Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Pembantu Di Bulan Puasa


__ADS_3

Saat puasa pertama pak hendra dan keluarganya sedang diskusi untuk mencari pembantu


"oh iya ma berhubung ini bulan puasa gimana kalau kita sewa pembantu" pak hendra memulai pembicaraan


"iya juga sih pa,sepertinya kita butuh tenaga tambahan" bu indri menyetujui ucapan suaminya


"tapi pembantu yg seperti apa pa,ma yg dipilih kalau yg tua kita suruh nyapu malah ngepel nanti,kalau yg muda bisa iman yg nggak kuat,ntar tiba² dia cantik gimana bodynya luar biasa gimana" andra kurang setuju tentang penyewaan pembantu


Mendengar ucapan andra,aisyah hanya menatap suaminya


"kamu kenapa sayang kok ngeliatin aku terus" andra bertanya pada istrinya


"aku heran sama omongan kamu,masalahnya kalau kamu bicara seperti itu artinya kamu suka sama pembantu yg **** dan berbadan luar biasa bisa dibilang yg aduhai" aisyah komplain pada suaminya


Andra diam mendengar komplain dari aisyah


"lebih baik yg begini aja ma,yg berhijab,rajin sholat dan tidak berbohong" ujar andre pada ibunya


"terus kamu nikahin gitu,itu termasuk selera kamu kan" rahma bertanya pada suaminya


"ya nggak lah" jawab andre pada istrinya lalu diam


"yg seperti susi aja ma badannya" ujar andri pada ibunya


"susi lagi,susi lagi nggak bisa apa move on dari pikiran kamu si susi itu" fatimah menggelengkan kepalanya


"maaf" jawab andri pada istrinya setelah itu diam


"lagian kalian pilih pembantu seperti cari masalah aja,ingat ini bulan puasa masa cari pembantu yg bodynya seperti itu,kalau pembantu yg matre pasti yg dia kejar andra,kalau pembantu yg ganjen pasti yg dia kejar andre,kalau pembantu yg muda pasti dia incar andri,dan jika mereka bertiga jadi pembantu kita istri kalian pasti nggak tahan dengan kelakuan mereka yg menggangu kalian bertiga" ujar bu indri pada ketiga anaknya


"tapi ma kalau pembantu yg tua yg dia incar pasti papa,dan mama darah tinggi nanti" jawab andre pada ibunya


"betul yg dibilang si andre ma,kalau mereka berempat ada disini itu bisa menggoda papa dan mereka bertiga" ujar pak hendra pada istrinya


"lebih baik begini aja ma,aku sama andre pergi ke tempat penyaluran pembantu nanti aku bisa cari pembantu mana yg akalnya baik dan mana yg akalnya buruk" andra memberi saran pada ibunya


"ya udah kamu berangkat aja sama andre sana,daripada mama pusing buat mikirin itu" bu indri yg sudah was² itu setuju dengan anak sulungnya


"aku ikut apa nggak" andri bertanya pada kedua abangnya


"nggak usah,nanti kamu ketagihan lagi duduk di sebelah pembantu yg kita bawa" jawab andra pada adik bungsunya


"dia di depan aja,sebelah supir" ujar andri pada abang sulungnya


"justru itu supirnya yg nggak fokus nyetirnya" jawab andra pada adik bungsunya


"oh iya sayang tolong ambil kunci mobil dong" pinta andre pada istrinya


"mobil yg mana??" rahma bertanya pada suaminya


"innova aja" jawab andre pada istrinya


Setelah itu rahma pergi ke kamar mengambil kunci mobil


Setelah mengambil kunci


"nih bang" rahma memberikan kunci mobil pada suaminya


"makasih ya" andre menerima kunci itu dari istrinya


kedua kakak adik itupun berangkat ke tempat penyaluran art


"oh iya bang,jadi program anak lagi??" andre bertanya pada abang sulungnya


"niatnya sih pengen dre tapi aku maunya habis lebaran" jawab andra pada adik keduanya


"aku sih punya 2 anak aja udah cukup menurut aku,tapi kalau Allah ngasih lagi nggak apa²" ujar andre pada abang sulungnya


"memangnya si rahma belum haid??" andra bertanya pada adik keduanya


"2 minggu yg lalu dia haid" jawab andre pada abang sulungnya


"kalau kak aisyah belum haid juga??" andre balik bertanya pada abang sulungnya


"dia juga 3 minggu yg lalu haid" jawab andra pada adik keduanya


"kalau si andri ikut tadi,dia ditengah terus si pembantu itu disebelahnya kacau urusannya ya bang" ujar andre pada abang sulungnya


"benar juga tuh" jawab andra pada adik keduanya


"oh iya bang tau nggak sih alasan mama cari pembantu itu apa" andre bertanya pada abang sulungnya


"sewaktu aku baca pikiran mama,mama itu nggak mau bikin menantunya capek,selama ini kan memang kita nggak punya pembantu perlu juga sih istri² kita istirahat dulu" jawab andra pada adik keduanya


"lagipula istri² kita itu pintar masak semua,contoh seperti andri dan fatimah mereka itu anak terakhir tapi nggak manja,biasanya kan yg namanya anak terakhir manja kan" ujar andre pada abang sulungnya

__ADS_1


"iya dre tapi aku merasa si andri itu memang dewasa juga sih,mungkin karena dia guru kali ya" jawab andra pada adik keduanya


1 setengah jam kemudian andra dan andre sampai di tempat penyaluran pembantu


"ini kan tempatnya ya bang??" andre melihat² halaman tempat itu dari mobil


"iya itu tulisannya AGEN ART (Asisten Rumah Tangga)" jawab andra pada adik keduanya


"ya udah turun yuk" ujar andre pada abang sulungnya


"ayo" jawab andra pada adik keduanya


Mereka berduapun turun dari mobil


"permisi mbak saya mau tanya disini tempat penyewaan ART" andra bertanya pada agennya


"betul sekali pak" jawab agen tersebut pada andra


"apa kita boleh pilih dulu mbak" andre bertanya pada agennya


"boleh pak mari saya antar ke kamar mereka" jawab agen lalu mengantar mereka ke kamar para art


setelah sampai di kamar si agenpun memperkenalkan nama² art pada kedua kakak adik itu


"yg ini namanya MARNI,dia punya goyangan yg hot sekali" agen memperkenalkan marni pada andra dan andre


"gimana bang yg marni ini??" andre berbisik pada abang sulungnya


"justru ini yg paling merusak iman dre" jawab andra pada adik keduanya


"kalau yg ini namanya JUMINTEN,dia ini sangat pintar" agen memperkenalkan juminten pada andra dan andre


"juminten gimana??" bisik andre pada abang sulungnya


"pintar sih pintar,maksudnya pintar nyolong duit majikannya" jawab andra pada adik keduanya


"kalau yg ini namanya LILIS,dia ini sangat pemalu" agen memperkenalkan lilis pada andra dan andre


"lilis gimana??" andre bertanya pada abang sulungnya


"sesuai namanya lilis itu lelet,kerjanya lambat" jawab andra pada adik keduanya


"kalau yg ini namanya MARKONAH,dia ini kalau di dapur mantul" agen memperkenalkan markonah pada andra dan andre


"markonah gimana??" andre bertanya pada abang sulungnya


"dan yg terakhir ini namanya SRI,dia ini kerjaannya hanya sholat dan berdoa agar dapat majikan yg baik,sebaiknya jangan pilih dia" agen memberitahu andra dan andre dengan malas


"sri gimana bang" andre bertanya pada abang sulungnya


"justru sri ini yg lebih rajin kita pilih dia aja" jawab andra pada adik keduanya


"tapi kita berdua maunya sri mbak,berapa yg harus kita bayar" ujar andre pada agen art itu


"ya udah untuk dia yg bapak² bayar cukup 1 juta saja" jawab agen pada andre


"murah banget nih saya tambah 1 setengah juta saya bayar" andra memberikan uangnya pada agen


"sri persiapkan pakaian² kamu,mulai sekarang bapak² ini majikan kamu" agen memberitahu sri


"iya buk" jawab sri pada agen


setelah itu sri mengemas pakaiannya dan menghampiri andra dan andre


"permisi tuan" ujar sri pada andra dan andre


"kamu udah siap" andra bertanya pada sri


"sudah tuan" jawab sri pada andra


"ya udah ayo berangkat" andre mengambil kunci mobil sakunya


Mereka bertiga berangkat pulang ke rumah


"oh iya sri kalau boleh tau nama lengkap kamu siapa ya" andre bertanya pada sri


"nama lengkap saya SRI LESTARI tuan" jawab sri pada andre


"kalau nama saya andra,dan yg menyetir itu adik saya namanya andre" andra memperkenalkan dirinya dan adik keduanya pada sri


"oh iya sri kalau boleh tau sebelumnya kamu kerja apa ya" andre bertanya pada sri


"2 tahun yg lalu saya kerja di kampung tuan terus saya difitnah oleh majikan saya mencuri emas miliknya pak dan saya diusir tanpa pesangon lalu saya merantau kesini,5 bulan yg lalu juga saya sempat kerja di rumah orang tapi saya kabur karena suami majikan saya ingin memperkosa saya pak" jawab sri pada andre


"kasian juga nasib kamu,kalau mau 2 mantan majikan kamu itu bisa saya seret ke penjara sekarang juga" ujar andra pada sri

__ADS_1


"nggak usah tuan,menjauh dari mereka saja buat saya tenang" jawab sri pada andra


"pasti karena ibadah yg bikin kamu tenang ya sri" ujar andre pada sri


"iya tuan dapat kerja aja saya bersyukur pak,yg penting saya bisa kirim uang untuk anak saya dikampung" jawab sri pada andre


"kamu punya anak sri" andre bertanya pada sri


"iya tuan,umurnya 3 tahun dia tinggal sama neneknya" jawab sri pada andre


"kalau suami kamu sri??" andra bertanya pada sri


"saya ini janda tuan suami saya sudah meninggal tuan,setelah mendengar saya difitnah oleh mantan majikan saya yg dikampung" jawab sri pada andra


"innalillahi wa innailaihi ra'jiun,turut berduka cita ya" andra dan andre berduka mendengar jawaban sri


"iya tuan" jawab sri pada andra dan andre


1 setengah jam kemudian


"oh iya bang tolong buka pager sama garasi dong" ujar andre pada abang sulungnya


"iya" jawab andra pada adik keduanya


Setelah andra membuka garasi andre memasukkan mobil


"ayo sri turun" andre yg baru mematikan mesin mobil itu mengajak sri turun


"iya tuan" jawab sri pada andre lalu turun dari mobil


kemudian andra menutup pager,sedangkan andre menutup garasi


"ayo sri masuk ke dalam dari sini aja" ujar andre pada sri


"iya tuan" jawab sri pada andre


Andre dan sri masuk ke rumah lewat garasi sedangkan andra lewat pintu rumah


"mobilnya banyak banget tuan" sri melihat 6 mobil yg ada di garasi


"oh,kalau yg innova itu mobil punya keluarga istri saya,yg rubicon itu mobil saya,fortuner hitam itu punya abang saya yg tadi,pajero sport putih itu punya adik saya,kijang yg itu beli hasil patungan antara saya,abang saya,adik saya,istri saya serta dua ipar saya,sedan yg itu punya papa saya" andre memberitahu sri


sesampainya di dalam rumah


"papa,mama,ini dia yg akan membantu kita di rumah" ujar andre pada kedua orang tuanya


"perkenalkan tuan besar,nyonya besar nama saya sri lestari panggil aja sri" sri memperkenalkan diri pada pak hendra dan bu indri


"halo sri semoga kamu betah disini ya" bu indri menyalami pembantu barunya


"iya nyonya besar" jawab sri pada bu indri


"oh iya sri perkenalkan kalau yg ini istri saya namanya aisyah dan yg laki² itu anak saya namanya ilham" andra memperkenalkan istri dan anaknya


"halo sri,nama saya aisyah" aisyah menyapa sri


"iya nyonya" jawab sri pada aisyah


"kalau yg itu istri saya namanya rahma,dan yg itu anak kembar saya namanya dewa dan dewi" andre memperkenalkan istri dan anaknya pada sri


"halo sri,nama saya rahma" rahma memperkenalkan dirinya pada sri


"iya nyonya" jawab sri pada rahma


"kalau saya andri anak bungsu disini dan ini istri saya namanya fatimah yg perempuan itu anak saya namanya syifa" andri memperkenalkan diri serta anak dan istrinya pada sri


"iya tuan,nyonya" jawab sri pada andri dan keluarga kecilnya


"oh iya bang kita keluar dulu yuk" ujar andre pada abang sulungnya


"iya dre" jawab andra pada adik keduanya


"ndri ikut yuk" andre mengajak adik bungsunya


Ketiga saudara itu pergi keluar


"oh iya bang menurut abang yg dibilang sama sri tadi jujur atau bohong??" andre bertanya pada abang sulungnya


mendengar pertanyaan andre,andra mengeluarkan air matanya


"dia nggak bohong dre,kasian nasibnya sudah difitnah,habis itu mau diperkosa,suaminya meninggal,anaknya masih kecil lagi kita harus kasih santunan ke dia dan anaknya yg dikampung" jawab andra pada adik keduanya sambil mengeluarkan air matanya


"memangnya sri itu kenapa bang??" andri bertanya pada kedua abangnya


"2 tahun yg lalu dia sempat kerja dikampung terus difitnah mencuri emas milik majikannya habis itu suaminya meninggal,5 bulan yg lalu dia juga sempat kerja tapi suami majikannya mau perkosa dia akhirnya dia kabur dari situ" jawab andre pada adik bungsunya

__ADS_1


"tega banget 2 majikannya itu" andri kaget mendengar jawaban abang keduanya


__ADS_2