Jodoh Ku Seorang Presdir (Season 2)

Jodoh Ku Seorang Presdir (Season 2)
Berlibur


__ADS_3

"Udah keadaan Aina kan udah baik mending istirahat ini udah malam"ujar Syifa


"Iya kalian istirahat saja biar tante bantuin Alif membawa Aina ke kamar"ujar Zenap mengambil kantung cairan itu


"Iya tan"ucap Arysif lalu Zenap dan Alif segera menuju ke kamar mereka semua kembali ke kamar untuk istirahat.Zenap membantu Aina berbaring dengan pelan dan Alif menggantung cairan itu yg harus tetap masuk ke dalam tubuh Aina


"Ma maafkan aku jadi ngerepotin mama terus"ujar Aina mencium tangan Zenap


"Tidak sama sekali sayang"ujar Zenap mencium kepala Aina


"Mama balik kamar ya"ujar Zenap lalu berlalu


"Lain kali kamu lebih hati hati"ujar Alif duduk mengengam tangan Aina


"Aku tidak mau lagi kamu kayak gini"ujar Alif


"Iya maafkan aku lain kali aku akan hati hati"ucap Aina


"Pasti tubuh ku bau obat ya"ujar Aina


"Tidak"ucap Alif tersenyum dia mengelus kepala Aina lalu mencium nya lembut


"Aku ke kamar mandi dulu"ujar Alif beranjak ke kamar mandi


###


Abi sudah menyelidiki minuman itu yg di sediakan oleh salah satu OB langsung saja Abi mengintrogasi nya karna memang Abi ini orang nya sedikit di takuti jadi dia hanya memberikan kebenaran takut dengan Abi mengatakan bahwa yg memberi nya uang untuk memberi obat itu siapa lagi pelaku nya jika bukan Clarissa.Arysif segera menyuruh Abi memberi Clarissa pelajaran mereka melaporkan pada polisi segera polisi bertindak


"Pak kenapa anak saya di tangkap"ucap tante melihat Clarissa di borgol


"Iya pak jelas kan ada apa"ucap pak Arya


"Karna dia hampir membahayakan nyawa Aina ketahui lah aku bisa maafkan Clarissa dari kesalahan apa pun meski membuat hubungan aku dan Humairoh renggang tapi ini keterlaluan "ucap Arysif muncul bersama Abi


"Memang nya kesalahan apa yg Clarissa lakukan "ucap tante


"Dia mau menjebak ku supaya aku tidur dengan nya tapi minuman itu malah Aina yg minum sampai membuat Aian pendarahan lagi"jelas Arysif


"Hanya kesalahan itu"ucap tante


"Tante bilang hanya"ucap Arysif tidak percaya


"Udah nggak usah maafkan langsung pak penjara kan saja "ucqo Abi sudah geram dengan Clarissa ini


"Tidak jangan lakukan"ucap Clarissa mulai panik


"Tuan Arysif saya tau kesalahan anak saya sangat besar tapi maafkan dia tuan Arysif"mohon paman


"Oke karna paman yg minta aku akan maafkan tapi ada syaratnya Clarisa harus tanda tangan atas surat peringatan tidak akan menggangu kami lagi"ujar Arysif serius


"Iya tuan"ucap pak Arya tidak mungkin juga dia membiarkan anak nya di penjara.Dengan terpaksa Clarissa menanda tangani surat itu


Aina hanya menatap Alif yg dengan pelan melepaskan jarum di lengannya yg mengalirkan cairan itu ke dalam tubuhnya Alif sangat hati hati seakan takut Aina terluka

__ADS_1


"Alif kamu kayak gitu seperti memperlakukan pacar saja sangat hati hati"ucap Aina mengerakkan lengan nya yg terasa kaku


"Emang pernah pacaran kayak seperti aku lakukan ini"tanya Alif


"Ya tidak aku sering lihat papa saat merawat mama sangat penuh cinta kayak kamu ini"jelas Aina


"Ya dong cinta sebagai sahabat''ujar Alif tersenyum mengengam tangan Aina


"Ngak usah berfikir aneh yg penting kita hidup bersama jangan hancurkan hubungan kita dengan sebuah cinta"ujar Alif


"Ya Allah kenapa sakit saat mengetahui Alif mengatakan itu aku sangat ingin di cintai oleh Alif sebagai istrinya bukan sahabat aku ingin miliki hati nya sepenuhnya bukan hanya separuh"batin Aina


"Aina kamu kenapa bengong"tanya Alif


"Tidak apa kok"ujar Aina tersenyum


"Awas hati hati itu nanti berdarah bekas jarum nya"ujar Alif berdiri saat Aina berdiri


"Aku ini udah besar jadi tau mana yg nyakitin aku"ujar Aina berjalan meninggalkan Alif ke kamar mandi


"Aina kamu udah baikan"tanya Zenap duduk di samping Aina yg berbaring sedangkan Alif sudah berangkat kerja


"Iya ma"ujar Zenap memeluk perut mama nya


"Ma apa aku sanggup dengan hubungan bersama Alif"ucap Aina serius


"Kenapa engak"ujar Zenap


"Ma aku sangat mencintai Alif tapi dia hanya menganggap ku sahabat nya apa aku bisa menjalani pernikahan ini tanpa cinta jika nanti Alif malah mencintai wanita lain meski itu bukan kak Nur bagaimana apa aku sanggup dengan semua itu"ujar Aina serius


"Apa kamu tau tante Syifa butuh waktu lama membuat om Arka mencintai nya kamu harus contoh tante Syifa yg ikhlas sabar dan kuat kamu masih syukur di perlakukan baik oleh Alif tante Syifa dulu sangat buruk di perlakukan om Arka"jelas Zenap


"Iya ma kuat kan aku"ucap Aina memeluk mama nya erat benar apa kata Alif dia jangan menghancurkan hubungan mereka Aina harus bersyukur seperti ini


Karna hubungan mereka renggang jadi Arysif mengajak Humairoh berlibur di salah satu vila milik keluarga Sandoso sekalian juga Arysif mengajak Nur dan Abi untuk gantian menyetir soal perusahaan mereka bisa mengurus nya dengan jarak jauh.Abi pokus menyetir dan Nur hanya menyenderkan kepalanya di jendela mobil dan Humairoh tertidur di dekapan Arysif


"Nur mau sampai kapan kamu kayak gini"ucap Arysif menatap Nur


"Kamu tidak bisa menerima Abi"ujar Arysif lagi Nur menoleh sebentar dan kembali pokus


"Nur ingat kedudukan seorang suami dan istri "ucap Arysif


"Aku tau semuanya "ucap Nur sebal


"Aku bukan ngak mau ya kamu nasehati tapi aku butuh waktu sekarang ini aku butuh ketenangan hubungan aku sama Leon itu sangat lama jadi aku butuh waktu melupakan Leon kalian juga tidak boleh menyalahkan aku sepenuhnya Abi juga ikut peran akan kesalahan bukti nya dia tidak bisa memperlakukan aku sepenuh hati karna di hati nya hanya ada Aina"ucap Nur cepat


"Kenapa aku"ujar Abi melirik Nur


"Kamu sendiri yg salah aku udah lupa sama Aina aku mengikhlaskan Aina untuk Alif karna Aina bahagia bersama Alif"ujar Abi


"Menjengkelkan kamu mau semua orang memandang aku buruk"kesal Nur


"Memang kenyataan nya"ujar Abi

__ADS_1


"Malah bertengkar lagi"ujar Arysif


"Ngak mau tau ya kalian harus ikut kami berbulan madu jika kalian tidak melakukan nya aku akan memaksa"ucap Arysif


"Melakukan nya harus dengan cinta"celetuk Nur


"Jika ngak mau aku akan memaksa"ucap Arysif tersenyum kecil Nur hanya diam bersama Abi karna merasa tidak akan melakukan itu


###


Abi dan Nur duduk di halaman vila dengan kayu bakar mereka hanya diam menikmati udara segar di malam yg indah itu menghangatkan tubuh mereka dengan api biar gimanapun udara di sana dingin


"Apa rencana mu"tanya Abi memecah keheningan


"Tidak ada"jawab Nur mengosok tangannya Abi sedikit bergeser duduk di sebelah Nur


"Kenapa kita tidak mencoba bahagia hati kita sama sama terluka mencintai namun tidak bisa bersatu itu hanya menyakitkan siapa tau kita bisa mengobati hati sama lain"ujar Abi


"Entahlah aku merasa tidak percaya dengan mu"ujar Nur menghangat kan tangannya


"Percayalah aku akan selalu menjaga mu"ucap Abi memberanikan diri nya mengengam tangan Nur


"Baik lah kita akan mencoba bersama"ucap Nur lalu menyender kan kepalanya di bahu Abi menikmati hangat nya api itu


####


Arysif menurunkan kaki nya berjalan mendekati Humairoh yg mengenakan hijab nya bahkan Arysif masih mengunakan baju kokoh nya Arysif memeluk Humairoh dengan hangat mengecup pipi Humairoh lembut


"Humairoh memang nya mau kemana"tanya Arysif tersenyum lembut


"Sarapan bang"jawab Humairoh menghadap Arysif


"Nanti aja ya"ujar Arysif cengengesan memeluk pinggang Humairoh


"Memang nya kenapa bang lapar tau"ujar Humairoh cemberut Arysif menangkup wajah Humairoh lalu mencium nya hangat menekan tengkuk Humairoh lalu mengecup leher Humairoh


"Bang aku baru mandi "ujar Humairoh pelan mengcengkram baju Arysif


"Mandi lagi aja"ujat Arysif dengan santai lalu merengkuh tubuh Humairoh kedua nya jadi sama sama menginginkan satu sama lain termasuk Humairoh baju mereka jadi berserakan Humairoh yg berada di bawah Arysif hanya menahan suara nya suami nya ini membuat Humairoh merasa capek


###


Arysif mengandeng Humairoh mereka menuju meja makan melihat Nur dan Abi juga baru sarapan lalu mereka duduk Arysif melayani Humairoh di meja makan menyiapkan makanan untuk Humairoh


"Siapa yg masak"tanya Arysif memberikan piring ke Humairoh


"Nur kata nya mau masak"jawab Abi mengunyah makanan


"Bagus itu"ujar Arysif menikmatinya


"Emm enak"ucap Humairoh merasa kan masakan itu sangat enak


"Setelah ini kita keliling kebun ya "ujat Arysif

__ADS_1


"Kami ikut aja"ujar Abi menikmati makan nya sama hal dengan Humairoh merasakan masakan itu sangat enak


__ADS_2