
pagi hari ustadz dan marbot datang ke rumah andre untuk membicarakan sesuatu
"assalamualaikum" ustadz menekan bel pager rumah
di dalam rumah
"oh iya sri sepertinya ada tamu coba kamu lihat,siapa yg datang" ujar bu indri pada sri
"baik nyonya besar" jawab sri lalu keluar rumah
kemudian sri keluar
"waalaikumsalam,cari siapa ya bapak²" sri bertanya pada ustadz dan marbot
"saya ustadz dan ini marbot masjid,kedatangan saya kesini mau cari andre" jawab ustadz pada sri
"mbaknya kalau boleh tau siapa ya" marbot bertanya pada sri
"saya asisten rumah tangganya mas" jawab sri pada marbot
"masalahnya saya baru ngeliat sih" marbot tersenyum pada sri
"kalau begitu masuk dulu yuk,pak ustadz" sri mengajak mereka masuk
ketiga orang itu masuk ke dalam rumah
"assalamualaikum" sapa ustadz pada pak hendra dan bu indri
"waalaikumsalam" jawab pak hendra dan bu indri
"ada apa pak ustadz kesini" pak hendra bertanya pada ustadz
"jadi begini pak haji,bu haji,maksud kedatangan saya mau cari andre" jawab ustadz pada pak hendra
"lagi di kamar tadi baru pulang" bu indri memberitahu ustadz
"oh iya sri tolong panggilin andre dong" ujar bu indri pada sri
"iya nyonya besar" jawab sri lalu menuju kamar andre
"assalamualaikum,nyonya ini saya sri" sri mengetuk pintu kamar
""waalaikumsalam" rahma membuka pintu kamar
"ada apa sri??" rahma bertanya pada sri
"ini nyonya,ada yg cariin tuan andre" jawab sri pada rahma
"ntar dulu ya" rahma kembali ke kamar
"ngapain sri datang kesini??" andre bertanya pada istrinya
"katanya ada yg cariin kamu" jawab rahma pada suaminya
setelah itu andre menghampiri ustadz dan marbot
"ada apa pak ustadz cari saya" andre bertanya pada ustadz
"gini mas andre,waktu malam tarawih pertama kamu kan yg memimpin sholat dan khotbahnya,saya ingin nanti malam ke 15 kamu lagi ya yg memimpin" jawab ustadz pada andre
"memangnya kenapa harus saya pak ustadz" andre bertanya pada ustadz
"semua orang suka dengan cara ceramah kamu seperti awal tarawih kemarin" jawab ustadz pada andre
"waktu malam kedua sampai semalam kan bukan saya yg mimpin melainkan ustadz lain pak ustadz juga ikut mimpin,kenapa malam ini harus saya pak ustadz" andre bertanya pada ustadz
"itu juga yg bikin saya bingung,bukannya saya ngatain kamu tukang hipnotis ya tapi menurut ibu² tetangga saya,ceramah yg kamu bilang itu seolah² seperti menghipnotis mereka dan mereka juga selalu bilang pada saya,ceramah yg paling seru cuma tarawih pertama padahal si andre bukan ustadz,bacaan sholatnya fasih banget dan ceramahnya melebihi kyai" jawab ustadz pada andre
"baik pak ustadz,saya mau mimpin sholat dan ceramah nanti malam" andre setuju dengan tawaran ustadz
"kalau begitu saya pamit pulang dulu ya mas andre,pak haji,bu haji,dan mbaknya assalamualaikum" ustadz dan marbot pamit pulang
"waalaikumsalam" jawab semuanya
Setelah ustadz dan marbot pulang sri bertanya kepada andre
"memangnya tuan andre pernah jadi imam sholat ya" sri bertanya pada andre
"pernah waktu tarawih yg pertama" jawab andre pada sri
"oh iya ya,istriku kan lahir 15 ramadhan,nanti malam kan tarawih ke 15 dan besok 15 ramadhan,aku sudah tahu tema ceramah nanti malam" andre tersenyum sambil mengingat kelahiran istrinya
"tuan kenapa senyum² sendiri" sri bertanya pada andre
"nggak apa² saya lagi cari tema ceramah nanti malam" jawab andre pada sri
"memangnya kamu mau ceramah apa??" bu indri bertanya pada anak keduanya
"yg namanya rahasia masa di kasih tau,nanti malam mama juga tau" jawab andre pada ibunya
"saya penasaran sama ceramahnya tuan andre??" ujar sri pada andre
__ADS_1
"nanti malam juga kamu tau" jawab andre pada sri
"oh iya tuan besar,nyonya besar hari ini mau buka puasa pakai apa??" sri bertanya pada pak hendra dan bu indri
"saya pingin es buah kalau bisa kamu sama rahma ke pasar beli buah dan bahan lainnya,saya kurang suka dengan es buah yg beli jadi" jawab pak hendra pada sri
"memangnya kenapa tuan besar nggak suka es buah yg beli jadi" sri bertanya pada pak hendra
"saya dan suami saya sudah biasa seperti itu sri,kalau beli jadi kadang kemanisan kalau bikin sendiri kadang manisnya pas" bu indri menjawab pertanyaan sri
"kalau tuan andre juga sama dengan tuan besar dan nyonya besar" sri bertanya pada andre
"saya juga nggak suka kadang yg manis²" jawab andre pada sri
"kenapa tuan nggak suka yg manis??" sri bertanya pada andre
"saya minum teh pahit aja suka kadang" jawab andre pada sri
"masa sih" sri tak percaya pada andre
"minum teh pahit sambil liat istri saya aja udah enak" jawab andre pada sri
"tuan andre bisa aja" sri tertawa kecil
"bukan begitu sri,jadi sebenarnya kalau kita kebanyakan makan yg manis² kita bisa diabetes, jadinya saya dan semuanya lebih suka yg sedang aja,saya abang saya dan adik saya terlihat ganteng kan" ujar andre pada sri
"kadang kalau kita makan yg manis² juga kadang bikin gemuk juga sih tuan" jawab sri pada andre
"nah itu kamu tau,saya juga karena udah tua sri makanya harus dikurangi lagi gulanya,dan juga kolestrol" ujar bu indri pada sri
"iya nyonya besar saya tau" jawab sri pada bu indri
kemudian rahma datang menghampiri mereka semua
"oh iya sri ke pasar yuk" ujar rahma pada sri
"naik mobil apa naik motor nyonya??" sri bertanya pada rahma
"naik motor aja sama aku" jawab rahma pada sri
"ya udah nyonya saya taro dulu sapunya" sri menaruh sapu ke luar
Setelah itu rahma mengeluarkan motor
"ayo sri" rahma yg sudah siap itu memanggil sri
"iya nyonya" jawab sri lalu naik ke motor
Kemudian mereka berangkat ke pasar
"bisa" jawab rahma pada sri
"oh iya nyonya aku mau nanya nyonya sudah berapa tahun menikah sama tuan andre" sri bertanya pada rahma
"udah 8 tahun" jawab rahma pada sri
"bukannya lancang ya nyonya tapi tuan andre pernah nggak marah sama nyonya??" sri bertanya pada rahma
"nggak sih,suami saya itu orangnya iseng kadang² kalau marah sama saya nggak pernah tapi kalau marah sama orang emosinya bisa membludak,dia itu orangnya nggak mau melihat orang menderita" jawab rahma pada sri
"tapi yg saya heran kaya ada yg aneh dari tuan andra,tuan andre dan tuan andri" ujar sri pada rahma
"waduh jangan² soal kekuatan mereka lagi" rahma berpikir sejenak
"aneh apanya dari mereka sri??" rahma bertanya pada sri
"kalau tuan andra itu bisa aja baca sifat orang dari wajahnya,kalau tuan andre bisa membuat orang yg tadinya begini bisa jadi begitu,sedangkan tuan andri bisa membuat orang kaget karena pernah nangkap nyonya fatimah yg mau jatuh terus datang seperti malaikat penolong" jawab sri pada rahma
"mungkin kebetulan aja kali" ujar rahma pada sri
"ya mungkin kebetulan aja kali ya" sri percaya pada rahma
Sesampainya di pasar
"oh iya sri hari ini buka pakai apa??" rahma bertanya pada sri
"tadi tuan besar bilang mau es buah tapi bukan es buah beli jadi melainkan bikin sendiri" jawab sri pada rahma
"oke,ayo kita beli buah dan bahan²nya" rahma mengajak sri masuk ke dalam pasar
"iya nyonya" sri menurut
Sedangkan di rumah
"alhamdulillah akhirnya selesai juga ngajar" andri masuk ke dalam rumah
"loh kok cuma papa,mama dan bang andre doang disini yg lain kemana??" andri bertanya pada mereka
"kakakmu sama sri lagi ke pasar ndri" jawab andre pada adik bungsunya
"anak² dimana bang" fatimah bertanya pada abang iparnya
__ADS_1
"di kamar mereka fat,mungkin lagi main atau tidur siang" jawab andre pada adik iparnya
"kayanya lagi ceria banget bang ada apa emang??" andri bertanya pada abang keduanya
"ustadz sama marbot masjid tadi abis datang kesini" jawab andre pada adik bungsunya
"ngapain datang kesini??" andri bertanya pada abang keduanya
"abangmu nanti malam disuruh mimpin sholat dan ceramah lagi" jawab bu indri pada anak bungsunya
"hebat dong Al Mukarom kita yg satu ini" andri tersenyum pada abang keduanya
"malam ini aku mau bawa ceramah yg spesial" ujar andre pada adik bungsunya
"wow spesial lagi,aku jadi kepo nih" andri menautkan alisnya
Sore hari saat berbuka puasa tiba
semua keluarga berbuka puasa setelah membaca doa
"pas banget ini rasanya nggak manis dan nggak tawar juga es buahnya" pak hendra memberitahu semuanya
"tadi saya masih dibantu tuan besar bikinnya,nyonya aisyah memotong buahnya,nyonya rahma yg ngatur gulanya,nyonya fatimah yg masukin susunya,saya cuma disuruh masukin semua bahan²nya tuan besar" jawab sri pada pak hendra
"itu mereka ngajarin kamu cara bikinnya,biar nanti kamu bisa sendiri" ujar bu indri pada sri
"iya nyonya besar saya tau,dari tuan² dan nyonya² saya banyak belajar disini untuk menjadi orang yg lebih baik lagi" jawab sri pada bu indri
"kamu sempat nggak mengira kalau orang kaya itu pelit" ujar andra pada sri
"sempat sih tuan,tapi semenjak bertemu dengan tuan² dan nyonya² justru kehidupan tuan dan nyonya terlihat sederhana gitu" jawab sri pada andra
"saya juga dulu orang susah sri,alhamdulillah yg maha kuasa memberikan kita semua ini justru kita harus mensyukuri semuanya bukan disombongkan pada orang²" ujar pak hendra pada sri
"iya tuan besar" jawab sri pada pak hendra
setelah selesai berbuka puasa mereka semua melaksanakan sholat maghrib
setelah sholat maghrib!!
"oh iya sayang apa kamu ikut tarawih nanti" andre bertanya pada istrinya
"iya dong" jawab rahma pada istrinya
"hari ini aku mau berangkat duluan" andre memberitahu istrinya
"kenapa duluan" rahma bertanya pada suaminya
"karena aku lagi yg jadi imamnya" jawab andre pada istrinya
sebelum adzan isya andre langsung berangkat ke masjid
"lebih baik aku berangkat dulu lah" andre keluar rumah dan berangkat ke masjid
setelah para jamaah masjid sudah penuh andre memulai sholat dengan sholat isya lalu lanjut sholat tarawih 8 rakaat
Selesai sholat tarawih!!!
(Assalamualaikum wr,wb) andre menyapa semua jamaah
(waalaikumsalam wr,wb) jawab semua jamaah
(Malam Tarawih yg ke 15 ini saya akan membawakan sebuah cerita dengan tema C****INT**A*,sebut saja pasangan ini bernama fulan dan fulanah,si fulan ini dulu waktu sekolah memiliki pacar namun putus setelah mereka lulus,setelah lulus sekolah ia langsung kerja,saat pulang bekerja ia ingin memberikan bunga dan ingin melamar pacarnya tetapi si fulan kecewa karena pacarnya lebih memilih pria tua atau yg sekarang kita sebut om² hidung belang,si fulan kecewa sekali ia membuang bunga itu dan memutuskan tidak ingin pacaran lagi,beberapa tahun kemudian ada seorang wanita berhijab yaitu si fulanah datang ke tempat kerja si fulan dan ia ingin bertemu siapakah si fulan ini,ketika mereka bertemu si fulan mengucapkan kalimat 'Ya ampun bidadari surga cantiknya melebihi bidadari dari khayangan' ketika si fulanah ingin pulang si fulan mengantarnya pulang sampai ke rumahnya,ketika si fulan sudah tahu rumah si fulanah,si fulan terus berpikir tentang si fulanah ia merasa bahwa wanita ini sangat spesial di hatinya,saat si fulan mengetahui bahwa mukena si fulanah ini sudah sobek si fulan membelikan si fulanah mukena yg baru si fulanah sangat berterima kasih kepada si fulan atas pemberiannya itu,terakhir saat si fulan ingin menyatakan cintanya pada si fulanah tetapi si fulanah menjawab 'maaf ya sebenarnya saya ini sudah dijodohkan dan calon mertua saya akan datang malam ini untuk memberikan foto anaknya*' si fulan pulang ke rumahnya dengan sakit hati dan berkata kepada orang tuanya bahwa ia menerima dijodohkan oleh orang tuanya,saat pernikahan si fulan diselenggarakan si fulan mencoba melupakan si fulanah,namun takdir berkata lain bahwa yg menikah dengan si fulan ini adalah si fulanah betapa bahagia setelah ijab kabul mereka berdua berpelukan dan menangis bahagia) andre menceritakan kisah cintanya
Setelah mendengar cerita andre semua jamaah bertepuk tangan padanya sedangkan rahma menangis terharu
"nyonya kenapa menangis??" sri bertanya pada rahma
"nggak apa² kok" jawab rahma sambil menyeka air matanya
Setelah selesai sholat witir mereka semua pulang
"oh iya bang kok kaya gak asing sama cerita tadi itu" ujar andri pada abang keduanya
"bukan nggak asing lagi ndri,tapi nggak bisa dilupakan" jawab andre pada adik bungsunya
"pasti yg nggak asing itu pas yg di akhir cerita ya ndri" andra bertanya pada adik bungsunya
"iya bang" jawab andri pada adik bungsunya
"tuan andre dapat aja ceritanya ya,suara pas jadi imam sholat juga enak didengar" ujar sri pada andre
"bukan hanya dapat ceritanya sri tapi saya sudah tau cerita ini" jawab andre pada sri
"dari dongeng apa kisah romansa" sri bertanya pada andre
"si fulan itu adalah saya,sedangkan si fulanah itu adalah istri saya,karena tarawih ini tarawih ke 15 dan besok 15 ramadhan makanya saya ceritakan kisah perjuangan saya untuk mendapatkan istri saya dan mukena yg saya maksud itu adalah mukena biru ini" jawab andre pada sri lalu meraih tangan istrinya
"makasih ya" rahma memeluk suaminya
"sama² sayang" jawab andre sambil mengeratkan pelukan itu
__ADS_1
"oh iya aku lupa lagi,waktu mukena kakak yg rusak itu terus bang andre kan beliin mukena ini jadi maksud Al Mukarom itu ternyata kak rahma luar biasa lain kali ceritain tentang aku dong bang sama suamiku" ujar fatimah pada abang iparnya
"tergantung,seperti apa waktu itu ceritanya kalian bertemu" jawab andre pada adik iparnya