Jodoh Misterius

Jodoh Misterius
Eps 17


__ADS_3

"Boleh dong sayang" jawab ku dan ku elus kepalanya yang berada di atas pangkuan ku, apa yang di pikiran anak sekecil ini hingga dia memilih sendiri seperti ini tanya ku dalam hati.


"Kak.. " panggilnya dan matanya sudah berkaca-kaca.


"Kenapa sayang?" tanya ku lembut.


"Apakah aku anak yang tidak di inginkan oleh orang tua ku kak" ucapnya dan itu berhasil membuat aku tersedak.


"Kamu kenapa bisa bicara seperti itu hem" tanya ku penasaran.


"Dari teman di sekolah kak" jawabnya dan menangis sambil memeluk perut ku. Rasanya sakit melihat anak ini yang biasa tersenyum dan sekarang menangis tersedu-sedu.


"Kamu gak usah dengerin mereka, karna kakak selalu menginginkan senyuman anak semanis ini" ucap ku menenangkan gadis kecil itu.


"Baik kak aku tidak akan mendengarkan omongan mereka" jawabnya.


"Bagus sekarang waktunya kamu tidur jadi ayo kita masuk" kata ku pada anak manis itu.


"Ayo kak" ajaknya sambil menarik tangan ku kedalam rumah dan menuru kamar tempat dia tidur. Ku rebahkan diri ku di samping anak manis itu ku usao kepalanya agar dia tidur dengan nyenyak.


Betapa berat kamu menjalani hari-hari mu di sekolah dan selalu di hina oleh anak-anak lain. Ucap ku dalam hati.


Ku pejamkan mata ku sambil memeluk anak itu dan akhirnya kami terlelap dengan sangat nyenyak. Hingga azan subuh berkumandang kami bangun semua tapi tidak dengan anak kecil di pelulan ku.


"Sayang bangun yuk solat subuh dulu" ajak ku sambil menepuk pipinya dan terasa hangat bahkan panas tubuhnya. Aku langsung panik memanggil ibu panti dan yang lain.


"Ibu.... Ibu...." panggil ku.


"Iya nak ada apa?" tanya ibu panti.

__ADS_1


"Desya demam bu" jawab ku penuh dengan hawatiran.


"Astagfirullah ayo kita bawa kerumah sakit" ajak ibu panti tidak kalah panik.


"Biar aku saja bu, lebih baik ibu jaga anak-anak yang lain" ucap ku.


"Baiklah kalau gitu kamu perginya hati-hati ya nak" ucap ibu panti.


"Iya bu. Kami pergi dulu assalamualaikum" pamit ku.


"Walaikum salam" jawab ibu panti dan aku pergi ke rumah sakit menggunakan taxi yang sudah ku pesan.


Tiba di rumah sakit aku langsung turun dari mobil dan berlari menuju lobi rumah sakit dengan menggendong desya didalam pelukan ku.


"Dokter.... Suster tolong adek saya" teriak ku. Lalu dokter dan suster datang membawa berangkar dan aku meletakkan desya di sana lalu kami menuju ruangan UGD setelah di periksa selama 20 menit akhirnya dokter keluar dari ruangan itu.


"Adek anda baik-baik saja nona" jawab dokter itu dengan senyuman.


"Hanya perlu istirahat dan jangan banyak pikiran itu saja yang perlu anda perhatikan. Kami akan memindahkan pasien keruangan rawat inap" lanjut dokter itu.


"Baik dok terimakasih" ucap ku tulus.


"Sama-sama nona saya permisi dulu" pamitnya.


"Silahkan dok" kata ku.


Aku segera mehubungi ibu panti agar tidak kawatir drngan keadaan desya. Ku masuki ruangan desya dan terlihat dia tersenyum dan merentangkan tangan untuk di gendong oleh ku. Ku hampiri dia dan ku peluk erat rasanya sangat sakit melihat anak manis itu merintih kesakitan.


"Dek apakah ada yang sakit?" tanya ku pada desya.

__ADS_1


"Tidak kak hanya kedinginan saja" jawab anak kecil itu.


"Makan ya biar cepat sembuh" bujuk ku agar dia mau makan.


"Tidak mau kak rasanya pahit" jawabnya merengek.


"Ya sudah tapi nanti harus makan dulu" ucap ku.


"Kamu tunggu sini kakak mau tanya dokter apa ku sudah boleh pulang atau belum" lanjut ku sambil keluar ruangan ku telusuri lorong rumah sakit dan tiba-tiba banyak dokter dan suster berlarian membawa berankar dan terlihat laki-laki itu......


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2