
" Alya nggak nuntut waktu sebanyak itu dari Daddy sebagai suami Alya." jawab Alya menatap Daniel yang berbaring menghadap nya .
" Sebagai istri Alya paham akan kesibukan Daddy, Tapi Alya hanya minta perhatian dan kasih sayang bukan waktu Full time" Alya menjelaskan maksud nya dengan polos yang mengukir senyum lebar di wajah pria dewasa itu.
" Lagian sambil kerja pun Daddy kan masih bisa memberi Alya perhatian tidak harus berhenti kerja " pinta Alya agar Daniel merubah sedikit kebiasaan nya
" Istri kecilku sudah sedikit Dewasa " senyum hangat Daniel mengecup pipi Alya .
" Mulai sekarang, kalau kamu ada merasa janggal atau ada yang nggak kamu suka dari Daddy bilang aja biar Daddy bisa berubah supaya kamu nyaman hidup berdampingan dengan Daddy" kata Daniel memeluk Alya.
" emang Daddy mau berubah demi Alya?" Alya membalas pelukan Daniel .
" Ya mau lah Sayang apa sih yang enggak buat kamu " senyum lebar Daniel.
" satu lagi Alya boleh ber manja pada Daddy, minta saja apapun yang Alya inginkan jangan takut atau ragu " sedetail itu Daniel bisa agar istri kecilnya bisa terbuka pada nya.
" Boleh cerita juga?" tanya Alya yang di angguki Daniel .
" Kalau begitu Daddy milik Alya sepenuhnya dong?" tanya Alya lagi .
" Iya Cantik Daddy milik kamu " jawab Daniel .
Alya menyusup ke dalam pelukan Daniel mencari kehangatan dan menikmati aroma tubuh suami nya .
awal nya Daniel tenang-tenang saja dan menikmati pelukan Alya di tubuh nya tapi setelah beberapa saat Daniel meremas sprei.
" Al" Daniel memegang tangan Alya yang masuk lewat celah kancing piyama nya .
" Apa " jawab Alya tapi tangan nya terus masuk kedalam baju Daniel mengekspos lebih dalam .
tak puas meraba Akhirnya Alya melepas setiap kancing piyama Daniel .
" Daddy lepas " pinta Alya yang dilakukan Daniel cepat, lalu dia kembali berbaring.
Daniel memeluk Alya merasa tak kuat menahan gejolak dalam dirinya saat tangan nakal Alya bermain main di tubuh nya .
" Daddy ajarin Alya gym dong biar tubuh Alya berotot kayak Daddy juga " suka Alya terus meraba perut dan dada Daniel bergantian
" Daddy lebih suka tubuh kamu Gemoy kayak sekarang" jawab Daniel dengan suara berat.
" Mmm, Daddy katain Alya gendut " sensi Alya memukul lengan Daniel tiba-tiba mendengar ucapan nya .
" Sayang Gendut sama gemoy itu beda " kekeh Daniel saat istrinya marah mendengar ucapan nya .
" Mmm, Gemoy lebih jelek lagi dari gendut " lirih Alya berbaring memunggungi Daniel .
__ADS_1
" Sayang " Daniel gemas saja saat Alya berulang kali menepis tangan nya.
Daniel memeluk paksa Alya dari belakang " Lepasin " Alya meronta-ronta kesal membuat Daniel semakin gemas dan suka memeluk tubuh gemoy yang sangat nyaman di peluk itu.
" Alya kamu cantik " bisik Daniel tepat dekat telinga Alya .
" enggak , Daddy bohong " teriak Alya merasa jiwa Miss queen nya tersakiti dikatain gendut oleh suami sendiri .
Daniel tersenyum lebar akhirnya dia benar-benar menemukan wanita impian nya yaitu paling manja dan sensian .
" gendut itu kelebihan berat badan sedangkan gemoy tidak kurus juga tidak gendut Sayang begitu konsep nya. Gemoy lebih ke ideal yang sesungguhnya" jelas Daniel secara transparan.
" Jadi istri Daddy yang paling cantik Karna ideal " ucapan hangat Daniel memeluk Alya yang masih ngambek Karena salah paham .
" Nggak ada Daddy bohong " suara Alya dengan volume tinggi .
" Enggak bohong cantik , memang begitu kalau nggak percaya baca lah di artikel " kata Daniel meyakinkan.
Lalu dengan mudahnya Daniel membalikkan tubuh Alya ke arah nya .
" lepasin " cemberut Alya menatap Daniel sebal .
" akk" teriak Alya ngeri saat Daniel memindahkan Alya ke tepi ranjang sebelah kiri seperti memindahkan Guling .
posisi Alya benar-benar di tepi ranjang dan hanya bisa berpegang pada Daniel jika tidak maka akan jatuh.
" Daddy " teriak Alya pada Daniel yang malah senyum-senyum setelah meletakkan Alya di posisi serba salah .
Daniel memegang pinggang Alya dengan sebelah tangannya.
" Daddy tolongin " rengek Alya dia sama sekali tak bisa melakukan apapun bergerak sedikit dia akan jatuh dari ranjang yang lumayan tinggi .
" kecup Daddy dulu " Syarat dari Daniel langsung mendekatkan wajah nya pada Alya .
secepat kilat Alya mengecup pipi Daniel.
" kening "
" dagu"
" mata"
" pelipis"
" Humm mending Alya jatuh aja " pilihan Alya merasa jengkel menuruti setiap keinginan pria dewasa yang selalu suka memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan itu .
__ADS_1
dituruti satu ada lagi permintaan yang lain nya .
" Aaa, tidak dong Sayang ku .masa aku membiarkan istriku yang cantik ini jatuh " kekeh Daniel berbaring telentang yang secara otomatis membuat Alya berada di atas tubuh nya sepenuh nya .
" jangan bergerak jika ingin aman " peringatan Daniel saat Alya yang berbaring di atas tubuh nya itu bergerak turun .
" Alya " kata Daniel semakin di cegah Bocil itu semakin menjadi jadi .
Dalam rasa kesal nya pikiran jahil gadis bandel itu berdatangan untuk mengerjai Daniel balik .
" Ahhh" Suara tertahan Daniel meremas sprei saat Bocil nakal itu tak hanya bergerak tapi sudah bergoyang di atas tubuh nya .
" Lepasin nggak Alya mau tidur " suara keras Alya agar Daniel melepaskan belitan tangan nya di pinggang Alya.
Daniel tidur miring tetap tidak mau melepaskan Alya .
" Alya kata nya mau Daddy manjain ?" tanya Daniel menatap mata Alya sayu.
Alya hanya diam , tapi perlahan menerima perlakuan Daniel .
Daniel mengecup pipi Alya bergantian lalu memegang tengkuk Alya dan memulai ciuman manis di tengah hening nya malam .
Alya meremas pinggang Daniel yang di peluk nya saat ciuman pria dewasa itu begitu membuai .
" Alya Daddy mencintai Mu" bisik penuh cinta Daniel setelah mengakhiri ciuman nya.
Kedua manik mata itu saling beradu tatap dalam minim nya cahaya membuat Alya mabuk dengan perasaan yang sama sekali belum pernah di rasakan nya .
Daniel mengelus punggung Alya lalu perlahan mendekat dan mengecup kedua kelopak mata Alya yang perlahan terpejam merasakan kehangatan yang Daniel berikan .
" Daddyh " rintih Alya saat dirinya bisa merasakan rasa cinta yang Daniel salurkan.
" rasakan Al" bisik Daniel memeluk Alya membawa Alya merasakan lebih dekat dirinya sampai Alya bisa mendengar detak jantung nya .
Alya mendengarkan detak jantung Daniel sambil meraba perut sixpack yang sangat bervolume jika di pegang.
perlahan tangan Daniel memasuki baju Alya menemukan kesukaan nya mengelus dan memainkan peran yang sesungguhnya.
" Daddy mana Baby gemoy yang Daddy janjikan ?" pinta Alya membayangkan bayi berpipi chubby.
Next
..." Ombak tidak lah besar cuma kapal kita aja yang kecil, ujian tuhan tidak lah berat kita aja yang lemah "...
like and komen woi novel ini sepi amat ada yang baca nggak sih?
__ADS_1