Jebakan Cinta Si Gadis Bandel

Jebakan Cinta Si Gadis Bandel
Bab 24 Alya Cantik


__ADS_3

" Mmm" sambil merengek Alya mengambil baju yang Daniel berikan lalu membuka baju yang di pakainya langsung di depan Daniel .


" Astaga " Daniel langsung menghadap dinding saat mata nya menatap tubuh Alya yang sangat Gemoy .


Tidak gendut tapi berisi sangat menggemaskan pantas Daniel suka memeluk Bocil itu sejak saat pertama.


" Daddy " suara kecil Alya yang terdengar pasrah.


Daniel yang sedang mencari sesuatu di lemari itu berbalik .


" Mengapa dia malah semakin cantik " batin Daniel heran .


Hanya pakai kaos oblong hitam dengan bawahan hot pans jeans bahkan Alya sama sekali tak memakai bedak serta perhiasan tapi mengapa dia tetap saja cantik .


" lumayan Lah " pasrah Alya mengeluarkan rambut panjang dari dalam baju .


" Ayo Daddy " ajak Alya yang sedang memilih heels itu .


" Pakai ini saja " kata Daniel masih tak rela istrinya berpenampilan seperti wanita pergi ke Club .


" Masa sandal jepit Daddy " rengek Alya saat Daniel juga tak membolehkan nya pakai heels.


" Kalau tidak mau yaudah kita tidur saja " keputusan Daniel berharap Alya akan mengurungkan niatnya untuk pergi ke Club karna aturan menyebalkan nya .


" Iya ayuk " Alya dengan patuh memakai sandal jepit .


Apapun akan Alya lakukan asal bisa pergi ke Club !


" Mengapa Alya tetap saja begitu menarik " rintih Samuel menatap Alya yang sedang menyisir rambutnya.


" Ayo Daddy " ajak Alya tanpa mengikat rambut nya pada Daniel yang sudah sangat tampan dalam balutan kemeja hitam nya .


" Ingat patuh pada Daddy " kata Daniel mengambil jaket nya lalu memakaikan pada Alya .


" Dingin sudah malam " lembut Daniel mengecup kening Alya membuat Alya bisa merasakan kasih sayang nya secara langsung


Sepanjang perjalanan terlihat Alya yang sangat semangat dan ceria .


" Masih lama sampai nya Daddy ?" tanya Alya pada Daniel yang duduk diam memeluk nya .


" Sebentar lagi" jawab Daniel lalu mobil mereka berhenti di sebuah Club malam ekslusif yang terlihat begitu megah.

__ADS_1


Sebelum turun dari mobil Alya melepaskan jaket nya lalu keluar dengan tampilan sederhana nya .


Daniel bukan lagi memegang tangan Alya tapi sudah merapat kan tubuh Alya padanya agar tak lepas dari kendali Daniel .


Alya merasa sangat senang dan takjub memasuki dunia yang selama ini tak pernah di akses nya .


" Daddy " Alya meremas tangan Daniel saat mereka memasuki ruangan inti Club dimana terlihat secara transparan semua hal yang di lakukan orang-orang disana .


Daniel terus berjalan membawa Alya menuju tempat dimana teman temannya tengah minum dan bersenang-senang.


" Tadi katanya nggak ikut " heboh Ricky pada Daniel yang datang menghampiri mereka yang tengah minum dan bersenang-senang bersama wanita malam .


" Ehh" kegiatan para pria itu terhenti saat melihat Alya yang ada di balik punggung Daniel .


Alya sedikit pusing saat fisik nya mencoba mencocokkan diri dengan hingar bingar musik dibalik cahaya lampu sorot yang terus berputar putar .


Daniel duduk di sofa dekat teman temannya lalu meraih Alya agar duduk di pangkuan nya .


" Kau membawa Bocil ini Nil ?" tak percaya Jho menatap Alya yang linglung sepertinya dia memang belum pernah ke Club .


" Kenapa kalian Malu sama Alya ?" tanya Alya menatap setiap teman Daniel yang di temani wanita .


" Kalian semua pergilah" perintah Rey memberikan mereka sejumlah uang saat tatapan Alya begitu julit pada mereka .


" Al kenapa mata Daddy di tutup " tanya Daniel tersenyum lebar saat Alya kembali membuka mata nya yang di tutup tangan .


" Dia pake bikini Daddy " bisik julid Alya yang membuat Daniel tertawa .


" Jangan di tutup lagi Bocil suamimu itu sudah sering melihat yang begitu bahkan yang polos " jawab Boy meneguk wiski nya .


" Sekarang udah nggak boleh " jawab Alya memeluk kepala Daniel menyembunyikan wajah Daniel di dada nya .


" Dia akan tetap melihatnya" kata Jho pada Alya .


Alya melepaskan pelukannya " tidak Sayang Daddy tak akan melihatnya" ucap Daniel kembali bersembunyi dalam pelukan Alya .


" terserah Daddy Alya nggak akan ngelarang juga yang penting jangan tergiur ya " pesan Alya di dekat telinga Daniel lalu turun dari pangkuan nya .


" Mau kemana Sayang?" Daniel memegang tangan Alya .


" joget Daddy " mohon Alya segera berlari ketengah ruangan dimana ratusan orang tengah berdiri menunggu musik diputar .

__ADS_1


" Biarkan dia bebas Nil" senyum Jho menatap Alya yang terlihat sangat bahagia berjoget di bawah lampu sorot mengikuti alunan musik.


" Aku tak ingin Hal buruk terjadi pada nya " kata Daniel matanya menatap Alya fokus , mengawasi agar tak ada satupun bahaya yang mengintai istri kecilnya.


" Istrimu terlalu cantik Nil , sampai kau buat macam si tomboi pun dia tetap cantik " ucap Zico menatap Alya yang tetap cantik walaupun hanya memakai kaos polos dan sandal jepit .


Semua teman Daniel mengakui kecantikan Alya tak peduli mau Daniel marah atau Apa yang jelas Alya memang cantik .


" Aku fikir tadi hanya dari tatapan para buaya Aku perlu melindungi istriku , ternyata dari tatapan kalian juga " lesu Daniel berjalan menjemput istri yang tengah asik itu .


" Sayang udah ayo duduk kembali " ajak Daniel memegang tangan Alya dan membawanya kembali duduk saat beberapa pria mulai mepet- mepet pada nya .


" Daddy asyik banget " senang Alya saat dirinya mulai bisa mencocokkan diri dengan hingar bingar musik ternyata sangat menyenangkan.


Alya berjalan patuh mengikuti Daniel sesuai janji nya .


" Keringatan kamu jadinya kan " dengan tulus Daniel membersihkan keringat di wajah Alya lalu meminta gelang karet milik Boy agar bisa mengikat rambut panjang istrinya.


Daniel memeluk Alya yang duduk di pangkuan nya itu , menyandarkan Alya ke dada nya .


" Udah ya , sekarang kita pulang " ucap Daniel menatap Jam di pergelangan tangan nya sudah menunjukkan lewat pukul 12 malam .


" Besok bawa Alya lagi ya Daddy " pinta Alya yang begitu senang bersandar lelah pada dada Daniel .


" Iya " jawab Daniel tersenyum.


sebelum pulang Daniel meneguk segelas Wine yang berada di atas meja .


" Daddy minta " pinta Alya menatap Daniel yang meneguk minuman itu sedangkan Alya masih berada di pangkuan nya .


" Tidak boleh Sayang nanti kamu mabuk " peringat Daniel .


" Sedikit aja " penasaran Alya akan rasa nya .


" Rasakan lewat mulut Daddy saja nanti ya" kata Daniel yang diangguki istri polos nya membuat teman-temannya mengelus dada membayangkan apa yang dilakukan Daniel pada istri polos nya .


" Daniel " lirih Bella yang lewat bersama beberapa teman nya menatap Daniel yang duduk sambil memeluk Alya yang matanya sudah mengantuk .


" Daddy mau sekarang " rengek Alya Manja begitu mendengar suara Bella .


Next .

__ADS_1


...Belajar lah terbiasa untuk tidak di Anggap ini fakta bukan legenda. Karna Tongkat pun akan di buang saat si buta bisa melihat ....


__ADS_2