
Bulan dan bintang kemudian saling berhadapan dan pelan-pelan berdekatan sehingga mempersempit jarak mereka bedua untuk membuktikan keputusan mereka, begitu dekat.. dan keduanya mulai memejamkan mata
~Cup~
Sebuah ciuman lembut pun tercipta dari mereka berdua, terdengar deruan nafas dan degup jantung yang tidak biasa, berpadu dengan sinar nya rembulan dan terpaan angin malam menjadi saksi bisu di antara mereka
1 menit..,3 menit..., 5 menit...!
Bulan yang menyadari ada sesuatu yang janggal kemudian dengan cepat mendorong bintang
"Kamu..!, apa kamu menipu ku!., Kenapa tidak ada yang terjadi!?" Bulan yg menyadari ada yg aneh Seraya membersihkan bibir
" Memang tidak akan ada yang terjadi, hari gini apa kamu masih percaya dongeng bahwa ciuman bisa membuat keajaiban?~ ffthhhh~" ejek bintang tertawa
" Jadi kamu beneran membohongi ku!, Dasar ayam mesum busuk!! " Umpat bulan merasa malu dan bersiap melayangkan tinju maut nya
"Eitss~ kalo mau pukul ya pukul saja, toh juga ini tubuh mu, aku sih gak apa-apa" ucap bintang dengan puas karena melihat bulan yang gak bisa apa-apa
__ADS_1
"Awas aja , aku pasti akan membalas mu!! Hmfh!!💢💢" bulan yang mencoba menahan emosinya
"Iya ya , oke..kali ini aku yang salah, sekarang mari kita bicara srius mengenai masalah ini"
"Hmffh!" ..... Bulan yang masih marah
"Jika tebakan ku tidak salah, kemungkinan yang membuat kita seperti ini ada kaitannya dengan air suci yang kita minum tadi pagi" jelas bintang dengan sriuss
" Hmm kurasa itu tebakan yang paling masuk akal" ucap bulan tanpa sadar melupakan emosinya
"Karena kamu yang lebih dulu meminum air nya , apakah sebelum itu kamu ada yang di kasih tau persyaratan atau larangan yang harus di turuti ketika kesana?" Tanya bintang memastikan
" Bisa jadi itu adalah akar masalah nya, jadi kamu minum mangkuk yang sebelah mana?" Tanya bintang memastikan
"Karena lupa jadi aku sembarang ambil, kalo tidak salah aku ambil yang sebelah kanan" jawab bulan kembali mengingat
"Astaga..! Pantas saja ,itu adalah mangkuk yang seharusnya aku yang minum, mungkin kita menyepelekan keyakinan orang-orang disini dan bertindak sembarangan, tapi yang aku dengar air sumur suci itu memang adalah obat yang air nya sudah terjaga ribuan tahun , menurut keyakinan orang di sini air itu terbentuk dari air mata seorang wanita yang menangisi cinta sejati nya yang telah mati" ucap bintang menjelaskan panjang lebar
__ADS_1
" Emang bisa ya seperti itu, kok aku gak percaya ya" celoteh bulan tanpa pikir panjang
"Bodoh, setiap daerah pasti memiliki adat dan keyakinan nya masing-masing, apa lagi kita berada di tempat budaya yang bahkan di hargai turun temurun oleh keluarga terhormat seperti kita"
"Iya iya, aku tau.. aku cuma bercanda kok, trus sekarang kita harus bagaimana?" Tanya bulan
"Masalah ini pasti ada jalan keluar nya, kalau tebakan ku tidak salah kemungkinan kita harus meminum air sumur suci itu lagi untuk kembali seperti semula" ucap bintang dengan tebakan nya yang masuk akal
"Tapi kan jalan kesana udah di tutup dan hanya bisa di buka setahun sekali, kemarin temen ku Cherry sedikit cerita kalo dulu ada seorang ibu yang memohon-mohon meminta air sumur itu untuk mengobati anak nya, tapi meskipun begitu tetap gak di kasih karena memang itu aturan nya, jadi kalo kita kesana pun bakal sia-sia" jelas bulan dengan meyakinkan
" Berarti kita harus kembali tahun depan kalo gitu" jawab bintang dengan enteng nya
"Ha?, Terus bagaimana kita menjalani hidup dengan keadaan seperti ini?" Tanya bulan karena tidak percaya kalo bintang tidak khawatir sama sekali, seolah masalah mereka bukan masalah besar
" Tentu saja kita akan menjalani nya seperti biasa, tapi kita harus membuat beberapa kesepakatan terlebih dahulu, dan untuk sekarang lebih baik kita kembali dulu kepenginapan karena takutnya ada yang sadar kalo kita berdua tidak ada di kamar bisa ribet urusan nya"
"Iya sudah , untuk saat ini aku setuju dengan mu" jawab bulan menyetujui
__ADS_1
*********