
" Mmm" sambil merengek Alya mengambil baju yang Daniel berikan lalu membuka baju yang di pakainya langsung di depan Daniel .
" Astaga " Daniel langsung menghadap dinding saat mata nya menatap tubuh Alya yang sangat Gemoy .
Tidak gendut tapi berisi sangat menggemaskan pantas Daniel suka memeluk Bocil itu sejak saat pertama.
" Daddy " suara kecil Alya yang terdengar pasrah.
Daniel yang sedang mencari sesuatu di lemari itu berbalik .
" Mengapa dia malah semakin cantik " batin Daniel heran .
Hanya pakai kaos oblong hitam dengan bawahan hot pans jeans bahkan Alya sama sekali tak memakai bedak serta perhiasan tapi mengapa dia tetap saja cantik .
" lumayan Lah " pasrah Alya mengeluarkan rambut panjang dari dalam baju .
" Ayo Daddy " ajak Alya yang sedang memilih heels itu .
" Pakai ini saja " kata Daniel masih tak rela istrinya berpenampilan seperti wanita pergi ke Club .
" Masa sandal jepit Daddy " rengek Alya saat Daniel juga tak membolehkan nya pakai heels.
" Kalau tidak mau yaudah kita tidur saja " keputusan Daniel berharap Alya akan mengurungkan niatnya untuk pergi ke Club karna aturan menyebalkan nya .
" Iya ayuk " Alya dengan patuh memakai sandal jepit .
Apapun akan Alya lakukan asal bisa pergi ke Club !
" Mengapa Alya tetap saja begitu menarik " rintih Samuel menatap Alya yang sedang menyisir rambutnya.
" Ayo Daddy " ajak Alya tanpa mengikat rambut nya pada Daniel yang sudah sangat tampan dalam balutan kemeja hitam nya .
" Ingat patuh pada Daddy " kata Daniel mengambil jaket nya lalu memakaikan pada Alya .
" Dingin sudah malam " lembut Daniel mengecup kening Alya membuat Alya bisa merasakan kasih sayang nya secara langsung
Sepanjang perjalanan terlihat Alya yang sangat semangat dan ceria .
" Masih lama sampai nya Daddy ?" tanya Alya pada Daniel yang duduk diam memeluk nya .
" Sebentar lagi" jawab Daniel lalu mobil mereka berhenti di sebuah Club malam ekslusif yang terlihat begitu megah.
__ADS_1
Sebelum turun dari mobil Alya melepaskan jaket nya lalu keluar dengan tampilan sederhana nya .
Daniel bukan lagi memegang tangan Alya tapi sudah merapat kan tubuh Alya padanya agar tak lepas dari kendali Daniel .
Alya merasa sangat senang dan takjub memasuki dunia yang selama ini tak pernah di akses nya .
" Daddy " Alya meremas tangan Daniel saat mereka memasuki ruangan inti Club dimana terlihat secara transparan semua hal yang di lakukan orang-orang disana .
Daniel terus berjalan membawa Alya menuju tempat dimana teman temannya tengah minum dan bersenang-senang.
" Tadi katanya nggak ikut " heboh Ricky pada Daniel yang datang menghampiri mereka yang tengah minum dan bersenang-senang bersama wanita malam .
" Ehh" kegiatan para pria itu terhenti saat melihat Alya yang ada di balik punggung Daniel .
Alya sedikit pusing saat fisik nya mencoba mencocokkan diri dengan hingar bingar musik dibalik cahaya lampu sorot yang terus berputar putar .
Daniel duduk di sofa dekat teman temannya lalu meraih Alya agar duduk di pangkuan nya .
" Kau membawa Bocil ini Nil ?" tak percaya Jho menatap Alya yang linglung sepertinya dia memang belum pernah ke Club .
" Kenapa kalian Malu sama Alya ?" tanya Alya menatap setiap teman Daniel yang di temani wanita .
" Kalian semua pergilah" perintah Rey memberikan mereka sejumlah uang saat tatapan Alya begitu julit pada mereka .
" Al kenapa mata Daddy di tutup " tanya Daniel tersenyum lebar saat Alya kembali membuka mata nya yang di tutup tangan .
" Dia pake bikini Daddy " bisik julid Alya yang membuat Daniel tertawa .
" Jangan di tutup lagi Bocil suamimu itu sudah sering melihat yang begitu bahkan yang polos " jawab Boy meneguk wiski nya .
" Sekarang udah nggak boleh " jawab Alya memeluk kepala Daniel menyembunyikan wajah Daniel di dada nya .
" Dia akan tetap melihatnya" kata Jho pada Alya .
Alya melepaskan pelukannya " tidak Sayang Daddy tak akan melihatnya" ucap Daniel kembali bersembunyi dalam pelukan Alya .
" terserah Daddy Alya nggak akan ngelarang juga yang penting jangan tergiur ya " pesan Alya di dekat telinga Daniel lalu turun dari pangkuan nya .
" Mau kemana Sayang?" Daniel memegang tangan Alya .
" joget Daddy " mohon Alya segera berlari ketengah ruangan dimana ratusan orang tengah berdiri menunggu musik diputar .
__ADS_1
" Biarkan dia bebas Nil" senyum Jho menatap Alya yang terlihat sangat bahagia berjoget di bawah lampu sorot mengikuti alunan musik.
" Aku tak ingin Hal buruk terjadi pada nya " kata Daniel matanya menatap Alya fokus , mengawasi agar tak ada satupun bahaya yang mengintai istri kecilnya.
" Istrimu terlalu cantik Nil , sampai kau buat macam si tomboi pun dia tetap cantik " ucap Zico menatap Alya yang tetap cantik walaupun hanya memakai kaos polos dan sandal jepit .
Semua teman Daniel mengakui kecantikan Alya tak peduli mau Daniel marah atau Apa yang jelas Alya memang cantik .
" Aku fikir tadi hanya dari tatapan para buaya Aku perlu melindungi istriku , ternyata dari tatapan kalian juga " lesu Daniel berjalan menjemput istri yang tengah asik itu .
" Sayang udah ayo duduk kembali " ajak Daniel memegang tangan Alya dan membawanya kembali duduk saat beberapa pria mulai mepet- mepet pada nya .
" Daddy asyik banget " senang Alya saat dirinya mulai bisa mencocokkan diri dengan hingar bingar musik ternyata sangat menyenangkan.
Alya berjalan patuh mengikuti Daniel sesuai janji nya .
" Keringatan kamu jadinya kan " dengan tulus Daniel membersihkan keringat di wajah Alya lalu meminta gelang karet milik Boy agar bisa mengikat rambut panjang istrinya.
Daniel memeluk Alya yang duduk di pangkuan nya itu , menyandarkan Alya ke dada nya .
" Udah ya , sekarang kita pulang " ucap Daniel menatap Jam di pergelangan tangan nya sudah menunjukkan lewat pukul 12 malam .
" Besok bawa Alya lagi ya Daddy " pinta Alya yang begitu senang bersandar lelah pada dada Daniel .
" Iya " jawab Daniel tersenyum.
sebelum pulang Daniel meneguk segelas Wine yang berada di atas meja .
" Daddy minta " pinta Alya menatap Daniel yang meneguk minuman itu sedangkan Alya masih berada di pangkuan nya .
" Tidak boleh Sayang nanti kamu mabuk " peringat Daniel .
" Sedikit aja " penasaran Alya akan rasa nya .
" Rasakan lewat mulut Daddy saja nanti ya" kata Daniel yang diangguki istri polos nya membuat teman-temannya mengelus dada membayangkan apa yang dilakukan Daniel pada istri polos nya .
" Daniel " lirih Bella yang lewat bersama beberapa teman nya menatap Daniel yang duduk sambil memeluk Alya yang matanya sudah mengantuk .
" Daddy mau sekarang " rengek Alya Manja begitu mendengar suara Bella .
Next .
__ADS_1
...Belajar lah terbiasa untuk tidak di Anggap ini fakta bukan legenda. Karna Tongkat pun akan di buang saat si buta bisa melihat ....