
Setelah solat hati ku mulai damai kembali. Ku lihat di lantai bawah seperti nya bunda memanggil sehingga aku menemuinya dan kami makan bersama. Sesudah mkan aku duduk bersama bunda dan ayah di ruang keluarga.
"Bun ada yang mau duwi tanyain" ucap ku dan berhasil membuat ayah memandang ku bersamaan.
"Mau nanya apa sayang" kata bunda.
"Selama beberapa hari ini aku selalu bermimpi yang sama bun itu pertanda apa?" tanya ku kembali.
"Mimpi apa nak" kali ini suara ayah.
"Mimpi buruk yah, bun" kata ku.
"Nak anggap lah mimpi itu sebagai bunga tidur. Jadi jangan di pikirkan lagi ya sayang" terang bunda.
"Baik lah bun aku tidak akan lagi memikirkan mimpi itu lagi" balas ku.
"Sebaiknya kamu solat tahajut nak untuk memastikan mimpi mu, minta petunjuk kepada Allah SWT" nasehat ayah.
"Iya yah akan aku lakukan solat tahajut" balas ku. Sambil menonton tv dan berusaha tidak memikirkan mimpi itu.
"Sudah malam tidur lah nak" perintah ayah.
"Baik yah, bun aku kekamar dulu" kata ku.
"Iya nak" jawab bunda dan ayah serempak.
Di kamar ku mulai mengerjakan tugas yang menumpuk lalu ku lihat hp tidak ada notifikasi dari siapa-siapa. Ku rebahkan diri lalu menuju alam mimpi.
Tolong jangan sakiti saya saya mohon tolong
"Jangaaaaaan" ucapku keras sampai terbangun tidur dengan keringat bercucuran.
__ADS_1
Ku lihat jam di atas nakas sudah menunjukkan pukul 03:00.am. Ku masuki kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan melakukan solat tahajut meminta petunjuk kepada Allah apa maksud dari mimpi ku ini.
Setelah selesai ku baca Al-Qur'an hingga subuh dan melanjutkan solat subuh. Selesai ku Keluar kamar menuju dapur untuk membantu bunda memasak seperti biasanya.
"Mau masak apa bun?" tanya ku.
"Masak sayur tumis sama goreng tempe dan sambel terasi sayang" jawab bunda.
"Aku bantuin ya bun" ucap ku.
"Iya kamu sambel sama iris tempe itu ya" kata bunda.
"Siap nyonya" gaya ku seperti majikan dan membuat bunda tertawa. Kami memasak bersama dengan canda tawa hingga ayah menghampiri.
"Gak selesai masak kalau bicara terus" ucap ayah gemas.
"Selesai kok yah ini tinggal menata di meja makan aja" jawabku cengengesan.
"Cepat tata ayah mau ke toko ada yang mau ngambil pesanan bangunan" kata ayah.
Lalu ku tata semua dan kami makan dengan tenang selesai makan ku beres-beres rumah setelah itu menyusul ayah dan bunda ke toko berhubung hari ini libur jadi aku menyibukan ke toko. Ku kunci rumah dan jalan kaki menuju toko yang tidak terlalu jauh dari rumah. Tiba di sana aku melihat seseorang yang seperti nya ku kenal.
"Raka" panggil ku.
"Eeh duwi kamu disini juga ternyata" kata raka.
"Ngapain kamu disini ka?" tanya ku.
"Beli bahan bangunan wi" jawabnya.
"Ya udah aku masuk dulu ka" ucap ku berlalu.
__ADS_1
Alhamdulillah rame toko ayah ucap ku dalam hati. Ku kelilingi toko yang banyak pengunjung sambil sekali-kali melayani pembeli, hingga waktu menunjukkan 12:05 menandakan sudah waktu solat zuhur sekaliah istirahat makan siang. Kami solat, istirahat dan makan bersama di toko hingga jam 13:00 waktu kerja kembali. Karna jam cepat berlalu menunjukan solat asar aku memutuskan pulang kerumah.
"Bun yah aku pulang dulu udah sore mau beres-beres sama masak" pamit ku pada ayah dan bunda.
"Iya nak hati-hati" balas bunda dan ayah hanya mengangguk saja.
"Assalamualaikum" ucap ku.
"Walaikum salam" balas mereka. Ku tinggalkan toko menuju rumah dalam perjalanan hp ku berbunyi dan ternyata...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.