
Daniel adalah orang yang paling tau akan apa yang di rasakan oleh anak nya dan Daniel cukup terkejut saat ada kilatan rasa cemburu di mata anak nya.
Itu adalah sikap yang sama yang ditunjukkan Aliora saat melihat Daniel bersama wanita lain.
Jho dengan sedikit memaksa meraih Aliora yang duduk memeluk lengan Daddy nya dan membawa keatas Pangkuan nya .
" Ara kenapa? marah sama Om?" tanya Jho lembut pada Aliora yang sudah meronta-ronta ingin turun dari pangkuan nya .
" jawab?" lembut Jho menatap Aliora yang sudah duduk diam itu hangat , Aliora sangat suka duduk di pangkuan Jho dan selalu bersandar nyaman sedari dulu mau dia se marah apapun gadis kecil itu akan diam saat Jho membawanya kedalam pelukan.
walaupun bersandar ke dada Jho Aliora tetap diam tak mau bicara bahkan tidak mau menatap Jho .
Lelah menanyai Aliora akhirnya Jho menatap Ayah nya dan Daniel hanya membalas dengan sebuah senyuman penuh Arti yang membuat Jho mengerti akan kesalahan nya .
Sepertinya tadi Aliora melihat Jho mengobrol bersama teman SMA nya tadi .
Jho terus membujuk Aliora yang sudah tidak mau bicara dengan nya , membuat pikiran Daniel dan teman-temannya berlabuh ke masa depan melihat pemandangan itu walaupun Aliora masih sangat lah kecil .
" Jho kamu disini , Aku mencarimu sedari tadi " suara rada manja seorang wanita yang berdiri menghampiri Jho dan Rey malah mempersilahkan wanita itu untuk ikut duduk bergabung bersama mereka .
" Ada apa ?" tanya Jho tersenyum memiringkan duduk Aliora di atas pangkuan nya bahkan menaikkan kedua kaki Aliora ke atas sofa agar gadis kecil itu nyaman bersandar dalam pelukan nya .
" Aku ingin membahas beberapa hal apa kamu punya waktu ?" ucap Shella menatap Jho dengan senyum manis nya .
" Ehhh ini siapa?" senyum lebar Shella menatap Gadis kecil yang di peluk Jho bahkan dia terlihat sangat manja sekali pada Jho .
Aliora menatap sinis Tante yang terlihat sangat caper pada Om Jho nya.
Shella hanya tersenyum menutupi rasa kesalnya melihat tatapan Bocil yang entah siapa itu karena setahunya Jho itu tidak punya ponakan .
Tapi melihat outfit Bocil itu Shella sadar kalau dia bukan anak sembarangan , sial nya Shella tak bisa melihat wajah Bocil itu secara keseluruhan sehingga sedikit sulit mengenalinya.
Jho tersenyum lebar melihat Aliora yang tak suka sekali melihat Shella.
" ada. kebetulan usai acara ini aku tidak berkegiatan" jawab Jho yang hanya sibuk memperhatikan ekspresi Aliora yang masih di peluk nya.
" Yaudah kita ngobrol di cafe X aja nanti pas pulang kita bareng aja " ucap Shella yang terlihat berusaha menarik perhatian Jho.
" Om Ara mau kerumah Om ketemu Ibu sama Ayah " ucap Aliora tiba-tiba menatap Jho dengan mata bulatnya yang terlihat manja .
__ADS_1
" Kapan ?" tanya Jho menahan senyum menatap gadis kecil itu sambil mengelus rambut panjangnya.
" Besok Ara kan libur sekolah" kata Aliora dengan tampang manja nya melingkarkan tangannya di leher Jho merayu pria itu agar membawa nya kerumah .
" Ara mau nginap di rumah Om?" tanya Jho semangat karena selain dia , kedua orang tua Jho adalah orang yang paling senang jika Aliora menginap di rumah .
" Daddy boleh kan ?" tanya Aliora yang diangguki Daniel sambil tersenyum geleng kepala saat anak nya bersalam dan mengecup pipinya.
" yaudah Ayuk pulang Om , Ara nggak sabar mau ketemu Ibu sama Ayah " ucap Aliora memeluk leher Jho agar segera menggendong nya .
" Maaf Ya Shella lain kali saja kita bicara nya aku harus pulang sekarang" senyum lebar Jho segera berpamitan mata Daniel dan teman-temannya, Lalu berjalan keluar lokasi pesta sambil menggendong Aliora.
" Dia selalu mendapatkan apa yang dia inginkan " tawa spontan Boy menatap punggung Jho yang berjalan menggendong Aliora.
Aliora sangatlah dekat dengan kedua orang tua Jho bahkan saat Aliora datang seolah ada kebahagiaan sendiri di keluarga Jho dan Daniel sangat percaya pada Jho karena Daniel tau persis seperti apa perasaan Jho untuk putrinya .
Karena itulah Daniel percaya.
...........
" Ara udah gede, besok-besok nggak boleh minta gendong Om lagi harus jalan sendiri " ucap Jho yang berjalan menggendong Aliora yang sedari tadi hanya diam .
" dengar nggak sih apa yang Om bilang sedari tadi ?" tanya Jho mencolek pipi Aliora yang dia dudukkan di kursi samping kemudi lalu memasangkan sabuk pengaman .
" Ara" lembut Jho mengecup kening Bocil itu agar menatap nya .
" Om jahat " ucap Aliora tak mau menatap Jho .
Jho menarik nafas panjang lalu segera masuk dan menjalankan mobil nya .
" Om bikin salah apa sampai kamu marah ?" tanya Jho menatap Aliora yang tatapan nya begitu datar .
" Ara nggak suka Om Deket sama Tante tadi?" tanya Jho mencoba menebak .
" Iya. Om kalau udah dekat sama orang lain selalu lupain Ara " komplen Aliora yang selalu merasa terancam saat ada wanita yang dekat dengan Om Jho nya intinya Aliora tak suka .
" Astaga " senyum gemas Jho memainkan pipi tembem Aliora yang punya sifat sangat cemburuan itu tapi sangat menggemaskan.
" Dia hanya teman Om " ucap Jho mengatakan kebenaran.
__ADS_1
" Om nggak boleh Deket-deket sama Tante Itu " pernyataan Aliora seolah Jho adalah milik nya .
" terus Om Deket kamu aja gitu " goda Jho yang diangguki Aliora.
" Iya deh Om cuma dekat sama Ara aja " ucap Jho langsung mengembalikan mood Aliora.
" Janji yaa Om " ucap Aliora mengangkat kelingking nya .
" Iya " jawab Jho menautkan kelingking agar Bocil kesayangan nya itu senang .
Entah mengapa Jho punya rasa Sayang yang sangat besar untuk Aliora walaupun pada kenyataannya Aliora hanya lah anak dari teman nya bahkan mereka tidak punya hubungan kekeluargaan sedikit pun .
" Om berhenti di toko kue, " ucap Aliora yang membuat Jho tersenyum lebar.
Aliora itu kapanpun datang kerumah nya pasti bawa makanan yang membuat Ibu dan Ayahnya sangat senang .
Sesampai di rumah.
Jho menggenggam tangan Aliora dan membawanya masuk kedalam.
" Ehhh siapa Ini " senang Ibu Jho yang baru saja akan menaiki tangga bersama suaminya tapi mendengar suara Aliora mereka mengurungkan niat nya .
" Ibu , Ayah " Aliora cepat lalu memeluk Ayah dan ibu yang sudah sedikit menunduk itu .
Aliora bersalam .
" Ayok duduk disana" hangat Ayah menoel pipi gadis kecil yang sangat cantik itu.
" Ibu, Ayah tadi Ara beli kue rasa baru tau . Ayok Coba " Aliora yang sudah duduk di tengah orang tua Jho itu segera mengeluarkan kue yang di bawanya lalu menyuapi kedua orang tua nya bergantian.
" eemmm, iya rasa barunya jauh lebih enak" puji Ayah Jho makan dengan lahap.
" Jho ayok sini Nak " ucap Ibu terkekeh melihat Jho yang masih berdiri dekat tangga, mereka selalu lupa dengan anak mereka sendiri jika sudah bersama Aliora.
" Ara nginap disini kan sama Ibu " tanya Ibu mengelus kepala gadis kecil yang sudah sejak beberapa tahun terakhir berhasil mencuri kasih sayang dari keluarga mereka walaupun pada kenyataannya Aliora bukan siapa-siapa dalam keluarga mereka dalam Artian tak punya hubungan selain anak dari teman Jho .
Sejak Aliora sering datang kerumah nya Ibu Jho menjadi kembali sering tersenyum setelah menelan pil pahit sejak sepuluh tahun lalu bahwa dirinya di vonis sudah tak bisa punya anak lagi setelah operasi pengangkatan rahim.
Padahal ibu Jho sangat ingin punya anak perempuan.
__ADS_1
" Iya Bu dia menginap disini " senyum lebar Jho memeluk ibunya yang sangat ingin sekali punya anak perempuan sedari dulu .
Sebenarnya Jho ingin mencarikan ibu nya menantu agar setidaknya dia bisa senang karena punya anak perempuan juga walaupun menantu tapi dari semua perempuan yang pernah Jho bawa kerumah hanya Aliora lah yang disukai orang tuanya.