
"Kak ini kunci mobil Alya. Aku harap kau bisa lebih tegas pada Bocil bandel itu " pesan Valentino pada Daniel yang masih terdiam menatap Alya yang melempari teman-teman Valentino saking geram nya .
" Aku pamit kak " kata Valentino yang diangguki Daniel serta teman-teman nya saat Valentino tersenyum pada mereka semua.
" woi ayok kembali ke kampus kita masih ada kelas selanjutnya" kata Valentino pada teman-teman nya lalu mereka segera masuk ke mobil .
" dasar Babi jahat" hujat Alya yang sudah pasti tak akan di bolehkah Daniel lagi membawa mobil.
" kalian duluan lah ke restoran nya nanti aku susul" ucap Daniel menatap istri kecilnya yang tengah memasang kembali sepatu nya .
" Gila keren amat gaya anak kuliahan zaman sekarang" geleng kepala Ricard merasa minder .
" kalau orang tuanya kaya ya siapapun pasti bisa begitu" realistis Rey .
" Kau lupa siapa keempat pemuda tadi?" ucapan Zico menimpali ucapan Rey yang membuat mereka terdiam .
" Ya sudah Nil kami duluan yaa" pamit Jho pada Daniel yang bahkan dari wajahnya saja sudah terlihat betapa remuk redam perasaan nya saat ini .
" Kakak mau kemana ?" tanya Alya pada keempat pria dewasa yang lewat dekat nya .
" Jalan-jalan" jawab Rey
" ikut dong " pinta Bocil itu dengan mata berbinar.
" Nggak boleh. Kamu kan harus dengerin Daniel marah dulu" kekeh Jho berbisik jahat pada Alya yang sudah berdiri itu.
" Mmm" Alya langsung menunduk ngeri melihat Daniel yang berdiri dengan tatapan Datar itu.
Alya menghampiri Daniel mengambil tangan kanan pria dewasa itu lalu bersalam .
" Ikut Daddy" tegas Daniel membawa Alya kembali ke ruangan nya.
" Mulai hari ini kamu nggak boleh lagi bawa mobil dan akan selalu diantar bodyguard setiap berangkat kuliah " tegas Daniel menatap lekat wajah Alya yang menunduk itu.
" Yah masa gitu Daddy, baru juga tadi pagi Alya bawa mobil setelah sekian lama " lesu Alya menatap Daniel.
" Daddy percaya sepenuhnya sama kamu salah sendiri kenapa merusak kepercayaan Daddy" jawaban ketus Daniel bersandar ke meja sambil memangku tangan nya.
" Nggak ada Alya bawa mobil ugal-ugalan Daddy , Babi ngepet itu hanya mengadu kita " jawab Alya meyakinkan Daniel.
Daniel tersenyum kecut saat Bocil itu malah terang terangan membohongi nya .
" Lalu kalau kamu bawa mobil dengan benar, mengapa Valentino se marah itu tadi ?" tanya Daniel balik seolah percaya akan ucapan Alya.
__ADS_1
" Dia mah dari dulu memang hobi nya marah-marah sama Alya mau salah ataupun enggak" jawab Alya mengatakan kebenaran lagian memang sepupunya itu selalu marah pada nya jarang sekali dia baik .
" Ooo, jadi Valentino itu Gila sampai tak bisa membedakan yang benar dengan yang salah ?" Tanya Daniel menatap Alya sambil mengangkat sebelah alisnya.
" Nggak tau " kilah Alya agar tak ketahuan kalau dia sedang berbohong.
" Daddy biarin Alya bawa mobil lagi ke kampus yaa. Alya sangat senang bisa nyetir mobil sendiri dari pada diantar sopir " bujuk Alya .
" tidak " ucapan Daniel tanpa bisa di bantah .
" humm, Daddy jahat lebih percaya sama ucapan orang lain dari pada istri sendiri " Alya memakai jalur air untuk meluluhkan suami nya🤣
Daniel tersenyum lebar mendengar penuturan istri kecilnya yang mencoba mengorek isi hati Daniel.
" Kamu beneran tidak membawa mobil ugal-ugalan dan melewati lampu merah?" tanya Daniel ulang .
" enggak Daddy " jawab Alya berbohong agar kembali di bolehkah bawa mobil lagi.
" beneran enggak ?" tanya Daniel geram saat istrinya tak mau jujur .
" enggak Daddy" jawab Alya dengan suara tersendat.
Daniel memegang tengkuk Alya lalu mencium nya dengan brutal sampai Alya kesulitan mengatur nafas nya .
Daniel memeluk Alya setelah melepaskan ciuman brutal nya
" Apa susah nya jujur sih Al , kenapa harus berbohong pada Daddy." kali ini Daniel berbicara dengan nada yang sedikit lembut.
" Valentino datang mengadu pada Daddy atau tidak Daddy sudah tau dari Bodyguard kita dan kamu kenapa harus pake bohong segala pada Daddy ?" pertanyaan beruntun Daniel .
" Daddy suami kamu jadi terbuka lah pada Daddy jangan mencoba menutupi apapun itu " tegas Daniel.
" sekarang ceritakan semua yang terjadi pada Daddy dengan jujur agar Daddy bisa punya keputusan" ucap Daniel yang tak sampai hati juga langsung menghakimi Alya tanpa mendengarkan dulu penjelasan nya.
Memang Alya salah tapi Daniel rasa ada alasan dibalik dia bawa mobil ugal-ugalan.
" Cerita pada Daddy Sayang " Daniel begitu lembut mengelus lengan Alya dan sekarang dia sudah punya untuk menghadapi istri kecilnya.
" Tapi nanti Daddy Marah ?" kata Alya takut .
" Makanya jelasin biar Daddy nggak Marah " ucap Daniel lembut mengelus kepala Alya.
" Awal nya Alya bawa mobil dengan baik kok Daddy, tapi saat sampai di lampu merah pertama sepi terus Karna Alya buru-buru mau ke kampus Alya lewatin aja deh lagian Alya juga udah memastikan kondisi aman juga kok untuk lewat " Alya mulai bercerita.
__ADS_1
" terus "
" Ehh tiba-tiba udah ada polisi ngejar karena takut Alya ngebut deh terus saking kencang nya sampai di lampu merah ke dua nggak sempat nginjak pedal Rem Karna mobil terlalu kencang jadi terus gas lagi deh dan beruntung Alya bisa ngecoh polisi dengan lewat jalan pintas" Sambungan cerita Alya .
Membuat Daniel cukup takjub sampai polisi bisa di kecoh Bocil bandel itu .
" Lalu lampu merah ketiga ?" tanya Daniel lagi .
" Baru selamat dari kejaran polisi tiba lagi mobil Babi sama temen nya. Ya Alya langsung kabur lah dari pada diomeli habis habisan tapi semakin Alya ngebut mereka lebih ngebut lagi " cerita singkat Alya yang membuat Daniel sudah tau bagaimana jalan cerita semua nya .
" Jadi sekarang kamu Daddy anterin ke kantor polisi atau datang sendiri menyelesaikan semua surat tilang " pertanyaan Daniel yang membuat nyali Alya langsung ciut .
" Mmm, Alya nggak mau datang ke kantor polisi " rengek Alya memeluk Daniel erat tiba-tiba.
membuat Daniel sadar akan kepolosan istri kecilnya.
"Ooo jadi Kamu mau polisi yang datang jemput kamu terus dikurung" Daniel manggut-manggut yang membuat Alya semakin takut .
" Tolongin Alya Daddy , Alya nggak mau dikurung " takut Alya Karna walaupun dia ngumpet sekalipun yang nama nya polisi pasti akan menemukan.
Mereka tinggal lacak lewat cctv jalan .
" Kalau nggak mau kena masalah kenapa langgar peraturan, apa salah nya nunggu 2 menit doang lagian itu juga buat keselamatan" kata Daniel yang membuat Alya jadi menyesal telah melanggar aturan lalu lintas .
Tapi semua sudah terjadi juga jadi Alya harus bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan .
Rasanya Daniel sudah ingin tertawa melihat ekspresi ketakutan istri kecilnya sampai Alya itu lupa siapa suaminya ataupun keluarga nya .
Alya yang tak banyak bersosialisasi dengan masyarakat publik membuatnya sangat minim pengetahuan tentang berbagai urusan publik apalagi setiap kebutuhan nya selalu diurusi Bodyguard sejak kecil membuat Alya semakin tak mengerti .
" Daddy tega liat Alya di bawa polisi ?" suara kecil Alya yang sudah ingin menangis menatap Daniel .
" Ya Daddy bisa apa Al , Daddy tak bisa melawan aparat kepolisian" Ekspresi Daniel menunjukkan ketidak berdaya an nya .
Pria dewasa itu benar-benar memanfaatkan kepolosan istri nya.
" Daddy bisa sih berjuang keras untuk menyelesaikan nya tapi," ucapan Daniel menggantung.
" Alya janji bakalan lakuin apapun Daddy " kata Alya menatap Daniel .
" Okey " senyum smkir Daniel dengan pikiran mesum nya😂.
next .
__ADS_1
...Semua akan Aman terkendali saat seseorang itu mendapatkan apa yang diinginkan nya....