Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Aku Bukan Ustadz


__ADS_3

Saat akan diadakan sholat tarawih pertama marbot masjid cemas karena sang ustadz sedang sakit dan tidak bisa memimpin sholat tarawih


"kenapa mas kok diam aja" udin yg baru datang itu bertanya pada marbot


"saya bingung mas udin pak ustadz lagi sakit,siapa yg ceramah dan imam sholat tarawih ini" jawab marbot pada jamaah itu


"memang nggak ada ustadz lain yg bisa dihubungi mas" udin bertanya pada marbot


"udah 5 ustadz saya hubungi,katanya ada ceramah di masjid lain" jawab marbot masjid


"saya tau siapa yg bisa jadi imam dan penceramah pengganti pak ustadz" ujar udin pada marbot


"siapa mas kalau boleh tau??" marbot bertanya pada udin


"itu si andre" jawab udin pada marbot


"si andre anaknya pak haji hendra kan" marbot bertanya pada udin


"iya" jawab udin pada marbot


"assalamualaikum" karyo yg baru datang menyapa udin dan marbot


"waalaikumsalam" jawab marbot dan udin pada


"mas karyo saya boleh minta tolong nggak" ujar marbot pada karyo


"minta tolong apa mas kalau boleh tau" karyo bertanya pada marbot


"saya mau ke rumah bu haji indri" jawab marbot pada karyo


"ngapain ke rumah bu haji indri??" karyo bertanya pada marbot


"mau lamar menantunya" jawab udin pada karyo


"tergantung menantunya yg mana asal jangan istrinya andre,bisa habis kamu dipukuli andre nanti" karyo tersenyum pada udin


"siapa sih yg mau lamar menantunya bu haji indri,justru saya butuh andre sekarang buat gantiin pak ustadz ceramah di masjid" marbot memberitahu karyo


"oh,lagian mas udin ngaco ngomongnya" ujar karyo pada udin


"ya udah kita pergi dulu ya mas karyo" marbot dan udin pamit


"iya hati²" jawab karyo pada udin dan marbot


Marbot dan udin berangkat ke rumah andre


"kira² si andre mau nggak ya jadi imam dan ceramah di masjid??" udin bertanya pada marbot


"menurut saya bisa sih,masalahnya kan dia siaran radio aja bagus" jawab marbot pada udin


"ya bedalah yg namanya penyiar radio sama ustadz" udin meragukan ucapan marbot


"kita liat aja nanti" marbot meyakinkan udin


Sesampainya di kediaman andre


"assalamualaikum" sapa marbot dari luar


di dalam rumah


"nanti kalau tarawih jangan lari²,kalau lari² mama sentil nanti" rahma menasihati anaknya


"iya mama" jawab dewi pada ibunya


"syifa juga di depan mama aja,nggak usah lari²" fatimah juga menasihati anaknya


"iya mama" jawab syifa pada ibunya


"oh iya dek kaya ada yg bilang assalamualaikum" ujar rahma pada adik bungsunya


"iya kak,ya udah aku buka dulu ya" jawab fatimah sambil berjalan menuju pintu


"assalamualaikum" marbot dan udin kembali menyapa


"iya waalaikumsalam" jawab fatimah sambil membuka pintu


"ada mas marbot sama mas udin" fatimah berjalan menuju pager


"oh iya mbak fatimah,saya mau tanya mas andre ada nggak??" marbot bertanya pada fatimah


"ada di dalam mas" jawab fatimah pada marbot


"bisa tolong panggilin nggak mbak,saya mau ada perlu sama mas andre" pinta marbot pada fatimah


"sebentar ya biar saya bilangin ke kakak saya dulu" fatimah masuk kembali ke dalam rumah


"siapa dek yg datang" rahma bertanya pada adik bungsunya


"itu kak marbot sama udin yg datang" jawab fatimah pada kakak keduanya


"ngapain mereka kesini??" rahma bertanya pada adik bungsunya


"nyariin bang andre" jawab fatimah pada kakak keduanya


kemudian rahma pergi ke kamar


"bang ada yg cari kamu tuh??" ujar fatimah pada suaminya


"siapa kalau boleh tau??" andre bertanya pada istrinya


"marbot masjid sama udin" jawab rahma pada suaminya

__ADS_1


"ya udah aku temuin dulu" andre pergi keluar


Sesampainya di luar


"mas udin sama mas marbot ada yg bisa saya bantu" ujar andre pada mereka berdua


"gini mas andre,saya mau minta bantuannya" jawab marbot pada andre


"bantuan apa kalau boleh tau" andre bertanya pada marbot


"gini mas,pak ustadz kan sedang sakit saya mau mas andre gantiin pak ustadz buat jadi imam dan ceramah di masjid" jawab marbot pada andre


"apa,saya ceramah dan jadi imam di masjid,memangnya nggak ada ustadz lain??" andre bertanya pada marbot


"udah 5 ustadz saya hubungi kata mereka ada jadwal di masjid lain" jawab marbot pada andre


"ya udah saya ambil peci dan sarung dulu" andre pamit masuk ke dalam


"iya mas" jawab udin dan marbot


"kira² apa pakaian yg cocok buat aku ya" andre mencari pakaian yg cocok


"ayah kenapa buru²" dewa bertanya pada ayahnya


"ayah lagi cari pakaian yg cocok" jawab andre pada anaknya


"bukannya itu baju koko kesayangan ayah" ujar dewa pada ayahnya


"emang ini kesayangan ayah tapi,ayah lagi cari jas" jawab andre pada anaknya


"bukannya ayah nggak punya jas,kalau cari jas di kamar om andra banyak" dewa memberitahu ayahnya


"anak pintar,nanti kamu berangkat sama om aja ya,ayah lagi buru² ke masjid" andre tersenyum pada anaknya


Setelah memakai peci andre pergi ke kamar andra


"assalamualaikum" andre mengetok pintu kamar


"waalaikumsalam" jawab andra sambil membuka pintu


"ada apa dre kalau boleh tau??" andra bertanya pada adik keduanya


"boleh pinjam jas nggak bang" jawab andre pada abang sulungnya


"buat apa" andra bertanya pada adik keduanya


"buat dipakai,sebentar aja bang" jawab andre pada abang sulungnya


"ya udah yg warna apa" andra bertanya pada adik keduanya


"hitam bang" jawab andre pada abang sulungnya


"tunggu dulu" andra masuk ke kamarnya


"om andre mau pinjam jas ayah" jawab andra pada anaknya


Setelah itu andra memberikan jasnya pada andre


"nih dre" andra memberikan jasnya pada adik keduanya


"ya udah makasih ya bang" jawab andre pada adik keduanya


Setelah itu andre keluar


"ayo mas udin,mas marbot" andre yg sudah siap itu mengajak mereka


"iya mas" jawab udin dan marbot


Mereka bertiga berangkat ke masjid


"ntar saya tinggal bilang ke bendahara masjid,sholat tarawih kali ini insyallah akan dipimpin oleh almukarom ustadz muhammad andre" ujar udin pada andre


"jangan bilang begitu mas saya ini bukan ustadz" jawab andre pada udin


"ya udah kita liat aja nanti gimana mas andre jadi imam terus ceramah,kalau suaranya bagus bisa kita pinjam minggu depan" ujar marbot pada andre


"kasian ustadz yg lain mas,mereka juga butuh jadwal,lagipula alasan saya sekarang kan karena pak ustadz sakit,doakan saja semoga dia cepat sembuh" jawab andre pada marbot


Sesampainya di masjid


"assalamualaikum" andre,marbot serta udin menyapa karyo


"waalaikumsalam" jawab karyo pada mereka bertiga


"gimana mas karyo udah datang jamaah yg lain" andre bertanya pada karyo


"alhamdulillah udah setengah mas andre" jawab karyo pada andre


"ya udah biar saya ke dalam dulu ya,mau liat susunan bendahara masjid" ujar andre mereka semua


"iya mas" jawab mereka semua


Di dalam masjid


"assalamualaikum" andre menyapa bendahara dan bilal


"waalaikumsalam" jawab bendahara dan bilal


"jadi gimana pak udah tau susunannya,siapa aja yg jadi petugas sholat tarawih sekarang" andre bertanya pada bendahara masjid


"iya mas andre,sudah saya tulis susunan petugasnya untuk imam dan khotib itu mas andre sedangkan bilal mas syaiful" jawab bendahara pada andre

__ADS_1


Masjidpun sudah penuh dengan jamaah laki² dan perempuan dan bendahara mengumumkan


"assalamualaikum wr,wb" bendahara masjid menyapa semua jamaah


"waalaikumsalam wr,wb" jawab para jamaah


"Di malam sholat tarawih yg pertama ini saya akan mengumumkan petugas sholat tarawih kali ini yg insyallah akan dipimpin oleh saudara kita almukarom ustadz muhammad andre dan bilal muhammad syaiful" ujar bendahara masjid pada semua jamaah


**Barisan Laki²**


"bang pemimpin sholatnya itu bang andre ya??" andri bertanya pada abang sulungnya


"nama andre itu banyak ndri bukan cuma si andre doang" jawab andra pada adik bungsunya


**Barisan Perempuan**


"kak imam sholatnya bang andre ya" fatimah bertanya pada kakak keduanya


"masa sih dek,nggak mungkin ah" rahma tak percaya pada adik bungsunya


"lagipula nama andre itu banyak dek bukan cuma ayahnya kembar doang" aisyah memberitahu adik bungsunya


Andrepun memulai sholat tarawihnya sebanyak 8 rakaat sesuai arahan bilal


setelah selesai 8 rakaat andre memberikan ceramah di mimbar


(Assalamualaikum wr,wb) andre menyapa para jamaah


(waalaikumsalam wr,wb) jawab semua jamaah


**Barisan Laki²**


"lah itu bang andre di mimbar" ujar andri pada abang sulungnya


"berarti dia pakai jas aku tadi buat jadi khotib ternyata" jawab andra pada adik bungsunya


"udah nggak usah ribut kita dengar aja dulu khotbahnya" pak hendra menasihati kedua anaknya


**Barisan Perempuan**


"lah itu bang andre yg di mimbar kak" fatimah memberitahu kakak keduanya


Melihat suaminya berdiri di mimbar rahma kaget


"ya ampun kak berarti imam sholat tadi itu suamiku sendiri dong" ujar rahma pada kakak sulungnya


"tapi suara ayahnya kembar bagus juga sih dek pas jadi imam sholat tadi" aisyah memuji adik iparnya


Andrepun melanjutkan khotbahnya


(heran ya kenapa saya yg jadi imam dan khotib tadi,jujur saya ini sebenarnya bukan ustadz tetapi saya hanya dipercaya sebagai imam dan khotib untuk hari ini) ujar andre pada semua jamaah


(kali ini saya akan memberikan sebuah khotbah yg bertemakan Jangan Pernah Mempermainkan yg Namanya Pernikahan,kenapa saya bawa tema seperti itu karena sekarang banyak sekali orang dari remaja sampai dewasa sudah tidak takut lagi dengan Allah,banyak sekarang para laki² dan perempuan berzina dimanapun tempatnya yg penting mereka bebas berhubungan tanpa ada ikatan pernikahan,itulah yg membuat setan untuk membuka celah menyesatkan manusia,tetapi saudara² sekalian apabila nanti si anak itu lahir banyak sekali rintangan yg akan dia hadapi yaitu apabila anak itu lahir laki² dia tidak akan dapat hak waris dari si ayah,lahir lagi adiknya perempuan terus ayahnya meninggal maka si abang ini tidak bisa menjadi wali untuk adiknya,terus ketika dia meninggal bin yg dia ambil itu dari ibunya bukan ayahnya itu kalau si anak lahir laki²,apabila si anak ini lahirnya perempuan terus dia menikah walinya itu bukan si ayah melainkan wali hakim,makanya saudara² sekalian janganlah engkau sekali²nya berbuat sebelum hari H,sekian khotbah singkat dari saya bilahitaufik wal hidayah wassalamualaikum wr,wb) andre memberikan khotbah singkatnya


"waalaikumsalam wr,wb" jawab para jamaah


Setelah memberikan ceramah andre memimpin sholat witir sesuai arahan bilal


Setelah selesai witir andre dan keluarga pulang


"almukarom ustadz andre,julukan yg bagus buat kamu dre" ujar andra pada adik keduanya


"Aku itu bukan ustadz bang,aku cuma jadi pengganti ustadz doang" jawab andre pada abang sulungnya


"oh iya pak andre kalau anak saya yg diadopsi itu kalau misalkan dia menikah atau dia meninggal pakai bin yanto atau bukan" inem bertanya pada andre


"kalau dia meninggal atau menikah diucapkan bin SARINEM,karena kamu sama yanto belum menikah tetapi si yanto sudah melecehkan kamu,ibarat kata dia sudah mencoblos sebelum hari h" jawab andre pada inem


"jadi dia itu nggak bisa jadi wali buat anakku ningsih ya??" inem bertanya pada andre


"tentu saja tidak nem,wali buat ningsih itu si budi ayah kandungnya,ayahnya si budi atau saudaranya si budi yg laki²" jawab andre pada inem


"saya baru tau loh pak kalau ternyata ada yg pakai ibu kirain cuma bapak doang yg boleh" ujar inem pada andre


"ada yg pakai ibu nem" andre memberitahu inem


"siapa pak" inem bertanya pada andre


"Nabi Isa Bin Maryam,maryam itu adalah wanita suci lalu mendapatkan wahyu dari malaikat jibril bahwa ia akan diberikan seorang anak laki²,maryampun terkejut dan berkata pada jibril,selama ini belum pernah ada laki² yg menyentuhku dan aku ini bukanlah seorang pelacur bagaimana bisa aku melahirkan seorang anak" jawab andre pada inem


"terus kisah nabi yg pak andre tau apa??" inem bertanya pada andre


"adam dan hawa diusir dari surga karena makan buah yg sudah dilarang oleh Allah" jawab andre pada inem


"kamu tau nem kenapa laki² punya jakun" rahma bertanya pada inem


"nggak" jawab inem pada rahma


"karena adam tersedak memakan buah itu" andre memberitahu inem


"kenapa wanita bisa menyusui" fatimah bertanya pada inem


"nggak" jawab inem pada fatimah


"itu karena hawa memakan 2 buah itu dan ibu bisa menyusui anaknya" andre memberitahu inem


"lu lama² kaya ustadz ya dre" ujar budi pada andre


"gua udah bilang bud gua itu bukan ustadz" jawab andre pada budi


"bang andre memang bukan kaya ustadz,tetapi ustadz yg kaya bang andre" ujar andri pada abang keduanya

__ADS_1


"hahaha" semuanya tertawa


__ADS_2