Jebakan Cinta Si Gadis Bandel

Jebakan Cinta Si Gadis Bandel
bab 73 Jho


__ADS_3

5 tahun kemudian .


" Daddy Much " gadis kecil cantik itu berlari melepaskan genggaman tangan ibu nya begitu sampai di perusahaan Ayahnya.


" Uhhhh,, Anak Daddy sudah datang" senyum lebar Daniel memangku putri kecilnya yang terlihat sangat senang sampai mengecup pipi Daniel berkali-kali.


" Ara jangan lari-lari terus Mommy capek ngejar nya" keluh Alya begitu sampai di dekat Daniel dan putrinya.


" Anak Daddy makin nakal kasian Mommy" ucap Daniel mengecup kening istrinya yang terlihat lelah itu .


" Hummm,, Daddy jahat " Rajuk Aliora saat Daddy mengecup Mommy nya, padahal dia yang mengecup Daddy nya sedari tadi tapi tidak di balas .


" Eeehhh, anak Daddy cemburu" tawa spontan Daniel melihat ekspresi anak nya .


" Much " Daniel mengecupi Aliora sambil terkekeh .


" Nggak mau Daddy jahat " cemburu Aliora tak mau menatap Daniel lagi bahkan ingin turun dari pangkuan Daniel.


" Om Jho " teriak Aliora berlari kepelukan Jho yang kebetulan lewat di lantai dasar setelah turun dengan paksa dari pangkuan ayahnya.


" Hai cantik mengapa menangis" lembut Jho segera berjongkok saat gadis kecil itu menghampiri nya .


" Daddy jahat Om Jho " tangis Aliora mendekat lalu memeluk leher Jho dan menangis dengan sedihnya.


" Astaga , Daddy mu kenapa?" gemas Jho melihat gadis kecil gemoy itu dan membalas pelukan nya.


Jho menggendong Aliora yang masih menangis memeluk lehernya itu bahkan tak mau melepaskan.


" Daddy kecup Mommy tapi Aliora enggak " adu Aliora merasa sedih saat Daddy membedakan antara Mommy dan dirinya.


" Nggak gitu Lo dek " bujuk Daniel pada Aliora yang tengah memeluk leher Jho itu sambil terus menyembunyikan wajahnya.


Daniel mengambil Aliora dari pelukan Jho lalu menggendong nya dan mengajak Alya serta Jho ikut ke ruangan nya .


Sebenarnya Daniel dan Alya sedikit heran dengan rasa cemburu serta posesif dalam diri Aliora yang sudah sangat berlebihan walaupun dia masih kecil.


Tapi bagi Daniel dan Alya itu wajar saja lantaran Aliora adalah anak perempuan yang sangat dekat dengan Ayahnya.


Daniel mendudukkan Aliora di atas meja lalu mereka bertiga duduk di sofa .

__ADS_1


" anak Daddy kenapa gitu sih. masa cemburu sama Mommy sendiri sih ?" tanya Daniel lembut pada gadis kecil yang masih menangis itu .


" Ara udah nggak Sayang Mommy sampai segitunya sama Mommy" ucap Alya pura-pura merajuk .


" Ara Sayang Mommy , Ara cuma nggak suka di beda-beda in" jujur Aliora yang membuat semua orang tersenyum.


" Iya deh Daddy Salah , janji nggak beda-beda in kalian lagi" senyum lebar Daniel ternyata wajar saja anak cemburu .


Daniel mengecup kening Aliora lalu juga mengecup kening Alya agar adil .


Sementara Jho yang merasa tidak ada keperluan dan gunanya juga disana memilih pergi saja lah .


" Om Jho mau kemana ?" Aliora memegang tangan Jho yang akan berdiri dari duduknya itu .


" pergi cantik , Om harus menyelesaikan pekerjaan Om dulu" senyum hangat Jho merapikan rambut Aliora.


" kenapa sih Om harus kerja terus setiap hari nggak capek apa?" heran Aliora dengan Om ganteng yang sangat dia sukai itu.


" Ya capek " jujur Jho menatap mata bulat gadis kecil yang sudah sedari kecil begitu dekat dengan nya.


" terus kenapa kerja terus ?" tanya Aliora cemberut kadang dia ingin main dengan Om Jho tapi dia sibuk kerja terus .


" Kenapa cantik?, kau mau menafkahi ku" tanya Jho dengan senyum tipis nya.


Tiba-tiba Aliora yang berdiri di depan Jho duduk itu mendekat lalu mengecup pipi Jho .


" ini " Lalu Aliora memberikan Jho selembar uang yang dia ambil dari sakunya yang membuat Jho tertawa spontan.


" Buat beli apa ?" senyuman hangat Jho menatap Uang di tangan Aliora.


" Beli permen . Ayuk Om " ajak Aliora manja segera naik ke atas pangkuan Jho agar di gendong belanja ke kantin .


" Astaga cantik , kamu udah besar masa masih minta gendong" ucap Jho mengelus punggung Aliora yang kini duduk di pangkuan nya.


" Mmm, Ayuk Om '' ajak Aliora kini bergelayut di leher Jho menunggu Jho menggendong nya .


" pamit dulu pada Daddy dan Mommy mu" ucap Jho merapikan dasi nya sambil berdiri .


Aliora bersalam pada Daddy dan Mommy lalu segera berlari ke arah Jho yang sudah berdiri .

__ADS_1


" Om gendong" pinta Aliora mengikuti Jho yang sudah berjalan .


" tidak, harus jalan sekarang sudah besarkan " ucap Jho yang terus melangkah.


" Mmm , gendong Omm" rengek Aliora memegang tangan Jho sambil mendongak .


Dan begitu Jho menggendong nya Aliora sangat senang dan seperti kebiasaan nya mengecup pipi Om tampan itu .


Setelah kepergian Jho dan Aliora tinggallah Daniel dan Alya dengan segala pikiran aneh mereka.


" Alya nggak kebayang Daddy kalau kak Jho menikah, bagaimana dengan putri kita?" ucap Alya tersenyum miring .


" Iya ya Sayang" sebenarnya melihat Aliora yang begitu dekat dengan Jho juga membuat Daniel takut lantaran emosi posesif dalam diri putri kecilnya yang sangat berlebihan .


Sehingga dari semua pembahasan Alya dan Daniel akhirnya mereka meminta Jho untuk meluangkan waktu berbicara empat mata.


Jho yang sudah selesai makan bersama Aliora kembali membawa gadis kecil yang sudah tertidur itu keruangan Ayah nya .


" kalian kenapa?" tanya Jho balik melihat Daniel dan Alya yang masih duduk dalam posisi yang sama tapi wajah mereka terlihat begitu bimbang .


" kami ingin bicara Jho " Ucap Daniel serius sehingga Jho langsung duduk di sofa dengan Aliora yang masih tidur di pangkuan nya.


" Kenapa ?" tanya Jho to the points.


" kapan kau ingin menikah Jho?" tanya Daniel yang membuat Jho tertawa spontan.


" Kenapa? Kalian ingin mendaftarkan aku jadi calon menantu kalian" canda Jho yang membuat Daniel dan Alya terdiam saat Jho malah langsung menebak apa yang terfikir oleh mereka .


" Kak Jho bukan kami meragukan mu hanya saja kami tak ingin saja nanti keposesifan Aliora malah jadi mengekang mu" jelas Alya yang menjelaskan maksud nya .


" Aku juga bingung kenapa dia begitu posesif?" jawab Jho balik menatap Aliora yang masih tertidur pulas di pelukan nya.


" Aku juga takut nanti setelah aku menikah dia jadi tidak menyukai ku lagi " jawab Jho mengelus pipi gadis kecil yang selama 5 tahun ini cukup mewarnai hari-hari nya .


Apa lagi mengingat sifat Aliora jika sudah marah dia tak akan mau lagi menemui orang itu bahkan cenderung membenci .


" Kalau kau tak ingin itu terjadi yaa jangan menikah " jawaban spontan Daniel terkekeh membuat Alya langsung menampar lengan nya karena bercanda di tengah keseriusan mereka.


" kalau aku tidak menikah apakah kalian akan mengijinkan aku menjadi menantu kalian?" tanya Jho balik menatap kedua orang tua gadis kecil yang tengah tidur di pangkuan nya .

__ADS_1


Next .


Haaayo kasih hadiah lah🤭


__ADS_2