
Setelah andre menerima telepon dari penelpon,tiba" rahma menelponnya dan menyuruhnya pulang
"halo assalamualaikum dengan siapa saya bicara" sapa andre pada penelpon
(waalaikumsalam dengan saya anita saya mau curhat dong mas andre) jawab penelpon yg bernama anita itu
"mbak anita mau curhat apa ya" tanya andre pada anita
(ini mas saya bingung mau apa lagi,pacar saya meninggalkan saya dan dia menikah dengan orang lain,saya harus bagaimana ya) jawab anita pada andre
"kalau boleh saya tau kapan dia menikah" tanya andre pada anita
(sekarang mas,dan teman2 saya juga udah dipacari sama dia mereka juga menyesal) jawab anita
"kalo boleh saya tau??,berapa teman mbak anita ini yg sudah jadi korbannya" tanya andre pada anita
(ada 3 mas) jawab anita
"sekarang gini aja mbak,mbak anita harus move on dengan mantannya terus mbaknya ajak teman2nya untuk datang ke pernikahan pacar mbak yg buaya🐊 darat ini dan bilang ke mereka bahwa mbak dan teman2nya adalah korbannya" tanya andre pada anita
(makasih ya atas sarannya mas andre,assalamualaikum) ujar anita pada andre lalu menutup telponnya
"iya,waalaikumsalam" jawab andre pada anita
kemudian ponsel andre berdering
'Drrtt'
"siapa yg nelpon" gumam andre lalu mengeluarkan ponselnya lalu tertulis disitu My Wife Is Mother Dewa & Dewi
"halo sayang apa kabar perasaan tadi baru datang bawa makan siang" sapa andre pada istrinya
(bang tolong pulang ya hari ini) pinta rahma pada suaminya
"kenapa emangnya" tanya andre pada istrinya lalu mengerutkan dahinya
(tadi ada yg nelpon katanya mau ngekost anterin ya) jawab rahma pada suaminya
"emang andri sama fatimah belum pulang,kalo udah minta anterin aja sama mereka" ujar andre pada istrinya
(ayahnya syifa udah pulang,tapi aku maunya sama kamu aja) tanya rahma pada suaminya
"iya aku pulang" jawab andre lalu menutup telponnya
"mau kemana lu ndre" tanya anton pada andre
"bini gua nelpon,mau anterin dia katanya ada yg mau ngekost" jawab andre pada anton
"itu artinya bini lu itu tambah cinta sama lu ndre karena dia nggak mau jauh dari lu" ujar santi pada andre
"iya gua tau" jawab andre pada santi
"oh iya btw pengantin baru belum pulang juga ya" tanya anton pada andre dan santi
"kalo lagi asyik gitu ton,kaya gua dulu 3 minggu di villa puncak,pulang pergi gua juga yg nyetir" jawab andre pada anton
"yaudah sana pulang nyonya nanti ngamuk" ujar santi pada andre
"iya,kalo bisa lu berdua nikah aja sama anton terus bulan madu ke arab" jawab andre pada santi lalu meledeknya
"ahlan wa sahlan dong" tanya anton pada andre
"yoi" jawab andre lalu pergi
setengah jam kemudian andre sampai di rumah
"assalamualaikum" sapa andre sambil membuka pintu
"waalaikumsalam tumben udah pulang bang" jawab andri lalu bertanya pada abang keduanya
"mau nganter kakakmu,katanya ada yg nelpon mau ngekost" ujar andre pada adik bungsunya
"oh,aku ikut ya" tanya andri pada abang keduanya
"yaudah" jawab andre pada adik bungsunya
lalu rahma dan fatimah keluar dari kamarnya dan membawa anak2nya
"ada berapa sayang yg nelpon" tanya andre pada istrinya
"udah 2 bang ayo kita berangkat" jawab rahma pada suaminya
"fatimah,ikut nggak suamimu ikut loh" tanya andre pada adik iparnya
"yaudah" jawab fatimah pada abang iparnya
"tapi tunggu dulu" ujar rahma dan fatimah
"apalagi" tanya andre dan andri
"kalian harus di vermak dulu biar nggak digodain sama 2 mahasiswi itu" jawab rahma dan fatimah
"di vermak apalagi" tanya andre dan andri
"tadi aku sama kak rahma udah pesan 3 gigi palsu,ini ada dua 1 buat kamu bang,dan yg satu lagi buat bang andre kalo yg satu ini buat bang andra" ujar fatimah pada suami dan abang iparnya
"iya deh" jawab andre dan andri lalu menerima gigi palsu itu
"dan ini spidol🖍️ buat bikin tompel di pipi kalian kalo bisa kamu di pipi kanan dan ayahnya syifa di pipi kiri" ujar rahma pada suami dan adik iparnya
"dek kalo bisa pakai nama lain aja kalau pakai nama asli terlalu cakep" bisik rahma pada adik bungsunya
"benar juga kak" fatimah membalas bisikan kakak keduanya
"kamu bang namanya Tarjo" ujar rahma pada suaminya
"hah Tarjo" kaget andre
__ADS_1
"kalo kamu bang namanya Paijo" ujar fatimah pada suaminya
"hah Paijo" kaget andri
"sini sayang gendong sama ayah" tanya andri pada anaknya
"nggak mau" jawab syifa sambil menggelengkan kepalanya
"dewa sama ayah yuk?" tanya andre pada putranya
"nggak mau" jawab dewa sambil menggelengkan kepalanya
"jelas aja mereka gak mau yg mereka tau ayahnya itu ganteng" ujar rahma dan fatimah pada suaminya
"ayo sayang kita pergi" ujar andre dan andri pada istrinya
"iya,ayo sayang" jawab rahma dan fatimah pada suaminya lalu diikuti anak2nya
kemudian mereka semua berangkat memakai mobil andre
"mumpung belum sampai copot dulu ah ini gigi,selagi masih di mobil" ujar andre pada semuanya lalu melepas gigi palsu itu
"iya juga ya bang" andri yg berada di sebelah andrepun ikut melepas gigi palsu itu
"pas sampai rumah pasang lagi ya" ujar rahma dan fatimah pada suaminya
"iya" jawab andre dan andri
20 menit kemudian mereka semua sampai
"pasang lagi ndri" ujar andre pada adik bungsunya sambil memasangkan gigi palsu itu lalu memarkirkan mobilnya di depan rumah
"iya bang" jawab andri pada abang keduanya
kemudian mereka semua turun dari mobil
"maaf ya mbak2 lama" ujar rahma pada kedua mahasiswi yg sudah di depan pintu rumah
"jangan panggil mbak buk,panggil aja saya stella" jawab salah satu mahasiswi yg bernama stella itu
"perkenalkan juga saya nina" sapa mahasiswi kedua yg bernama nina itu
"saya rahma" jawab rahma lalu bersalaman dengan mereka berdua
"saya fatimah adiknya kak rahma" fatimahpun ikut bersalaman dengan
"saya tarjo suaminya rahma" sapa andre pada kedua mahasiswi itu
"saya paijo suaminya fatimah" sapa andri pada kedua mahasiswi itu
"buk maaf sebesar2nya ya kalo saya lancang kan bu rahma dan bu fatimah ini cantik2 tapi kok ibuk mau sama pak tarjo dan pak paijo ya" ujar nina pada rahma dan fatimah sambil melirik andre dan andri
"ya sudah di takdirkan yg maha kuasa mau gimana lagi" jawab rahma pada nina sambil membuka pintu rumah
"oh iya pak tarjo mobilnya cakep juga ya,seperti mobilnya idola kita" ujar stella pada andre
"idola maksudnya" tanya andre pada stella
"ya ampun mahasiswi ini gak sadar kalo dia lagi ngomong sama idolanya" bisik fatimah pada suaminya
"iya" andri membalas bisikan istrinya
kemudian mereka semua masuk ke dalam rumah dan menunjukkan kamarnya
"disini kamarnya ada 4 masing2 kamar ada lemari buat buku atau pakaian,kipas,kasur,meja dan kursi buat ngerjain tugas atau pr sama lampunya kalau mau nonton tv ada di ruang tamu kulkas juga ada tapi masih kosong,ini tergantung kalian mau isi apa kulkasnya di dapur juga ada kompornya dan gasnya kalau untuk sewanya 500 ribu sebulan" rahma menjelaskan dengan detail pada stella dan nina
"oke buk saya mau ini uangnya" ujar stella sambil memberikan uangnya pada rahma
"saya juga mau buk ini uangnya" Nina melanjutkan perkataan stella
"makasih ya dan ini kunci untuk stella dan nina masing2 saya kasih siapa tau ada yg pergi seperti kerja sampingan atau ada perlu" jawab rahma sambil memberikan kunci rumah pada mereka berdua
"kalau begitu kita semua pulang dulu ya semoga kalian betah ngekost disini" tanya rahma pada mereka berdua
"iya buk,anak2nya lucu banget sih" jawab stella dan nina sambil memegang pipi dewa,dewi,dan syifa
melihat rahma dan fatimah bersama 2 pria tonggos bu sintapun mengambil gambarnya dan mengirkannya pada aisyah
(aisyah lihat nih kedua adikmu jalan bersama kedua pria jelek ini di depan rumah peninggalan orang tuamu) chatt bu sinta untuk aisyah dengan foto rahma dan fatimah bersama dua orang tonggos
'Ting' bunyi ponsel aisyah
"apa ini" aisyah berbicara sendiri lalu membuka pesan gambar dari bu sinta
"ya ampun" kaget aisyah melihat gambar sekaligus pesan dari bu sinta
"kamu kenapa sayang" tanya andra pada istrinya
"ini bang bu sinta ngirim gambar mereka sama 2 cowok ini" jawab aisyah sambil memperlihatkan layar ponselnya pada suaminya
"yaudah ayo kita pulang sayang,biar kita kasih tau andre sama andri kan mereka berdua udah pulang juga" pinta andra pada istrinya lalu bergegas pulang
"iya bang,ayo sayang kita pulang" jawab aisyah pada suaminya lalu menggendong ilham
andra dan aisyahpun pulang ke rumah
"semoga kalian bisa ketemu sama idola kalian ya" ujar andre pada stella dan nina
"pastinya pak" jawab stella dan nina pada andre
kemudian mereka semua pulang lalu saat di perjalanan mereka semua saling mengobrol
"sekali2 idolanya mas tarjo dong meskipun tonggos kalo tompelnya dihapus kan tetap ganteng ya nggak ndri" tanya andre pada adik bungsunya sambil melepas gigi palsu itu
"bener bang,mereka juga gak sadar padahal tadi mereka ngobrol sama idolanya sendiri" jawab andri pada abang keduanya lalu melepas gigi palsu itu
"ambilin tisunya ndri" pinta andre pada adik bungsunya
__ADS_1
"nih bang" jawab andri lalu memberikan tisu mobil pada abang keduanya
"Di lap dulu ini ngotorin muka masalahnya" ujar andre pada adik bungsunya sambil membersihkan noda spidol yg ada di pipinya
"iya bang nyusahin masalahnya" jawab andri pada abang keduanya sambil membersihkan noda spidol yg ada di pipinya
"begini kan aman,kalo masih dipakai ini gigi sama noda spidol ini bisa2 dipukulin lagi sama mama ya nggak" ujar andre pada adik bungsunya
"iya bang,lagipula yg duduk dibelakang kita ini waktu itu lagi ngidam" jawab andri pada abang keduanya
"kan yg minta bukan kami tapi bocah2 ini" ujar rahma dan fatimah pada suaminya lalu memeluk anak2nya
"iya,apa sih yg nggak buat istri" jawab andre dan andri pada istrinya
sesampainya mereka di rumah lalu turun dari mobil
"oh iya sayang tolong buka pagernya dong" pinta andre pada istrinya
"iya bang" jawab rahma pada suaminya lallu turun
"ndri buka garasinya" pinta andre pada adik bungsunya
"iya bang" jawab andri pada abang keduanya
kemudian rahma,fatimah,dan anak2 langsung masuk ke dalam rumah sedangkan andre dan andri bertanya" perihal mobil andra yg sudah ada di garasi
"bang,bang andra udah pulang" ujar andri pada abang keduanya
"lah iya ya" jawab andre pada adik bungsunya sambil memasukkan mobilnya ke garasi
"assalamualaikum" sapa rahma dan fatimah sambil masuk ke dalam rumah
melihat andra,aisyah beserta ilham sudah duduk di ruang tamu rahma dan fatimah bertanya" pada mereka tetapi mereka menjawab dengan nada yg serius
"kakak sama bang andra udah pulang,tumben cepat banget" sapa rahma dan fatimah pada kakak sulungnya
kemudian andre dan andripun mengintip rahma dan fatimah seperti diinterogasi
"kalian darimana,mana andre sama andri" jawab andra dengan nada serius pada kedua adik iparnya
"ada bang" jawab rahma dan fatimah pada abang iparnya
"tapi dimana ayahnya kembar sama ayahnya syifa sekarang dek,kalian jangan mengkhianati mereka dong" tanya aisyah pada kedua adiknya dengan suara yg lebih keras
mendengar kakak sulungnya berbicara keras rahma dan fatimah,hanya diam sedangkan andre dan andri membisikkan sesuatu
"jawab dong" tanya andra pada kedua adik iparnya
"kayanya ada yg gk beres dah bang" bisik andri pada abang keduanya
"benar ayo kita samperin,daripada mereka nanti nangis tapi kita pura2 nanya aja sama bang andra dan kak aisyah oke" andre membalas bisikan adik bungsunya
"ada apa ini" tanya andre dan andri sambil berjalan menghampiri mereka
"ada hal penting yg harus kalian tau" jawab andra pada kedua adiknya
"ada apa bang" tanya andre dan andri pada abang sulungnya
"jadi gini ayahnya kembar,ayahnya syifa tadi di kantor bu sinta kirim kirim foto ini ke aku" aisyah menjawab pertanyaan kedua adik iparnya sambil memberikan ponselnya pada mereka
"padahal ini kan kita ya bang" bisik andri pada abang keduanya
"ya ampun kak lucu banget loh fotonya,bu sinta hebat ya" ujar andre pada kakak iparnya
"iya kak ini lucu banget loh,cocok buat jadi Meme atau Stiker Whatsapp" andri melanjutkan perkataan abang keduanya
"kok kalian gak marah" tanya andra pada kedua adiknya
"ya buat apa ini kita" jawab andre dan andri pada abang sulungnya lalu memakai gigi palsu itu
"itu yg tompel kanan aku yg tompel kiri andri" ujar andre pada abang sulungnya
"And you girl's come here to husband" andre dan andri memanggil istrinya dengan bahasa inggris sambil memakai gigi palsu itu
"thank you darling" jawab rahma dan fatimah lalu menghampiri suaminya
setelah rahma dan fatimah duduk di samping suami mereka aisyahpun bertanya" pada kedua adiknya
"sebenarnya kenapa sih dek kok ayahnya kembar sama ayahnya syifa dibikin seperti itu" tanya aisyah pada kedua adiknya
"jadi kak sebenarnya aku gak mau kalo suamiku digodain sama mahasiswi itu" jawab rahma pada kakak sulungnya
"emangnya kenapa kalo digodain" tanya aisyah pada adik keduanya
"ya jelas ajalah kak aku cemburu" jawab rahma pada kakak sulungnya
"asal kakak tau aja ya tujuan mahasiswi itu bukan cuma kuliah doang tau" ujar fatimah pada kakak sulungnya
"emang apa lagi tujuannya dek" tanya aisyah pada adik bungsunya
"ketemu sama idolanya" jawab fatimah pada kakak sulungnya
"emang siapa idolanya fat" tanya andra pada adik iparnya
"siapa lagi kalau bukan bang andre" jawab fatimah pada abang iparnya
"aku juga sebenarnya masih kesal sama bu sinta kak,apalagi pas waktu itu yg bu sinta bilang ketampanan suamiku itu adalah sihir sepertinya bukan dia yg mau nikahin anaknya tapi dia yg mau menikah lagi" ujar rahma pada kakak sulungnya
"yaudah maklumin aja dia juga kan udah lama menjanda" jawab aisyah pada adik keduanya
"sebenarnya gigi palsu ini mereka beli juga buat bang andra" ujar andre pada abang sulungnya
"kok bisa??" tanya andra pada adik keduanya
"ya siapa tau ada yg mau ngekost tapi kak aisyah yg datang kesana sama bang andra" jawab andre pada abang sulungnya
"kan abang udah tarjo aku jadi paijo kira2 bang andra jadi siapa ya bang" tanya andri pada abang keduanya
__ADS_1
"mungkin Parjo kali" jawab andre pada adik bungsunya
"hahaha parjo mungkin juga sih" ujar andra adik keduanya sambil tertawa