Jebakan Cinta Si Gadis Bandel

Jebakan Cinta Si Gadis Bandel
Bab 39 Salah paham


__ADS_3

Daniel bergeser kebawah sampai ke dekat perut Alya .


" Dek udah jadi belum ?" tanya Daniel dengan serius nya mengetuk-ngetuk perut Alya .


plakkk.


" Sayang " rengek Daniel saat Alya menggampar kepala nya tanpa perasaan .


" Alya nanya serius kok Daddy malah kayak orang gila nanya sama perut Alya " rengek Alya kesal .


" Hahahaha, kan Daddy refleks Sayang🤣" tawa Daniel menyadari kebodohannya .


" Ihh" Alya mengambil bantal lalu memukuli suaminya yang tiba-tiba berubah ke mode oon itu.


" Ya sabar dong Sayang nanti juga ada bayi nya di perut kamu "Serius Daniel meraih istri kecil nya .


skip.


Alya baru saja sampai dirumah sepulang kuliah di sore hari .


dret


dret


" Hallo Pah " sapa Alya hangat begitu mengangkat telfon .


" sudah pulang kuliah nak?" tanya Papa balik .


" baru aja nyampe rumah " jawab Alya segera duduk di sofa.


" Nak kamu ingat besok hari Apa ?" tanya Papa .


" ingat Pah " jawab Alya tersenyum besok adalah hari dimana Alya akan di tampilkan di publik sebagai pewaris perusahaan keluarga nya dalam acara bisnis di Amsterdam.


" dimana Daniel nak?" tanya Mama .


" belum pulang, tadi kata nya dia cukup sibuk hari ini jadi pulang mungkin jam 6" jawab Alya .


" baiklah kalau begitu Papa nanti saja ke rumah kalian minta izin pada Daniel " jawab Papa .


" iya Pah " jawab Alya.


..........


Karena Daniel belum pulang akhirnya Papa dan Mama memilih ke rumah sakit dulu untuk kontrol kesehatan Papa , setelah itu baru mereka pergi rumah menantu .


sementara Daniel sudah hendak pulang bersama Jho, berdiri di Lobby menunggu bodyguard menyiapkan mobil.


" Loh Bell kenapa kamu semakin pucat ?" tanya Jho pada Bella yang baru keluar perusahaan Rey tempat mereka barusan meeting.


Bella berhenti berjalan saat rasa pusing di kepala semakin menyiksa sampai mata nya berkunang kunang .


" perut ku sangat sakit Jho ?" keluh Bella memegang perut nya yang terasa begitu sakit .


" Bell " Jho langsung meraih Bella yang hampir jatuh itu .


" astaga sepertinya sakit asam lambung nya kumat " Daniel segera membuka mobil memapah Bella bersama Jho untuk mengantarkan nya kerumah sakit .

__ADS_1


" tenang lah Bella " Daniel membuka tas Bella untuk mencari beberapa obat yang biasa dia makan .


Bella duduk di tengah Antara Daniel dan Jho, lemah tak berdaya menahan rasa sakit yang perlahan seperti akan membunuh nya .


sungguh tak tertahankan.


Sesampai dirumah sakit Bella sudah sangat lemah sampai berjalan pun dia sudah tidak kuat .


Jho segera keluar mobil untuk meminta bantuan pihak rumah sakit .


melihat Jho sudah datang bersama beberapa suster Daniel segera mengangkat Bella untuk dipindahkan ke atas hospital bed yang di bawa oleh suster .


" bertahan lah Bell " kata Daniel .


sebagai seorang teman ataupun sesama manusia tentu Daniel cemas dan khawatir melihat kondisi Bella begitupun Jho sehingga mereka memilih mengantar Bella langsung kerumah sakit .


apalagi mengingat penyakit asam lambung yang di derita Bella sudah sejak Lama .


tapi semua kegiatan Daniel tak luput dari pandangan mata orang tua Alya yang berdiri cukup jauh dari mereka .


" Hallo nak, Apakah Daniel sudah pulang ?" tanya Papa menelpon Alya.


" tunggu sebentar ya Pa, Alya telpon dulu " jawab Alya di seberang sana .


" gabungkan saja dengan kami nak " kata Mama pada putri kesayangannya.


" Baiklah" .


...........


" Hallo Sayang " jawab Daniel dengan tenang .


" Daddy pulang nya masih lama ?" tanya Alya .


Daniel menatap Jho dengan tatapan bimbang , Daniel bingung jika dia jujur pasti Alya akan salah paham .


" Sebentar lagi Daddy pulang ya " kata Daniel lembut .


" Daddy udah dimana? " tanya Alya lagi yang membuat Daniel ketar ketir.


Kalau dia jawab dirumah sakit mengantar Bella pasti Alya akan marah dan salah paham serta tak akan mau mendengarkan penjelasan Daniel.


Daniel menatap Jho pun pria itu malah lebih bingung lagi harus meminta Daniel jawab Apa .


" Daddy masih di kantor Al , 20 menit lagi Daddy sampe rumah Ya . emang nya ada apa ?" dengan berat hati Daniel terpaksa berbohong karna tak ingin Istri nya salah paham .


tapi walaupun begitu Daniel nanti akan tetap jujur pada Alya .


" nanti saja Alya bilang kalau Daddy sudah sampai rumah, Daa Daddy " jawab Alya lalu menutup telpon.


Daniel bersandar Kedinding merasa begitu bersalah telah berbohong pada istri kecilnya.


Dokter yang tadi memeriksa Bella keluar dari ruang ICU menghampiri Daniel dan Jho menjelaskan bagaimana kondisi Bella saat ini .


di tengah perbincangan Daniel dan Jho bersama dokter orang tua Alya lewat juga tengah mengobrol bersama seorang dokter .


" Papa , Mama " Daniel memanggil Papa dan Mama lalu menghampiri mereka .

__ADS_1


" Nak " kata Papa tersenyum saat Daniel bersalam pada mereka .


Tapi Daniel malah ketar ketir melihat senyuman kedua orang tua istri nya .


" Bagaimana kondisi teman mu Nak sudah sadar ?" tanya Mama balik .


" su ,, sudah " jawab Daniel dengan perasaan remuk redam , berarti orang tua Alya melihat nya tadi .


" Ayo Tuan sudah waktunya jadwal pemeriksaan" kata Dokter itu sopan karna dia juga tak bisa terlalu lama mengulur waktu .


" Iya , Daniel Papa kontrol dulu ya " pamit Papa lalu berlalu pergi tak seperti biasanya yang begitu hangat .


" Pa , Maa" lirih Daniel menatap punggung kedua orang tua yang sudah berlalu pergi itu .


sebagai seorang pria dewasa tentu Daniel paham perasaan orang tua Alya walaupun mereka tak menunjukkan nya saat melihat menantu mereka membawa wanita lain kerumah sakit .


Setelah semua nya selesai sebelum keluarga Bella datang kerumah sakit Daniel segera pulang kerumah dengan perasaan yang begitu remuk redam .


" Daddy😍" Sapaan hangat istri kecilnya Daniel yang sudah berdiri di depan pintu begitu dia pulang .


brukk .


" Sayang " senang Daniel membalas pelukan hangat Alya yang terlihat sangat ceria dan Cantik itu.


" Ayo masuk Daddy, pasti Daddy lelah " Alya memeluk lengan Daniel berjalan beriringan menuju kamar.


" Papa sama Mama mau datang kerumah kita malam ini Daddy, Alya juga udah suruh pelayan masak " cerita Alya dengan wajah berbinar senang saat mereka menaiki tangga.


jlepp .


" kapan mereka telpon Sayang?" tanya Daniel dengan wajah tegang nya .


" sebenarnya mereka mau datang sore tapi tadi Alya telpon Daddy masih di kantor jadi di undur malam aja deh ?" jawab Alya lagi tersenyum senang karna orang tua nya akan datang.


" Astaga " batin Daniel semakin takut memikirkan banyak kemungkinan.


" Daddy nggak suka ya orang tua Alya datang ?" tanya Alya melihat ekspresi wajah Daniel yang begitu gusar.


" ehh, kok kamu ngomong gitu sih Al " bantah Daniel pada pemikiran istri kecilnya.


" terus kenapa muka Daddy tegang gitu ?" tanya Alya balik .


" Nggak , Daddy hanya kepikiran pekerjaan Daddy yang masih belum selesai " jawab Daniel yang membuat Alya iba .


" Jangan terlalu difikirkan kan masih ada waktu besok . kasihan kepada Daddy pusing mikir Mulu " kata Alya hangat mengecup wajah lelah Daniel .


" Sayang " rintih Daniel memeluk Alya tiba-tiba dengan erat .


Daniel tak bisa membayangkan jika orang tua Alya yang salah paham malah membawa Alya pergi jauh dari nya .


Demi apapun Daniel sangat tak ingin itu terjadi .


next.


...Dari jarang update Author belajar ternyata memang orang sekali setia akan tetap setia apapun yang terjadi seperti kalian yang selalu menunggu Author up.🥰...


terimakasih atas dukungan kalian semua selama ini .

__ADS_1


__ADS_2