
Di tanggal 17 agustus saat pagi di rumah pak hendra mereka kedatangan tamu untuk mengikuti acara lomba di taman
"ada yg ketuk pintu tuh,tolong sayang liat siapa" ujar andri pada istrinya
"iya" jawab fatimah
kemudian fatimah membuka pintunya
"permisi assalamualaikum" ujar tamu tersebut
"iya waalaikumsalam" jawab fatimah yg membuka pintunya sambil menggendong syifa
"ada apa ya mas" tanya fatimah pada tamu itu
"ini buk ada undangan buat lomba memperingati hari kemerdekaan nanti jam 09 : 00,ini buat pak andri,sama ini saya titip buat pak andra dan pak andre" ujar panitia lomba sambil memberikan undangan itu
"oh iya makasih ya mas" jawab fatimah
"sama sama buk" balas panitia
setelah panitia pergi fatimah menutup pintu dan kembali ke ruang tamu
"siapa yg datang fatimah" tanya andra pada adik iparnya
"ini ada undangan buat ikut lomba nanti jam 9 pagi,ini buat bang andra & yg ini buat bang andre" jawab fatimah sambil memberikan undangan pada kedua abang iparnya
"makasih ya" jawab andra & andre
"coba lihat bang" tanya aisyah pada suaminya
"nih" jawab andra sambil memberikan undangan itu pada istrinya
"iya aku juga liat dong bang" tanya rahma pada suaminya
"nih" jawab andre sambil memberikan undangan itu pada istrinya
"undangan untuk memperingati hari kemerdekaan yg ke 77 untuk bapak andre dan istri" rahma yg sedang membaca undangan itu
"kalo ngajak istri kayanya seru ya bang???" tanya andri pada kedua abangnya
"bener bgt tuh" jawab andra
"sudah pastilah" balas andre
kemudian andre menjelaskan tentang mimpi istrinya yg tadi malam
"oh iya aku mau cerita nih" ujar andre sambil mengusap wajahnya
"pasti mimpi buruk istri masing2" tanya andra
"waduh sama ini juga mimpi buruk dia" jawab andri sambil merangkul bahu istrinya
"semalam kak aisyah mimpi apa emang" tanya andri pada kakak iparnya
"aku mimpi suamiku jadi tuli" jawab aisyah
"kalo aku mimpi suamiku buta" balas rahma
"kalo aku mimpi suamiku jadi gagu" balas fatimah
"tapi kalo misalkan kita seperti itu kira2 bagaimana ya" tanya andri pada kedua abangnya
"bukannya doain ya bang?? ndri??, tapi kalo begitu artinya kita itu satu paket" jawab andre pada kedua saudaranya
"maksudnya satu paket bang??" tanya andri pada kedua abangnya
"kemungkinan juga diantara kekurangan itu kita sama aja satu orang,jadi bang andra ngerti bahasanya andri tapi gk ngerti bahasa aku,terus aku gk ngerti bahasa andri tapi bang andra tau bahasanya andri,kalo aku berdua sama andri jadi kalo andri ngomong aku gk ngerti bahasanya,kalo aku sama bang andra doang bang andra doang,misalkan ada yg nanya alamat bang andra gk dengar omongan orang ini sedangkan orang ini aku gk ngeliat jalan jadi bisa aja arah utara aku bilang barat,jadinya ngaco pokoknya kita harus bertiga" jawab andre pada semuanya
"benar juga tuh" jawab andra
kemudian andra mengajak kedua adiknya untuk naik ke teras atas
"oh iya kita ke atas yuk" tanya andra pada kedua adiknya
"pasti kenangan lama" ujar andre
"wih sudah pasti" jawab andri
"oh iya kita bertiga mau ke atas kalian disini aja ya" ujar ketiga suami pada istri masing2
"iya" jawab ketiganya
kemudian merekapun naik ke teras atas
sesampainya di teras atas
"wih pemandangan bawah" ujar andre pada abang & adiknya
"iya cakep juga" jawab andra & andri
"lama gk ngerokok semenjak menikah" ujar andra lalu mengeluarkan sebungkus MARLBORO merah dari sakunya lalu menghidupkan sebatang dengan korek api
"benar juga apalagi anak2 masih kecil" tanya andre sambil mengeluarkan sebungkus SAMPOERNA mild dari sakunya dan menghidupkan sebatang dengan korek api
"iya juga sih tapi apa sih yg nggak buat istri dan anak" jawab andri sambil mengeluarkan sebungkus DUNHILL dari sakunya dan menghidupkan sebatang dengan korek api
kemudian mereka saling bertanya" tentang lomba apa saja yg akan mereka ikuti
"oh iya btw pada ikut lomba apa nih" tanya andra pada kedua adiknya
"kalo aku sih paling lomba joget balon sama istri,makan krupuk,futsal pakai daster,tarik tambang,dan yg terakhir sudah pasti panjat pinang" jawab andre sambil membaca undangan itu
"kalo futsal pakai daster aku tau daster apa yg harus dipakai" ujar andri pada semuanya
kemudian mereka bertiga saling berbisik
"ayo sini nunduk semua" ujar andra pada kedua adiknya
"pasti daster yg dipake istri waktu malam pertama" tanya andre pada semuanya
"yaiyalah sudah pasti" jawab andri pada kedua abangnya
"oke kita tos dulu" tanya andra pada kedua adiknya
kemudian mereka bertiga saling tos
"oh iya punya sepatu sneakers kan" tanya andre pada abang sulungnya
"ya punya dong" jawab andra
"kirain koleksi sepatunya pantofel semua" ujar andri pada abangnya
"ya nggak lah" jawab andra
"btw udah jam 08 : 30 nih mending kita siap2 buat ambil daster itu" ujar andre pada semuanya lalu mematikan puntung rokoknya di asbak
"iya" jawab keduanya sambil mematikan puntung rokoknya
kemudian mereka saling masuk ke kamarnya
Melihat suaminya masuk ke kamar rahma yg heran langsung mengikuti suaminya
"oh iya kak nitip dia dulu ya aku mau liat dia ngapain masuk ke kamar" ujar rahma sambil menitipkan putrinya pada kakak sulungnya
"iya,sini kamu sama tante dulu" jawab aisyah dengan menerima keponakannya
di dalam kamar andrepun sudah mendapatkan daster malam pertamanya dengan sang istri kemudian tersenyum mengingat momen yg dulu
"ya ampun daster bersejarah ini yg sempat aku buka kancingnya" andre membatin
kemudian andre kaget mendengar pintu terbuka
"ya ampun pintu kebuka lagi,aku masukin dulu ah ke plastik" andre membatin
"kamu ngapain bang" tanya rahma pada suaminya
"nggak gak ngapa2in kok" jawab andre sambil tersenyum pada istrinya
kemudian rahma melihat bungkusan putih yg ada ditangan suaminya
"apa itu yg ada di tangan kamu" tanya rahma pada suaminya
"bukan apa2" jawab andre
merasa dirinya sudah kepergok dengan bungkusan rokok itu andrepun jujur pada istrinya
"oke ini adalah rokok aku" ujar andre pada istrinya
"oh jadi kamu ngerokok???" tanya rahma
"iya aku ngerokok" jawab andre
"kok aku baru tau perasaan aku gk pernah melihat kamu merokok" tanya rahma
"semenjak menikah sampai punya anak aku emang terpaksa berhenti merokok,makanya itu tadi aku ke teras atas bertiga itu cuma mau ngerokok" jawab andre
"bang andra sama ayahnya syifa juga merokok" tanya rahma pada suaminya
"iya,rokok bang andra MARLBORO merah,rokok andri DUNHILL sedangkan aku suamimu nih SAMPOERNA mild" jawab andre
"yg penting ngerokok jangan di dekat anak2 aja mereka kan masih kecil" ujar rahma pada suaminya
"iya sayang,oh iya kamu gk siap2 buat lomba nanti" jawab andre tersenyum pada sang istri sambil menanyakan
"iya aku juga mau siap2" jawab rahma
kemudian mereka semua berangkat menuju taman
"udah siap semuanya" tanya andre sama yg lainnya
"udah dong" jawab semuanya
"itu plastik hitam apa isinya" tanya para istri
para suami pun mencari alasan lain
"oh ini itu color buat nanti lomba panjat pinang" jawab para suami
merekapun berangkat menuju taman dengan membawa anak" di strollernya
Di jalanpun fatimah bertanya pada kakak dan kakak ipar keduanya
"oh iya kak rahma sama bang andre begini kali ya kalo punya anak kembar strollernya dijadiin dua ya" tanya fatimah pada kakak & kakak iparnya
"ya iya fat" jawab andre pada adik iparnya
"sampe ditulis lagi di atas strollernya nama lengkap mereka ya" tanya aisyah pada kedua pasangan itu
"biar tau aja kak kalo ini strollernya dewa,kalo yg ini strollernya dewi" jawab rahma pada kakak sulungnya
__ADS_1
"sebaiknya bang andra ngaku aja dah sama kak aisyah,kamu juga ndri ngaku aja sama fatimah" ujar andre pada dua saudaranya
"ngaku apa ndre" tanya andra pada adik keduanya
"iya ngaku apa bang" tanya andri pada abang keduanya
"ya pasti soal rokoklah,masalahnya di kamar tadi aku lihat SAMPOERNA mild punya suamiku tapi aku bilang aja kalo ngerokok jangan di dekat anak2 lah" jawab rahma secara detail
"emang rokok kamu apa bang" tanya aisyah pada suaminya
"MARLBORO merah,benar yg dibilang rahma tadi asal jangan dekat anak2" jawab andra
"kalo kamu" tanya fatimah pada suaminya
"DUNHILL,ya benar yg dibilang kak rahma tadi asal jangan di dekat anak2" jawab andri
ketiga istri itupun menyuruh suami mereka untuk menghisap rokoknya di dekat istri
"coba kalian merokok di depan kami,seberapa jantan kalian merokok" suruh para istri ke suami
"tapi kan anak2 gimana" tanya para suami
"kan stroller mereka ketutup" jawab para istri
kemudian para suami menghidupkan rokoknya masing" dengan korek apinya
"ini gimana ibuk2" tanya para suami
"suamiku keren ya kalo merokok" jawab aisyah
"suamiku juga keren kalo merokok" balas rahma
"suamiku juga si roti sobek terlihat tampan" balas fatimah
"ayo kita jalan lagi mumpung,udah mau dekat ke taman" tanya para suami
"iya beib" jawab para istri
kemudian mereka melanjutkan perjalanan
sesampainya di taman
"akhirnya sampai juga" ujar semuanya
"buset itu panjat pinang apa monas yg dibawa kesini tinggi banget" ujar andre pada kedua saudaranya
"makanya itu tingginya bukan main" jawab andri
"selamat datang bapak2 yg ganteng dan ibuk2 yg cantik terus anaknya yg lucu2" ujar panitia pada ketiga keluarga itu
"ah bisa aja sih" jawab para suami
"iya bisa aja sih" balas para istri
kemudian ada panitia wanita yg genit pada andra,andre,dan andri
"wih pak andra,pak andre,sama pak andri makin ganteng aja" ujar panita wanita
"ini lomba apa sih mbak,lomba memperingati kemerdekaan atau lomba panitia wanita menjadi pelakor" tanya ketiga istri pada panitia wanita
"maaf ya buk,masalahnya stok bapak2 ganteng ini langka" jawab panitia wanita
"udah2 gak usah ribut lagi" ujar andre pada semuanya
"itu tandanya cemburu bang,kan kalo cemburu itu tanda cinta" jawab andri pada abang keduanya
kemudian panitia lainpun memulai acaranya
"oke lomba pertama adalah joget balon bapak2 & ibuk,syaratnya adalah balonnya ini jangan sampai pecah ya" ujar panitia
kemudian 10 pasutri ikut dalam
lomba diikuti oleh pasangan,andra dan aisyah,andre dan rahma,andri dan fatimah,hingga 7 pasutri yg lain
lagupun dimulai 10 pasutripun joget
setelah itu lombapun selesai
"oke pemenangnya adalah pasangan Pak Andra & Ibuk Aisyah" ujar panitia
"kita menang sayang" tanya andra pada istrinya
"oke lomba kedua adalah lomba makan kerupuk ibuk2" ujar panitia
setelah lomba makan kerupuk selesai panitiapun mengumumkan
"oke untuk pemenang lomba makan kerupuk adalah ibu rahma selamat ya buk" ujar panitia pada istri andre itu
"iya sama sama mbak" jawab rahma
"oke lomba selanjutnya adalah lomba futsal bapak2 memakai daster ibuk2" ujar panitia lain
"ayo kita ke ruangan ganti" ujar andra pada kedua adiknya
"oke siap" jawab andre & andri
kemudian mereka bertiga menuju kamar mandi taman
setelah selesai ganti baju mereka bertigapun keluar dr kamar mandi taman
"oh iya suami kita kemana sih" tanya aisyah pada kedua adiknya
"itu tiga orang pake daster kita siapa itu" tanya fatimah sambil menunjuk 3 pria pakai daster
"itu bukannya suami kita itu" tanya aisyah pada kedua adiknya
"ya ampun suamiku pakai daster lucu banget hahaha" ujar rahma sambil menertawakan suaminya
"iya ya hahahaha" jawab fatimah yg juga tertawa
"tapi yg dipakai suamiku itu daster yg aku pakai itu daster waktu malam pertama aku loh" bisik aisyah pada kedua adiknya
"itu juga yg dipakai suamiku daster waktu aku malam pertama daster itu yg dibuka sama dia kancingnya" rahma membalas bisikan kakaknya
"itu juga daster yg aku pakai waktu malam pertama sama suamiku,tapi waktu itu suamiku masih pakai baju pernikahan sampai pagi" fatimah membalas bisikan kedua kakaknya
kemudian panitia mengumumkan lomba futsal bapak" pakai daster
"oke setelah ini ada lomba bapak2 main futsal pakai daster" ujar panitia
kemudian panitia wanita mengatakan hal yg membuat istri andre melotot
"pak andre pakai daster makin sexy ya kalo boleh tau nomor wa minta dongbkalo nggak jadi istri kedua nggak apa2 dah" ujar panitia wanita sambil mengedipkan sebelah matanya
"reseh banget sih panitia wanita ini bikin kesel aja dr tadi" teriak rahma yg berada tepat di belakang panitia itu
"oh maaf buk,masalahnya produk seperti suami ibuk cuma 1 doang hehehe" jawab panitia wanita sambil tertawa
kemudian lomba futsalpun segera dimulai
"andri jadi kiper ya,andre jadi strikernya,biar aku jadi bek gimana setuju gak" tanya andra pada kedua adiknya
"oke" jawab andre & andri
permainan yg dimainkan 6 orang dan 6 lawan itupun dimulai
35 menit permainan futsalpun selesai
"iya hore permainannya dimanangkan oleh pak andre dan timnya dengan skor 3 : 0" ujar panitia
"hore kita menang bang tapi aku bang" ujar andre pada abang sulungnya
"aku sengaja jadiin andri kiper itu biar dia cepat menangkap bola itu" jawab andra pada adik keduanya
"iya pasti tadi abang rebut bola dr lawan dibaca dulukan pikirannya" tanya andri pada abang sulungnya
"ya iya" jawab andra
setelah itu lomba tarik tambang ibuk2
"oke setelah ini lomba tarik tambang untuk ibuk2 yg suaminya main futsal tadi" ujar panitia
"oke siap" jawab semua ibuk2
"waduh lawan kita ibuk2 gendut semua lagi" tanya aisyah pada kedua adiknya
"iya juga ya" jawab rahma
"badan kita kan gk berisi banget kak sedangkan mereka besar banget" ujar fatimah yg melihat tubuhnya yg bervisual irene red velvet itu
lomba tarik tambangpun dimulai
"1 2 3 mulai" ujar pekik panitia lalu melepaskan tali tambang itu
melihat perlombaan tarik tambang itu andri bertanya" pada kedua abangnya
"ini ibarat kata main sabung ayam,antara ayam kampung lawannya ayam kalkun" tanya andri pada kedua abangnya
"bukan ndri tapi ikan paus lawan ikan teri" ujar andra pada adik bungsunya
"tapi terserah yg menang siapa itu juga kuasa tuhan" jawab andre
lomba tarik tambangpun selesai
"yah kita kalah kak" ujar fatimah pada kedua kakaknya
"iya" jawab rahma & aisyah
kemudian mereka bertiga menghampiri suami mereka
"yah kita kalah" ujar ketiga istri itu pada suaminya
"udah gk apa2 menang kalah itu wajar aja namanya juga pertandingan" jawab andre pada istri & kedua iparnya
"oke lomba yg terakhir adalah lomba panjat pinang tapi ada yg menarik dr lomba ini loh" ujar panitia sambil memberikan teka teki pada peserta
"apa itu" tanya semua peserta
"siapa yg bisa mencapai puncaknya hadiahnya hanya untuk dia sendiri loh" jawab panitia
"ikut gk panjat pinang bang" tanya andre pada abangnya
"kalo aku nggak ah" jawab andra sambil menggelengkan kepalanya
"kamu ndri" tanya andre pada adiknya
"aku juga nggak licin masalahnya" jawab andri
"yaudah aku aja dah yg ikut" ujar andre
__ADS_1
"hati2 bang" tanya rahma pada suaminya
"insyaallah aku hati2" jawab andre sambil melayangkan senyuman manis
andrepun menuju kamar mandi untuk mengganti daster dengan celana kolor miliknya
setelah keluar dr kamar mandi andre memberikan daster yg ia pakai tadi pada istrinya
"ini sayang daster kamu" ujar andre sambil tersenyum pada istrinya
"makasih ya" jawab rahma
"buset itu dada bidang banget" tanya aisyah sambil melirik suami adiknya
"bisa aja kak aisyah" jawab andre pada kakak iparnya
"bang andre dadanya bidang banget" tanya fatimah pada suami kakaknya
"kamu jangan gitu fat,minta aja suami kamu buka roti sobeknya,yaudah aku kesana dulu ya" jawab pria bervisual Cinta Brian itu lalu pergi menuju perlombaan terakhir
Mata ibuk2 serta panitia wanita yg tadi itupun tertuju pada andre yg berjalan di lapangan menuju perlombaan panjat pinang
"ya ampun pak andre gantengnya bukan main" ujar ibuk2 pertama
"iya bersyukur banget tuh bu rahma pernah bisa tidur sama dia" jawab ibuk2 kedua
"ya ampun pak andre saya bersyukur bisa melihat dada bidangmu itu" ujar panitia wanita yg tidak sadar kalau microfon masih dalam keadaan menyala
"ini orang mau jadi pelakor beneran kayanya" ujar rahma yg sudah emosi dengan panitia yg membuatnya kesal dr tadi
"udah kak gk usah diladenin lagi" tanya fatimah pada kakak keduanya
"tapi dia bikin emosi dari tadi" jawab rahma
"oke perlombaan panjat pinang dimulai dari sekarang" teriak panitia
semua bapak2pun berlomba saling memanjat pelepah pohon pinang yg tingginya 2 kali tiang listrik itu
melihat sudah ada 6 bapak" yg bergotong royong andrepun langsung melangkahi keenam bapak" itu dan langsung menaiki puncaknya
"bismillahirrohmanirrohim" andre membatin lalu melangkahi keenam bapak2 itu
"ya masih tinggi juga coba kalau aku sendiri" andre melihat ke puncak lalu mencoba memanjat sampai ke atas
peserta serta penontonpun heran melihat andre yg bisa memanjat semuanya sampai ke atas tanpa bantuan apapun
"buset ini orang apa siluman cicak licin begitu bisa dinaikin" ujar peserta lain
"itu siapa ya gk keliatan mukanya karena penuh oli" tanya penonton
"kak itu siapa ya mukanya samar banget sih karena oli" tanya fatimah pada kakak keduanya
"aku juga gk tau" jawab rahma
"padahal tadi pas dia langkahin 6 bapak2 itu aja masih tinggi loh buat ke atas,ya bang" tanya aisyah pada suaminya
"makanya itu aku juga heran" jawab andra
sesampainya di atas andrepun mencabut bendera merah putih itu dan melempari hadiah2 itu ke hadapan istrinya
"apa ini kok 1 dus indomie dilempar ke aku" tanya rahma pada kakaknya
"jangan2 yg di atas itu ayahnya si kembar lagi" ujar aisyah pada adik keduanya
kemudian satu slop rokok sampoerna mildpun dilempar oleh andre ke istrinya
"apalagi ini,satu slop rokok sampoerna mild" tanya rahma pada adiknya
"berarti benar yg diatas itu bang andre" jawab fatimah
setelah semua hadiah habis dilempari andre dihadapan istri serta saudara hingga iparnya andrepun memberi kode agar penonton hingga peserta menyingkir dr tempatnya lalu menumbangkan pelepah pohon pinang itu
"satu dua tiga" andre membatin dengan menggoyangkan pelepah pohon pinang itu
#!#gubrakkkkk!#!#
pelepah pinangpun tumbang dan andre langsung membawa bendera itu ke hadapan istrinya
"ini sayang kupersembahkan bendera kemerdekaan ini untuk kamu" ujar andre dengan senyuman unyu2 itu
"makasih bang" jawab rahma yg tak kalah manis kalau senyum
"ayo foto dulu untuk pemenang" ujar andra sambil mengeluarkan ponselnya lalu mengambil gambar adik & adik iparnya
"gaya bebas" tanya andra pada adik & adik iparnya
kemudian panitia wanita itupun iri melihat pasangan itu sedang difoto,lalu andre melihat panitia wanita itu dan menghampirinya
"seandainya aku yg berfoto sama dia" panitia wanita membatin
"sayang aku foto sama dia ya kasian dia cemberut melulu" tanya andre pada istrinya
"yaudah gak apa2" jawab rahma
"mbak mau foto sama saya juga" ujar andre pada panitia wanita itu
"emang gk dimarahin sama istri bapak" tanya panitia
"saya udah minta izin sama dia,lagipula kamu juga cemberut kasian lama2" jawab andre
"serius pak" tanya panitia
"iya" jawab andre
kemudian panitia wanita minta tolong pada panitia lain untuk mengambil foto dirinya bersama andre
"mas tolong fotoin kita dong" tanya panitia wanita itu
"yaudah" jawab panitia pria
"1 2 3 oke" ujar panitia pria
"gaya bebas" tanya panitia pria
"makasih ya mas" jawab panitia wanita
setelah itu andre mencuci muka dan pulang untuk mengambil mobilnya
"ini kan hadiah banyak aku pulang ambil mobil dulu ya" tanya andre pada semuanya
"iya" jawab semuanya
sesampainya di rumah ibunya bertanya pada putra keduanya yg seperti kolor ijo itu
"assalamualaikum" ujar andre
"waalaikumsalam,kok kamu kaya kolor ijo aja ndre" jawab bu indri lalu kaget melihat putra keduanya yg hanya memakai kolor itu
"aku mau ngambil mobil doang ma,mau jemput hadiah sama semuanya" ujar andre
"jemput hadiah apa" tanya wanita berparas Elizabeth Christine itu
"hadiah panjat pinang ma,tadi aku menang panjat pinang sama lomba futsal pakai daster" jawab andre
"jadi semua hadiah lomba itu buat ada pada panjat pinang itu" tanya bu indri
"iya,yaudah aku mau jemput yg lain sama hadiahnya ya ma" ujar andre lalu menuju garasi
"iya udah sore ini kasian yg lain kepanasan nanti" jawab bu indri
andrepun mengeluarkan mobilnya lalu menuju taman untuk menjemput semuanya
sesampainya di taman
"tumben agak lama ndre" tanya andra pada adik keduanya
"itu mama tadi bilang aku kaya kolor ijo segala" jawab andre sembari naik ke atas mobilnya dan menyuruh semua hadiah yg sudah ia raih dioper ke atas mobilnya
setelah selesai andrepun menyuruh yg lain untuk naik
"ayo naik" ujar andre yg sudah membuka pintu setir mobil
"kok hadiah sama stroller kamu taro atas" tanya andra pada adik keduanya
"ya kalo aku taro belakang nanti gak ada yg muat penumpangnya" jawab andre yg sudah menghidupkan mesin mobilnya
"udah semuanya" tanya andre pada yg lainnya
"udah" jawab yg lain
"anak2" tanya andre pada yg lainnya
"dewa sama aku kalo dewi sama omnya" jawab rahma pada suaminya
"ini dewi bang" ujar andri yg sedang menggendong keponakannya
"ilham sama syifa sama mamanya kan" tanya andre sambil melirik kedua iparnya lewat kaca mobilnya
"ini mereka" jawab aisyah & fatimah sambil mengangkat anaknya
"oke sip,bismillahirrohmanirrohim" ujar andre sambil menghidupkan musik di mobilnya lalu menginjak pedal gasnya
selagi mobil sedang berjalan rahmapun masih kesal dengan kejadian lomba tadi
"aku heran sama si panitia perempuan itu,udah tau orang udah punya istri masih aja digodain" ujar rahma yg masih kesal itu megeluarkan unek2nya
"udah gak usah diomongin lagi buktinya aku jinaknya sama kamu doangkan" jawab andre yg berada disebelah istrinya
"tapi fatimah kalo misalkan si andri ikut panjat pinang tadi bukan kakakmu ini doang yg marah tapi kamu juga loh" ujar andre pada adik iparnya
"kok bisa bang" tanya fatimah pada abang iparnya itu
"yaiyalah jelas kan roti sobek 6 potong keliatan semuanya" jawab andre pada adik iparnya
"tapi syukurlah suamiku gk ikut" ujar fatimah
"iya suamiku juga gk ikut" aisyah membalas perkataan adik bungsunya
sesampainya dirumah
"akhirnya sampai juga" ujar andre sambil mematikan mesin mobilnya
bu indri yg duduk di teras melihat mobil putra keduanya sudah datang dan menuju ke arah mereka semua
"ya ampun ini hadiah banyak banget" tanya bu indri pada putra keduanya
"iya ma ini semua hadiahnya ma" jawab andre
setelah itu merekapun membuka hadiah" itu dan membaginya
__ADS_1