
" Daddy nggak boleh gitu , jangan jodoh-jodoh in anak jahat tau biarin dia hidup dengan pilihan nya sendiri " tegur Alya tak setuju dengan pendapat Suaminya yang masih memakai cara berfikir orang lama padahal setiap anak kan punya tujuan hidupnya masing-masing.
" Iya tapi kan udah Daddy bilang kalau perlu berarti itu dalam tanda kutip " jawab Daniel karena apapun itu kebahagiaan anak nya adalah hal yang utama .
" Daddy dari beberapa hari yang lalu Aliora selalu minta Dedek tau " rengek Alya juga menjadi bingung harus menjawab dan beralasan apa pada Aliora yang terus ngotot pengen adik .
" Emang Daddy nggak mau apa punya anak lagi?" tanya Alya yang sebenarnya juga ingin punya anak lagi karena terasa sangat menyenangkan punya anak bahkan Alya sangat menikmati hari-hari nya sejak jadi seorang ibu .
Daniel menggeleng dengan wajah trauma nya , Apapun itu Daniel benar-benar trauma dengan kejadian 5 tahun yang lalu dimana Alya hampir meninggal mereka semua karena pendarahan yang dialami nya .
" Baiklah Daddy" Alya mengelus lengan Suaminya sambil tersenyum dia mengerti apa yang dirasakan serta yang di takutkan Suaminya hingga Daniel memilih untuk tidak memiliki anak lagi.
__ADS_1
" Maafin Daddy yaa sayang" pinta Daniel menatap Alya dengan tatapan sayu nya .
" nggak papa kok yang penting sekarang kita udah punya Aliora" senyum senang Alya mereka berdua menjadi sangat bahagia sejak kehadiran Aliora dalam hidup mereka .
" Daddy jadi besok bawa Aliora ke acara bisnis Daddy?" tanya Alya yang memang besok tak bisa ikut karena ada urusan lain .
" Jadi , tapi bakalan Daddy pakein kaca mata" jawab Daniel yang membuat Alya tertawa spontan .
Daniel selalu memarahi Aliora yang punya sifat centil suka merayu cowok ganteng kalau di bawa ke acara bisnis.
Bisa di katakan Alya dan Daniel adalah dua orang tua yang memiliki kepribadian yang bertentangan dalam mendidik anak .
__ADS_1
Alya adalah seorang ibu yang mendidik anak nya dengan lembut dan hangat serta tidak pernah menentang keinginan anak nya selagi tidak melampaui batas sedangkan Daniel adalah Ayah yang mendidik anaknya dengan tegas agar bisa menjadi pewaris di masa depan .
" kamu gimana sih Al masa biarin anak centil sama pria lain sih " komplen Daniel selalu berdebat dengan istrinya yang berbeda pikiran itu .
" ihhh Daddy emang aneh yaa , anak masih kecil juga udah di larang ini itu biarin aja dia cuci mata " realistis Alya baginya anaknya centil tak masalah asal tidak melampaui batas lagian centil Aliora juga tidak membuat orang lain risih.
" Ya tapi tidak bagus Alya itu dapat merusak image putri kita sebagai pewaris di mata publik " jelas Daniel.
"Daddy sayang Aliora atau harta , tahta dan reputasi Daddy?" tanya Alya yang membuat Daniel tersenyum.
" Okey Nyonya Aku menyayangi putriku jadi apapun akan ku korbankan demi kebahagiaan putri ku satu-satunya" senyum lebar Daniel mengecup kening putri kecilnya.
__ADS_1
" Tapi semakin Aliora besar semakin banyak bahaya yang mengintai nya " lirih Daniel benar-benar takut kecolongan jika nanti suatu saat ada yang bisa menembus pertahanan dan keamanan yang Daniel berikan untuk putri nya.
" tapi kan ada kak Jho" ucap Alya yang begitu menjurus akan Jho yang selalu rela mengorbankan apapun demi Aliora sejak dulu .