
" Ini terlalu hambar?" komentar Daniel setelah muntah dan membersihkan mulutnya.
" Gue pikir asin sampai Lo muntah segala?" komplen Zico sewot kembali menambah garam.
" PerutKu Mual jika makan makanan yang rasanya hambar " jawab Daniel lagi yang diangguki teman teman nya.
Selesai memasak mereka menata semua makanan dan peralatan di atas meja lalu memulai makan malam bersama yang sangat jarang terjadi.
" Wahh, masakan kakak enak-enak semua " puji Alya makan dengan lahap bahkan nambah .
" Iya. Lagian udah lama juga kita nggak makan bareng" Ucap Rey yang sangat menikmati suasana kekeluargaan itu .
" Lah bukannya selama ini kalian selalu bareng-bareng ya kok jarang makan bersama?" tanya Alya lagi .
" Sering bersama tapi kebersamaan yang Laen Bocil" kekeh Boy begitu blak-blakan.
Plak
Tanpa rasa kasihan tamparan keras Jho mendarat di lengan Boy belum lagi pelototan mata nya.
" Humm, kalian mah selalu memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan" komen Alya tanpa ekspresi.
" Hehehe , tapi sekarang udah jarang Bocil nggak tiap hari kayak bisanya" jawab Zico tersenyum malu dengan Bocil itu ingat kebiasaan mereka.
" Hum terserah kalian deh asal jangan Daddy aja yang ikut " pelototan mata seram Alya pada Daniel yang membuat pria dewasa itu langsung tersedak .
" Kalau Daddy mu ikut kamu bisa apa Alya" tanya Rey balik ingin tau.
" ikut juga lah " jawaban cuek Alya .
" Yakin tahan liat dia sama wanita lain?" tanya Jho balik .
" Kalau nggak tahan kan banyak juga Om-om disana" jawaban Bocil itu membuat semua pria itu terperanjat.
" Astaga" Daniel menatap istrinya itu dengan mata menyipit .
" Kan kalau, Daddy" kekeh Alya mengelus-elus lengan Suaminya yang sekarang sensitif itu.
" Daddy nggak akan begitu lagi jadi jangan pernah berfikiran begitu kamu" kata Daniel.
" Iya " jawab Alya lalu mereka makan dengan tenang.
Selesai makan Daniel dan Alya mencuci sedangkan yang lain menata tempat tidur mereka di ruang santai.
" Sayang kalau nyuci piring itu gak boleh di campur semua ribet kan jadinya, piring sama piring dulu" ucap Daniel mengajari istri kecilnya dengan lembut.
" Tapi nggak mau bersih Daddy " rengek Alya menatap suaminya yang berdiri di belakang .
__ADS_1
Sudah di cuci pun masih ada bekas minyak yang terasa.
Daniel berdiri mendekat lalu mengajari istri nya cara mencuci piring yang benar.
Berada di posisi yang begitu dekat dengan pria dewasa itu membuat jantung Alya berdebar tak karuan seolah Cinta sedang berbunga-bunga dalam hatinya.
Alya benar-benar merasa hatinya mencintai Suami nya saat ini.
" ngerti nggak apa yang Daddy ajarkan?" tanya Daniel yang sedari tadi mengajari istri nya .
Alya menggeleng polos sambil menatap Daniel membuat pria dewasa itu geleng kepala .
" Udah biar Daddy yang cuci kamu yang pindahin ke rak aja" lembut Daniel tak ingin juga istri kecilnya itu nanti malah lelah.
" Iya Daddy " Alya menata setiap piring yang selesai Daniel cuci di rak .
Setelah selesai Daniel menggandeng Alya berjalan keluar Dapur menuju kamar agar mereka bisa tidur sudah malam juga.
Saat lewat dekat ruang santai mereka melihat keempat pria dewasa yang tengah berbaring santai sambil nonton TV.
" Sayang Daddy boleh nggak tidur sama mereka?" tanya Daniel pada istri nya .
Entah kenapa dia merasa begitu ingin tidur bersama teman temannya tapi Daniel juga memikirkan istrinya yang nanti malah takut tidur sendirian.
" Tapi kalau kamu takut tidur sendiri yaudah kita tidur berdua aja" kata Daniel.
Tapi melihat Daniel yang sepertinya begitu ingin tak mungkin juga Alya melarang .
" ah enggak lah Sayang kamu kan perempuan masa tidur sama teman-teman Daddy" tak setuju Daniel bahkan tak Rela.
" Alya tidur di tepi aja dekat Daddy " kata Alya yang beneran merasa takut di tinggal sendiri.
" Yaudah yuk" ajak Daniel.
" Kami tidur disini juga ya" kata Daniel menghampiri teman-teman nya yang berbaring bersandar pada sofa .
" Iya " jawab mereka bergeser agar Daniel dan Alya bisa ikutan tidur .
" Wihh film action-adventure bagus alurnya?" tanya Daniel yang begitu tertarik untuk ikut menonton.
" Kayaknya sih bagus baru mulai 4 menit yang lalu " jawab Boy bergeser sedikit lagi agar Daniel bisa di sebelahnya.
" Daddy Alya mau tidur " kata Alya yang merasa sudah mengantuk .
" Yaudah sini baring " Daniel duduk bersandar ke sofa lalu meminta Alya berbaring menjadikan paha nya bantal .
Setelah Alya berbaring menjadikan paha nya bantal Daniel mengikat asal rambut panjang Alya dengan gelang karet milik nya lalu menarik menyelimuti Alya yang langsung tertidur saking ngantuk nya
__ADS_1
Melihat Daniel begitu ada segelintir perasaan aneh di hati teman-teman, ternyata punya istri Bocil sangat menyenangkan serta asik sepertinya.
" ngantuk banget kek nya " senyum hangat Daniel mengelus-elus kepala Alya yang terlihat begitu lucu saat tidur .
" Daddy dingin " rengek manja Alya memeluk sebelah kaki Daniel yang membuat keempat jomblo karatan itu ngilu .
Daniel menarik selimut lalu mengelus-elus kepala serta punggung Alya agar nyaman tidur .
" Kenapa?" tanya Daniel spontan saat dia mengalihkan tatapannya dari Alya yang dia lihat malah tatapan bengong keempat teman nya .
" Enak ya Nil punya istri?" tanya Zico seperti orang bodoh, dia pikir selama ini punya istri itu cuma sebatas s** dan uang ternyata tidak .
Daniel mengangguk sambil tersenyum mengelus punggung Alya.
" pantas aja kau tak ingat Club' lagi Nil, kau sudah menikmati keindahan yang tak ada apa-apa di bandingkan kenikmatan di Club' " senyum hambar Boy .
" Tapi diriku sedang di selimuti rasa takut" cerita Daniel merasa begitu takut jika suatu waktu istrinya malah memilih pergi bersama pria lain.
" kenapa?" tanya mereka spontan.
" Ada seseorang yang sepertinya sedang mencintai dan berusaha mendapatkan hati Istriku" ucap Daniel dengan suara lirih .
" Kenapa kau harus takut Nil kau kan suaminya dan Bocil bandel ini juga mencintai mu lalu kenapa harus takut " Realistis Jho.
" kau yang jadi suami nya jadi kau adalah pemenangnya " tambah Rey.
" Tapi pria itu adalah orang yang dari kecil sudah dikenal Alya bahkan dia sendiri mengaku pernah menyukai pria itu karna baik dan selalu melindungi nya " ucap Daniel yang membuat Teman nya terdiam .
" Jadi pria itu teman nya supupu Alya yang kemarin ?" tanya Jho yang sudah punya kesimpulan.
" Iya, Tapi beda nya dia sudah jadi dosen dan dulu kuliah di luar negri" jawab Daniel .
" kau hanya bisa melakukan satu hal Nil" pendapat Boy yang membuat Daniel langsung menatap nya .
" Apa?" tanya Daniel balik .
" Pertahankan rasa cinta istrimu yang telah ada kapan perlu buat rasa itu terus bertambah" ucap Boy memberikan solusi .
" Karna istrimu masih dalam fase penghujung remaja kau juga harus membuatnya jatuh cinta dengan versi remaja yang relevan " jelas Zico yang merujuk pada cara memberi perhatian serta apresiasi perasaan.
" Jadi aku harus jadi Pria romantis?" tanya Daniel spontan.
" cowok romantis " ralat Jho .
Next .
Luka yang teramat mendalam adalah saat kau nyaman berbincang dengan seseorang atas nama persahabatan tapi kau mencintai nya:)
__ADS_1