Jodoh Misterius

Jodoh Misterius
Eps 6


__ADS_3

Ku tatap siapa yang menolong ku dengan tangan kokoh nya, what! Gak salah dia kan dirumah sakit kenapa bisa disini pikirku.


"Kamu gak papa?" tanya aziz.


"Ya aku baik-baik saja" jawab ku.


"Jangan pernah mengangkat tangan untuk menyentuh wanitaku kau paham" ucapnya dengan tegas kepada wanita yang menabrak ku tadi.


"I-ya tuan ma-af" balasnya sambil terbata-bata. Lalu pergi tanpa mengucapkan apa pun.


"Kenapa kamu bisa disini?" tanya ku pada aziz.


"Aku kuliah lah masa bermain" ucapnya santai Yang membuatku geram.


"Kamu kan lagi sakit apa kamu tidak sadar hah" ucap ku kesal.


"Aku sudah baik-baik saja tidak perlu kawatir" jawabnya.


"Terserah kamu saja" kata ku sambil melanjutkan langkah ku menuju kantin.


"Kmu kenal dengan dia?" tanya helsi pada ku.


"Hemm kenal sih tidak hanya saja aku sempat menolongnya saat kecelakaan kemarin siang, dan membuatku tidak masuk kuliah" jawabku dan melihat sekeliling mencari tempat kosong di kantin. Ya itu ada meja kosong lalu ku hampiri dan memesan makanan. Sambil menunggu makanan sampai kami mengobrol.


"Terus setelah lo tolong dia apa yang terjadi?" tanya helsi pada ku dan ternyata dia masih penasaran.


"Gak gimana-gimana lah" jawabku santai.


Setelah makan kami pulang dan berpisah di depan gerbang kampus. Aku memesan ojek untuk pulang ku tunggu ojek tapi tidak sampai-sampai. Membuatku beranjak ingin pergi tapi sebelum pergi ada mobil berhenti didepan ku ternyata adalah mobil Aziz.


"Ayo naik gua anter lo pulang" ucap aziz.


"Gak usah gua naik ojek aja" jawabku.

__ADS_1


"Gak ada bantahan, cepat naik gak!" katanya tegas.


Akhirnya aku terpaksa naik kemobil aziz. Didalam mobil sunyi tidak ada percakapan sama-sama hanyut dalam pikiran masing-masing. Tiba-tiba mobil berhenti di depan panti yang sering ku kunjungi.


"Kamu mau ikut turun atau tunggu di mobil? Saya ada urusan sebentar disini" ucap nya.


"Tunggu di mobil aja" jawabku.


"Ya udah kamu tunggu sebentar" katanya. Lalu pergi kedalam panti ku lihat dia berinteraksi dengan anak-anak panti yang sepertinya sudah lama mengenal dia. Terlihat senyuman manis dari mereka membuat hati ku damai. Tak berapa lama dia kembali ke mobil. Dan melajukan menuju rumah ku.


Tapi kenapa dia bisa tau rumah ku sedangkan diriku tidak memberitahu kepadanya pikir ku.


Sampai dirumah aku turun.


"Terimakasih sudah mengantar ku pulang" ucapku tulus.


"Sama-sama, kalo gitu aku pamit pulang dulu" jawabnya.


"Iya. Hati-hati di jalan" balasku.


"Assalamualaikum" ucapku.


Tapi tidak ada yang menjawab sepertinya dirumah tidak ada orang. Aku memasuki kamar dan bersih-bersih lalu melakukan solat asar. Setelah solat aku ketaman belakang menyiram bunga yang cantik-cantik. Dan melanjutkan membersihkan rumah, ku lihat semua sudah beres aku masuk kamar lagi dan merebahkan diri di kasur tak lama hp ku berbunyi.


Kring... Kring.... Kring....


Raka...


"Assalamualaikum ka" ucapku


"Walaikum salam wi" jawabnya.


"Kenapa telpon ka?" tanya ku.

__ADS_1


"Mau ngajakin kamu jalan-jalan nanti malam bisa" ajak nya raka.


"Mau jalan kemana ka?" tanya ku.


"Ke club wi sambil kumpul bareng anak-anak" jawabnya santai.


"Astagfirullah. Maaf ka aku gak bisa" balasku sambil mengusap dada.


"Kenapa wi?" tanya nya.


"Aku ada janji sama bunda mau nemenin kepengajian ka" balasku.


"Ya udah deh kalo gitu wi" katanya.


"Iya. Udah dulu ya ka. Assalamualaikum" ucapku. Langsung mematikan hp.


Tidak habis fikir aku sama dia beginikah kehidupanya sungguh membuatku kecewa teramat dalam.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2