Jiwa Yang Tertukar

Jiwa Yang Tertukar
chapter 6


__ADS_3

" bagaimana ini.. tadi aku memang memukul nya dengan cukup keras , kalo sampai ayam ini beneran impoten .. tamat sudah , ya tuhan kenapa kau kabulkan doa ku secepat ini.. kalao sekarang aku aku bilang menyesal .. apa sudah terlambat T_T " gumam bulan dalam hati


" Hei ! , apa kamu dengar apa yang aku katakan tadi !?" menyadarkan


" Iya aku dengar, kalo memang sampai terjadi sesuatu aku akan tanggung jawab , bilang aja mau berapa nanti aku transfer " ucap nya tanpa dosa


"heh!~ (tersenyum sinis) gadis jelek coba lihat aku baik-baik , apa aku terlihat seperti orang yang mem-bu-tuh-kan uang !? " ucap bintang dengan penuh penekanan


" selain uang aku gak punya apa-apa lagi , kalo tidak mau ya su__ hmmmph!! "


*Cup!!*


Seketika ciuman lembut berhasil mendarat di bibir bulan


Bulan yang tiba-tiba di cium oleh bintang spontan membuat pupil matanya membulat tak karuan, dengan perasaan marah seketika langsung menggigit bibir bintang hingga berdarah


"AWW!!! " Pekik bintang kesakitan


*Bugh* !!!


satu pukulan maut bulan berhasil mengenai perut bintang yang sedang lengah


" Ukh!! , Kamu !!.. apa hobi mu adalah memukul orang!! " Ucap bintang marah setelah mendapat dua hadiah maut

__ADS_1


" Kamu pantas mendapatkan nya !, dasar ayam mesum !! " umpat bulan marah


" Siapa yang mesum ! , itu adalah bayaran atas perbuatan mu pada ku !! , dan lagi .. selain memukul ku apa hobi mu adalah mengumpat ku ! Dasar wanita gorila !! " balas nya tak Terima


"Terserah !! , bertemu dengan ayam seperti mu hanya membuat ku selalu sial setiap saat !! Hmmphh .." ucap nya seraya pergi meninggalkan


" Woi seharusnya aku yang bilang begitu!, bertemu dengan mu adalah kesialan bagi ku !!" Teriak nya pada bulan yang sudah berlari menjauh


*malam hari di penginapan*


_______________


tak terasa seharian yang penuh kegiatan membuat dua keluarga ini semakin erat menjalin hubungan persaudaraan, saat ini ... di dalam sebuah ruangan tampak dua keluarga tengah menyantap makan malam bersama , tanpa terkecuali bulan dan bintang ikut makan bersama dan bahkan duduk berhadapan yang mungkin sengaja telah di rencanakan untuk mereka


"Hah~ kenapa ayam itu juga disini sih !, gak ada tempat yang lain apa , membuat ku sama sekali tak ***** makan " gerutu bulan dalam hatinya


" dunia memang sangat sempit " ucap nya dan terus makan


Di tengah keheningan mereka


" Bulan.. kenapa bengong begitu, ayo makan " melihat bulan yang masih menatap makanan nya


" Eh iya tante, tapi... Kenapa semua makanan nya dari ayam Semua ya tante ? " tanya bulan polos

__ADS_1


"Oh ini.., Tante sengaja masak ayam semua .. karena katanya kamu Paling suka sama ayam kan?"


" oooo gitu , iya Tante aku memang suka makan ayam , makanya aku juga sesekali masak di rumah"


"oh ya , Tante gak nyangka ternyata kamu juga suka masak , biasanya kamu masak apa? "


"aku biasanya masak berbagai jenis masakan ayam , seperti ayam hutan , ayam kampung, ayam sombong, ayam busuk, ayam gila , ayam bodoh , dan masakan jenis lainnya .." umpat nya puas sambil melihat kearah bintang


"Khuk! Khuk! Khuk!!" mendengar ucapan dari bulan yang sambil menatap nya , spontan membuat bintang tersedak tiba-tiba


" Bintang !, Kalo makan pelan-pelan dong " menyodorkan segelas air


" Kenapa rasanya gorila ini sedang mengumpat ku ya" pikir nya dalam hati


" Bintang ! Kenapa bibir kamu bengkak begitu!? " menyadari setelah memberikan segelas air


" Oh ini ma , tadi pas berada di bukit tiba-tiba ada serangga besar stress menggigit bibir ku dengan keras " ucap nya melihat bulan


" Kamu kenapa ceroboh sekali , gak biasanya kamu seperti ini.. kenapa serangga nya gak langsung di pukul "


" Iya ma, lain kali aku pasti akan memberikan pelajaran pada serangga jelek itu " ucap nya menyeringai


" Khemz .. ma Tante om , aku sudah selesai makan .. jadi aku duluan ya " bulan kemudian beranjak dari duduk nya

__ADS_1


"Iya sayang , selamat malam" ucap mereka pada bulan


***************


__ADS_2