
Saat siang hari andri dan fatimah yg sudah pulang dari sekolah,mereka melihat andre dan rahma yg sudah siap2 pergi ke suatu tempat
"bang mau kemana" tanya andri pada abang keduanya
"mau pergi ke suatu tempat" jawab andre pada adik bungsunya
"kakak juga ikut??" tanya fatimah pada kakak keduanya
"iya" jawab rahma pada adik bungsunya
"kamu mau ikut ndri" tanya andre pada adik bungsunya
"anak2 diajak gak bang" tanya andri pada abang keduanya
"nggak ndri,anak2 sama mama dan papa di dalam lagi main" jawab andre pada adik bungsunya
"yaudah kita ganti baju dulu ya bang" ujar andri dan fatimah lalu masuk kedalam membawa anak mereka
5 menit kemudian andri dan fatimah sudah kembali ke garasi
"gimana udahan" tanya andre pada adik dan adik iparnya
"udah bang" jawab andri dan fatimah
kemudian mereka berempat masuk ke mobil
"oh iya kita mau kemana bang,sampai bawa sapu,alat pel,cat,sama pengki in" tanya fatimah pada abang iparnya
"aku mau ke rumah kamu fat,udah lama kan gk dibersihin" jawab andre sambil menghidupkan mesin mobil
"wah seru juga tuh kayanya bang" ujar andri sambil tersenyum
"oh iya sayang bagaimana kalau itu rumah kita kontrakin lumayan kan uangnya" tanya andre pada istrinya
"aku si setuju aja" jawab rahma
"kalo aku juga setuju sih kak,tapi kalo kak aisyah setuju gak" ujar fatimah pada kakak keduanya
"telpon aja dulu atau nggak nanti sore minta pendapatnya" jawab rahma pada adik bungsunya
"nanti sore aja dah kita tanya dia lagipula dia kan yg paling tua" ujar andre pada semuanya
"betul yg abang bilang" jawab andri pada abang keduanya
setengah jam kemudian mereka sampai di rumah peninggalan alm.pak mustofa itu
"akhirnya sampai juga" ujar andre pada semuanya lalu mematikan mesin mobil
"ya ampun sayang pagernya udah karatan semuanya" tanya andri pada istrinya
"iya bang" jawab fatimah lalu membuka pagernya
andrepun mengeluarkan semua barang2 yg sudah ia siapkan untuk membersihkan rumah itu
"gimana kalo kita bagi tugas" ujar andre pada semuanya
"apaan bang" tanya andri pada abang keduanya
"jadi buat yg cewek ngepel sama nyapu yg cowok beresin apa yg berantakan gimana" tanya andre pada semuanya
"yaudah" jawab semuanya
kemudian fatimah menyapu semua bagian rumah lalu rahma mengepelnya
"dek yg bagian kamar udah disapu" tanya rahma pada adik bungsunya
"udah kak" jawab fatimah pada kakak keduanya
kemudian rahma mengepel lantai kamar,sedangkan andre dan andri membereskan semua yg berantakan di ruang tamu
"udah jam 3 sore nih kita istirahat dulu yuk" ujar andre pada semuanya
"iya" jawab semuanya
"sayang,ndri,fat kalian lapar gk" tanya andre pada istri,adik dan adik iparnya
"iya lapar bang" jawab mereka bertiga
"pada mau apa semuanya" tanya andre pada mereka bertiga
"nasi padang kayanya enak" jawab rahma pada suaminya
"iya nasi padang aja bang" jawab andri dan fatimah
"pada pakai apa lauknya" tanya andre pada mereka bertiga
"rendang" jawab mereka bertiga
"yaudah aku beli dulu ya" ujar andre pada mereka bertiga
"nggak usah bang aku aja" tanya andri pada abang keduanya
"oh yaudah" jawab andre
kemudian andri berlari cepat hingga menuju warung makan padang
"buk beli nasinya 4 bungkus lauknya rendang semua ya" ujar andri pada penjual
__ADS_1
"iya pak" jawab penjual lalu membungkuskan 4 nasi padang
"nih pak" ujar penjual sambil memberikan 4 bungkus nasi padang
"makasih ya buk" jawab andri
setelah keluar dari dalam warung makan padang,andripun langsung berlari menuju rumah peninggalan mertuanya
"lagi sepi ini jalan lari aja ah" andri membatin dan langsung berlari cepat
"assalamualaikum" ujar andri pada mereka bertiga
"waalaikumsalam" jawab mereka bertiga
"wih the flash cepat juga sampainya" ujar andre pada adik bungsunya
"bisa aja bang" jawab andri pada abang keduanya
"kalo kaya gini kan lapar kita tak tertunda" ujar rahma pada adik iparnya
"bisa aja kak rahma" jawab andri pada kakak iparnya
kemudian mereka memakan nasi padangnya sampai habis
"selesai juga akhirnya" ujar andre yg sudah selesai memakan nasi padang itu
"sama aku juga udahan" andri membalas ucapan abang keduanya
"kita juga udahan" rahma dan fatimah melanjutkan kata2 suami mereka
"oh iya bang itu cat warna apa yg dibeli" tanya andri pada abang keduanya
"itu warna hitam buat ngecat pagernya" jawab andre pada adik bungsunya
"itu ada lagi satu lagi warna apa" andri melanjutkan pertanyaannya
"itu warna putih buat tembok depan rumah biar keliatan bagus" jawab andre pada adik bungsunya
kemudian andri mengecat pager rumah dengan cepat karena kekuatannya
"kamu ngecat pagernya ya ndri,biar aku tembok rumahnya" ujar andre pada adik bungsunya
"iya bang" jawab andri lalu mengecat pager rumah itu dengan cepat
Tak sampai setengah jam andripun selesai mengecat pager rumah itu
"cepat banget kamu" tanya andre pada adik bungsunya
"gak apa2 bang biar cepat selesai tembok rumah ngecat bareng2 aja" ujar andri sambil menyarankan pada abang keduanya
"terserah kamu dah" jawab andre pada adik bungsunya
"oh iya dek kamu pengen tinggal disini lagi nggak" tanya rahma pada adik bungsunya
"pengen juga sih kak apalagi ini kan peninggalan ayah sama ibu" jawab fatimah pada kakak keduanya
"tapi kita kan kita udah menikah,terus punya anak jadi kita ikut dengan keluarga suami" ujar rahma pada adik bungsunya
"iya kak" jawab fatimah pada kakak keduanya
kemudian rahma menelpon ibu mertuanya
"halo assalamualaikum ma" sapa rahma pada ibu mertuanya
(iya waalaikumsalam) jawab bu indri pada menantu keduanya
"anak2 gimana ma rewel gak" tanya rahma pada ibu mertuanya
(nggak mereka anteng,sekarang lagi tidur) jawab bu indri pada menantu keduanya
"kalo syifa rewel gak ma" tanya fatimah pada ibu mertuanya
(nggak nak,dia juga anteng semuanya nurut kok) jawab bu indri pada menantu ketiganya
(gimana rumahnya udah beres) tanya bu indri pada menantunya
"sebentar lagi ma" jawab rahma pada ibu mertuanya
(oh yaudah mama tutup ya,assalamualaikum) tanya bu indri pada menantunya
"iya ma,waalaikumsalam" jawab kedua menantunya
lalu datanglah tetangga rahma untuk melihat pekerjaan itu
"eh ada rahma sama fatimah kangen deh ibuk sama kalian" ujar bu sinta tetangga mereka sejak mereka masih sekolah
"eh bu sinta apa kabar buk" tanya rahma dan fatimah pada bu sinta
"baik alhamdulillah" jawab bu sinta
"anak2 kalian mana kok gak diajak" tanya bu sinta pada mereka berdua
"di rumah buk,kalo dibawa kesini nanti bisa kena debu2 rumah buk" jawab rahma pada bu sinta
"anak kamu sekarang berapa fat" tanya bu sinta pada fatimah
"baru satu buk perempuan,sekarang udah dua tahun" jawab fatimah pada bu sinta
__ADS_1
"kalo aisyah anaknya berapa fat" tanya bu sinta pada fatimah
"satu juga buk laki2,sekarang juga udah dua tahun" jawab fatimah pada bu sinta
"kalo kamu rahma anakmu berapa" tanya bu sinta pada rahma
"2 buk satu laki laki dan satu perempuan,sekarang juga udah dua tahun" jawab rahma pada bu sinta
"anak kamu kembar ya" tanya bu sinta pada rahma
"iya buk" jawab rahma pada bu sinta
setelah selesai mengecat andre dan andri menghampiri istri mereka masing2
"udahan sayang" ujar andre pada istrinya
"iya bang" jawab rahma pada suaminya
"kita pulang apa gimana" tanya andri pada istrinya
"ntar dulu bang" jawab fatimah pada suaminya
"ini suami kalian" tanya bu sinta pada rahma dan fatimah
"iya buk" jawab rahma dan fatimah
"saya andre buk,suaminya rahma" ujar andre pada bu sinta
"saya sinta" jawab bu sinta
"saya andri buk,suaminya fatimah" ujar andri pada bu sinta
"saya sinta" jawab bu sinta
"suami kalian ganteng2 ya" ujar bu sinta sambil melirik keduanya
"bisa aja buk" jawab andre dan andri
kemudian andra dan aisyah datang dan turun dari mobil
"eh aisyah apa kabar lama gak ketemu" sapa bu sinta pada aisyah
"alhamdulillah baik buk,bu sinta sendiri" tanya aisyah sambil memeluk bu sinta
"saya juga baik" jawab bu sinta
"perkenalkan saya andra buk,suaminya aisyah" ujar andra pada bu sinta
"saya sinta" jawab bu sinta
"suami2 kalian ganteng2 ya,oh iya yg anaknya pak hendra sama bu indri itu yg mana ya" tanya bu sinta pada mereka bertiga
"saya anak sulungnya buk" jawab andra
"saya anak keduanya buk" andre melanjutkan perkataan abang sulungnya
"saya anak bungsunya buk" andri melanjutkan perkataan kedua abangnya
"coba ada anaknya satu lagi,buat anak saya" ujar bu sinta pada mereka semua
"tapi kita sudah punya mereka buk" jawab ketiga suami sambil merangkul para istri
"tapi saya gk bisa pangling sama kamu loh suaminya rahma" ujar bu sinta pada andre
"kok bisa buk" tanya rahma pada bu sinta
"wajahnya itu bukan sembarang wajah tapi seperti sihir yg bisa memikat semua wanita" jawab bu sinta
Andre yg sudah merasa terpojok itupun langsung pasrah dengan perkataan yg muncul dari rahma untuk bu sinta
"seandainya saja kamu mau ya menikahi anak saya meskipun jadi istri kedua gak apa2 dah" tanya bu sinta pada andre
"tapi saya gak mau buk,kalo suami saya mau nikah lagi lebih baik saya meninggalkan rumah dan membawa kedua anak saya" jawab rahma dengan nada santai
"udah buk,mungkin anak ibuk bisa mendapatkan yg lebih baik lagi daripada saya,saya juga masih ada urusan lain" ujar andre pada bu sinta
"oh yaudah kalau begitu saya pulang ya" tanya bu sinta pada semuanya
"iya buk" jawab semuanya
bu sintapun pulang ke rumahnya
"abang ngapain kesini" tanya andre pada abang sulungnya
"nggak apa2 cuma mau ngeliat kalian ngapain disini" jawab andra pada adik keduanya
"oh iya ini rumah kok jadi cakep siapa yg benerin dek" tanya aisyah pada kedua adiknya
"suami kita kak" jawab rahma dan fatimah
"sebenarnya aku ada saran sih kak,gimana kalau rumah ini kita kontrakin daripada kosong" tanya andre pada kakak iparnya
"kalo seperti itu bagus malahan,justru aku terima kasih sama ayahnya kembar dan ayahnya syifa yg berniat bagusin rumahnya,pagernya juga udah di cat ulang" jawab aisyah pada kedua adik iparnya
"berarti cara aku gk sia2 kan sayang" tanya andre pada istrinya
"iya2" jawab rahma pada suaminya sambil tersenyum
__ADS_1
setelah rumah selesai mereka semuapun pulang kerumah