Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Kejutan Di Hari Ulang Tahun Bu Indri


__ADS_3

Di malam hari pak hendra sengaja mengumpulkan anak dan menantunya di teras atas


"kalian tau kenapa papa menyuruh kalian untuk kesini" tanya pak hendra pada anak dan menantunya


"aku nggak tau pa" jawab andra pada ayahnya


"ada yg mau papa kasih tau ke kalian" ujar pak hendra pada semuanya


"apa pa???" tanya andre pada ayahnya


"besok mama ulang tahun" pak hendra menjawab pertanyaan anak keduanya


"oh iya ya sampai lupa ulang tahun mama sendiri" andri baru saja mengingat ulang tahun ibunya


"tapi papa bingung kasih hadiah apa untuk mama besok" pak hendra bingung apa yg harus ia berikan untuk istrinya


"begini aja pa,bikin seolah² kita semua itu sibuk dan pergi keluar lalu meninggalkan mama sendiri di rumah" andre memberi saran pada ayahnya


"tapi pergi kemana ndre??" pak hendra bertanya pada anak keduanya


"ke kantor aja pa,sama bang andra" jawab andre pada ayahnya


"benar juga yg dibilang andre pa,papa ke kantor aja sama aku dan anak² dibawa" andra bertanya pada ayahnya


"baik papa akan ikut kalian" jawab pak hendra pada anak sulungnya


"kalau kamu ke mana sayang Ikut aku atau ke kost??" andre bertanya pada istrinya


"ikut kamu aja bang,kalau ke kost mereka juga kan kuliah di pagi hari" rahma menjawab pertanyaan suaminya


"tapi cara kasih kejutannya gimana pa dan waktunya itu jam berapa" andri bertanya pada ayahnya


"itu yg masih papa pikirin ndri,tapi kalau di rayakan nggak usah,biarkan mama nungguin dulu sampai sore,kalau mama telpon bilang aja lagi sibuk" pak hendra menjawab pertanyaan anak bungsunya


"berarti aku sama bang andre juga harus ke kantor ya pa" tanya andri pada ayahnya


"benar ndri" jawab pak hendra pada anak bungsunya


"ya udah sekarang kita tidur aja semua dan besok mungkin aku sama andri siang² pergi ke kantor lalu kita semua pesan kue untuk mama ke toko kue bagaimana???" tanya andre pada semuanya


"ya udah begitu juga boleh ndre" pak hendra menjawab pertanyaan anak keduanya


keesokan harinya!!


Pak hendra yg sudah memakai jas dan juga dasi miliknya bersiap berangkat ke kantor dan membuat bu indri bertanya²


"papa mau kemana kok rapi banget??" bu indri bertanya pada suaminya


"papa mau ke kantor ma" jawab pak hendra pada istrinya


"ngapain ke kantor??,kalau boleh mama ikut ya!!" tanya bu indri pada suaminya


"jangan ma,papa juga cuma mau lihat suasana kantor aja" pak hendra mencari alasan agar istrinya tidak ikut


"tapi papa ingat nggak ini hari apa??" bu indri bertanya pada suaminya


"hari kamis ma" pak hendra menjawab pertanyaan istrinya

__ADS_1


"masa nggak ingat sih ini hari apa??" bu indri kembali bertanya pada suaminya


"emang ini hari kamis ma" jawab pak hendra pada istrinya


"ya udah deh kalau begitu" bu indri berhenti bertanya pada suaminya


pria dengan visual Willy Smith itu menyesal dengan apa yg ia katakan pada wanita dengan visual Elizabeth Cristine itu


"maafin papa ma,selamat ulang tahun ya ma" pak hendra membatin sambil melihat wajah istrinya


mereka berdua keluar dari kamar


"ayo pa berangkat,keburu telat" andra bertanya pada ayahnya


"iya" jawab pak hendra pada anak sulungnya


"andre kenapa kamu bawa istri kamu??" bu indri bertanya pada anak keduanya


"nggak apa² ma dia yg mau ikut" jawab andre pada ibunya


"nak kenapa kamu nggak disini aja sama mama" bu indri memegang tangan menantu keduanya


"sebenarnya nanti siang aku juga mau ke kost ma ada mau aku urusin" jawab rahma pada ibu mertuanya


"tapi kamu ingat kan ini hari apa" bu indri bertanya pada menantu keduanya


"ini hari kamis ma kalau besok hari jum'at" jawab rahma pada ibu mertuanya


"ya udah nggak apa²,tapi nanti pulangnya jangan lama² ya" tanya bu indri pada menantu keduanya


Mereka semua berangkat kerja sedangkan bu indri sedih karena tidak ada yg mengingat hari ulang tahunnya


"kok gak ada yg ingat hari ulang tahunku ya,menantu yg sering aku ajak curhat juga nggak ingat" bu indri membatin


"aku baca buku aja dah dikamar sambil menunggu mereka pulang" bu indri kembali ke kamar dan membaca buku


"kasian juga ya pa mama sampai sedih seperti itu,ngeliatnya jadi nggak tega" andra bertanya pada ayahnya


"iya,papa juga sebenarnya kasian melihat mama tadi,apalagi pas dia memegang tangan rahma,permintaannya tulus banget" jawab pak hendra pada anak sulungnya


"mama juga kan dekat sama rahma pa,karena cuma itu teman curhatnya setiap hari di rumah sedangkan aku dan fatimah kerja dari pagi" ujar aisyah pada ayah mertuanya


"benar yg kamu bilang aisyah,kalau udah ngomong sama rahma kadang papa dilupain sama mama" jawab pak hendra pada menantu pertamanya


"ya kan papa juga laki² jadi kalau ngobrol samal perempuan bisa beda pendapat" andra memberitahu ayahnya


"benar" jawab pak hendra pada anak sulungnya


kemudian hari menjelang siang,andre dan andri sudah berada di kantor


"gimana pa kue buat mama??" andre bertanya pada ayahnya


"kuenya ukuran sedang aja ndre nanti kita suruh penjualnya apa tulisannya,dan papa juga mau kasih kado untuk mama" jawab pak hendra pada anak keduanya


"kalau begitu kita berangkat aja semuanya" andra bertanya pada yg lain


"oke" jawab semuanya

__ADS_1


Ketika keluar kantor pak hendra bertemu dengan teman lamanya


"pak jono" pak hendra memanggil office boy sekaligus teman baiknya


"pak hendra" pak jono menjawab panggilan dari bosnya yg dulu


"gimana pak jono kabarnya" pak hendra bertanya pada pak jono


"alhamdulillah baik pak,bapak sendiri bagaimana" jawab pak jono pada pak hendra


"sama saya juga,lama nggak ketemu makin kangen saya" ujar pak hendra pada pak jono


"kalau boleh tau bapak mau kemana sama anak,menantu dan juga cucunya" tanya pak jono pada pak hendra


"hari ini hari ulang tahun istri saya,saya mau beli kue dan kado buat dia" jawab pak hendra pada pak jono


"kalau begitu titip salam sama bu indri ya pak" ujar pak jono pada pak hendra


"iya pak nanti saya bilangin" jawab pak hendra pada pak jono


mereka semua pamit lalu pergi ke toko kue membeli kue


"permisi mbak saya mau beli kuenya yg blackforest ya" ujar pak hendra pada penjual


"iya pak" jawab penjual lalu mengambil kue itu


"mau ditulis apa nggak usah pak" tanya penjual pada pak hendra


"tulis HAPPY BIRTHDAY MY WIFE" jawab pak hendra pada penjual


penjual menulis kue yg dibeli oleh pak hendra itu


"ini pak kuenya" penjual memberikan kuenya pada pak hendra


"berapa mbak???" tanya pak hendra pada penjual


"300 ribu pak" jawab penjual


kemudian mereka semua pulang ke rumah dengan masing² orang membawa kado dan mematikan listrik rumah


"kok listrik mati" bu indri yg kaget dan melihat sekeliling gelap semua


"surprise" listrik hidup kembali dan mereka semua memberi kejutan untuk bu indri


"ya ampun,mama jadi terharu ngeliatnya,mama kira papa udah lupa ulang tahun mama" bu indri mengeluarkan air mata atas kebahagiannya


"ini kue untuk ulang tahun mama dan ini kado dari papa" pak hendra memberikan kue dan kado pada istrinya


"makasih ya pa" jawab bu indri sambil memeluk suaminya


"ini kado dari kita ma" pasangan andra dan aisyah memberikan kadonya


"kalau ini dari aku ma" pasangan andre dan rahma memberikan kadonya


"dan ini dari kita ma" pasangan andri dan fatimah memberikan kadonya


Kemudian mereka semua memakan kue itu dan membuka kado

__ADS_1


__ADS_2