Jebakan Cinta Si Gadis Bandel

Jebakan Cinta Si Gadis Bandel
Bab 17 Janji Setia


__ADS_3

" Lah kok gitu " Alya berbalik menatap Daniel .


" Tak ada lagi istilah pisah kamar kita adalah suami istri" tegas Daniel menghampiri lalu memegang tangan Alya membawa nya kembali ke atas ranjang.


" Tapi kan Daddy udah janji kita akan pisah kamar setelah menikah " ucap Alya berdiri diam tak mau berjalan sekalipun Daniel menarik tangan nya.


" Aku sudah menarik kata kata ku itu " Daniel mengangkat Alya lalu menidurkan nya diatas ranjang.


" Lagian kenapa ?. Apa Kamu tidak nyaman tidur berdua dengan ku ?" tanya Daniel yang selama mereka menikah selalu merasa nyaman saat tidur bersama Alya .


" Alya takut Daddy kalau nanti sampe hamil " jujur Alya mengatakan ketakutan terbesarnya.


" kalau Kamu bilang" senyum kecut Daniel tak menyangka ucapan itu akan keluar dari mulut istri nya.


" Iya kalau Alya ha,," ucapan Alya langsung dipotong oleh ucapan tegas Daniel .


" Tak ada istilah kalau Alya. Kamu pasti akan hamil dan Kamu harus melahirkan seorang pewaris untuk ku" Daniel menekan setiap kata yang keluar dari mulut nya membuat Alya merinding.


" Enggak . Alya nggak mau mengandung anak Daddy " tegas Alya berapi-api dengan berani menantang mata tegas Daniel yang sudah emosi itu ..

__ADS_1


" Aaak" teriakan histeris Alya saat Daniel mencium nya dengan brutal.


" Kenapa Al , kenapa Kamu tidak mau mengandung anakku " tanya Daniel yang sebenarnya sejak Awal sudah merasakan bahwa Alya seperti tak ingin di sentuh oleh nya .


" Daddy masih bertanya kenapa?" ucapan Alya yang membuat Daniel terdiam .


Seketika tubuh Daniel lemas


dia berbaring di samping Alya dengan tatapan kosong merasa terpukul dengan ucapan Alya barusan .


" Mengapa Daddy masih meminta Alya mengandung anak Daddy bukan kah Daddy sudah menabur benih di mana mana " lirih Alya menatap Daniel yang berbaring di samping nya.


" Setiap malam Daddy tidur dengan wanita yang berbeda jadi apakah Daddy sadar sudah berapa anak yang Daddy punya " ucapan polos Alya .


" Al aku tidur dengan mereka bukan berarti mereka bisa mengandung anakku " Daniel berbaring menghadap ke Alya


" Kalau Daddy ehem ehem sama tante itu gimana nggak hamil "ucapan galak Alya yang terdengar lucu .


membuat Daniel yang penuh beban fikiran itu tersenyum .

__ADS_1


" Al selama ini Daddy hanya menjadikan mereka pelampiasan dan Daddy bisa jamin sama kamu kalau tak ada satupun teman tidur Daddy yang mengandung anak Daddy sampai detik ini " ucapan valid Daniel.


" Alya nggak percaya lagian gimana bisa " celetuk Alya memangku tangan nya yang memang tak mengerti tentang in tim secara detail .


" Ya kan Daddy pake pengaman sayang" suara lembut Daniel saat sadar kalau bicara dengan bocil nggak boleh pake emosi .


" Jadi Alya nggak perlu takut anak yang nanti akan tumbuh di perut ini adalah anak satu satunya Daddy " senyum lebar Daniel mengelus ngelus perut rata Alya .


Alya menatap mata Daniel dalam sampai tatapan nya serasa menembus hati Daniel .


" Nggak bohong sayang" jawaban spontan Daniel .


" Daddy berjanji akan setia sama kamu serta berhenti menjadi Cassanova asal kamu memberikan Daddy kesempatan kedua untuk memperbaiki diri Daddy agar bisa menjadi yang lebih baik " ucap Daniel tulus dari dasar hati nya .


" Kesempatan kedua itu mahal Daddy " ucap Alya menaikkan sebelah alisnya ingin semakin membelenggu Daniel dalam ikatan cinta agar menjadi milik dia sepenuhnya.


" Daddy berjanji tidak akan mengulangi nya Al " kata Daniel bersungguh sungguh memegang kedua tangan Alya .


next..

__ADS_1


hoammmm Author ngantuk sambung besok aja ya


__ADS_2