Jodoh Misterius

Jodoh Misterius
Eps 23


__ADS_3

"Baik beri aku waktu berpikir dulu" kata ku kepada mereka.


"Betapa lama nak?" tanya tante sasmita.


"3 hari tante disaat malam keempat Silahkan kalian datang kesini dan mendengarkan jawaban ku" kata ku tegas dan mereka menyetujuinya.


"Baik sayang kami terima apa pun keputusan kamu" jawab tante sasmita dengan senyuman.


"Kalau begitu kami permisi pulang dulu terimakasih atas jamuannya"


"Sama-sama" jawab bunda.


Setelah mereka pergi kami masuk rumah dan duduk di ruang keluarga dan diam di pikiran masing-masing sampai akhirnya aku membuka suara.


"Ayah aku bingung jarus bagaimana" ucap ku lirih sambil menatap ayah dan bunda.


"Nak ikuti kata hati kamu kami sebagai orang tua tidak akan memaksa" kata ayah mengelus kepala ku.


"Benar sayang tidak ada yang akan memaksa kamu" ucap bunda juga.


"Baiklah ayah bunda sebaiknya kita istirahat" ajak ku agar bisa memikirkan apa keputusan yang akan aku ambil.


"Iya sayang" kata ayah dan bunda lalu aku berdiri dan menaiki tangga menuju kamar ku sampai di kamar aku tidur terlentang dengan melihat langit-langit kamar.


"Hufff bagaimana ini apa yang harus aku lakukanšŸ¤” tidak mungkin aku menikah dengan dia" gumam ku.


Tidak lama aku terlelap mimpi hingga waktu 02:30 aku terbangun dan segera melakukan solat tahajut selesai solat aku berdoa


Tuhan entah jalan mana yang sudah kau gariskan untuk ku tapi aku yakin semuanya itu yang terbaik untuk ku. Tuhan aku mohon jawab lah kegundahan hati ku di satu sisi aku tidak ingin mengecewakan mereka dan di satu sisi aku tidak mau terluka lagi tuhan.


Setelah berdoa dengan khusuk aku membaca Al-Qur'an hingga subuh saat azan berkumandang aku melaksanakan solat subuh dengan tenang. Sesudah solat aku kebawah untuk memasak seperti biasa berhubung aku masih libur kuliah jadi aku memutuskan untuk berkunjung kepanti.

__ADS_1


Selesai membiat sarapan aku memanggil ayah dan bunda untuk sarapan hingga selesai.


"Ayah bunda aku hari ini mau kepanti apa boleh" izin ku kepada orang tua ku.


"Boleh nak" jawab bunda karna dia tau bahwa aku sedang membutuhkan waktu mentukan keputusan.


"Kalau begitu aku berangkat dulu yah bun" ucap ku sambip mencium punggung tangan mereka bergantian. Ku pesan ojek Online untuk mengantar ku sampai di panti.


"Assalamualaikum" ucap ku pada ank-anak yang sedang bermain kejar-kejaran.


"Walaikum salam kak" jawab mereka bersama-sama tidak lupa dengan sebuah pelukan hangat yang mereka berikan setiap aku berkunjung kepanti.


"Kalian lagi main apa" tanya ku.


"Kejar-kejaran kak sama bang aziz" jawab salah satu dari mereka.


"Ooh gitu sekarang lanjutin mainnya kakak mau ketemu ibu dulu ya" kata ku pada mereka dan mereka kembali bermain. Ku masuki bangunan panti dan mencari keberadaan ibu dan ternyata sedang di ruang tamu dan berbicara kepada aziz dan wanitanya membahas adopsi.


Deg hati ku sakit mendengarnya ada rasa tidak rela untuk melepaskan desya untuk mereka.


"Ibu senang mendengarnya tapi" ucapan ibu terpotong saat melihat aku didepan pintu.


"Masuk lah nak" lanjut ibu.


"Tidak usah bu aku akan bermain dengan anak-anak saja silahkan ibu lanjutkan pembicaraannya" kata ku dan pergi begitu saja. Ku ketaman depan panti duduk di bawah pohon rindang tidak lama aku di hampiri seseorang dan duduk di samping ku.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2