Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Kejutan Untuk Ketiga Orangtua


__ADS_3

1 tahun pun berlalu ketiga pasangan suami istri itu senang karena pertumbuhan anak" mereka


Di PT Maju Jaya Grup


Andra yg sedang memeriksa skema proyek gedung yg ada di laptopnya itu & aisyah yg sedang bermain bersama anaknya karena tidak ada pekerjaan yg harus dikerjakan olehnya


"ayo sayang ciluk ba" ujar aisyah pada anaknya yg sedang berdiri di kasurnya


"hehee" jawab ilham yg sedang tertawa


kemudian aisyah menggendong anaknya menuju andra yg fokus ke laptopnya


"ayo sayang sama mama yuk kita ke ayah dulu" ujar aisyah sambil menggendong putranya


kemudian aisyah terkejut dengan apa yg dikatakan oleh anaknya


"ma..ma" ujar ilham yg sedang belajar bicara it


"apa coba sekali lagi" tanya aisyah pada anaknya


" ma ma" jawab ilham


"kamu kenapa sayang" tanya andra pada istrinya


"nggak apa2 bang,ini ilham udah bisa ngomong mama" jawab aisyah


"yang benar" tanya andra sambil tersenyum pada istri & anaknya


"coba sayang ilham sama aku" pinta andra pada istrinya


"nih bang" jawab aisyah sambil memberikan anaknya pada suaminya


"ilham sama ayah dulu ya" ujar andra sambil menggendong putranya


"oh iya proyek udah selesai bang" tanya aisyah pada suaminya


"alhamdulillah udah" jawab andra


"coba ilham bilang ayah" ujar andra pada putranya


"yayah" jawab ilham


"eits udah bisa ya,pinter anak ayah" ujar andra sambil mencium pipi bulat anaknya


"oh iya ada meeting gak sayang" tanya andra pada istrinya


"nggak ada bang" jawab aisyah


"jalan2 yuk ditaman belakang kantor" ujar andra yg berniat mengajak istrinya untuk jalan2


"ayuk" jawab aisyah sambil tersenyum


kemudian merekapun keluar dari ruangan & menuju taman belakang


sesampainya ditaman merekapun duduk dibangku taman & melihat orang" lain beraktivitas


"kamu masih ingat waktu kamu ngidam ilham makan mie ayam sambalnya semangkok" ujar andra pada istrinya


"oh itu masih lah bang kan dia yg minta" jawab aisyah sambil tersenyum lau mencubit pipi anaknya


"ilham nih gk boleh bikin ayah sengsara lagi ya kan sekarang udah ketemu kita" ujar andra sambil mencium pipi anaknya


kemudian andra menyuruh anaknya untuk berjalan ke aisyah di lapangan taman


"ayo coba sana ke mama" ujar andra pada anaknya


"ayo sayang sini ke mama" pinta aisyah pada anaknya


kemudian ilhampun berjalan ke arah ibunya


"ye hore bisa" ujar aisyah sambil memeluk anak laki2nya itu


"mama" ujar ilham pada ibunya yg tersenyum itu


kemudian aisyah menyuruh putranya untuk menuju andra


"ayo sana ke ayah" ujar aisyah pada putranya


"ayo sayang sini sama ayah" pinta andra pada putranya


kemudian ilhampun berjalan ke ayahnya


"hore anak ayah udah pintar" ujar andra pada putranya


"yayah" ujar ilham pada ayahnya


kemudian merekapun kembali duduk ke bangku taman & bercerita


"oh iya bang nanti kalo kita pulang kita suruh aja ilham belajar bicara kakek sama nenek ya" ujar aisyah pada suaminya


"boleh juga,sekalian belajar ngomong om sama tante juga" jawab andra


sementara di rumah pak hendra

__ADS_1


andre & rahma yg sedang mengurus anak"nya terkejut dengan apa yg dikatakan anak kembarnya


"dewi pake pampers sama mama" ujar rahma pada anak perempuannya


"kalo dewa pake pampers sama ayah" ujar andre pada anak laki2nya


kemudian mereka berempat menuju ruang tamu & bergabung dengan pak hendra & bu indri


"ayo sayang kita ke nenek & kakek" ujar mereka berdua pada anak kembarnya


"hore dewa sama ayah sampai duluan" ujar andre sambil mengangkat tangan putranya


"yah mama kalah" jawab rahma sambil mengerucutkan bibirnya


"ma..ma" ujar dewi pada ibunya


"eh anak mama udah bisa ngomong" ujar rahma pada anak perempuannya


"coba dewi sama ayah" pinta andre pada istrinya


"nih bang" jawab rahma pada suaminya


"gantian dewa sama mama" ujar andre pada putranya


"mama" ujar dewa pada ibunya


"dewi sama ayah ya" ujar andre pada putrinya


"yayah" ujar dewi pada ayanhya


"coba dewa panggil ayah" tanya andre pada putranya


"yayah" jawab dewa pada ayahnya


"hore kalian udah bisa manggil ayah & mama,coba panggil nenek" ujar bu indri pada cucu kembarnya


"ne..nek" jawab keduanya


"pintar cucu nenek" ujar bu indri sambil memeluk cucu kembarnya


"masa nenek doang coba kakek" ujar pak hendra sambil cemberut pada cucunya


"ka..kek" jawab keduanya


"pintar cucu kakek" ujar pak hendra sambil memeluk kedua cucunya


"siapa dulu dong ayahnya andre gitu loh hehehe" ujar andre sambil tersenyum


"masa ayahnya doang,mamanya juga dong" ujar rahma sambil melirik suaminya


"oh iya ndre kamu kok papa liat kamu siaran kayanya pulang cepat" tanya pak hendra pada putra keduanya


"aku semenjak jadi ayah kayanya pengennya dirumah terus pa kan anak aku kembar kalo rahma jaga mereka berdua kn agak repot pa" jawab andre


"oh baguslah kalo kamu lebih mementingkan keluargamu" ujar pak hendra


"tapi kan mama juga bisa ngurus salah satu dr mereka ndre" ujar bu indri


"aku gak mau ma kalo anak aku nanti ngerepotin mama juga" jawab andre


"meskipun rambut mama udah beruban juga tapi kalo tenaga masih kuat buat si kembar" ujar bu indri


"kalo aku lagi gk ada penelpon, aku juga sering ngeliatin foto aku sama mereka itu aja udah bikin kangen ma" jawab andre


"hebat juga kamu bang" ujar rahma sambil menoleh ke arah suaminya


"suaminya siapa dulu dong" jawab andre sambil mencubit hidung istrinya


"kalian gk pake babysitter aja" tanya bu indri pada anak & menantunya


"kalo babysitter gk ma,karena babysitter itu kan merawat anak kita otomatis nanti anak kita akan sayang sama babbysitter daripada sama orangtuanya" jawab andre


"bener juga sih yg kamu bilang ndre,mama juga waktu melahirkan abang kamu,kamu,sama adikmu gak pernah pakai babysitter,karena abang kamu baru setahun mama udah hamil kamu,kamu satu tahun,mama hamil adikmu waktu itu kn papa juga masih muda & gagah jadi papa sama mama bisa bergantian jaga kalian bertiga" ujar bu indri


"makanya itu ma kan ada pepatah IBU BISA MERAWAT 10 ANAK,tapi 10 ANAK BELUM TENTU BISA MERAWAT IBUNYA" jawab rahma pada ibu mertuanya


"betul yg kamu bilang" ujar bu indri pada memantu keduanya


kemudian andri & fatimahpun pulang


"assalamualaikum" ujar keduanya


"waalaikumsalam" jawab semuanya


andri & fatimahpun bergabung bersama di sofa


"dewa dewi salim sama om & tante" ujar andre pada anak kembarnya


kemudian si kembar mencium punggung tangan om & tantenya


"coba panggil om" ujar rahma pada kedua anak kembarnya


"om" ujar dewa pada omnya

__ADS_1


"om" ujar dewi pada omnya


"wih keponakan om udah bisa ngomong" jawab andri sambil mencium mereka berdua


"sama tante juga" ujar andre pada anak kembarnya


"atte" ujar dewa pada tantenya


"atte" ujar dewi pada tantenya


"hebat ya keponakan tante udah bisa ngomong" jawab fatimah pada kedua keponakannya


kemudian syifapun terbangun dr keranjangnya


"owek owek" tangis syifa dr keranjangnya


"sayang syifa udah bangun" ujar andri pada istrinya


kemudian fatimahpun mengangkat syifa dr keranjang tidur yg bisa dibawa itu


"sayang anak mama udah bangun,ayo sama mama ke kamar" ujar fatimah sambil mengangkat putrinya


"mama" ujar syifa pada ibunya


"apa coba ngomong lagi" tanya faimah pada putrinya


"mama" jawab syifa


"coba ayah" tanya andri pada putrinya


"yayah" jawab syifa


"coba om" tany andre


"om" jawab syifa


"kalo tante" tanya rahma


"atte" jawab syifa


"kalo nenek" tanya bu indri


"nenek" jawab syifa


"kalo kakek" tanya pak hendra


"kakek" jawab syifa


kemudian andra,aisyah & ilham pulang dr kantor


"assalamualaikum" ujar keduanya


"waalaikumsalam" jawab semuanya


"waduh udah pada ngumpul nih semuanya" tanya andra


"iya udah rame aja" ujar aisyah


rahma & fatimahpun menyuruh anak"nya untuk salim pada om & tantenya


"salim sama om & tante" ujar rahma pada kedua anaknya


"kamu juga sayang" ujar fatimah pada anaknya


"om atte" ujar dewa


"om atte" ujar dewi


"om atte" ujar syifa


"wih pintarnya keponakan2 om" jawab andra


"iya keponakan tante hebat" jawab aisyah


"kamu juga sayang sana salim sama om & tante" ujar aisyah sambil menurunkan putranya dr gendongannya


"om atte" ujar ilham pada om & tantenya


"iya pintar keponakan om" jawab andre


"iya pintarnya keponakan tante" jawab rahma


"om atte" ujar ilham pada om & tantenya


"iya pintarnya keponakan om" jawab andri


"iya pintarnya keponakan tante" jawab fatimah


"kalo nenek" tanya bu indri


"nenek" jawab ilham


"kalo kakek" ujar pak hendra

__ADS_1


"kakek" jawab ilham


__ADS_2