
Jack menikmati suasana selama penerbangan dengan senyum yang tak pernah lepas dari bibir nya memeluk wanita yang sampai detik ini memegang tahta tertinggi di hati nya sampai dia senekat ini.
Penerbangan menggunakan Jet pribadi membuat suasana hati Jack semakin tenang dan nyaman menjaga Alya yang masih belum sadarkan diri
" Kita sampai Australia masih sekitar 4 jam lagi , tidur lah yang nyenyak sayangkuh" bisik Jack dekat telinga Alya dan akan mengecup pipi Alya tapi saat teringat sesuatu membuat nya mengurungkan niatnya.
" Aku juga akan mengurus surat cerai kalian secepatnya, dan bayi inilah yang akan menjadi senjata ampuh untuk mencapai tujuan ku" senyum smkir Jack mengurungkan niatnya untuk menggugurkan bayi dalam kandungan Alya.
Jack meminta seulas kain pada bodyguard nya lalu mengikat kedua tangan Alya yang masih belum sadarkan diri di atas pangkuan nya .
Lalu memanggil lagi pelayan nya dan dia sendiri yang melepas segala pernak pernik yang ada di tubuh Alya .
" Dengar Sayangkuh kau hanya akan menjadi pengantin ku dan tidak boleh berdandan untuk pria lain " Jack terus melepas segala perhiasan termasuk pernak pernik yang melekat di kepala Alya .
" Lepas gaun ini " perintah Jack pada pelayan nya lalu melonggarkan pelukannya agar pelayan itu bisa melepaskan gaun itu dari tubuh Alya .
Sekarang Alya hanya hanya memakai hot pans dengan atasan kemeja Jack .
" Nah kalau begini kan nyaman " senyum Jack tersenyum lebar menatap Alya yang masih menutup mata bersandar pada dada nya .
" Maaf yaa tangan sama Kaki nya diikat dulu " senyum lebar Jack yang sibuk merapikan rambut panjang Alya bahkan dia sendiri yang membersihkan wajah Alya dari make up.
Setelah semua nya selesai kini Jack melepas kalung di leher Alya lalu memakaikan kalung berliontin Bintang yang terkenal sebagai ikon kerajaan mafia milik nya .
" Jangan membenciku yaa Al, Aku tak punya siapa-siapa di dunia ini selain kamu " lirih Jack kali ini mengecup kening Alya .
Egois memang cara mencintai Jack , tapi masa lalu lah yang membuatnya menjadi begitu hidup sebatang kara tanpa kasih sayang membuatnya menjadi orang tempramen yang haus kasih Sayang.
Dan Alya adalah wanita yang kembali berhasil membuatnya jatuh cinta setelah menelan pil pahit dengan wanita masa lalu nya .
" Mmm," Alya terbangun dengan kepala yang terasa sedikit pusing dan langsung menarik tangan nya saat seseorang akan melepas cincin di jari manisnya.
" Kak Jack " Alya malah tertegun menatap Jack serta kesekitar tempatnya duduk lalu saat dia sadar sepenuhnya Alya langsung panik apalagi saat tangan dan kaki nya terikat .
__ADS_1
" Akkkk" Alya hampir jatuh karena turun dari pangkuan Jack dengan sangat panik dan takut .
Jack merangkul dan memeluk Alya erat lalu berbisik saat Alya sudah tak dapat bergerak dalam pelukan nya .
" Diam dan tenanglah cantik kita masih dalam waktu penerbangan 20 menit lagi kita sampai " bisik Jack tepat di dekat telinga Alya.
" Hikss,,, Kakak mau bawa Alya kemana?" Alya langsung menangis terisak saat sadar bahwa Jack telah menculiknya.
Ternyata apa yang dibilang suami nya benar bahwa Jack ada perasaan padanya.
" Daddy tolongin Alyaa" tangis Alya yang sudah panik tak dapat bergerak dalam pelukan Jack tangan dan kakinya terikat belum lagi pelukan erat Jack .
" Daddy "
" Jangan lagi menyebut nya dihadapan ku , paham " bisik Jack tepat di dekat telinga Alya yang membuat Alya semakin ketakutan dan tertekan .
" Da,,"
" Diam atau aku gugurkan bayi ini " ancam Jack menyentuh perut Alya.
" Jika tidak maka menurut lah padaku " suara tegas Jack yang membuat Alya langsung bungkam .
Demi apapun rasanya Alya ingin berteriak dalam diam nya dan berlari menyelamatkan diri bagaimana pun caranya, tapi Alya tidak bisa nekat karna salah langkah sedikit itu bisa membahayakan bayi nya .
" Kakak ,, kenapa ,, bawa Alya pergi" tanya Alya menatap Jack di belakang nya dengan sedikit susah karena Jack memeluk nya sangat erat.
" Karena aku tak suka milikku bersama orang lain" tegas Jack semakin mengeratkan pelukannya.
" Kak, Alya sudah menikah kenapa kakak jadi begini ?" tanya Alya merasa sakit dan kecewa melihat tindakan pria yang sedari kecil adalah tempatnya bersandar dan berlindung.
Tapi mengapa sekarang Jack seperti akan menghancurkan nya .
" Maka dari itu bercerai lah agar kau bisa menjadi milikku seutuhnya" ucap Jack walaupun sudah terlambat tapi setidaknya Alya harus tetap bersama nya .
__ADS_1
" Enggak, Alya mencintai Daddy dan juga anak kami " ucap Alya menatap bahkan menantang mata Jack .
Jack tersenyum kecut .
" Jadi kau ingin Daniel atau bayi ini ?" pertanyaan spontan Jack yang membuat tangisan Alya langsung pecah kenapa dia harus berada di pilihan antara anak atau suaminya .
" Hikss,,, kenapa kakak jadi sejahat ini ,,, hiks ,,, Alya benci sama kakak " teriak Alya tepat di depan mata Jack karna posisi mereka yang begitu dekat .
" Sekali lagi kau bilang membenci ku, Aku juga akan membenci anak dalam kandungan mu ini " sergah Jack dengan nada suara tinggi .
" Hikss ,,, jangan ,, dia nggak salah apa-apa" tangis Alya lirih bukan hanya tak bisa melawan tapi tak ada yang bisa Alya lakukan sekarang selain menurut pada Jack agar bayi nya tetap aman .
Alya menatap Jack dalam-dalam mata nya begitu sendu sampai Jack yang sekeras batu itu goyah tak sanggup lagi memalingkan wajah dari Alya yang masih di peluk nya .
" Kamu ingin apa Al?" tanya Jack melembut seperti biasa , Rasa sayang nya selalu mengalahkan logika jika itu perihal Alya.
" Alya ingin duduk " ucap Alya yang merasa tak nyaman duduk di atas pangkuan Jack .
Jack menuruti permintaan Alya dan memindahkan Alya duduk di sebelahnya tapi tetap tak mau melepaskan ikatan tangan dan kaki Alya.
Tapi ya sudah setidaknya Alya lega karena tak lagi berada di posisi begitu dekat dengan Jack .
" Jangan menangis jika tidak ingin bayimu kenapa-kenapa" pesan Jack yang sekarang menghisap rokok nya menikmati suasana.
Alya yang merasa sedih dan bimbang itu hanya melamun tak jadi menangis ucapan Jack malah mengingatkan Alya pesan Daniel.
Alya tidak boleh menangis karena itu juga akan membuat bayi nya bersedih .
Tapi tak lama kemudian Alya tertidur dalam Isak nya karena sejak hamil Alya sangat mudah kelelahan.
Next .
...Kesempatan tak mengenal siaran ulang. Waktu adalah milik kita yang termahal disaat kita terlena dia akan pergi dan menghilang....
__ADS_1
Jangan lupa like , vote, komentar membangun dan juga hadiah 🙏