Jebakan Cinta Si Gadis Bandel

Jebakan Cinta Si Gadis Bandel
bab 46 Nakal


__ADS_3

"Alya kenapa Sayang kok nangis nggak bersuara , kamu ngerasain sakit?" tanya Daniel mengelus kepala Alya yang berbaring itu dengan cemas.


" Heii jawab kata Daddy " Daniel jadi terheran-heran melihat istri kecilnya yang tiba-tiba begini tapi sekarang Daniel tau kalau Alya tidak sedang merasakan sakit .


Alya berbaring memunggungi Daniel hati nya diselimuti rasa sedih menatap wajah pria dewasa itu.


" Al kenapa ?" tanya Daniel memeluk Alya yang tiba-tiba memunggunginya .


" Daddy udah nggak Sayang Alya lagi " Isak Alya menjadi semakin sedih saat Daniel memeluk nya takut bayi nya kenapa-napa.


Daniel membalikkan Alya ke arah nya lalu menatap Alya dengan seksama .


" kenapa bilang begitu ?" tanya Daniel dengan kening mengerut .


" Huftt " Daniel menarik nafas panjang berfikir sejenak bagaimana cara membuat istri kecilnya bicara jujur .


Much


Much


Much .


" Alya Sayang kok nangis bilang sama Daddy kenapa? Apa Daddy ada salah ?" tanya Daniel melembut mengelus pipi Alya yang sudah terisak .


" hiks ,, Daddy nggak Marah sama Alya ,, cuma , cuma karna takut bayi Daddy kenapa-kenapa kan " pernyataan Alya tapi Daniel bisa merasakan rasa cemburu dalam ucapan gadis kecil itu.


Daniel tersenyum lebar " Salah ya Daddy khawatir sama anak Daddy?" tanya Daniel dengan mode sirius nya menatap istri kecil nya yang sudah mewek .


" Ya tapi khawatir sama anak Daddy bukan berarti harus nggak peduli sama Alya kan " komplen Alya merasa sekarang Daniel hanya memikirkan anak nya yang belum lahir bahkan belum ada karna Alya itu belum hamil.


Daniel tergelak mendengar istri kecilnya yang ternyata sangat cemburuan sampai pada anak nya pun takut kalah saing.


" Daddy menyayangi kalian berdua " bisik penuh cinta Daniel mengecup kening Alya.


Sebagai pria dewasa Daniel tak menyalahkan istri kecilnya yang komplen perihal kasih sayang, itu wajar.


 gadis kecil seperti Alya hanya tak ingin kasih sayang untuk nya dibagi dengan siapapun, dan Alya bersikap begini ini hanyalah spontanitas dalam diri nya .


Sehingga disini Daniel yang sebagai pria dewasa lah yang harus bersikap lebih terbuka dan transparan agar istri nya bisa lebih dewasa.

__ADS_1


" Mmm, terus kenapa Daddy nggak marah sama Alya?" tanya Alya yang pikiran nya sudah kemana-mana.


" Ooo, jadi kamu ingin Daddy marahin ?" tanya Daniel balik dengan seulas senyum menghapus air mata Alya .


" Enggak " jawab Alya dengan ekspresi wajah menangis bercampur tersenyum yang membuat Daniel tertawa seketika .


" Kalau nggak mau Daddy marah kenapa masih nanya" ucap Daniel mencubit gemas pipi istri kecilnya.


" Ya tapi kan Daddy salah paham , Alya mau jelasin semua Daddy nggak mau dengerin ." jawab Alya yang membuat Daniel terdiam.


" bukan nggak mau dengerin tapi Daddy ngantuk, lelah kerja Mulu" alasan logis Daniel yang sebenarnya memilih diam dari pada melampiaskan sakit hatinya pada Alya.


 karena bagaimanapun Daniel tak bisa menyalahkan istrinya jika Alya di cintai oleh laki-laki lain.


Karena bukan Alya lah yang mencintai orang laki-laki lain.


" Daddy bohong Alya rasain Daddy elus-elus kepala Alya bukan langsung tidur" sergah Alya .


" Kan biasa nya Daddy juga elus-elus kepala kamu tiap tidur " jawab Daniel saat bohong nya disadari Alya .


Alya mendorong Daniel sampai pria yang berbaring miring itu tidur telentang.


Alya yang sudah berbaring menjadikan tubuh Daniel kasur sepenuh nya lalu mendekatkan wajah nya sampai Daniel bisa merasakan hembusan nafas nya.


" Mmm, Daddy maafin Alya dong" Suara manja Alya memeluk leher Daniel sampai pipi mereka menempel .


" Astaga kenapa istriku se manja ini" rintih Daniel meremas baju di pinggang Alya jujur saja dia tak kuat jika istrinya se manja dan se lengket ini pada nya .


" Kamu nggak salah dan Daddy nggak marah kok " jawab Daniel mengelus-elus punggung Alya yang berada di atas tubuhnya.


" Mmm, tapi Daddy sikap nya berubah dingin sama Alya" rengek Alya dekat telinga Daniel semakin manja sampai pipinya terus bergesekan pada leher Daniel.


" Enggak Sayang, Daddy nggak nyalahin kamu kalau pria tadi mencintai kamu yang penting kamu tidak mencintai nya " jelas Daniel masih tetap mengelus-elus punggung Alya yang semakin hari semakin manja.


" Kak Jack Bukan mencintai Alya Daddy , emang sejak Alya kecil dia sudah menyayangi Alya kayak adek nya " jelas Alya yang membuat Daniel semakin merasa terancam.


" Jadi kamu udah kenal dia dari kecil?" pertanyaan spontan Daniel pada istrinya yang diangguki Alya .


" Kak Jack itu teman Valentino ya wajar Alya sering ketemu dia sejak kecil " sambung Alya .

__ADS_1


" Alya juga Sayang kak Jack dia baik tau Daddy, selalu lindungi Alya dari Valentino sama teman-teman nya yang jahat itu" kata Alya yang membuat Daniel melotot.


Plak


" Daniel menampar pelan paha istri kecilnya itu terlalu geram .


" Kamu berani ngaku Sayang pria lain pada suami kamu sendiri" geleng kepala Daniel menatap istrinya yang masih nemplok manja di atas tubuhnya.


" Kan Sayang sebagai kakak, lebih baik jujur dari pada bohong sama suami sendiri" jawab Alya yang membuat Daniel terdiam .


" Tapi dia tidak menyayangi kamu cuma sebatas adik Lo Al" sebagai seorang pria dewasa Daniel bisa merasakan kalau Jack itu sudah jatuh cinta pada istri nya .


" Cinta" ucapan spontan Alya tersenyum manja lalu mengecup pipi Daniel yang terlihat gusar itu .


" Kamu tau dan kamu sesantai ini., Lupa udah punya suami ?" tanya Daniel dengan nada tegas di akhir kalimat nya.


" Daddy pikiran nya berlebihan. Kak Jack itu punya pacar nama nya kak Jenny, mereka sangat lengket kayak Alya sama Daddy " jelas Alya menempelkan pipi nya pada pipi Daniel lalu memeluk pria itu erat.


" nggak Daddy nggak percaya " komplen Daniel lagian tak mungkin rasanya seorang pria berkata begitu pada satu wanita sedangkan dia punya wanita spesial di hatinya.


Daniel yang mendengar saja bisa tau kalau ucapan Jack tadi siang adalah tulus walaupun dalam sebuah candaan .


" Tapi sekarang mereka udah putus karna kak Jenny mengkhianati kak Jack Lo Daddy , kasihan kak Jack jadi kehilangan separuh kebahagiaan nya. " cerita Alya iba melihat pria sebaik Jack malah di khianati.


" Terus kamu juga mau kayak si Jenny itu " ucapan keras Daniel membuat Alya kaget karna posisi mereka sangat dekat sekali


" Enggak dong Alya kan Cinta nya sama Daddy " senyum genit Alya secara spontanitas ujung lidah nya menyentuh leher Daniel .


" Nakal Lo kamu?" ucap Daniel meremas pinggang Istri kecil nya yang bandel itu .


" Manis leher Daddy" senyum genit Alya semakin menggoda Kekasih halal nya itu.


Blush


Merona langsung wajah tegas Daniel saat untuk pertama kalinya di goda istri kecilnya itu.


Next.


...Memandang dengan jelas tapi tiada kejelasan, sesakit itu kah Dua rasa yang terlanjur usai:)...

__ADS_1


__ADS_2