Jodoh Misterius

Jodoh Misterius
Eps 15


__ADS_3

"Sia-apa kamu?" tanya ku dan masih sesugukan.


"Saya...." ucapanya terpotong karna seseorang laki-laki.


"Maaf tuan kita harus segera pergi" katanya dingin.


"Hah baik lah kamu duluan ke mobil" balasnya.


"Aku harus pergi. Berhentilah menangis kamu terlihat jelek" lanjutnya lagi.


"Iya pergilah memang aku jelek" jawab ku ketus.


"Saya pergi. Assalamualaikum" katanya.


"Walaikum salam"jawab ku sambil melihat punggung laki-laki itu hingga hilang dari pandangan.


Lebih baik aku kepanti untuk menenangkan diri' gumam ku


Beranjak dari taman dan mencari kendaraan umum untuk menuju panti asuhan yang biasa aku kunjungi. Hingga tiba di panti aku masuk gerbang dan melihat ada mobil yang ku kenal, ya mobil aziz terparkir di halaman panti. Ingin aku pergi dari sana tapi ibu panti sudah melambaikan tangan menyuruh ku mendelat.


"Assalamualaikum"ucap ku sambil menghampiri ibu panti dan mencium tangannya.


"Walaikum salam nak" jawab ibu panti.


"Ibu apa kabar?" tanya ku lembut.


"Alhamdulillah baik nak" jawab ibu panti.


"Ibu sepertinya ada tamu" tanya ku lagi.

__ADS_1


"Iya nak ada yang donatur yang kemaren ibu ceritakan" jawab ibu panti sambil menunjuk seorang laki-laki dan wanita yang bermain dengan anak-anak kecil yang menggemaskan itu.


"Kakak aku rindu" ucap si anak kecil yang melihat ku sambil merentangkan tangan minta di gendong. Diriku mengerti apa yang di mau oleh anak itu dan merentangkan tangan ku lalu ku peluk erat tubuh anak itu.


"Kakak juga rindu kamu sayang" balas ku sambil tersenyum.


"Kenapa kakak tidak pernah kesini lagi?" tanya si anak sambil merajuk gemas diri ku hingga ku cubit pipinya.


"Maaf sayang kakak sibuk akhir-akhir ini" jawabku sambil wajah di buat sesedih mungkin.


"Baiklah aku memaafkan kakak tapi dengan syrat kakak harus menginap disini" katanya sambil cemberut.


"Baik lah sayang kakak akan menginap" jawab ku menenangkan anak itu.


Ku hampiri semua anak-anak panti dan memeluk mereka dan bermain hingga lelah.


"Adek-adek sekarang kalian mandi dulu ya" ucap ku memberikan perintah kepada anak-anak panti.


"Nak sini" panggil ibu panti kepada ku. Ku hampiri dan ku lihat ada wanita yang manja dengan aziz di kantin.


"Ada apa bu?" tanya ku lembut dan tidak ingin melihat kearah mereka.


"Duduk dulu nak" ucap ibu sambil memegang tangan ku. Hingga ku duduki kursi di samping ibu panti dan berhadapa dengan aziz. Tiba-tiba mata kami bertemu dan langsung ku palingkan.


"Assalamualaikum wi" ucap aziz.


"Walaikum salam" jawab ku.


"Maaf jika aku menyakiti hati mu wi" ucapnya lirih.

__ADS_1


"Tidak apa-apa" jawab ku singkat.


"Aku mencintai kamu wi tapi aku tidak bisa menolak keinginan ibu ku untuk menikahi wanita di samping ku" katanya lemah.


"Pilihan mu memang benar tapi cara mu salah setidaknya kamu bicara kepada ku dengan baik-baik" jawab ku menahan sesak di dada.


"maaf hanya kata itu yang mampu ku ucapkan" katanya.


"Tidak apa-apa aku iklas melepas mu ziz untuk wanita pilihan ibu mu" jawab ku dan ku berikan senyuman manis yang menutupi luka di hati ku.


"Jadilah anak yang berbakti kepada seorang ibu" lanjutku dan berdiri meninggalkan mereka rasanya aku sudah tidak sanggup lagi menahan air mata ku.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2