Jebakan Cinta Si Gadis Bandel

Jebakan Cinta Si Gadis Bandel
bab 53 Mencoba berubah


__ADS_3

" Iya deh nanti aku akan mencoba serta mempelajari beberapa trik serta style pria cool yang di sukai gadis kecil seperti Alya" seulas senyum Daniel lalu sekarang mereka mulai berfokus pada televisi di depan mereka.


di tengah kefokusan mereka tiba-tiba Daniel ingin pipis, Dia memindahkan kepala istri kecilnya ke bantal memastikan gadis kecil itu tidur dalam posisi yang baik lalu baru pergi.


" Aku ingin pipis sebentar" ucap Daniel yang diangguki teman-teman nya.


Belum beberapa menit Daniel pergi Alya yang sudah tertidur itu terus bergerak pelan mencari kehangatan yang setiap malam selalu di rasakan nya .


Alya yang sudah terbiasa tidur dalam pelukan Daniel tentu secara tidak sadar pun akan tetap mencari kehangatan yang selalu di dapatkan nya.


Alya merasa dingin serta kurang nyaman dalam tidurnya sehingga dia terus bergerak mencari kenyamanan.


" hmmm" rengek Alya dalam tidur nya kembali memeluk kaki suaminya bahkan meletakkan pipi nya manja seperti biasa.


" Astaga " suara berat Boy memejamkan mata tak tau harus apa , Bocil manja itu membuat nya beku.


Zico dan Jho hanya bisa tertawa geli melihat Alya yang sudah memeluk sebelah kaki Boy yang dia pikir itu adalah Daniel.


" Bisa di tumbuk aku sama Daniel kalau begini" cemas Boy melihat istri Daniel yang sangat manja dalam tidur membuat jiwa jomblo nya tersakiti .


" Astaga , Maaf kan istri ku Boy dia kalau tidur sangat manja mungkin dia pikir kau itu Aku " ucap Daniel tanpa rasa cemburu memperbaiki lagi posisi tidur istrinya .


" Mmm" rengek Alya merasa tidak nyaman saat ada yang kembali memindahkan nya .


Sekarang Daniel membaringkan Alya tak lagi di sebelah kiri paha nya melainkan di tengah Antara kedua kakinya sehingga Alya bisa tidur dengan nyaman.


" Terus kalau malam ingin pipis gimana Nil?" kekeh Geli Jho melihat Alya yang tidur sangat manja bikin gemas.


" Ya aku bawa , mana mau Bocil bandel ini di tinggal " seulas senyum Daniel jika mengingat kelakuan istri bandel nya itu.


" Huftt , kenapa nggak pada nikah aja sih kita dulu ini malah pilih jadi Cassanova" sesal Rey yang malah merasa jengkel dengan pemikiran mereka dulu.


" Sudah jangan menyesali masa lalu , mari perbaiki saja kedepannya" ucap Daniel menatap ketiga teman nya sambil tersenyum.


" Tidak. Aku akan tetap seperti kebiasaan sekarang sampai seseorang yang benar-benar tulus datang padaku" ucap Boy yang begitu menantikan hal itu dalam hidup nya .


" Hah aneh Lo Boy , kalau mau dapat yang lebih baik seenggaknya baik dulu " sanggah Jho.


" percuma baik kalau cuma dimanfaatkan " judes Boy sekarang dia sadar mana wanita yang tulus dan mana wanita yang cuma manfaatin doang.


" Heh diam kalian aku ingin nonton" komplen Daniel merasa terganggu dengan teman temannya yang terus beradu argument.

__ADS_1


" Huftt" suara lelah mereka menatap Daniel yang malah fokus menonton.


2 hari kemudian .


Alya baru sampai dirumah sudah sore sepulang kuliah merasa cukup lelah dengan kegiatan nya.


Alya masuk ke kamar langsung mandi selain merasa lapar suami nya juga belum pulang .


Beberapa menit kemudian Alya sudah keluar kamar mandi memakai kimono dengan air yang masih menetes netes di rambut panjang nya.


" Daddy " senyum hangat Alya melihat suami nya yang ternyata sudah pulang, dia duduk di tepi ujung ranjang.


" Hai Sayangku😍" Tatapan manis pria dewasa yang masih memakai stelan jas kantor lengkap itu.


Saat Alya menghampiri nya Daniel langsung merangkul Alya agar duduk di salah satu paha nya.


Much


" Daddy baru sampe atau udah dari tadi ?" Alya mengecup pipi Daniel yang terlihat cukup lelah itu .


" beberapa menit yang Lalu " senyum hangat Daniel merasa mood nya membaik saat Alya mengecup pipi nya .


Much.


" Ini untuk istri Daddy yang paling cantik " bisik Daniel tepat dekat telinga istrinya yang duduk di pangkuan nya itu lalu memberikan buket bunga pada Alya .


" Wahhh" senang Alya terkekeh melihat suaminya yang tiba-tiba berubah romantis.


Alya melingkarkan kedua tangan nya di leher Daniel lalu menatap suaminya sambil senyam-senyum merasa terpana melihat suaminya yang makin ganteng.


" Daddy habis potong rambut?" tanya Alya yang diangguki Daniel.


" Daddy ganteng kan Al?" tanya Daniel menatap istri kecilnya yang masih memakai kimono mandi itu .


" Ganteng " pendapat Alya yang menghirup aroma harum buket bunga yang Daniel berikan .


" Mending Daddy mandi dulu biar kita bisa makan Alya udah lapar " kata Alya menatap Daniel yang posisinya begitu dekat dengan nya.


" Ayo Cantik temani Daddy mandi " bisikan serak Daniel langsung mengangkat istrinya ke kamar mandi setelah meletakkan buket bunga itu kembali keatas ranjang.


" Aaa, tapi Alya udah selesai mandi " rengek Alya yang masih memakai kimono itu.

__ADS_1


" Mandi lagi yuk sama Daddy" bisik serak Daniel mendudukkan Alya di atas meja samping wastafel.


" Enggak dingin " komplen Alya .


" Kau tidak bisa menolak ku cantik " senyum penuh damba Daniel yang sedang melepas pakaiannya langsung di depan mata Alya .


" Daddy " rengek Alya saat Daniel tak hanya menurunkan nya tapi juga melepas kimono nya .


Alya memeluk tubuh atletis suaminya saat Daniel menyalakan air shower yang langsung membasahi tubuh mereka .


" Daddy jangan " risih Alya saat Daniel tak hanya mengajak nya mandi tapi sudah main-main.


" Ayo lah Sayang" pinta Daniel dengan wajah imut nya membuat istri kecilnya tak bisa menolak .


30 menit kemudian .


" laper banget Sayang?" senyum gemas Daniel melihat Alya yang makan dengan lahap bahkan sudah dua kali nambah.


" Iya , selain lapar masakan nya juga enak " komentar Alya yang sering makan menggunakan tangan itu, seperti sekarang.


" Sayang kamu mau resepsi pernikahan kita setelah lahiran atau sebelum nya?" tanya Daniel.


" Lahiran apa?" tanya Alya polos .


" Kan kamu hamil cantik " jawab Daniel tersenyum lebar mengelus kepala istri kecilnya.


" Mana ada hamil" jawab Alya mengelus perutnya yang yang masih rata.


" Besok pagi kita periksa Yaa" ucap Daniel yang sudah selesai makan sedari tadi menunggu Alya siap makan .


" Iya Daddy" patuh Alya walaupun dia tak yakin juga kalau hamil .


Tapi tak mungkin juga menolak keinginan suami nya .


" Ketemu lagi kamu sama Jack di kampus ?" tanya Daniel dengan suara rendah .


" Iya lah Daddy kan Kak Jack dosen nya Alya " jawab Alya apa ada nya.


" Daddy nggak usah cemburu Alya anggap kak Jack itu cuma sebatas kakak nggak lebih kok " ucap Alya sadar akan kecemburuan suaminya.


"Tapi dia menganggap lebih Sayang" lesu Daniel merasa bingung harus menjelaskan bagaimana lagi pada istri kecilnya.

__ADS_1


Next.


...Jangan rindu dia bukan mahrom mu dan jangan cemburu dia bukan halalmu....


__ADS_2