
Setelah mengalami mati suri andra,andre,serta andri memiliki keanehan pada diri mereka
Di PT Maju Jaya Grup
Andra yg sedang mengerjakan tugas di ruangannya ia bisa membaca apa yg sedang dipikirkan seseorang termasuk aisyah
"ya ampun susah banget sih ini" aisyah yg sedang was was dengan tugasnya
"kok aku bisa baca pikiran istriku ya" andra membatin
setelah itu andrapun menghampiri aisyah
"kamu kenapa sayang???" tanya andra pada istrinya
"nggak apa2 cuma pusing aja karena tugas2 ini" jawab aisyah
kemudian andra membantu aisyah mengerjakan tugas"nya
"sini biar aku bantuin" ujar andra dihadapan istrinya
"emang bisa bang" tanya aisyah
"kenapa gk bisa" jawab andra lalu tersenyum
tak lama kemudian pekerjaan itu selesai
"nah selesai kan" ujar andra pada istrinya
"iya yah hebat kamu" jawab aisyah pada suaminya
kemudian dina si managerpun datang ke ruangan bos
"permisi pak" ujar dina
"iya masuk" jawab andra
Dinapun langsung ke meja andra & memikirkan bagaimana caranya mereka semua mati
"bagaimana supaya mereka mati & kantor ini akan dibawah kekuasaan saya" pikir dina
"kamu mau bunuh saya din" tanya andra pada managernya
mendengar apa yg dikatakan andra dinapun kaget & berkata ngaco
"ya gk mungkin lah pak,masa saya mau bunuh bapak" ujar dina
"kemarin kamu cuti bukannya mau jenguk ibu kamu" tanya andra
"iya pak" jawab dina
"kalo kamu mau jenguk ibu kamu,kenapa kamu menabrak saya" jelas andra
"kok dia tau kalo aku nabrak dia" pikir dina
"saya tau pasti kamu berpikir (kok dia tau kalo aku nabrak dia),ya kan" tanya andra yg semakin menginterogasi menagernya itu
"sebelum saya kemarin ditabrak,saya tau kalo mobil sedan berwarna hitam itu plat nomornya B 1111 DN,bukannya yg pakai mobil sedan hitam cuma kamu doang" ujar andra
mendengar apa yg dikatakan andra aisyah langsung menghampiri suaminya & berhadapan pada dina
"jadi kamu yg menabrak suami saya" ujar aisyah lalu menampar dina
plakkkk
"siapa yg menyuruh kamu menabrak saya" teriak andra dihadapan dina
"jawab" tanya aisyah hingga menampar untuk kedua kalinya lalu menangis
"sudah sayang,kamu gk usah menampar dia biar kepolisian yg menangani dia" ujar andra lalu memeluk istrinya
"tapi bang" jawab aisyah yg belum berhenti menangis
"jangan pak jangan laporkan saya ke polisi pak" ujar dina
"siapa komplotan kamu yg menabrak saya dan kedua adik saya di waktu yang bersamaan" tanya andra
"yuyun & sari" jawab dina
"kalo dalang dibalik semua ini" tanya andra
"seli pak" jawab dina
"kalian berempat akan merasakan akibatnya nanti,setelah semuanya tertangkap basah" ujar andra
Andrapun,bergegas untuk pergi menuju kedua adiknya
Di Gudang Galau FM
__ADS_1
berbeda dengan andra yg bisa membaca pikiran orang lain,sedangkan andre seperti peramal dia bisa mengatakan kejadian yg belum terjadi
Yuyun yg sedang dimakan apiš„ cemburu melihat andre yg disuapi oleh rahma
"Nih bang makan" ujar rahma sambil melayangkan sendok makan ke suaminya
"oh iya sayang anak2 gimana" tanya andre pada istrinya
"udah tidur tadi" jawab rahma sambil tersenyum
kemudian andre melihat yuyun yg melamun
"hey yun hati2 nanti kesetrum" ujar andre
tak lama kemudian yuyunpun terkena setrum
"arrghhh" teriak yuyun di sengatan setrum
kemudian andrepun menariknya
"makanya hati2" ujar andre dihadapan yuyun yg sudah gosong itu
andrapun sampai di gudang galau fm
"ada apa bang,kok tumben main kesini" tanya andre pada abang sulungnya itu
"nggak,ada apa2 cuma nyari yuyun" jawab andra
"emang si yuyun kenapa bang,lah ini abang ngapa bawa manager kesini,terus kak aisyah kenapa nangis" ujar andre
"iya kok kakak nangis" tanya rahma
kemudian yuyunpun keluar dr Gudang Galau FM
"iya ada apa" tanya yuyun kemudian kaget melihat dina yg dibawa oleh andra
"kok kaget ngeliatnya bukannya kalian berteman" tanya andra
"nggak kok" jawab keduanya
"bohong,jadi si yuyun ini yg nabrak kamu ndre" teriak andra dihadapan adik & adik iparnya
"astaghfirullah" kaget rahma kemudian menutup mulutnya
rahmapun mengarahkan kedua matanya ke wajah yuyun lalu menamparnya
"jadi kamu yg sudah mencelakai suami saya" tanya rahma
"kurang ajar" ujar rahma hingga melayangkan tamparan keras pada yuyun
"apa sebenarnya yg kamu mau dr saya" tanya andre pada yuyun
"saya sebenarnya cinta sama kamu ndre" ujar yuyun yg bertekuk lutut dihadapan andre
"kamu gk liat saya sudah menikah & punya anak" teriak andre
"saya gk apa2 dijadikan istri kedua,asalkan kamu bersamaku andre" jawab yuyun
"gk mungkin saya maduin istri saya apalagi dengan wanita seperti kamu" ujar andre
"termasuk nekat juga ini perempuan" ujar andra
"saya juga sebenarnya sudah lama memendam rasa sama bapak tapi bapak malah memilih dia" ujar dina sambil menunjuk aisyah
"kamu gk liat saya sudah punya anak,kamu juga termasuk nekat" teriak andra pada dina
"oh iya ndre abis ini kita ke sekolahnya andri,kita tumpas si sari" ujar andra
"oke bang" jawab andre
"sayang tolong kamu pegangin dia jangan sampai lepas" ujar andre pada istrinya
"iya bang" jawab rahma
kemudian merekapun pergi ke Sdn Harapan Bangsa
sesampainya di Sdn Harapan Bangsa
"Sari Keluar kamu" teriak andra & andre
saripun kemudian keluar dari ruang guru
"iya ada apa" jawab sari kemudian kaget melihat Dina dan Yuyun
"kenapa kaget melihat dina" tanya andra
"kaget juga ngeliat yuyun" tanya andre.
__ADS_1
"ada apa sih" tanya andri & fatimah
"asal kamu tahu ndri" si dina,yuyun & sari berkomplot untuk menabrak kita semua
"yang benar bang" tanya fatimah
"iya" jawab andra
fatimahpun langsung menghampiri sari & menamparnya
"jadi kamu yg menabrak suami saya,dasar jahat kamu" ujar fatimah
plakkk
ketika sari melarikan diri,tetapi dia berhasil dikejar oleh andri
"aku harus lari dari sini" pikir sari
"ndri sari mau lari" ujar andra
"hati hati ntar ketiban mangga" ujar andre
Disaat lari,saripun tertiban buah mangga
"aww sakit" pekik sari
"kejar si sari,ndri" pinta andre
tak lama kemudian sari berhasil didapatkan oleh andri
"kena kamu mau kemana lagi???" ujar andri
Andripun membawa sari kepada saudara"nya
"larimu cepat juga ndri" tanya andra
"aku juga gak tau" jawab andri
"sekarang kasih tau kita rumah dalang dibalik kecelakaan itu" tanya andre
"baik" jawab ketiganya
disaat para suami sedang mengemudi,para istri hanya fokus menggenggam tangan si penabrak
sesampainya di rumah seli
"halo pak tolong ke jalan xxx,saya juga sudah menyiapkan tersangka yang lain" ujar andra pada polisi
(baik pak saya akan segera ke lokasi) jawab polisi
sesampainya polisi di tempat
"selamat siang pak" ujar polisi
"siang pak" jawab semuanya
"tiga wanita itu yg sudah menabrak kami bertiga,mereka disuruh oleh wanita pemilik rumah ini" andra menjelaskan semuanya
kemudian selipun keluar dr rumahnya
"ada apa sih berisik banget" gumam seli
"itu dia pak dalang dibalik kecelakaan kami" ujar andre sambil menunjuk seli dari pintunya
Polisipun langsung menangkap seli
"apaan sih pak saya gk salah apa2" ujar seli pada polisi
"udah gk usah banyak omong kamu kan dalangnya" jawab polisi
lalu polisi yg membawa seli menghampiri mereka semua
"ini pak sudah saya bawa dalang dibalik kecelakaan itu" ujar polisi
"kalo begitu ringkus mereka berempat pak jangan kasih ampun" ujar andra pada polisi
"siap pak" jawab polisi
kemudian ketiga istri itu bertanya pada suaminya
"kok aku heran sama kamu bang,pas dikantor tadi kenapa kamu bisa tau apa yg belum dina katakan" tanya aisyah
"aku juga heran sayang setelah mati suri itu aku bisa membaca pikiran & kata hati orang" jawab andra
"aku juga heran sama kamu bang,kenapa kamu seolah2 seperti peramal aja bisa tau apa yg akan terjadi" tanya rahma
"aku juga gk tau tiba2,padahal yg aku bilang cuma biasa aja tapi malah kejadian seperti itu" jawab andre
__ADS_1
"kamu juga bang kok kamu bisa lari cepat seperti the flash" tanya fatimah
"aku juga gk tau tiba2 datang sendiri,padahal cuma mau ngejar dia doang tapi secepat itu" jawab andri