
Di siang hari pak hendra & ketiga putranya sudah pulang sholat jum'at dan mereka melihat inem yg centil itu menghampiri mereka berempat
"permisi bapak2 baru pulang sholat jum'at ya" tanya inem pada semuanya
"iya" jawab semuanya
"kamu yg namanya inem ya,yg tinggal di rumah yg di seberang itu" tanya pak hendra pada inem
"betul pak" jawab inem
"kalo bapak siapa ya kok baru melihat saya" tanya inem pada pak hendra
"saya hendra,dan yg ketiga ini anak2 saya" jawab pak hendra sambil menunjuk ketiga anaknya yg berada di belakangnya
"oh jadi pak hendra ini,bapaknya pak andra,pak andre,dan pak andri" tanya inem pada pak hendra
mendengar ada suara di luar bu indri & ketiga menantunyapun keluar untuk melihat apa yg terjadi di luar
"papa udah pulang siapa perempuan ini pa" tanya bu indri pada suaminya lalu menunjuk inem
"ini ma tetangga baru yg tinggal di rumah seberang itu" jawab pak hendra
"permisi buk perkenalkan nama saya inem" ujar inem pada bu indri
"saya indri dan ini suami saya terus mereka bertiga anak2 saya" jawab bu indri
"wow hebat ya pak hendra & bu indri punya anak seganteng bapak2 ini" ujar inem pada pak hendra & bu indri sambil melirik ke arah andra,andre,dan andri
"ya itu karunia yg maha kuasa,ngomong2 kamu emang gak sholat dzuhur kan bapak2 sudah pulang sholat jum'at" jawab bu indri
"nggak bisa buk kan saya lagi haid" ujar inem
kemudian andra membaca pikiran inem dan mengetahui bahwa wanita itu bohong
"kamu bohong ya" tanya andra pada inem
"nggak pak saya gak bohong" jawab inem
"oh yaudah kalau begitu kami semua masuk dulu ya,hati2 masakan kamu gosong" ujar andre pada inem
setelah mereka semua masuk, inempun masuk juga ke rumahnya dan betul ikan yg sedang dia goreng gosong
"ya ikanku gosong" ujar inem yg menyesal meninggalkan masakannya
beberapa menit kemudian inempun bingung tentang apa yg dikatakan andra & andre tadi
"kok aneh ya kok bisa pak andra tau kalo aku tadi berbohong,terus kenapa yg dibilang pak andre itu benar kalo masakan aku itu gosong" inem membatin dan menggaruk - garuk kepalanya yg tidak gatal itu
sedangkan di rumah pak hendra
bu indri yg masih kesal pada suaminya itu tiba - tiba menerima telepon
Drrttt (dering telepon)
"halo assalamualikum dengan siapa ya" tanya bu indri
(halo bu indri ini saya rahayu) jawab penelpon yg ternyata bu rahayu
"oh bu rahayu ada apa ya kok nelpon" tanya bu indri pada bu rahayu
(begini bu indri saya mau kasih kabar baik) jawab bu rahayu
"kabar apa bu rahayu???" tanya bu indri
(tadi anak saya rita udah dilamar sama seorang pria) jawab bu rahayu
"alhamdulillah bagus dong buk kalau begitu kalo boleh tau akad dan resepsinya kapan buk" tanya bu indri
(hari sabtu buk) jawab bu rahayu
"oke kalau begitu terima kasih ya kabarnya insyallah hari sabtu saya sama keluarga datang" ujar bu indri
(iya buk) jawab bu rahayu
kemudian bu indri menutup teleponnya dan memberitahu kabar dari temannya itu pada keluarganya
"mama ada kabar baik" ujar bu indri pada semuanya
"kabar baik apa ma" tanya andri
"itu ndri si rita hari ini udah dilamar,terus besok pagi akad dan resepsinya" jawab bu indri
mendengar perkataan ibunya andripun kaget
"yang benar ma" tanya andri pada ibunya
"iya ndri" jawab bu indri
andre yg baru keluar dari kamarnya setelah mengganti bajunyapun bertanya pada ibunya
"ada apa ma kok kayanya senang banget" tanya andre yg langsung duduk di sofa menghampiri istrinya
"ini ndre si rita anaknya tante rahayu hari ini udah dilamar,besok acara akad dan resepsinya" jawab bu indri
"wow bagus dong kalau begitu" ujar andre
"berarti yg dibilang bang andre itu benar dong soal kemarin itu" jawab andri pada abang keduanya
"benar apanya ayahnya syifa" tanya rahma pada adik iparnya
"jadi gini kemarin kak soal anaknya tante rahayu si rita ini kan kemarin dia mau jodohin sama ibunya" jawab andri pada kakak iparnya
"terus" ujar rahma pada adik iparnya
"tapi kak rahma sama kamu janji ya jangan marah dulu" tanya andri pada kakak iparnya dan istrinya
"iya janji gk marah" jawab rahma dan fatimah
"tante rahayu ini sempat mau jodohin si rita ini sama bang andre" ujar andri pada kakak iparnya & istrinya
"ya ampun terus" tanya rahma & fatimah
__ADS_1
"bang andre jawab aja saya sudah menikah tante dan saya sudah dikaruniai anak kembar 1 laki - laki & 1 perempuan" jawab andri
"syukurlah suamiku nolak,kalau nerima aku gk mau dimadu" ujar rahma sambil memegang dadanya
"tapi kok kamu juga suruh fatimah jangan marah ndri" tanya andra pada adik bungsunya
"setelah bang andre nolak rita,terus tante rahayu mau jodohin rita sama aku juga,tapi aku jawab saya juga sudah menikah tante dan sudah dikaruniai 1 anak perempuan,setelah itu bang andre kasih saran sama tante rahayu besok insyallah rita ada yg melamar dan lusa akad dan resepsinya" jawab andri
"syukur lah kamu juga nolak" ujar fatimah pada suaminya
"kan cuma kamu di hatiku" jawab andri sambil mencubit hidung istrinya
"wow hebat juga kamu ndre bisa jodohin orang juga,kalo bisa jodohin aja si inem sama pak rt yg punya 2 istri itu hahaha" ujar andra sambil tertawa
"betul juga tuh,ayahnya kembar jodohin aja cewek centil itu sama dia" tanya aisyah pada adik iparnya
"udah ah gak usah dibahas lagi" jawab andre yg sedang tersenyum itu
"jadi besok berangkatnya jam berapa ma" tanya pak hendra pada istrinya
"pagi aja kali ya habis sarapan,sekalian mau liat seperti apa akadnya besok" jawab bu indri
keesokan harinya..!!!!
jam 7 pagi keluarga pak hendra sudah selesai sarapan dan bersiap pergi kondangan memakai pakaian batik couple bersama pasangan masing"
"ayo ma kita berangkat" tanya pak hendra yg memakai batik warna emas dengan corak hitam itu
"iya pa" jawab bu indri yg memakai batik senada dengan suaminya dan menggendong dewa di tangannya
"ayo sayang kita juga berangkat" tanya andra yg memakai batik warna hitam dengan corak putih dan peci hitam itu
"iya bang" jawab aisyah yg memakai batik senada dengan suaminya itu dengan ilham yg berada di tas gendongannya
"kita juga ayo berangkat" tanya andre yg memakai batik warna biru dengan corak putih dan peci biru itu
"iya bang" jawab rahma yg memakai batik senada dengan suaminya itu dengan dewi yg berada di tas gendongannya
"kita juga berangkat yuk" tanya andri yg memakai batik warna putih dengan corak merah dan peci warna putih
"iya bang" jawab fatimah yg memakai batik senada dengan suaminya itu dengan syifa yg berada di tas gendongannya
pak hendra,bu indri,ketiga menantunya serta cucu - cucunya sudah berada di pager yg terbuka sedangkan ketiga putranya yg sudah membuka garasi untuk mengeluarkan mobil masing - masing,sedangkan inem yg sedang menyapu di teras rumahnya kaget melihat 3 mobil keluar dari rumah pak hendra
"papa mama,sama yg lainnya tunggu di pager dulu ya,biar kita keluarin mobil dulu" ujar andra,andre,dan andri
"di pel dulu biar bersih dan gak ada kotoran lagi,wow itu mobil cakep banget" inem yg kaget saat melihat mobil andra sudah keluar dari pager
"wow yg ini juga cakep banget bannya besar lagi" inem yg kaget melihat mobil andre keluar dari pager
"ini juga cakep banget" inem yg kaget melihat mobil andri keluar dari pager
kemudian inempun kaget melihat seseorang yg keluar dari 3 mobil itu
"wow yg hitam itu ternyata punya pak andra yg ganteng itu" inem membatin
"yg abu - abu ternyata punya pak andre yg dadanya bidang itu" inem membatin
kemudian inem menghampiri mereka semua yg sudah menutup pager rumah
"waduh bapak2 ibuk2 pada mau kemana ini ganteng banget" tanya inem pada semuanya dengan alat pel yg masih ada di tangannya
"kita mau kondangan nem" jawab andra sambil masuk kedalam mobil bersama istri dan anaknya
"kita pergi dulu ya nem" tanya andri pada inem sambil masuk ke mobil bersama istri dan anaknya
"iya pak roti sobek" jawab inem
"hati - hati ya nem nanti kamu kepeleset" tanya andre pada inem sambil masuk ke mobil bersama istri,kedua anaknya,dan kedua orang tuanya
"iya pak andre" jawab inem
kemudian mereka semua pergi dan inempun pulang tetapi ia kepeleset setelah menginjak teras rumahnya
"aduh pinggangku sakit,untung kakiku gk keseleo kalo keseleo aku gk bisa jalan ini buat masuk ke dalam" gumam inem yg baru saja kepeleset
Di mobil andra,ilhampun menunjuk ke bagian mobil dan bertanya pada mamanya itu apa
"mama itu apa" tanya ilham pada mamanya yg menunjuk ke arah tisu di dashboard mobil ayahnya
"itu namanya tisu" jawab aisyah pada putranya
"tisu tisu" ujar ilham
"iya itu tisu" jawab aisyah pada putranya
"pagi - pagi jalan udah ramai ya" ujar andra pada istrinya
"iya,motor2 juga banyak" jawab aisyah pada suaminya
sementara di mobil andre,dewa bertanya pada neneknya apa yg dipakai oleh neneknya,dan dewi juga bertanya pada mamanya apa yg dipakai oleh mamannya
"nenek ini apa" tanya dewa yg memegang safety belt di mobil ayahnya
"ini namanya sabuk pengaman" jawab bu indri
"sabuk aman" ujar dewa
"iya itu sabuk aman pinter cucu nenek" jawab bu indri sambil mencium pipi dewa
"mama ini apa" tanya dewi pada mamanya yg menunjuk ke jilbabnya
"ini namanya jilbab" jawab rahma pada putrinya
"jilbab jilbab" ujar dewi
"iya ini namanya jilbab" jawab rahma pada putrinya
"ini jalan kaya pasar rame banget ya" ujar andre pada istrinya
"iya gk di kanan gk di kiri rame banget" jawab rahma pada suaminya
__ADS_1
"ndre kamu tadi kan sempat ngomong sama inem kan hati2 kepeleset" tanya pak hendra pada putra keduanya
"iya pa" jawab andre
"kalo misalnya dia kepeleset gimana" tanya pak hendra
"ya semoga aja gak kenapa2 dia" jawab andre yg masih fokus ke jalan
"kamu sama abangmu kemarin juga sempat ngomongkan sama dia" tanya pak hendra pada putra keduanya
"iya pa kan papa juga dengar" jawab andre
"ngomong apa kamu sama abangmu ndre" tanya bu indri
"itu ma kan si inem ngomong dia lagi haid kemarin tapi bang andra malah langsung ngomong ke dia kamu bohong ya" jawab andre
"kalo kamu ngomong apa" tanya bu indri
"aku bilang hati2 masakanmu gosong" jawab andre
"tapi bisa jadi juga kemarin masakan dia gosong bang" tanya rahma pada suaminya
"bisa jadi" jawab andre pada istrinya
sedangkan di mobil andri,syifapun menunjuk benda yg berada dipakai mamanya
"mama ini apa" tanya syifa sambil menunjuk cincin yg berada di jari manis mamanya
"ini namanya cincin" jawab fatimah pada putrinya
"cincin cincin" ujar syifa
"iya ini namanya cincin" jawab fatimah pada putrinya
"jalan rame banget gimana gk polusi udara banyak kendaraan di mana2" ujar andri pada istrinya
"iya orang buang sampah juga banyak yg sembarangan" jawab fatimah pada suaminya
"oh iya sayang ternyata bang andre bisa juga loh bawa mobil pelan" ujar andri pada istrinya
"yang benar bang" tanya fatimah pada suaminya
"iya yg kemarin aku pergi jemput mama dia bawanya santai banget" jawab andri pada istrinya
"pasti ada alasannya" tanya fatimah pada suaminya
"emang ada" jawab andri pada istrinya
"apa" tanya fatimah pada suaminya
"ngerokok di jalan" jawab andri pada istrinya
"tapi waktu itu juga dia pernah bawa pelan" ujar fatimah pada suaminya
"apa" tanya andri pada suaminya
"waktu nganterin kak aisyah,kak rahma sama aku ke rumah sakit yg mau melahirkan" jawab fatimah pada suaminya
"ya jelas ajalah bawanya pelan kan yg dia bawa 3 orang yg mau melahirkan" ujar andri
"ya iya juga sih kalo nggak bocah ini bisa gk lahir nanti" jawab fatimah sambil mencubit pipi putrinya yg imut itu
setelah 2 perjalanan jam merekapun sampai ke rumah bu rahayu dan memarkirkan mobil mereka di tempat yg sudah disediakan
"sini ma dewa sama aku aja" tanya andre pada ibunya
"iya nih" jawab bu indri sambil memberikan cucunya pada putra keduanya
mereka semuapun langsung masuk kedalam dan melihat akad nikah rita
"assalamualaikum" ujar semuanya
"waalaikumsalam,bu indri silahkan masuk" tanya bu rahayu
"iya makasih" jawab semuanya
"ini siapa buk" tanya bu rahayu yg menunjuk andra,aisyah,& ilham
"ini anak pertama saya andra ini menantu saya aisyah dan ini anak mereka" jawab bu indri
"halo tante" tanya andra & aisyah
"iya nak andra,nak aisyah" jawab bu rahayu
"halo nak andre apa kabar" tanya bu rahayu
"baik tante" jawab andre
"ini istri sama anak kembar kamu ya" tanya bu rahayu pada andre
"iya ini istri saya namanya rahma ini anak kembar saya dewa dan dewi" jawab andre
"halo tante" tanya rahma pada bu rahayu
"iya nak rahma" jawab bu rahayu
"halo nak andri apa kabar" tanya bu rahayu pada andri
"baik tante" jawab andri
"ini istri sama anak kamu ya" tanya bu rahayu pada andri
"iya ini istri saya namanya fatimah dan ini anak saya namanya syifa" jawab andri
"halo tante" tanya fatimah pada bu rahayu
"iya nak fatimah" jawab bu rahayu
kemudian akad nikahpun dimulai
setelah selesai akad & resepsi pernikahan sore haripun mereka semua pulang
__ADS_1