Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Mati Suri Andra,Andre,& Andri


__ADS_3

Hal terburuk terjadi pada ketiga suami itu dimana mereka mengalami kecelakaan karena kejahatan dr orang terdekatnya


Di PT Maju Jaya Grup


saat andra mau pergi keluar dia ditabrak oleh mobil hingga terpelanting di jalanan


"sayang aku mau keluar dulu ya,dada ilham ayah pergi dulu ya" ujar andra pada istri & anaknya


"Dada ayah" jawab aisyah sambil melambaikan tangan putranya


saat sudah diluar andra yg mau menuju parkiran ia ditabrak oleh mobil sedan berwarna hitam


"arrggh" teriak andra lalu terpelanting masuk kedalam warung makan hingga kacanya pecah


plaaakkkkkkkkkkk!!!


"ya ampun siapa itu" kaget salah satu pelanggan yg sedang makan


kemudian penjualpun langsung melihat siapa orang yg kecelakaan itu


"ya ampun ini kan pak andra direktur pt maju jaya grup" kaget penjual


"serius pak" tanya pelanggan


"iya mas" jawab penjual


"rasakan kamu andra" ujar seorang wanita didalam mobil sedan hitam yg memakai kacamata hitam & menutup kepalanya dengan kain


ketika aisyah hendak mengambil air minum digelas,gelasnyapun jatuh dr tangannya


"minum dulu ah,ya ampun kok jatuh" ujar aisyah yg kaget gelasnya jatuh


ketika yuli sedang membuang sampah diluar,ia bingung dengan keramaian itu


"ya ampun ada apa itu kok rame banget" uli membatin & menghampiri keramaian itu


"permisi ada apa ya" tanya yuli


"ya ampun pak andra" pekik yuli yg kaget bahwa bosnya itu korbannya


setelah itu yuli langsung berlari masuk ke kantor untuk memberikan kabar buruk itu


sesampainya di ruangan andra


"asslamualaikum bu" ujar yuli yg kelelahan


"waalaikumsalam ada apa mbak yuli" tanya aisyah


"pak andra kecelakaan bu" jawab yuli


"yg benar kamu???" tanya aisyah


"iya,itu diluar ramai banget sampai kaca warung makan pecah bu" jawab yuli


"astaghfirullah" ujar aisyah lalu menutup mulutnya


setelah itu aisyah & yuli berlari keluar menuju depan rumah makan


sesampainya di warung makan


"astaghfirullah bang" tangis aisyah hingga memeluk suaminya yg penuh dengan darah di pipinya


"mbak yuli tolong saya bawa suami saya kerumah sakit ya,tapi saya mau ambil anak saya dulu" ujar aisyah


"iya buk" jawab yuli


setelah itu aisyahpun kembali dengan menggendong ilham


"mbak yuli tolong gendong anak saya ya" pinta aisyah


"iya buk" jawab yuli


kemudian aisyah membawa andra ke rumah sakit bersama yuli


sementara di Gudang Galau FM


Andre yg baru selesai sholat zuhur di masjid ditabrak oleh sepeda motor


"alhamdulillah,selesai sholat siaran lagi" andre membatin & keluar dr masjid


ketika sedang berjalan kemudian datang sepeda motor berwarna putih yg dikendarai oleh seorang wanita


"arrggh" teriak andre lalu tersungkur di jalanan


"rasakan kamu andre" ujar seorang wanita yg memakai helm itu


ketika rahma datang membawa makan siang untuk andre dia melihat dr mobilnya ada seorang pria terbaring di jalanan


"siapa itu" rahma membatin lalu turun dr mobilnya


rahma kaget setelah membalikkan badan pria yg sedang terbaring itu adalah andre


"siapa dia,astaghfirullah bang kok kamu bisa ada disini" rahma yg menagis melihat suaminya terbaring di jalan


"tolong,tolong" teriak rahma untuk meminta pertolongan dari warga


"ada apa buk" tanya tiga orang bapak2


"tolong angkat suami saya ke mobil pak" pinta rahma pada ketiga bapak2 itu


"iya buk" jawab ketiganya


kemudian ketiga bapak itu mengangkat andre ke mobil rahma


"makasih ya pak" ujar rahma


"iya buk


rahmapun bergegas pergi ke rumah sakit untuk membawa suaminya


sedangkan di Sdn Harapan Bangsa


Andri yg ingin menyebrang untuk pergi ke tempat fotocopy ia ditabrak oleh sepeda motor


"oh iya fotocopy ini dulu ah" andri membatin


saat mau menyebrang datang seorang wanita yg membawa motor hitam melaju cepat


"arrgh" teriak andri & langsung terjatuh di jalanan


"rasakan kamu andri" ujar wanita yg memakai helm berwarna merah


mendengar suara keramaian di jalan fatimah heran & menuju ke jalanan

__ADS_1


"anak2 ibu titip anak ibu dulu ya ibu mau keluar" ujar fatimah pada murid kelas 3


"iya buk" jawab murid kelas 3


sesampainya di jalanan fatimah kaget melihat andri yg tergeletak di jalanan


"astaghfirullah bang kok kamu bisa seperti ini" fatimah kaget sambil menangis melihat suaminya habis kecelakaan


kemudian fatimah bergegas mengambil anak serta mobilnya & meminta orang untuk mengangkat


"pak saya minta tolong ya pak angkat suami saya ke dalam mobil" pinta fatimah pada warga


"iya buk" jawab warga


setelah diangkat ke mobil fatimah langsung pergi ke rumah sakit


sesampainya di rumah sakit fatimah heran melihat kedua kakaknya juga baru sampai di rumah sakit


"dek kalian ngapain" tanya aisyah pada kedua adiknya


"kakak ngapain kamu juga dek ngapain" tanya rahma pada kakak & adiknya


"kak aisyah sama kak rahma ngapain" tanya fatimah pada kedua kakaknya


"suamiku kecelakaan" jawab ketiganya secara bersamaan


kemudian mereka memanggil perawat untuk membawa suami masing" ke ruangan dokter & saling bercerita penyebab suami masing" bisa seperti itu


"kak bang andra kenapa bisa seperti itu" tanya rahma pada kakak sulungnya


"aku juga gak tau dek tiba2 dia kecelakaan sampai tubuhnya masuk ke warung makan melalui kaca depan sampai pecah,kalo ayahnya kembar kenapa dia???" jawab aisyah sambil menanyakan penyebab kecelakaan suami adik keduanya


"kalo bang andre aku gak tau,tadi aku bawa makan siang untuknya tapi ngeliat dia terbaring di jalan,kalo ayahnya syifa kenapa dek" jawab rahma sambil bertanya pada adik bungsunya


"dia tadi mau fotocopy di sebrang sekolah tapi aku dengar ada suara keributan gak taunya ternyata dia yg kecelakaan" jawab fatimah


kemudian dokter memanggil mereka bertiga tentang kondisi suami masing"


"atas pasien bernama,muhammad andra,muhammad andre,muhammad andri" ujar dokter


"kami istrinya" jawab ketiga istri itu


"bagaimana keadaan suami kami dok" tanya ketiga istri itu


"maaf saya sudah berusaha semaksimal tetapi mereka bertiga sudah tiada" jawab dokter


"nggak gak mungkin,bang bangun" ujar aisyah sambil membangunkan suaminya


"iya nggak mungkin,bang bangun" ujar rahma sambil membangunkan suaminya


"pasti nggak mungkin,bangun bang" ujar fatimah sambil membangunkan suaminya


kemudian jasad andra,andre,& andri dibawa oleh 3 ambulance


sesampainya di rumah pak hendra


pak hendra & bu indri yg kaget dengan suara ketiga ambulance yg menuju kerumahnya itu kaget melihat ketiga jasad putranya dibawa masuk kerumah


pertama jasad andra


"astaghfirullah andra kamu kenapa bisa begini meninggal" tangis bu indri & pak hendra di hadapan jenazah putra sulungnya


kedua jasad andre


ketiga jasad andri


"kamu juga kenapa bisa meninggal andri" tangis pak hendra & bu indri di hadapan jenazah putra ketiganya


kemudian bu indri memeluk ketiga menantunya itu


"kalian yg sabar ya nak" ujar bu indri yg memeluk ketiga menantunya itu


"iya ma" jawab ketiganya pada mertuanya


sedangkan di tempat lain


ketiga wanita yg menabrak andra,andre,& andri adalah suruhan seli


"ini untuk kamu" ujar seli pada wanita penabrak andra


"makasih boss" jawab wanita penabrak andra yg tak lain adalah Dina manager PT Maju Jaya Grup yg sudah lama naksir dengan Andra


"ini untuk kamu" ujar seli pada wanita penabrak andre


"makasih boss" jawab wanita penabrak andre yg tak lain adalah Yuyun penyiar radio wanita Gudang Galau FM yg naksir dengan Andre


"ini untuk kamu" ujar seli pada wanita penabrak andri yg tak lain adalah Sari guru kelas 2 Sdn Harapan Bangsa yg genit dengan Andri


"sekarang kalian harus pergi kerumah pak hendra & pura2 berbelasungkawa atas kematian ketiga laki2 itu" pinta seli pada ketiga wanita itu


"oke boss" jawab ketiganya


kemudian ketiga wanita itu berangkat ke kediaman pak hendra


sesampainya di rumah pak hendra


mereka bertiga melihat orang2 yg sedang membacakan surat yasin pada ketiga jenazah yg terbaring di atas kasur sedangkan istrinya duduk menangis disamping jasad suaminya


"assalamualaikum" ujar mereka bertiga yg tidak masuk kerja hari ini


"pak jono itu bukannya bu dina yg lagi cuti hari ini,kok dia bisa tau kalo pak andra meninggal" bisik yuli pada pak jono


"saya juga gak tau mbak" pak jono membalas bisikan yuli


"Bud bukannya itu yuyun yg cuti hari ini kok dia tau andre meninggal" bisik santi pada budi


"gua juga gak tau san" budi membalas bisikan santi


"buk tuti bukannya itu bu sari,kok dia tau pak andri meninggal" bisik guru kelas satu pada kepala sekolah


"saya juga gak tau pak" kepala sekolah membalas bisikan guru kelas satu


"setelah kita membunuh suaminya,kita bunuh istrinya" bisik dina pada yuyun & sari


"sudah pasti" jawab keduanya


kemudian semua orang lari ketika melihat jasad andra,andre & andri bangun kemudian duduk


"Astaghfirullah" kaget semua orang melihat andra bangun lalu menghadap ke sekeliling


"Astaghfirullah" kaget semua orang melihat andre bangun lalu menghadap ke sekeliling


"Astaghfirullah" kaget semua orang melihat andri bangun lalu menghadap ke sekeliling

__ADS_1


"arggghhh" teriak semua orang lalu berlari keluar


"kok aku begini" ujar andra yg bingung melihat tubuhnya hanya ditutupi selendang


"iya kok aku juga begini" ujar andre yg bingung melihat tubuhnya hanya ditutupi selendang


"sama kok aku juga begini" ujar andri yg bingung melihat tubuhnya hanya ditutupi selendang


"ndre ndri kok kita begini" tanya andra pada kedua adiknya


"ya nggak tau bang" jawab keduanya


lalu mereka melihat istrinya yg masih belum sadar suaminya terbangun


"sayang hey" ujar andra kemudian memeluk istrinya


"astaghfirullah" kaget aisyah lalu melepaskan pelukan suaminya & berlari keluar


"sayang kamu kenapa" ujar andre kemudian memeluk istrinya


"astaghfirullah" kaget rahma lalu melepaskan pelukan suaminya & berlari keluar


"sayang jangan nangis" ujar andri kemudian memeluk istrinya


"astaghfirullah" kaget fatimah lalu melepaskan pelukan suaminya & berlari keluar


"papa mama" ujar ketiga putranya


"iya,astaghfirullah" jawab pak hendra & bu indri hingga berlari keluar


kemudian andra,andre,& andri kaget ketika mereka membaca lembaran kertas dengan nama mereka masing"


"MUHAMMAD ANDRA BIN H.HENDRA" ujar andra


"MUHAMMAD ANDRE BIN H.HENDRA" ujar andre


"MUHAMMAD ANDRI BIN H.HENDRA" ujar andri


kemudian mereka saling pandang dan berteriak


"Arrrggghhhh" ujar ketiganya


lalu pak hendra,bu indri & ketiga menantunya itu melirik dr pintu


"jadi kalian masih hidup" tanya pak hendra


"kalian masih hidup ternyata" tanya bu indri


ketiganya menjawab pertanyaan kedua orang tuanya


"ini kita sehat2 aja pa ma" jawab ketiganya


"alhamdulillah,papa bersyukur anak2 papa masih hidup" ujar pak hendra sambil berjalan menuju ketiga putranya


"iya mama juga bersyukur kalian bertiga masih hidup" ujar bu indri sambil berjalan mengekor di belakang suaminya


ketiga istri itupun menangis bahagia & berlari menuju ke arah suami masing" & memeluk suaminya


"alhamdulillah bang kamu masih hidup,tapi di rumah sakit tadi kamu udah gk bernafas bang," ujar aisyah & memeluk suaminya


"Alhamdulillah sayang,Allah masih bisa memberikan kesempatan untuk aku hidup lagi" jawab andra lalu mencium kedua pipi istrinya


"Alhamdulillah kamu juga masih hidup bang,aku nggak bisa membayangkan anak2 kalo tanpa kamu" ujar rahma & memeluk suaminya


"Alhamdulillah sayang,Allah juga masih bisa mengizinkan aku untuk hidup lagi aku juga gk tega kalo kamu jadi janda terus dewa & dewi jadi anak yatim" jawab andre lalu mencium dahi istrinya


"Alhamdulillah kamu juga masih hidup bang entah bagaimana nanti kalo aku jadi janda kemudian syifa jadi anak yatim" ujar fatimah pada suaminya


"Alhamdulillah sayang,Allah mungkin masih memberi aku kesempatan untuk melindungi kamu & syifa" jawab andri pada istrinya


kemudian pak hendra,bu indri ketiga anak & menantunya serta keempat cucunya itu pergi ke masjid untuk memberitahukan pada ustadz


"kalian bertiga ganti pakai baju dulu,habis ini kita ke masjid" ujar pak hendra


"iya pakai baju dulu masa mau ke masjid gak pakai baju" ujar bu indri


"assalamualaikum" ujar semuanya


"waalaikumsalam" jawab ustadz & marbot masjid


"ha...ha..hantu" teriak ustadz & marbot


"saya masih hidup pak" ujar andra


"iya saya juga masih hidup pak" ujar andre yg menggendong anak perempuannya


"saya juga masih hidup pak" ujar andri


"alhamdulillah kalau kalian masih hidup" jawab ustadz


kemudian ketiga saudara itu saling berbicara pada ustadz perihal awal kejadian mereka bisa mati suri


"jadi begini pak ustadz,saya itu tadi ketika mau berjalan ke parkiran saya itu di tabrak oleh sebuah mobil sedan hingga saya mental lalu masuk ke dalam warung makan" ujar andra pada pak ustadz


"iya pak suami saya masuk ke warung makan itu melewati kaca depannya hingga pecah,& di rumah sakit tadi nafasnya sudah tak ada pak" ujar aisyah pada pak ustadz


"kalo kecelakaannya mas andra ini termasuk parah tapi yg anehnya itu kenapa mas andra hanya terluka di bagian dahi mas andra saja,kalo soal mati surinya mas andra itu mungkin Allah ingin menjadikan mas andra lebih baik lagi" jawab pak ustadz


"oh jadi begitu pak ustadz" ujar andra pada pak ustadz


"kalo saya pak,saya itu tadi selesai sholat dzuhur ketika saya mau menyebrang tapi saya ditabrak sepeda motor kemudian saya terbaring di jalanan pak" ujar andre pada pak ustadz


"iya pak ketika saya mau mengantar makan siang untuk suami saya,tiba2 ada yg terbaring di jalanan saya membalikkan badannya & ternyata itu suami saya pak,lalu pas dirumah sakit nafasnya juga sudah tak ada" ujar rahma pada pak ustadz


"kalo soal kecelakaan mas andre ini juga parah,tapi kalau mbak rahma gk datang juga mungkin mas andre itu masih terbaring di jalanan,kalo soal mati surinya mas andre ini juga Allah bisa membuat mas andre lebih baik lagi apalagi kejadiannya setelah sholat dzuhur" jawab pak ustadz


"oh jadi begitu pak ustadz" ujar andre pada pak ustadz


"saya juga pak,ketika saya ingin menyebrang untuk ke tempat fotocopy ada motor yg melaju cepat terus menabrak saya hingga jatuh ke jalan" ujar andri pada pak ustadz


"iya pak ketika saya lagi mengajar murid saya,saya heran kok ada suara keramaian di depan gerbang sekolah pas saya lihat ternyata suami saya korbannya,di rumah sakit juga nafasnya udah gak ada tadi" ujar fatimah pada pak ustadz


"kalo soal kecelakaannya mas andri ini juga parah,sama seperti mas andra & mas andre tapi untung saja mbak fatimah,mbak rahma & juga mbak aisyah segera mengetahui semuanya kalau tidak ya seperti yg saya bilang tadi bisa meninggal,kalo soal mati suri ketiga mas ini sama semua kuasa Allah" jawab pak ustadz


"kalo boleh tau kejadiannya itu jam berapa" tanya pak ustadz


"jam 12 : 00 pak ustadz" jawab ketiga istri


"kok sama ya,sepertinya ini ada faktor kesengajaan" ujar pak ustadz sambil mengerutkan dahinya


"kalo begitu makasih ya pak ustadz" ujar semuanya


"iya sama2" jawab pak ustadz

__ADS_1


kemudian mereka semua pulang kerumah


__ADS_2