Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Ngidamnya Aisyah


__ADS_3

setelah usia kandungan 6 bulan aisyah sering meminta yg aneh" pada andra


Di hari kamis ketika berangkat ke kantor bersama istrinya,andra sudah dibuat pusing oleh istrinya


"sayang,kamu ngeliatin aku terus,kamu mau ngapain" tanya andra pada istrinya


"aku mau aku yg nyetir" jawab aisyah sambil memohon pada suaminya?


"jangan sayang nanti anak kita kenapa2" pinta andra sambil menggelengkan kepalanya


"tapi ini yg minta anak kita,kan kasian kalo dia nanti dia ngiler" jawab aisyah


"yaudah dah daripada anakku ngiler terus aku lebih baik izinin istriku nyetir" andra membatin


kemudian andrapun turun dari mobil & berpindah posisi dengan istrinya


setelah itu aisyah yg menyetir mobil suaminya itu dengan kecepatan tinggi


"sayang2 plis kamu jangan kaya andre dong" pinta andra sambil melongo melihat istrinya


"yee yuhu asyik" aisyah yg tidak memperdulikan perkataan suaminya itu semakin menjadi2


Andrapun mengangkat kakinya ke atas jok mobil,& semakin ketakutan melihat istrinya yg menyalip kendaraan" sana sini di jalan raya


"ya allah kenapa istriku seperti adikku menyetirnya" andrapun berdoa dengan tangan yg gemetaran


tak lama kemudian sampailah mereka berdua ke kantor,& aisyah heran melihat suaminya duduk seperti itu


"bang kamu kenapa" tanya aisyah pada suaminya itu


kemudian aisyah membuka pintu sebelah kiri mobil untuk bertanya pada suaminya


"bang kamu kenapa???" tanya aisyah pada suaminya


"nggak apa2" jawab andra dengan mulut yg bergetaran


"yaudah turun" ujar aisyah pada suaminya


kemudian andrapun turun dr mobil dengan keadaan rambut berantakan kemudian muntah


"huwekkk,huwekkkkk" andra muntah disamping istrinya


"ih jangan jorok dong bang" ujar aisyah sambil jijik melihat suaminya muntah


"aku nggak sanggup lagi bantu aku jalan ke dalam" andrapun sudah pasrah pada ngidamnya sang istri


"yaudah ayo jalan" ujar aisyah sambil menuntun suaminya masuk ke kantor


semua staff kantor kaget melihat sang direktur sudah urakan seperti itu & dituntun oleh istrinya


"pak andra kenapa bu" tanya dina manager kantor yg mirip song hye kyo itu


"nggak apa2 cuma mabuk perjalanan" jawab aisyah pada manager kantor


sesampainya di ruangannya aisyah segera menaruh suaminya di kursinya


"ya ampun bang kamu kenapa sih sebenarnya,sebentar lagi kan mau meeting" tanya aisyah pada suaminya


"aku nggak bisa kamu aja yg handle semuanya" jawab andra dengan keadaan yg masih tak berdaya dikursinya


kemudian aisyah segera pergi ke ruang meeting & meninggalkan suaminya


setelah selesai meeting aisyah kemudian berniat untuk mengerok suaminya


"ayo bang buka bajunya" ujar aisyah


"buat apa kan udah ada hasilnya" jawab andra


"hasil apa" tanya aisyah tentang jawaban suaminya itu


"lah itu apa yg didalam perutmu" jawab andra sambil menunjuk perut istrinya


"ihhh malu tau itu bukan hasil tapi karya seni" bisik aisyah pada suaminya


"ya iya,hasil karya seni wkwkw" jawab andra sambil tertawa


"ih bisa aja" ujar aisyah sambil mencubit tangan suaminya


"apa sih yg gak aku bisa" jawab andra


"yaudah buruan buka bajunya,biar aku kerokin" ujar aisyah sambil tersenyum melihat suaminya


kemudian andra membuka bajunya,& aisyah mengambil koin & balsem lalu mengerok suaminya


"aw sakit,sakit,sakit" pekik andra & berpikir sepertinya cara mengerok istrinya termasuk ngidam


"tuh benarkan kamu masuk angin,lihat tu merah semua" ujar aisyah pada suaminya


"kok panas ya,emang kamu pakai balsem apa" tanya andra pada istrinya


"Balsem GELIGA" jawab aisyah


"pantesan panas" ujar andra sambil melengos kesal


"yaiyalah panas,itu berarti anginnya udah keluar" jawab aisyah


kemudian andra berbalik & bertanya pada istrinya

__ADS_1


"aku mau bertanya sama kamu" tanya andra pada istrinya


"tanya apa bang???" jawab aisyah


"apa pas kamu ngerokin aku sampai sakit itu termasuk ngidam juga" tanya andra pada istrinya


"iya juga sih sebenarnya hehe" jawab aisyah sambil tersenyum


kemudian andra menarik istrinya hingga keduanya duduk di lantai bersama


"coba kamu tiduran dipaha aku" ujar andra


"buat apa" jawab aisyah


"nggak apa2" ujar andra


kemudian aisyah tiduran di paha suaminya


"heyy nak kamu jangan minta yg aneh dong sama mama,emang kamu gk kasian sama ayah sampe masuk angin tadi,tadi ayah ketakutan loh ngeliat mama kamu nyetir ngebutnya sama kaya om kamu,lain kali jangan nakal2 dong" ujar andra sambil mengelus perut istrinya


"iya ayah" ujar aisyah sambil memegang perutnya yg mulai membuncit itu


kemudian aisyah memegang dada suaminya


"Dadamu itu bang gk kalah sama kedua adikmu ya" ujar aisyah sambil mengelus dada suaminya


"maksudnya" jawab andra sambil mengerutkan dahinya


"Rahma pernah bilang dada suaminya itu bidang sekali,& Fatimah pernah bilang perut suaminya six pack" ujar aisyah sambil menceritakannya pada suaminya


"oh begitu,tapi yg beruntung itu andre loh" jawab andra pada istrinya


"kok bisa" tanya aisyah


"karena dada bidangnya itu,mungkin yg bisa membuat karya seninya itu ada 2" jawab andra


"Rahma juga pernah bilang waktu malam pertamanya,suaminya membuka kancing dasternya loh" ujar aisyah pada suaminya


"wow hebat juga tuh si andre,terus si fatimah cerita gk malam pertamanya" jawab andra sambil bertanya pada suaminya


"kalo si fatimah setelah melihat perut six pack suaminya,terus adik bungsumu itu ngajak dia ke cermin dan nunjuk wanita cantik itu adalah istriku,dan akan dipanggil mama oleh anak pria macho dibelakangnya" ujar aisyah sambil menjawab pertanyaan suaminya


"tapi kita juga gk kalah kan" tanya andra pada istrinya


"iya ya,ciuman bibir kita aja sudah menghasilkan ini" jawab aisyah sambil menunjuk perutnya yg sudah mulai membuncit itu


kemudian merekapun tertidur & bermimpi berbicara pada anaknya


(assalamualikum halo mama,halo ayah) ujar sang anak yg masih didalam kandungan itu


"waalaikumsalam,halo sayang" jawab keduanya


"iya sayang" jawab keduanya


(aku sayang sama mama) ujar sang anak


"mama juga sayang sama kamu" jawab aisyah


"kok sayangnya sama mama doang,sama ayah nggak sayang" ujar andra


(aku juga sayang kok sama ayah) jawab sang anak


"oh iya nak mama boleh nanya gk" tanya aisyah


(mama mau nanya apa) jawab sang anak


"kamu laki2 atau perempuan" tanya aisyah


(kalo itu rahasia) jawab sang anak


"kok rahasia sih" ujar aisyah


(ya iya dong) jawab sang anak


"oh iya nak,ayah juga mau nanya juga boleh gak" tanya andra pada sang anak


(nanya apa ayah) jawab sang anak


"kamu mau minta apa sama ayah" tanya andra pada sang anak


(aku cuma mau minta ayah sayang sama mama) jawab sang anak


"oh iya nak kamu mau minta apa sama mama" ujar aisyah pada sang anak


(aku mau minta kalo udah pulang dr kantor,ayah & mama makan mie ayam yg super pedas) pinta sang anak


"oke bos" jawab aisyah


kemudian mereka berduapun terbangun dr tidurnya & saling bertanya


"kamu mimpi apa" tanya keduanya


"kamu dulu" tanya andra


"kamu dulu" balas aisyah


"kita mimpi bicara sama anak kita" jawab keduanya

__ADS_1


kemudian mereka berdua tersenyum bersama


"kita pulang aja yuk bang" ujar aisyah


"cepat banget baru jam 15 : 00 sore" jawab andra sambil melihat jam tangannya


"aku kasian sama kamu bang masalahnya" ujar aisyah sambil melihat punggung suaminya yg masih merah itu


"yaudah ayo" jawab andra sambil memakai bajunya


"sini jas sama dasinya aku aja yg pegang" pinta aisyah sambil mengambil dasi & jas dr tangan suaminya


"mana kuncinya,aku aja yg nyetir" ujar andra pada istrinya


"yaudah nih" jawab aisyah sambil memberikan kuncinya


kemudian merekapun pulang & mampir di warung mie ayam pinggir jalan


"oh iya bang kamu laper nggak" tanya aisyah pada suaminya


"laper sih"jawab andra


"itu ada mie ayam,kita makan disini yuk" ujar aisyah sambil menunjuk warung mie ayam pada suaminya


"yaudah" jawab andra


kemudian andra memberhentikan mobilnya di pinggir warung mie ayam & masuk kedalam


"pak mie ayamnya dua ya" ujar andra


"baik pak" jawab penjual mie ayam


5 menit kemudian mie ayam pesanan merekapun datang


"ini buat bapak & yg ini buat ibuk" ujar penjual mie ayam sambil memberikan 2 mangkok mie ayam


"terima kasih ya" jawab keduanya


ketika hendak menyantap mie ayamnya andra heran dengan istrinya yg memasukkan sambal banyak ke atas mangkoknya


"itu kamu yg benar aja" tanya andra pada istrinya


"iya dong kan bukan cuma aku doang tapi kamu juga" jawab aisyah sambil memasukkan sambal yg banyak ke mangkok suaminya


"waduh gimana ini" Andra membatin sambil melihat mangkoknya yg penuh sambal itu


"ayo bang dimakan" ujar aisyah


"iya" andra mengangguk & terpaksa memakan mie ayam yg penuh sambal itu


setelah selesai makan mie ayam yg pedas,andra membayarnya & keduanya pulang


"kamu kenapa bang" tanya aisyah yg terlihat biasa2 saja,& melihat suaminya yg kepedasan itu


"huhhhh pedassss" jawab andra sambil menjulurkan lidahnya


"enak kok gk pedas,masih bisa gk nyetir" ujar aisyah sambil bertanya pada suaminya apakah dia masihb sanggup menyetir


"nggak,nggak,nih kamu aja" jawab andra sambil memberikan kunci mobilnya pada istrinya


"yaudah ayo pulang" ujar aisyah sambil mengajak suaminya


"iya" jawab andra sambil naik ke mobilnya


Andra yg tak doyan pedas itu kemudian bertanya pada istrinya apakah makan mie ayam dengan sambal yg banyak itu termasuk ngidam


"aku mau tanya sama kamu" ujar andra pada istrinya


"tanya apa" jawab aisyah


"kamu makan mie ayam sepedas itu,apa kamu ngidam lagi" tanya andra pada istrinya


"iya sih sebenarnya" jawab aisyah


"ya ampun" gumam andra sambil menepuk dahinya


kemudian merekapun sampai dirumah,pak hendra & bu indri kaget melihat anak sulungnya itu memakai kemeja yg berantakan,mulutnya merah & memegang perutnya


"kamu kenapa ndra" tanya pak hendra


"ntar dulu pa,mules nih" jawab andra sambil berlari ke kamar mandi


"nak suami kamu kenapa???" tanya bu indri pada menantu pertamanya


"oh,abis makan mie ayam pedas tadi ma" jawab aisyah


"kamu juga ikut makan" tanya pak hendra pada menantu pertamanya itu


"ikut sih pa" jawab aisyah


"kok kamu gk kenapa2" tanya bu indri


"sebenarnya aku ngidam ma" jawab aisyah


"oh ngidam" ujar pak hendra & bu indri sambil menepuk dahinya


"iya,hehehehe" jawab aisyah kemudian tersenyum

__ADS_1


"ayo dong dimakan"


__ADS_2