Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Buka Puasa Bersama Sri


__ADS_3

saat siang hari aisyah dan kedua adiknya menunjukkan kamar untuk sri


"oh iya sri ayo ikut saya" ujar aisyah pada sri


"kemana nyonya??" sri bertanya pada aisyah


"nunjukin kamar buat kamu" jawab aisyah pada sri


setelah itu sri mengikuti 3 kakak adik itu


"ini dia kamar untuk kamu sri" rahma memberitahu sri


"bagus banget nyonya kamarnya" sri melihat sekeliling kamar itu


"oh iya sri saya mau nanya apa kamu sudah menikah??" fatimah bertanya pada sri


"saya sudah menikah 4 tahun yg lalu,dan saya sudah punya anak umur 3 tahun di kampung,dia dirawat oleh ibu saya nyonya,kalau suami saya sudah meninggal 2 tahun yg lalu karena mendengar saya difitnah mencuri emas majikan saya waktu kerja di kampung,5 bulan yg lalu saya kabur dari rumah majikan saya karena suami majikan saya mau memperkosa saya" jawab sri pada fatimah


"sungguh binatang mantan majikan kamu itu" rahma prihatin dengan sri


"tuan andre tadi bilang pasti yg bikin saya tenang itu karena ibadah,dan tuan andra juga bilang mau penjarakan mantan majikan saya itu" ujar sri pada aisyah dan rahma


"suami saya dan kedua adiknya itu adalah orang baik,mereka berdua juga adik² saya" aisyah memberitahu sri


"nyonya rahma dan nyonya fatimah ini adiknya nyonya aisyah" sri bertanya pada rahma dan fatimah


"iya" jawab rahma dan fatimah


"pantesan agak mirip mukanya" sri melihat muka rahma dan fatimah secara bergantian


"oh iya sri kalau ada apa² kamu bilang aja sama saya ya,saya mau keluar dulu" ujar rahma pada sri


"iya nyonya" jawab sri pada rahma


"kita juga keluar dulu ya sri" aisyah dan fatimah pamit pada sri


"udah dzuhur sholat dulu lah" sri pergi ke kamar mandi untuk berwudhu


Di luar rumah


"suamiku sama bang andra kenapa ya,kaya habis nangis" rahma menghampiri suami dan abang iparnya


"kamu kenapa kok keliatan habis nangis" rahma bertanya pada suaminya


"aku habis nangis karena tadi sri ceritain nasib dia,aku prihatin sama dia" jawab andre pada istrinya


"pasti soal difitnah sama hampir diperkosa itu kan" rahma menebak jawaban suaminya


"iya,tapi aku juga berniat untuk kasih santunan untuk anaknya yg dikampung" jawab andre pada istrinya


"kamu kalau mau berbuat baik nggak apa² asalkan tidak ada maksud tertentu" rahma memeluk suaminya


"kamu nggak cemburukan kalau sri jadi pembantu kita" andre bertanya pada istrinya


"kenapa aku harus cemburu,memang dia itu cantik tapi hati kamu kan sudah aku kunci di hati aku jadi pertahankan hubungan kita,cukup maut yg memisahkan kita" jawab rahma pada suaminya lalu tersenyum


setelah selesai sholat sri berdoa kepada yg maha kuasa


"Ya Allah terima kasih telah menemukan hamba dengan majikan seperti mereka semua,dan juga ampunilah semua dosa² suami hamba lapangkanlah kuburnya Ya Allah dan untuk mantan majikan hamba,hamba sudah ikhlas menerima itu semua,jauhkanlah anak dan ibu hamba dari segala marabahaya besar maupun marabahaya kecil,kabulkan lah semua doa² hamba ya Allah" sri berdoa pada Allah


Setelah itu fatimah mengetok kamar sri


"assalamualaikum sri" fatimah mengetok kamar sri


"waalaikumsalam,iya sebentar" jawab sri sembari membuka mukenanya


"ada apa nyonya" sri bertanya pada fatimah


"ini kan udah siang,kamu ikut belanja ya" jawab fatimah pada sri


"kapan belanjanya nyonya" sri bertanya pada fatimah


"sekarang,nanti kamu diantar oleh kak rahma dan bang andre" jawab fatimah pada sri lalu pergi

__ADS_1


setelah itu sri menghampiri andre dan rahma


"permisi tuan,nyonya,tadi kata nyonya fatimah,tuan dan nyonya mau pergi ke pasar" ari bertanya pada andre dan rahma


"iya sri,biar saya keluarin dulu mobilnya ya" jawab andre pada sri


kemudian andre mengeluarkan mobil


"ayo sayang naik" ujar andre pada istrinya


"iya,ntar dulu aku tutup garasi dulu" jawab rahma pada suaminya


"pager biar saya aja yg tutup nyonya" ujar sri pada rahma


"ya udah" jawab rahma pada sri


Mereka berdua masuk ke mobil dan berangkat


"oh iya nyonya,nanti belanja apa aja ya??" sri bertanya pada rahma


"pokoknya bahan buat bikin kolak,terus sayuran buat makan nanti" jawab rahma pada sri


"oh iya sri,kamu bisa bawa mobil nggak??" andre bertanya pada sri


"nggak tuan" jawab sri pada andre


"kalau motor" andre bertanya kembali pada sri


"nggak juga tuan" jawab sri pada andre


"misalkan kamu bisa bawa motor atau mobil,kamu bisa belanja berdua sama istri saya nanti" ujar andre pada sri


"saya bawa sepeda aja nggak bisa tuan,sepeda ontel di kampung itu juga punya almarhum suami saya" jawab sri pada andre


"apa kamu nggak mau belajar???" andre bertanya pada sri


"nggak usah tuan,saya lebih baik kerja di dapur aja masak,daripada belajar yg lain²" jawab sri pada andre


"kamu mau nggak misalkan anak kamu tinggal disini" andre bertanya pada sri


"tapi kamu keberatan nggak misalkan lebaran nanti saya ajak ke suatu tempat!!" ujar rahma pada sri


"emangnya kemana nyonya??" sri bertanya pada rahma


"ke kampung kamu" jawab rahma pada sri


"terima kasih nyonya atas tawarannya tapi saya takut tuan dan nyonya besar nggak bolehin nyonya pergi" sri merasa tak enak pada tawaran rahma


"sri,sri,justru kita semua yg akan berkunjung ke rumah kamu sekalian silaturahim kenalan dengan kerabat² kamu yg lain" ujar andre pada sri


"makasih ya tuan,nyonya,tapi ini kan masih puasa pertama nanti aja pas lebaran" jawab sri pada andre


"saya,dan abang saya juga ingin lihat seperti apa mantan majikan kamu yg dikampung itu,abang saya bisa penjarakan dia juga sri" ujar andre pada sri


"jangan tuan biarin aja mereka disana,yg penting saya nggak ketemu sama mereka lagi,saya sudah terlanjur sakit hati ketika difitnah tanpa pesangon" jawab sri pada andre


"memangnya dia orang kaya sri??" rahma bertanya pada sri


"orang kaya sih nyonya" jawab sri pada rahma


"rumahnya sama rumah saya masih gedean mana" andre bertanya pada sri


"garasi tuan andre aja lebih besar daripada rumah dia,mobil dia aja mobil seperti yg tuan andre pakai ini" jawab sri pada andre


"orang kaya begitu kalau udah dipenjarakan bang andra pasti udah nangis sri minta dibebasin" rahma memberitahu sri


"memangnya tuan andra itu kerja apa nyonya" sri bertanya pada rahma


"bang andra itu direktur di perusahaan,saya penyiar radio,sedangkan adik saya guru" andre menjawab pertanyaan sri


merekapun sampai di pasar


"sayang aku tunggu parkiran aja ya" ujar andre pada istrinya

__ADS_1


"iya" jawab rahma pada suaminya


"ayo sri kita masuk ke pasar" rahma mengajak sri


"iya nyonya" jawab sri


Rahma dan sri masuk ke dalam pasar sedangkan andre duduk di dalam mobil


"kasian juga si sri itu,berarti aku pilih pembantu yg tepat bukan sembarangan" andre membatin


40 menit kemudian


"udah cukup kan sri semuanya" rahma bertanya pada sri


"sudah nyonya" jawab sri pada rahma


"ayo kita ke parkiran" rahma mengajak sri


"iya nyonya" jawab sri


Mereka berdua langsung menuju parkiran


"itu mereka udah datang" andre melihat mereka berdua lalu membuka pintu belakang mobil


"taro disini sri" ujar rahma pada sri


"iya nyonya" sri menurut


"banyak juga belanjaannya sayang" ujar andre pada istrinya


"di rumah kan sudah tambah anggota,jadi harus banyak belanjaan kita" jawab rahma pada suaminya


"bisa aja kamu" andre menutup pintu belakang mobil


"ayo kita pulang" ujar andre pada istrinya


"iya" jawab rahma pada suaminya


mereka bertiga pulang ke rumah lalu mulai memotong semua bahan²


"akhirnya kita pulang juga" rahma mengangkat sayur bersama sri


"ya ampun dek,kenapa nggak bilang kakak sih" aisyah meraih kantong dari tangan adik keduanya


"memangnya kita buka puasa pakai apa kak?" fatimah bertanya pada kakak keduanya


"tanya aja sama sri" jawab rahma pada adik bungsunya


"kamu mau masak apa sri??" fatimah bertanya pada sri


"kalau buka puasa lebih baik kolak nyonya" jawab sri pada fatimah


"kalau sayurnya apa??" fatimah bertanya pada sri


"tadi nyonya beli jengkol,ikan asin,cabai dan lain²" jawab sri pada fatimah


"kalau jengkolnya kamu semur ya sri,terus ikan asin di sambel aja" ujar rahma pada sri


"iya nyonya" jawab sri pada rahma


Adzan maghrib tiba kolak dan semua hidangan sudah siap santap


"alhamdulillah akhirnya buka juga" mereka semua menyantap hidangan buka puasa itu


"kamu duduk aja sri duduk di bangku yg kosong" ujar bu indri pada sri


"iya nyonya besar" sri menurut


"kolak buatan kamu enak banget sri" pak hendra memuji masakan sri


"makasih tuan besar" jawab sri sambil tersenyum


"saya sengaja beli bahan² kolak banyak sri" ujar rahma pada sri

__ADS_1


"memangnya kenapa nyonya??" sri bertanya pada rahma


"agar kamu juga bisa berbuka puasa bersama kita,orang lain mungkin menyuruh pembantu mereka makan terakhir terus makannya di dapur,tapi kita nggak seperti itu,mau siapapun orang itu dia wajib ikut menikmatinya bersama kami" jawab rahma pada sri sambil tersenyum


__ADS_2