Jodoh Ku Seorang Presdir (Season 2)

Jodoh Ku Seorang Presdir (Season 2)
Berjuang memperistri nya


__ADS_3

Alif tidak menyerah meski ditolak Zenap dia tetap mendekati Aina meski Zenap melarang nya keras bagi Alif hubungan nya dengan Aina tetap sama tidak ada yg bisa melarang mereka bersama.sekian kali nya Alif datang ke rumah Karten membawa makanan untuk Aliza dan Aina


"Om ganteng enak banget tau kue nya"ucap Aliza dengan mulut nya penuh makanan


"Makan aja jika enak"ucap Alif tersenyum


"Kamu tetap menyukainya Aina"tanya Alif menatap wajah Aina yg menikmati makan kue nya


"Enak"ujar Aina mengunyah nya


"Alif juga mau"ucap Aina menyodorkan kue itu Alif memakan nya tersenyum menatap Aina dia teringat masa lalu nya jika dulu mereka makan kue itu maka akan rebutan tapi sekarang Aina melupakan semua kenangan indah mereka


"Kamu tidak tau diri apa tetap aja ke sini meski di larang"ucap Zenap


"Untuk Aina biar lah aku jadi tidak tau diri"ucap Alif santai


"Memalukan sekali kamu"ujar Zenap sinis


"Tan terserah tante beranggapan apa mengenai ku aku tetap bersama Aina jadi aku mohon dengan tante izinkan aku bersama Aina"ucap Alif


"Zenap kamu masih kekeh ngak izinin Alif bersama Aina"ucap Arka menggeleng


"Coba kamu lihat Aina tatap Aina lama lama"ucap Arka


"Dengan keadaan Aina seperti ini tidak ada pria yg mau menjadi kan nya istri hanya satu yaitu menginginkan kekayaan"ucap Arka


"Itu berarti Alif menginginkan kekayaan itu"ucap Zenap cepat membuat Arka tertawa geli


"Zenap Zenap apa yg Alif ingin miliki dari kita dia itu Alif Altaf pemilik rumah sakit terbesar di kota ini dia menginginkan kekayaan aku tidak yakin yg aku yakini hanya cinta nya Alif"ucap Arka


"Jangan bodoh kamu kalian semakin lama semakin tua Aina siapa nanti yg jagain jika dia menikah dengan Alif maka Alif yg akan jagain dia"ucap Arka membuat Zenap terdiam


"Yg di katakan kak Arka itu ada benar sayang beri Alif kesempatan satu kali lagi"ucap Arkan


"Kalian tidak mengerti perasaan ku"ucap Zenap berlalu pergi


"Wanita memang sulit untuk di pahami"kekeh Arkan


Kali ini yg membujuk Zenap adalah Syifa yg juga mengajak Asma tentu nya Zenap butuh bujukan saja Syifa yakin Zenap akan setuju


"Kamu jangan berusaha membujuk ku"ujar Zenap pada Asma


"Kemarahan apa yg kamu beri kan pada Alif"tanya Asma menyeduh teh nya dengan santai


"Alif banyak salah pada Aina dia bahkan masih menikah mengkhianati Aina lalu istri nya membuat Aina seperti itu Alif juga tidak pernah menghargai perasaan Aina"ucap Zenap penuh kebencian


"Kamu sendiri mengatakan Aina seperti itu karna istri nya Alif bukan Alif"ucap Asma


"Kenapa sih Syifa dulu tidak mau dengan Bara malah memilih ingin tetap bersama Arka"tanya Asma


"Aku cinta lah sama suami masak iya cinta harus di paksa"ucap Syifa


"Tepat sekali karena cinta tidak bisa di paksa"ucap Asma


"Kesalahan Alif adalah tidak menyadari cinta bukan tidak menghargai cinta Aina itu beda Alif selalu memperlakukan Aina dia menikahi Aina itu karna persahabatan nya dia tidak tau jika itu kecemburuan dia dengan Olif karna rayuan Olif oke jika imam Alif tidak kuat karna dia mencintai Olif itu kenapa ada nya perceraian dan pengkhianatan itu"jelas Asma


"Sekarang itu beda Zenap pada saat perceraian Aina dan Alif yg sudah 1 tahun ini Alif menyadari cinta nya itu dia sudah ingin melamar Aina lagi jika bertemu ingin menyatakan perasaannya namun takdir berkata lain "jelas Asma

__ADS_1


"Yg Alif lakukan sekarang bukan lah mengantikan rasa bersalahnya membuat Aina seperti itu bukan juga karna kasihan tapi yg Alif lakukan sekarang adalah karna dia mencintai Aina"ucap Asma membuat Zenap terdiam


"Aku mohon sebagai sahabat mu berikan Alif kesempatan sekali lagi jika dia melanggar lagi terserah kamu mau menghukum nya seperti apa aku tidak akan melarang bahkan akan membantumu menghukum nya"ucap Asma lagi


"Aku akan memikirkan nya"ucap Zenap berlalu pergi


"Semoga saja Zenap mengizinkan nya"ucap Syifa


"Iya kamu benar"ucap Asma dia juga berdoa semoga Allah melunakkan hati Zenap


####


Setelah berbicara dengan Arkan akhirnya Zenap menyetujuinya memberi Alif kesempatan lagi tentu itu adalah hal bahagia untuk mereka semua apa lagi Alif yg sangat bahagia mendengar nya mereka kali ini akan membuat acara mewah apa lagi Aina anak terakhir untuk keluarga Karten tentu harus di raya kan apa lagi dulu pernikahan nya sederhana kali ini berbeda


"Tan kalian cari WO aja soal ketringan nanti dari aku aja di restoran ku"jelas Renata ya memang Renata mendirikan restoran sendiri tetap tugas nya tidak pernah dia abaikan


"Iya benar itu lebih terpercaya oleh keluarga sendiri "ucap Syifa


"WO bagus itu pada jasa perusahaan mana ya"ucap Zenap


"Ahh tan aku punya kenalan juga dulu ada pernikahan pakai jasa makanan ku nah aku kenal sama WO nya dia sangat berbakat aku bisa saran kan dia juga bertanggung jawab"ucap Renata


"Boleh boleh nanti telpon aja"ucap Zenap


"Aku kabari dia ya tan"ucap Renata mengambil ponselnya


"Kita buat gimana acara nya"tanya Zenap


"Kita jangan mempersulit Aina "ucap Syifa


"Kita buat aja acara nya di rumah ini lalu resepsi nya bisa memakai hotel kita sendiri "ucap Arka


.


"Aku juga setuju dengan kak Arka"ucap Arkan


"Oke jika semua sepakat"ucap Zenap


"Kalian juga siap kan tamu undangan nya"ucap Syifa


"Iya kami bisa atur "ucap Arkan


Setelah mendapat pesanan dari Renata pihak WO nya segera mengirim kan barang mereka untuk menyiapkan semua untuk dekorasi rumah itu karna mereka akan memulai awal acara itu di rumah Karten


"Maaf banget nyonya pengurus ini sering telat jadi dia akan telat tapi udah di jalan"ucap nya tidak enak


"Tidak apa jika kalian kurang tenaga nanti pihak keluarga akan membantu"ucap Zenap


"Selamat siang nyonya maaf saya telat"ucap nya tersenyum ramah


"Tidak apa"ucap Zenap


"Kita mulai saja takut nya ngak ke buru untuk acara besok"ujar Zenap


"Siap nyonya"ucap nya ramah mulai mengeluarkan barang nya


"Asma anak anak kamu mana bantuin di sini"panggil Zenap

__ADS_1


"Iya bentar "ucap Asma berjalan mendekat


"Bantu mereka aku mau lihat Aina dulu"ucap Zenap


"Mari saya bantu"cap Asma berlutut


"Tidak perlu nyonya "ucap nya mendongak Asma terdiam menatap perempuan utu


"Kanaya "ucap Asma kaget Kanaya diam saja setelah 4 tahun menghilang kini mereka bertemu


"Ma lihat menantu mama cantik ngak siapa dulu"ucap Leon berjalan menarik Aina lalu dia terdiam saat melihat Kanaya yg menatap nya


"Aku tidak pernah mendapatkan jawaban Kanaya dia mencintai ku atau tidak "batin Leon menatap Kanaya


"Leon"ujar Asma


"Sudah lama tidak bertemu"ucap Leon santai


"Kenalin calon istri ku"ucap Leon membuat Asma menatap nya tapi saat Leon mengedip kan mata membuat Asma mengerti


"Bodoh amat"ucap Kanaya mulai merangkai bunga


"Ya aku sampai di titik di mana bisa move dari mu"ujar Leon santai


"Aku tidak bertanya ya"ketus Kanaya


"Kanaya nih ponsel kamu jatuh tapi kamu boros deh pakai hp baru "ujar nya menyerah kan ponsel Leon seperti mengenali


"Ini bukan ponsel ku"ucap Kanaya


"Ini kan foto kamu"ucap nya menyalahkan ponsel itu ada wallpaper foto nya


.


"Itu ponsel saya"ucap Leon mengambil nya tadi Aina meminjam nya untuk main game dan Leon lupa mengambil nya


"Ada yg bisa aku bantu kak"ucap Alif mendekat


"Alif"Aina jadi semangat memeluk lengan Alif


"Sayang kamu cantik deh kamu akan selalu bahagia jika jadi istri ku"kekeh Alif


"Panggil sayang nya geli"ucap Aina menyembunyikan wajahnya


"Ehh malu nya gemes"ujar Alif tertawa kecil


"Ohh cerita nya mau manasin"ucap Kanaya sinis Leon mengaruk kepalanya


"Rencana mu sangat sempurna memberi cinta yg tak mampu aku hindari dan pergi begitu saja hebat rencana sempurna"ucap Leon menatap Kanaya


"Kita tidak punya hubungan hanya tersisa kebencian"ucap Kanaya berlalu mulai memasang bunga nya.


"Itu wanita nya kak"tanya Alif di angguki Leon


"Semangat berjuang "kekeh Alif dan berlalu bersama Aina


"Hah nasip masip"gumam Leon tidak semangat dia ingin sekali memeluk Kanaya namun rasa kebencian Kanaya mengurung kan niat Leon dari pada Kanaya semakin benci pada nya lebih baik Leon memendam rasa rindu nya

__ADS_1


__ADS_2