudah terwujud .
__ADS_1
Alya menatap selembar surat di atas meja itu dengan mata membeku sambil terus mengelus perutnya.
Mengetahui banyak hal tentang suaminya barusan sungguh mengacaukan perasaan bahkan hati Alya dan ternyata rasa nya sesakit ini saat tau kita dibohongi oleh orang yang kita pikir sangat mencintai kita .
Kecewa .
Jack berdiri dari duduk saat bisa merasakan perkelahian tengah terjadi di dalam apartemen nya .
Jack memegang tangan Alya lalu membawa Alya kembali ke kamar sambil membawa selembar surat itu .
" Cepat Alya " lembut Jack saat mereka sama-sama duduk di tepi ranjang, tapi Jack masih sangat terlihat tenang .
melihat Alya yang terus melamun sambil menangis membuat Jack harus bertindak cepat .
Karena jika Alya menandatangani surat perceraian itu maka Jack adalah pemenang nya dan sesuai janji Jack juga akan mencoba menerima anak dalam kandungan Alya seperti anak nya .
" Tanda tangan atau aku lenyapkan bayimu ini " suara tegas Jack yang tangan nya sudah berada di perut Alya begitu sudah terdengar suara beberapa orang mencoba mendobrak pintu .
Tanpa pikir panjang Alya langsung menandatangani surat perceraian itu karena Alya akan melakukan apapun demi menyelamatkan bayi nya.
Walaupun di luar sudah terdengar beberapa orang mencoba mendobrak pintu tapi Tetap saja Alya tak bisa melawan Jack karna sedetik saja Jack bisa melenyapkan bayi nya .
Alya menandatangani surat itu dengan air mata yang terus menetes walaupun tak ingin tapi Alya juga tak bisa membendung perasaan kecewa saat tau kalau suaminya masih mencintai wanita masa lalu nya .
" biadap " Daniel masuk bersama keempat teman nya lalu langsung mengarahkan pistol nya tepat di pelipis Jack yang tengah duduk memeluk Alya yang sudah menangis bahkan tertekan itu.
" Alya Mereka akan membunuhku saat ini juga " ucapan lirih Jack berbisik pada Alya yang tengah menangis setelah menandatangani surat cerai itu sambil menunduk dengan rambut menutupi wajah .
Sampai Alya tak sadar kalau suaminya sudah berdiri di depan nya sekarang.
Begitu Alya mengangkat kepala nya , Daniel dan ketiga teman nya ternyata sudah menodongkan pistol pada Jack yang duduk di belakang nya .
Next .
Jangan lewatkan Part Baper selanjutnya yaa say .
__ADS_1
Abis ini senyum-senyum sendiri kalianš¤£