
Di malam hari aisyah,rahma,serta fatimah berdiskusi pada suami mereka di teras atas
"oh iya bang kamu ada ide gak kira2 rumah almarhum ayah dijadikan apa" tanya aisyah pada suaminya
"kalo kata aku mendingan dikontrakin aja" jawab andra pada istrinya
"jangan dikontrakin,mending dijual aja" andri memberi usul
"jangan dijual ah" tanya fatimah pada suaminya
"lah terus diapain dong" jawab andri pada istrinya
"kok kamu diam aja bang,gak ada ide atau saran" tanya rahma pada suaminya
"ada lah pastinya" jawab andre pada istrinya
"apa" tanya rahma pada suaminya
"jadi gini aja loh,di rumah kan ada 4 kamar kasur kamu sama yg lain juga kemarin masih bagus aku liat nanti tinggal kita beli sprei baru,kipas baru,lemari yg plastik baru kalo tv kemarin masih hidup jadi udah itu aja sama meja kalian juga masih bagus" jawab andre pada semuanya
"maksudnya apa itu ayahnya kembar" tanya aisyah pada adik iparnya
"kita jadikan aja tempat
kost aja kak,kan nggak jauh dari rumah ada universitas yg baru dibangun 1 setengah tahun kemarin,itu juga kalo setuju kalo nggak ya nggak apa2" jawab andre pada kakak iparnya
"oh kampus yg ada di dekat pertigaan jalan raya itu bang" tanya andri pada abang keduanya
"iya" jawab andre pada adik bungsunya
"jadi tempat kost buat anak perempuan atau laki2 bang" tanya fatimah pada abang iparnya
"buat perempuan aja fat" jawab andre pada adik iparnya
"jangan perempuan lah bang" tanya fatimah pada abang iparnya
"ya kan yg kelola nanti kamu atau kakakmu,kan itu rumahmu gimana sih bu guru kita ini" jawab andre pada adik iparnya sambil menunjuk istrinya
"aku setuju sih sama andre sayang,kalo kamu setuju nggak rumah jadi tempat kost" tanya andra istrinya
"aku setuju tapi sewanya berapa" jawab aisyah pada suaminya
"soal biaya kasih aja 5 atau 6 ratus ribu perbulan,maksimal 7 ratus ribu aja kak" tanya andre pada kakak iparnya
"yaudah deh aku setuju sama ayahnya kembar,5 ratus ribu aja cukuplah" jawab aisyah pada adik iparnya
"terus kamu mau ada rencana apa lagi bang" tanya rahma pada suaminya
"gini aja sayang,besok aku pinjam mobil pick upnya pak rt,aku beli kipas 4,lemari yg plastik 4,sprei 4,sekalian duplikat kunci 4 jadi kunci asli kamu aja yg pegang" jawab andre pada istrinya
"jadi gimana pada setuju semuanya" tanya andre pada semuanya
"setuju" jawab semuanya
"oh iya ndre ini aku kasih 2 juta untuk kamu beli semuanya" ujar andra pada adik keduanya sambil memberikan uangnya
"nggak usah bang,pakai uang aku aja" andre menolak pemberian abang sulungnya
"gak apa2 ayahnya kembar lagipula itu ikhlas kok,seharusnya aku yg kasih uangnya" aisyah menjawab penolakan adik iparnya
"yaudah makasih ya bang,kak,ini juga mungkin cukup untuk beli semuanya" jawab andre pada abang dan kakak iparnya
"seharusnya aku yg terima kasih sama ayahnya kembar karena udah memberikan apa yg terbaik untuk rumah peninggalan ayah sama ibu lagipula daripada kosong" ujar aisyah pada adik iparnya
"ini juga bang 1 juta buat tambahan karena udah ngasih yg terbaik untuk rumah" andri memberikan tambahan uang pada abang keduanya
"nggak usah ndri" andre menolak tambahan uang dari adik bungsunya
"nggak apa2 bang lagipula abang udah memberikan yg terbaik untuk rumah peninggalan ayah sama ibu" fatimah menjawab penolakan abang iparnya
"makasih ya ndri,fat" jawab andre pada adik dan adik iparnya
"seharusnya aku yg terima kasih sama bang andre karena bisa melakukan hal yg benar,semoga almarhum ayah sama ibu senang melihat kita semua di sana" ujar fatimah pada abang iparnya
"amin" jawab andre dan rahma
kemudian mereka semua pergi ke kamar mereka masing2 dan tidur
keesokan harinya...!!!!
saat sarapan pagi pak hendra dan bu indri heran melihat anak keduanya sudah 2 hari tidak siaran
"oh iya ndre 2 hari ini papa melihat kamu kok gk pergi siaran" tanya pak hendra pada anak keduanya
"aku lagi banyak urusan pa" jawab andre pada ayahnya
"papa gimana sih lagipula gedung itu kan tanah papa yg udah dibangun sama andre jadi tempat siaran dia sama teman2nya" ujar bu indri pada suaminya
"iya ma papa tau andre juga kan dapat gajinya dari pusat siaran radionya,kan gudang galau fm itu masih termasuk tempat siaran radio terbaik" jawab pak hendra pada istrinya
kemudian andra dan andri bersekongkol lewat chatt,karena mereka ingin pergi ke rumah lama bersama rahma untuk menyusun semua barang yg nanti dibawa oleh andre
(ndri kita ke rumah lama aja ya,lagipula aku juga udah ngomong sama istriku) chatt dari andra untuk adik bungsunya
__ADS_1
Drrt
(iya bang aku juga udah ngomong sama istriku) andri membalas pesan abang sulungnya
"aku udahan nih pa,ma,aku mau ke rumah pak rt dulu ya" andre pamit pada kedua orang tuanya
"iya hati2 ya" jawab pak hendra dan bu indri
"dada sayang ayah pergi dulu ya" andre pamit pada kedua anaknya
"sayang aku pergi dulu ya" andre pamit pada istrinya
"oh iya ndre bareng aja yuk" tanya andra pada adik keduanya
"yaudah boleh bang" jawab andre pada abang sulungnya
kemudian mereka semua pamit pada kedua orang tuanya
"pa,ma,aku berangkat ya" pamit andra pada kedua orang tuanya
"iya hati2 ya" jawab pak hendra dan bu indri
"aku juga berangkat ya pa,ma" pamit andri pada kedua orang tuanya
"iya hati2 ya" jawab pak hendra dan bu indri
sesampainya di garasi andra menyuruh andre untuk menyetir mobilnya
"ndre kamu aja yg nyetir ya" ujar andra pada adik keduanya
"iya,mana kuncinya" tanya andre pada abang sulungnya
"nih" jawab andra sambil memberikan kunci mobilnya pada adik keduanya
kemudian andre mengeluarkan mobil andra dari pager yg sudah terbuka itu
"tutup bang pagernya" teriak andre pada abang sulungnya yg masih di dalam garasi
"iya" jawab andra pada adik keduanya lalu menutup pager rumah
"udah" ujar andra pada adik keduanya sambil menutup pintu mobilnya
"oh iya ilham ini yg nyetir ayah apa om" tanya andre pada keponakannya yg berada bangku tengah bersama mamanya
"om andle" jawab ilham pada omnya
beberapa saat kemudian andre sampai ke rumah pak rt yg berada di seberang taman itu
"ada gak bang pick upnya pak rt" tanya andre pada abang sulungnya
"yaudah nih bang gantian" ujar andre pada abang sulungnya sambil menarik rem tangan mobil milik andra
kemudian mereka berdua turun dari mobil dan berganti posisi,dan setelah andre masuk ke rumah pak rt andra sengaja pulang ke rumah dan menjemput rahma
"assalamualaikum" sapa andre sambil mengetuk pintu rumah pak rt
"waalaikumsalam" jawab bu rt sambil membuka pintu
"oh iya bu rt pak rt ada nggak" tanya andre pada bu rt
"ada ndre,ayo masuk" jawab bu rt pada andre
kemudian andre masuk ke rumah pak rt,dan pak rt langsung datang ke ruang tamu
"wih andre ada apa kesini" tanya pak rt pada andre
"saya cuma mau nanya sama pak rt itu mobil dipake apa nggak" ujar andre pada pak rt sambil menunjuk Mobil Pick up L 300 itu
"kalo hari ini lagi nggak ndre saya nggak pergi kemana2" jawab pak rt
"kalau begitu hari ini saya pakai dulu ya sebentar mau ada urusan" tanya andre pada pak rt
"ntar dulu ya" jawab pak rt lalu menuju kamar untuk mengambil kuncinya
kemudian pak rt kembali menghampiri andre
"nih ndre kuncinya,kalau sama kamu saya pasti percaya kan kamu juga yg pernah bawa saya ke pantai pakai mobil ini waktu kamu belum menikah" ujar pak rt sambil memberikan kunci mobilnya pada andre
"yaudah saya pakai ya pak rt" tanya andre pada andre lalu mengambil kuncinya
"iya" jawab pak rt
setelah itu andre membuka pager rumah pak rt dan mengeluarkan mobil pick up itu dan menutup kembali pager rumah pak rt
"bismillahirrohmanirrohim" gumam andre sambil menghidupkan kembali mobil pak rt
"4 sprei,4 kipas,4,lemari,pas lah buat 4 kamar" gumam andre sambil menghitung barang yg akan ia beli
Berbeda dengan andre yg sedang berbelanja,andri yg sudah berada di depan rumah lama menunggu kehadiran andra
"sayang kira2 kenangan apa yg masih kamu ingat di rumah ini" tanya andri pada istrinya sambil melihat2 sekitar rumah
"banyak bang,apalagi dulu aku kalo lagi berbuat salah pasti selalu dinasehatin sama ibu" jawab fatimah pada suaminya
__ADS_1
"oh iya diantara kak aisyah sama kak rahma galakan siapa" tanya andri pada istrinya
"kalo galak,sebenarnya masih galakan kak rahma,kalo kak aisyah bukan galak tapi sedikit tomboy" jawab fatimah pada suaminya
"terus kalo sekolah pendidikan diantara kak aisyah dan kak rahma apa" tanya andri pada istrinya
"kalo kak aisyah dia itu S1,kalo kak rahma gak mau kuliah katanya sekolah SMA aja udah pusing gimana mau kuliah kalo ujung2nya nanti ke dapur juga" jawab fatimah pada suaminya
"sebenarnya bang andra itu persis sekali sama kak aisyah" ujar andri pada istrinya
"samanya" tanya fatimah pada suaminya
"Dia juga kuliah sampai S1 makanya golongan darahnya sama dengan papa yaitu A,kalo golongan darah aku sama kaya mama yaitu B" jawab andri pada istrinya
"kalo golongan darah bang andre" tanya fatimah pada suaminya
"kalo dia golongan darahnya AB,jadi perpaduan papa sama mama itu ke bang andre" jawab andri pada istrinya
"seperti yg aku bilang tadi kalo bang andra sama seperti kak aisyah,bang andre itu juga sama seperti kak rahma,bang andre itu gak mau kuliah di pernah bilang lebih baik jadi penyiar radio daripada kuliah" ujar andri pada istrinya
"benar juga ya,kita juga sama kan,sama sama guru" tanya fatimah pada suaminya
"benar sayang" jawab andri pada istrinya
kemudian andra,aisyah,rahma,pak hendra,dan bu indri,serta anak2 datang
"itu dia bang andra" ujar andri pada istrinya sambil menujuk mobil abang sulungnya
"kok masih pakai baju guru ndri" tanya andra pada adik bungsunya dan berjalan menghampirinya
"bang andra kan langsung pulang tadi,tapi aku bawa baju sih" jawab andri pada abang sulungnya
"gimana ndri yg bawa mobil pak rt belum datang" tanya pak hendra pada anak bungsunya
"belum pa" jawab andri pada ayahnya
"cakep juga ini rumah kalian beresin,sayang sih coba saja mustofa masih hidup kita akan main catur lagi bareng2 disini" pak hendra melihat rumah yg sudah cakep itu dan mengingat sahabatnya
"ini yg beresin cuma ayahnya kembar sama ayahnya syifa pa,kalo kedua adikku ini cuma ngobrol doang sama bu sinta tetangga sebelah pa" ujar aisyah pada ayah mertuanya sambil menunjuk kedua adiknya
"udah gak apa2 tapi papa tetap senang rumah ayah kalian mau digunakan lagi daripada kosong" jawab pak hendra pada menantu pertamanya
kemudian andrepun datang dengan membawa banyak barang2 di bak mobil pak rt,dan kaget melihat semuanya ada di rumah peninggalan mertuanya
"papa,mama bang andra,sama semuanya kok ada disini" andre membatin lalu memarkirkan mobil di depan rumah dan turun
"kok semuanya ada disini" tanya andre pada semuanya lalu menutup pintu mobil
"sebenarnya aku,istriku,bang andra dan kak aisyah sama kak rahma mau bantuin bang andre nyusun semua barang2 ini" jawab andri pada abang keduanya
"pak direktur ternyata bawa kijang toh,fortuner yg tadi kemana" andre menggoda abang sulungnya
"kan pas kamu masuk rumah pak rt,aku pulang lagi ke rumah ndre" jawab andra pada adik keduanya
"kalo bisa papa,mama,kak aisyah,fatimah sama kamu sayang gak usah bantuin ya biar ini aku bang andra sama andri aja yg ngurusin" ujar andre pada kedua orang tuanya,dan kedua iparnya serta istrinya
"iya" jawab mereka semua
ketiga saudara itupun langsung bergotong royong mengangkati kardus2 dari bak mobil dan menyusunnya ke setiap kamar
"ayo bang,ndri kita susun semuanya ke kamar" ujar andre pada abang sulungnya dan adik bungsunya
"iya" jawab andra pada adik keduanya
"iya bang" jawab andri pada abang keduanya
setelah 2 jam mereka selesai membereskan semuanya
"alhamdulillah selesai semuanya" ujar ketiga saudara itu
"sekarang kak aisyah tulis dulu di kardus ini tulis TERIMA" ujar andre pada kakak iparnya
"iya" jawab aisyah pada adik iparnya lalu menulisnya
"kamu sayang tulis KOST" ujar andre pada istrinya
"iya" jawab rahma pada suaminya lalu menulisnya
"terakhir kamu fat tulis PUTRI" ujar andre pada adik iparnya
"iya" jawab fatimah pada abang iparnya lalu menulisnya
"coba kalian bertiga baca tulisannya" ujar andre pada istri dan kedua iparnya
"TERIMA KOST PUTRI" jawab mereka bertiga
"kalo ini kostan kamu aja yg urus ya sayang,tulis nomor telpon kamu disini" ujar andre pada istrinya
"iya suamiku" jawab rahma sambil tersenyum pada suaminya lalu menuliskan nomor telponnya
"tadi mama udah liat kamarnya sudah bagus kalian bikin semoga kostan ini membuat mahasiswi betah" ujar bu indri pada ketiga putranya
"dan karena semua sudah beres,sekarang mari kita pulang" ujar pak hendra pada semuanya
__ADS_1
"iya" jawab semuanya
kemudian mereka semua pulang dan andre mengembalikan mobil pak rt