
Di sisi lain Humairoh di kurung oleh Bobi di salah satu perumahan terpencil milik keluarga Adirata dengan pengamanan yg ketat saat ini Humairoh tidak tau apa yg dia rasa seketika hati nya tidak nyaman di saat dia bangun tidak menemukan Arysif tidak ada di samping nya Humairoh terlalu bergantung pada Arysif sehingga jika tidak ada kehadiran Arysif membuat Humairoh binggun harus melakukan apa dan merasakan ketidak berdayaan
"Bang Arysif aku merindukan abang"ujar Humairoh menyeka air matanya
"Humairoh"ucap Bobi mendekati Humairoh, melihat ada kesempatan Humairoh berdiri mendorong Bobi dan lari
"Hei sayang kamu mau kemana"ujar Bobi tertawa geli mengejar Humairoh dengan jalan kaki saja
"Biarkan jangan ada yg menangkap nya"teriak Bobi pada anak buah nya dia tertawa melihat Humairoh berlari
"Ya Allah di mana aku"ucap Humairoh saat dia keluar dari rumah itu yg dia lihat hanya lautan besar
"Aku tidak boleh putus asa"ujar Humairoh lari lagi lalu dia melompat ke laut dan berusaha berenang
"Humairoh itu berbahaya"teriak Bobi lalu lari ikut mengejar Humairoh menangkap Humairoh yg berusaha berenang
"Lepas kan aku"ujar Humairoh saat Bobi menahan tangannya
"Kamu tidak bisa lari Humairoh tempat ini jauh dari keramaian dan jauh dari kota"ujar Bobi
"Lepaskan aku"teriak Humairoh
"Aku mau kembali pada bang Arysif"teriak Humairoh
Plak
"Diam kamu di sini ngak ada Arysif ngak ada yg lain hanya ada aku kamu hanya boleh mengucapakan nama ku"bentak Bobi menampar Humairoh membuat Humairoh terdiam
"Ohh sayang maafkan makan nya kamu jangan membuat aku marah maaf ya"ujar Bobi mengelus pipi Humairoh
"Jangan menyentuh ku"ucap Humairoh menolak bisa bisa nya dia hanya diam melihat pria asing menyentuh nya
"Kamu membuat aku sangat marah"ucap Bobi tajam
Bugh
Bobi memukul tengkuk Humairoh dengan kuat membuat Humairoh kembali pingsan Bobi segera mengendong Humairoh kembali membawa Humairoh ke kamar
"Ck ck kamu sangat cantik Humairoh"ujar Bobi meletakkan Humairoh ke kasur
"Wanita secantik kamu harus jadi milik ku"ujar Bobi tersenyum membelai wajah Humairoh
Cklek
"Tuan makanan sudah siap"ucap pelayan itu Bobi menoleh menyeringai melihat keseksian wanita ini Bobi adalah pria breksek hampir seluruh pelayan Adirata tidur bersama nya mau mudah gadis istri orang atau lanjut usia dia tidak peduli yg penting dia bisa tidur bersama wanita yg dia lihat
"Kamu begitu seksi sayang"bisik nya membelai wanita itu lalu mencium nya wanita itu sedikit menolak
"Aku akan bayar kamu 3 kali lipat dari sebelumnya"ujar Bobi wanita itu setuju melayani Bobi sampai puas
###
Arka yg mendengar kabar Humairoh di culik tidak bisa tinggal diam begitu saja meski Nur membujuk untuk menunggu kabar dari Arysif tapi 2 hari Arysif belum pulang membuat kesabaran Arka habis dia tidak bisa menunggu lama lagi
"Ayah akan segera menyusul Arysif mengunakan helikopter keluarga Margaretha"ujar Arka berdiri
"Ayah tenang lah kita belum mengetahui kabar dari Arysif"ujar Nur
"Mau sampai kapan Nur"ujar Arka hilang kesabaran
"Ayah benar kata Nur apa lagi k
ayah tidak lagi mudah nanti di sana ada perkelahian bagaimana ayah udah tua"ujar Syifa mengelus dada Arka menyabar kan suaminya
"Om begini saja kita minta bantuan kak Adam aja dia kan jago berkelahi"ujar Aina menyarankan karna bagi Adam soal berkelahi dia hanya memejamkan mata saja melawan nya Adam juga pernah menang dalam pertandingan tinju bebas antar negara tentu Adam sudah sangat jago jika soal perkelahian
"Yg di katakan Aina itu ada benar nya juga bunda telepon Adam dulu"ujar Syifa segera menelpon Adam
Tentu Adam akan datang jika sudah perintah dari mama nya tadi dia menolak tapi Syifa menelpon Zahra untuk bicara pada Adam dengan sekali mengucapkan Adam segera setuju belum selesai Zahra bicara
Adam hanya diam mendengar penjelasan dari Leon soal 3 tempat rahasia yg mungkin Bobi menyembunyikan Huanau di slaah satu tempat itu
"kamu dengar ngak sih aku jelaskan susah ya ngomong sama Adam ini suara nya mahal sekali"kesal Leon dia selalu kesal ngomong sama Adam
"Adam kamu bisa kan bantu Arysif menemukan Humairoh membawa Humairoh dan Arysif pulang"ujar Syifa
"Tante dan om tenang saja aku akan menemukan mereka"ujar Adam yakin
__ADS_1
"Memang nya kamu tau Bobi membawa Humairoh ke mana"ujar Leon
"Pasti di tempat ini"tunjuk Adam pada salah satu tempat itu
"Kenapa yakin"tanya Aina menatap Adam
"Dari ketiga tempat ini kedua nya tidak jauh dari kota dekat pada beberapa desa jika Bobi membawa Humairoh di tempat kedua nya Humairoh sangat mudah untuk kabur tapi jika di tempat ini sangat jauh apa lagi tempat nya hanya berada di pulau terpencil"jelas Adam
"Oke segera bertindak"ujar Arka dan mereka bubar
####
"Kedua tempat ini Humairoh tidak ada Bobi pasti membawa nya ke sini"ujar Arysif dia kembali naik ke helikopter dan memberikan arahan pada pilot nya untuk menuju tempat itu
"Ya Allah aku sangat merindukan bang Arysif sangat rindu ya Allah hiks hiks hiks "Humairoh menangis memeluk lututnya
"Aku ngak boleh terus menangis aku harus pertahan kan kehormatan ku Boni kayak nya bukan pria baik jika dia melakukan hal tidak di inginkan bagaimana aku harus bersembunyi tapi di mana"ujar Humairoh menyeka air matanya lalu dia melihat kamar mandi Humairoh berdiri masuk ke kamar mandi
"Sementara waktu aku harus bersembunyi di sini"ucap Humairoh masuk ke kamar mandi dan mengunci nya
Bobi mengila bersama wanita itu sampai puluhan kali melakukan adegan badan bersama wanita itu sampai wanita itu kehabisan tenaga tubuh nya penuh dari cakaran Bobi yg seperti psikopat itu
"Kamu sungguh memuaskan sayang"ujar Bobi mengambil uang di saku celananya lalu melempar uang yg banyak pada wanita itu dan pergi mandi
"Waktu nya aku nikmati Humairoh"ucap Bobi tersenyum jahat memakai baju nya dan ke kamar Humairoh
"Humairoh sayang"ujar Bobi masuk tidak menemukan Humairoh
"Sayang jangan bersembunyi"ujar Bobi mengetuk kamar mandi
"Sayang kemari"ujar Bobi
"Ya Allah lindungi kehormatan hamba dan harga diri suami hamba"ujar Humairoh sangat ketakutan
"Humairoh buka pintu nya"teriak Bobi
"Tidak akan"triak Humairoh tetap menahan pintu itu meski dia tau pintu nya sudah terkunci tapi Humairoh sangat takut
"Sial"geram Bobi lari keluar lalu mengambil senjatanya dan kembali
Karna tembakan itu Humairoh kaget dan terduduk,Bobi menembak pintu kamar mandi itu karna belum juga terbuka Bobi menembak nya lagi
"Kamu hanya milik ku Humairoh"ujar Bobi tertawa
Arysif yg melihat pulau itu sangat semangat apa lagi banyak nya penjagaan yg ketat Arysif yakin jika di sana ada Humairoh ,pilot itu mencari tepat yg tepat untuk pendaratan karna kebisingan helikopter itu Bobi meninggalkan Humairoh dia keluar Arysif terjun karna ketinggian nya tidak tinggi
"Sial pasti Leon memberikan tempat ini"geram Bobi
"Kalian habisi dia"perintah Boni anak buah nya mulai menyerang Arysif tentu Arysif tidak tinggal diam dia berkelahi dengan anak buah Boni ternyata Bobi tidak lah sedikit membawa anak buah karna perintah Bobi semua anak buah Bobi dari penjuru keluar dari tempat persembunyian dan sangat banyak hampir ratusan
"Serah kan istri ku Bobi atau aku benar membunuh mu"teriak Arysif sangat marah
"Jika kamu selamat Arysif"ujar Bobi
"Bunuh dia"perintah Bobi
"Serang"ucap mereka semua mulai mengeroyok Arysif habis habisan tentu Arysif kalah sendiri lawan banyak orang dia di hajar habis habisan
"Hentikan"ucap Bobi lalu mendekati Arysif yg terjatuh
"Kamu pikir kamu bisa melawan ku hah kamu itu ngak ada apa apa nya"ujar Bobi sinis mengcengkram baju Arysif
"Kembali kan Istriku sialan"ujar Arysif menahan rasa sakit nya
"Istri mu hahahah"Bobi tertawa
Bugh bugh bugh
Bobi meninju wajah Arysif berkali kali sampai mengeluarkan darah kalau dia mengambil senjatanya meletakkan di kepala Arysif siap membunuh nya laku ada kebisingan lagi menghentikan dia melihat sebuah helikopter lagi
"Sial"ujar Bobi
Adam keluar dengan kaca mata terpasang sangat cool dan keren nya lalu Leon juga turun ikut hadir nampak sangat marah dengan Bobi
"Bobi kamu sangat keterlaluan "ujar Leon
"Silahkan maju jika tidak Arysif benar mati"ancam Boni menahan Arysif meletakkan pistol itu di kepala Arysif
__ADS_1
"Kamu benar keterlaluan"ujar Leon semakin geram ,Adam maju dengan pelan
"Jangan berani kamu"ujar Bobi sudah geram
Aghhh
Teriak Bobi menarik pelatuk nya tapi isi nya kosong Adam hanya tersenyum meremehkan terus maju melihat itu Arysif hanya tersenyum pelan
"Serang mereka kalian nunggu apa"ucap Bobi lalu beberapa orang menyerang
Bugh
Sekali tinju orang itu terpental oleh pukulan Adam lalu semua nya menyerang Adam merenggangkan otot nya sudah lama dia tidak bertarung Adam ikut menyerang Leon juga ikut membantu tentu Adam bisa melumpuhkan mereka semua di bantu Leon meski dia harus terkena beberapa pukulan
"Aku habisi saja kamu"ujar Bobi mencekik Arysif lalu Adam berjalan pelan merapikan baju nya mengcengkram tangan Bobi dan mengepalkan tangannya
Bugh
Bobi terpental hidung nya mengeluarkan darah pukulan Adam sangat kuat Arysif akui itu lalu Arysif memberi kan kode untuk Arysif pergi mencari Humairoh dia akan mengurus Bobi
"Hah bisa bisa nya kamu mengusahakan aku seperti ini"ujar Adam dingin meniup kaca matanya lalu menatap Bobi dingin
"Kamu pikir aku takut"teriak Bobi lalu lari ingin memukul Adam tapi Adam menendang dada Bobi lalu lari menendang kepala Bobi membuat Bobi terpental dan tidak sadar kan diri Adam berjalan dengan kesal
"Adam tunggu sudah cukup memberi nya pelajaran serahkan ini pada ku"ujar Leon mencegah Adam
Bugh
"Urus saudara mu itu dengan baik"ujar Adam memukul Leon
"Sialan Adam"ujar Leon kesal
"Kamu bilang apa hah tidak senang"ucap Adam geram
"Ngak kok senang banget kamu pukul"ujar Leon geram
"Humairoh Humairoh"triak Arysif lari ke dlama rumah itu membuka kamar melihat wanita itu lalu Arysif lari lagi
"Humairoh di mana kamu"teriak Arysif masuk ke kamar lain
"Humairoh"teriak Arysif lagi
"Bang Arysif"ujar Humairoh membuka pintu
"Bang Arysif"panggil Humairoh lari
"Sayang"ucap Arysif ikut lari lalu keduanya berpelukan dengan erat
"Bang aku sangat takut aku ngak mau jauh jauh dari bang ngak enak jauh sama Abang"ujar Humairoh menangis
"Iya sayang maafin aku ngak bisa jaga kamu dengan baik"ujar Arysif mengelus punggung Humairoh
"Aku sangat rindu bang Arysif tau"ujar Humairoh sesegukan
"Ssttt semua sudah berlalu sayang"ujar Arysif menghapus air mata Humairoh
"Abang menyelamatkan aku sampai luka kayak gini"ujar Humairoh sedih melihat Arysif terluka
"Ini tidak seberapa"ujar Arysif mengusap wajah Humairoh
"Bang Arysif"ujar Humairoh
"Aku sangat mencintai bang Arysif"ucap Humairoh memeluk Arysif dengan erat
"Sayang kata kan lagi"ujar Arysif menangkup wajah Humairoh
"Ya aku sangat cinta sama bang Arysif jangan tinggalkan aku bang"ucap Humairoh tanpa kata Arysif malah mencium bibir Humairoh dan Humairoh hanya memeluk wajah Arysif mereka berciuman dengan rasa rindu
"Keluarga yg bahagia"gumam Adam tersenyum kecil lalu melangkah keluar
"Aku juga sangat mencintaimu sayang tetap lah mencintai ku seperti ini"ujar Arysif sangat bahagia mencium wajah Humairoh
"Tapi abang jangan buat aku capek lagi di malam hari ya"ujar Humairoh membuat Arysif tertawa geli kembali menciumi wajah Humairoh
"Ayo kita pulang abang sangat lapar 3 hari mencari mu tidak makan"ujar Arysif mengengam tangan Humairoh
"Aku juga sangat lapar 3 hari di culik belum makan"ujar Humairoh tersenyum memeluk lengan Arysif mereka berjalan keluar untuk segera pulang
__ADS_1