
" Hahah kalian serius amat sih" tawa Jho yang ganteng dan baby fresh itu .
" Aku menyayangi gadis kecil ini seperti Anak ku sendiri" ucap Jho sambil mengecup kening Aliora.
" baguslah kalau begitu jangan sampai kau hanyut dalam rasa Sayang mu " ucap Daniel yang tetap saja merasa tak tenang entah kenapa .
" Tidak akan " ucap Jho yang tau akan batasan ya kali dia jatuh cinta pada Bocil yang sudah sejak kecil dia ajak bermain , mungkin hanya cara Jho menyayangi Aliora saja yang membuat orang tua Aliora merasa cemas .
Tapi walaupun begitu Jho tak merasa tersinggung itu hanyalah bentuk perasaan murni dari ke khawatiran orang tua pada anak nya .
" semoga keputusan mu tak berubah suatu saat nanti kak" ucapan Alya malah membuat Jho tertawa spontan ya kali dia mencintai gadis kecil yang masih tidur di pangkuan nya ini .
1 bulan kemudian.
" selamat malam Daddy , Mommy" sapa Aliora datang ke kamar orang tuanya sambil membawa boneka panda kesayangan nya.
" Malam,,, ehhh anak Daddy belum tidur ?" tanya Daniel mengangkat putri kecilnya ke atas ranjang dan membaringkan Aliora di tengah mereka yang sudah rebahan sambil bercerita.
" Belum Daddy , mata Ara nggak mau tidur walaupun sudah nutup mata" cerita Aliora menatap Daddy dan Mommy nya bergantian.
" Ara mikirin apa?" tanya Alya menyelimuti putri kecilnya agar tidak dingin sambil mengelus-elus kepala anaknya.
" Tadi Ara liat Daddy temen Ara berantem sama Mommy nya di sekolah" cerita gadis kecil itu mengatakan apa yang dia liat tadi pagi .
" Ara kan udah Daddy bilang kalau ada orang berantem jangan di lihat " tegur Daniel pada putri, karena itu dapat merusak mental anak nya.
" Tadi Ara mau pergi kok Daddy tapi Ara kasian liat temen Ara, nangis " cerita Ara menatap Daddy nya sendu sampai air mata nya ikut jatuh .
" Ara kalau orang tua nya berantem ya wajar temen Ara nangis , jadi besok-besok jangan diliatin lagi yaa" pesan Alya sambil mengecup gemas pipi tembem putri kecilnya.
" Dia nangis karena Daddy nya jahat. Daddy jangan jahat juga ya sama Ara dan Mommy" spontan saja Ara memeluk Mommy nya lalu menangis .
" Ehhh, anak Daddy bilang apa sih " lembut Daniel meraih anak nya itu lalu memeluk sambil menghapus air matanya.
__ADS_1
Alya yang mengelus-elus punggung Aliora dalam pelukan Daddy nya hanya bisa saling tatap dengan suaminya dengan segala pikiran mereka.
" emang Daddy nya apain temen Ara?" tanya Alya penasaran dengan apa yang dilihat anak nya .
" Daddy nya dorong temen Ara sama Mommy nya yang udah nangis lalu pergi sama Tante-tante Mom" cerita Aliora yang membuat Daniel dan Alya tercengang.
" Daddy cuma punya Ara dan Mommy nggak boleh pergi sama Tante lain" pernyataan posesif Aliora memeluk Daddy nya tak ingin hal yang sama terjadi padanya.
" Daddy janji nggak akan gitu sama kalian" senyum lebar Daniel memeluk anak dan istrinya sekaligus.
" Kalau Daddy Ara gitu gimana?" tanya Alya jahil yang membuat Suaminya melotot.
" Ara nggak mau ketemu Daddy lagi, Ara mau hidup sama Mommy aja berdua dari pada hidup sama Daddy jahat " cemberut Aliora.
Aliora adalah anak manja yang sangat mudah mengetahui isi hatinya yaitu cukup di panas-panasi saja.
" Semudah itu kamu melupakan Daddy mu?" tanya Daniel balik yang ingin tau posisi dirinya di hati anaknya.
" Hiks,, ya makanya Daddy jangan gitu, Ara nggak mau membenci orang yang paling Ara sayang" jawaban tulus Aliora dari hatinya.
" Kata Bu guru Ara kalau salah harus dihukum bukan dimaafin karena Sayang, itu nama nya pembodohan diri sendiri masa karena Sayang kita membiarkan sesuatu yang salah" jawaban dari mulut kecil Aliora cukup menyita mental Daniel.
" Hahahah" Alya tertawa spontan melihat ekspresi suami nya mendengar jawaban anaknya.
" bagus , Anak Daddy udah bijak sekarang. Iya walau kita menyayangi orang itu tapi yang salah tetap lah salah jangan sampai rasa Sayang membutakan pikiran kita " senyum lebar Daniel merapikan rambut putri kecilnya.
Daniel memeluk anak nya lalu mempelototi istri nya yang malah terkekeh mendengar dia menasehati anak nya .
" Ara Sayang sekarang bobok ya jangan pikirin apapun lagi " ucap Daniel mengelus kepala anaknya agar cepat tidur .
" Iya Daddy " patuh Aliora segera bangun untuk kembali ke kamarnya.
" Sayang tidur disini aja sama Mommy dan Daddy " ucap Alya yang diangguki Aliora dengan senang lalu segera memejamkan mata menikmati elusan lembut Mommy dan Daddy nya.
__ADS_1
" Kamu ya kalau Daddy sedang menasehati anak jangan ketawa yang ada makin bandel anak kita" tegur Daniel apapun alasan tetap saja Alya salah ketika dia malah tertawa padahal Daniel tengah menasehati anak nya.
" Ya gimana nggak ketawa Daddy kasih nasehat buat anak Daddy yang Daddy saja tak mampu melakukan nya" jawab Alya yang terus mengelus kepala anak nya yang sudah tidur.
" Nggak mampu gimana?" bantah Daniel.
" ehh malah marah , kan emang sedari dulu Daddy selalu memaafkan kesalahan Alya karena Sayang" goda Alya yang membuat wajah Suaminya memerah seketika .
sedari dulu semarah apapun Daniel pada Alya pasti akan di maafkan kembali dalam waktu singkat karena Daniel sangat menyayangi Alya .
" Cinta merubah segalanya Sayangku" pernyataan valid Daniel mengecup kepala istri nya lalu juga Aliora yang sudah tertidur lelap .
" Daddy anak kita cantik dan gemesin kali yaa" suka Alya mengelus pipi tembem Aliora yang sangat cantik dengan tubuh berisi tapi tidak gendut semacam golongan gadis kecil gemoy yang menggemaskan.
" Tapi manja sama posesif banget " pendapat Alya yang justru mengundang senyum lebar dari suami nya.
" kamu tau Sayang justru nanti manja dan keposesifan Ara lah yang akan membuat pasangan nya tak bisa jauh dari nya" pernyataan valid Daniel sebagai seorang Pria karena punya wanita manja dan posesif itu lain sensasinya.
" Bukan nya wanita manja dan posesif itu bikin pria ilfeel ya Daddy?" tanya Alya balik kerena sejauh yang dia liat kebanyakan begitu walaupun tak semua nya juga sih.
" Lalu apakah sudah ada pria yang ilfeel dengan Ara?" tanya Daniel yang dibalas gelengan oleh Alya .
" Ya tapi kebanyakan orang di sekeliling kita nggak ilfeel karena Ara itu anak Daddy" jawaban isyarat Alya yang merujuk pada harta dan kekuasaan Yang Daniel punya siapa yang akan berani mengejek putri Daniel Albara.
Walau bagaimanapun itu adalah kenyataan yang tak bisa mereka pungkiri.
" walaupun begitu Sayang tapi Ara punya daya tarik sendiri yang membuatnya dengan mudah mendapatkan posisi di hati seseorang" jawab Daniel memberikan jawaban kenyataan yang terjadi selama ini .
" Iya. Semoga nanti anak kita dipertemukan dengan orang yang tepat serta bisa membahagiakan nya." doa Alya .
" Daddy akan mencarikan nya jika nanti itu perlu" jawab Daniel yang membuat Alya menggeleng tak setuju .
Next .
__ADS_1
..." Bagaimana rasanya meminum kopi yang sudah dingin karena terlalu lama kau abaikan"...
Bukan tentang kopi tapi tentang Author yang ingin minta hadiah sama kalian🤭