Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Patungan Suami & Istri Untuk Beli Motor


__ADS_3

setelah mengerjai amanda ketiga istri itu membicarakan perihal keinginannya untuk beli motor pada suaminya


"bang aku mau ngomong sesuatu sama kamu tapi kalau kamu setuju atau nggak,aku nurut aja deh" ujar aisyah pada suaminya


"kamu mau ngomong apa sayang,ngomong aja" jawab andra pada suaminya


"bukannya bosan sih,tapi kalau ke kantor naik mobil kan macet di jalan tapi kalau naik motor kan mungkin lebih cepat" aisyah mengakui keinginannya pada suaminya


"jadi maksud kamu,kita naik motor ke kantor" andra bertanya pada istrinya


"iya" jawab aisyah pada suaminya


Kemudian andra mengambil ponselnya


"kamu ngapain ngambil hp??" aisyah bertanya pada suaminya


"ya buat liat² motor yg baguslah" jawab andra pada istrinya


"jadi kamu setuju kalau kita naik motor ke kantor" aisyah bertanya pada suaminya


"aku juga sebenarnya bosan sih macet di jalanan tapi kalo naik motor kedengarannya enak,apalagi kalau kita sama anak kita bertiga naik motor" jawab andra pada istrinya


"kalau boleh jujur aku maunya N MAX" aisyah memberitahu suaminya


"ya udah aku cari dulu warna apa yg cocok buat kita" andra membuka ponselnya dan mencari motor yg sesuai


"yg itu aja bang yg warna hitam keliatannya cakep" aisyah menunjuk pilihannya


"aku juga suka yg itu tapi harganya 20 juta" andra memberitahu istrinya


"kalau 10 juta kamu ada duitnya??" aisyah bertanya pada suaminya


"kalau segitu aku ada" jawab andra pada istrinya


"ya udah kita patungan aja kamu 10 juta aku 10 juta gimana??" aisyah memberi ide pada suaminya


"boleh deh" andra setuju dengan ide istrinya


"itu baru suami aku" aisyah memeluk suaminya


"tapi stnk atas nama siapa" andra bertanya pada istrinya


"kamu aja" jawab aisyah pada suaminya


sedangkan rahma masih bingung untuk bertanya pada andre perihal motor


"aku tanya apa nggak ya soal motor aku takutnya dia nggak setuju" rahma membatin


"kamu kenapa sayang kok diam begitu??" andre game yg sedang ia mainkan lalu bertanya pada istrinya


"aku nggak apa² kok" jawab rahma pada suaminya


"tapi muka kamu begitu,kaya ada yg kamu sembunyikan" andre memperhatikan rona wajah istrinya


"apa kamu nggak bosan naik mobil terus kemana²" rahma bertanya pada suaminya


"nggak sih" jawab andre pada istrinya


"sebenarnya aku mau kalau kita punya motor biar ke kostan nggak macet di jalan" rahma bicara terus terang pada suaminya


"oh kirain apa,ini cari motor yg cocok buat kamu" andre memberikan ponselnya pada istrinya


"ini serius" rahma masih belum percaya dengan suaminya


"iya,buat apa aku bohong" andre meyakinkan istrinya


"kamu aja deh yg pilih motornya" rahma mengembalikan ponsel suaminya


"ya udah,kamu maunya motor apa" andre bertanya pada istrinya


"motor N MAX" jawab rahma pada suaminya


kemudian andre mencari motor itu di google dan melihat² warna yg bagus


"ini sayang warna apa yg bagus buat kamu,kalau menurut aku yg warna biru" andre memberitahu istrinya


"aku ikut kamu aja bang" rahma mengikuti apa yg dikatakan suaminya


"harganya 20 juta sayang nggak apa²" ujar andre pada istrinya


"kemahalan ya???,tapi kalau kita patungan bagaimana???" rahma bertanya pada suaminya


"kalau patungan nggak apa² kaya beli mobil waktu itu" jawab andre pada istrinya


sementara andri mencuci mukanya di kamar mandi sedangkan fatimah masih berpikir tentang kemauannya untuk beli motor


"kira² suamiku mau nggak ya kalau beli motor kalau dia nggak mau nggak apa² deh" fatimah memikirkan tentang motor

__ADS_1


kemudian andri keluar dari kamar mandi


"akhirnya bersih juga" andri keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju kasur


"suamiku udah ganteng" fatimah memuji suaminya


"aku sama abang²ku yg lain itu udah ganteng sayang" andri memberitahu istrinya


"tapi aku mau ngomong sesuatu sama kamu" ujar fatimah pada suaminya


"apa itu???" andri menautkan alisnya


"kamu nggak bosan bawa mobil melulu ke sekolah" fatimah bertanya pada suaminya


"nggak juga" jawab andri pada istrinya


"aku tuh mau kalau kita naik motor ke sekolah" ujar fatimah pada suaminya


"naik motor ke sekolah kayanya enak juga,ya udah aku cari dulu motornya" andri mengeluarkan ponsel dari sakunya


"jadi kamu setuju kita punya motor???" fatimah bertanya pada suaminya


"jelas aja setuju,kan kalau kita naik motor berdua romantis keliatannya" jawab andri pada istrinya


kemudian andri melihat² motor


"yang mana sayang kira² yg cocok buat kita" andri bertanya pada istrinya


"motor N MAX" jawab fatimah pada suaminya


"oke aku liat dulu" andri mencari motor itu di ponselnya


"nih sayang motornya yg warna apa kira² yg cocok untuk kita" andri memperlihatkan ponselnya pada istrinya


"putih" mereka berdua kompak menyebutkan warna motor yg cocok


"tapi harganya mahal banget 20 juta" fatimah kaget melihat harga motor itu


"kalau kamu 10 juta aku 10 juta bagaimana" andri bertanya pada istrinya


"iya bang aku mau???" jawab fatimah pada suaminya


Keesokan harinya!!!!


Di kamar andra dan aisyah


"iya nggak apa² aku juga mau mandi dulu,sekalian mandiin ilham,abis masak tadi sama mama dan adik²" jawab aisyah pada suaminya


Sementara di kamar andre dan rahma


"kamu darimana sayang" andre yg baru saja mandi bersama anak laki²nya bertanya pada istrinya


"abis masak tadi,aku juga mau mandi sekalian mandiin dewi" jawab rahma pada suaminya


"sambil nunggu kamu selesai aku beresin berkas² buat kita ke dealer" ujar andre pada istrinya


"iya" jawab rahma pada suaminya


Sedangkan di kamar andri


"sayang aku udah selesai mandi,semalam pas kamu udah tidur aku udah beresin persyaratan buat ke dealer nanti" andri memberitahu istrinya


"aku habis ini mandi sekalian mandiin syifa,berarti setelah sarapan kita langsung berangkat" tanya fatimah pada suaminya


"iya" jawab andri pada istrinya


Setelah selesai mandi mereka semua sarapan di meja makan


"kalian mau kemana kok rapi banget" bu indri bertanya pada anak dan menantunya


mendengar pertanyaan ibunya andra,andre,andri saling lirik


"andra,andre,andri kok kalian saling lirik mama kan nanya" bu indri kembali bertanya pada ketiga anaknya


"jangan bilang mau ke dealer buat beli motor" ketiga saudara itu berbicara secara bersamaan


"motor apa sih yg mau kalian beli??" pek hendra bertanya pada ketiga anaknya


"N MAX pa" mereka bertiga menjawab secara bersamaan


"kamu warna apa andra" pak hendra bertanya pada anak sulungnya


"hitam pa" jawab andra pada ayahnya


"kamu warna apa andre" pak hendra bertanya pada anak keduanya


"biru pa" jawab andre pada ayahnya

__ADS_1


"kamu warna apa andri" pak hendra bertanya pada anak bungsunya


"putih pa" jawab andri pada ayahnya


"syukurlah warnanya beda daripada sama ya ma" pak hendra mengarahkan kepalanya ke istrinya


"betul pa" jawab bu indri pada suaminya


setelah mereka menyelesaikan sarapannya lalu mereka berangkat


"lebih baik kita berangkat bareng aja ya,ndre,ndri" andra bertanya pada kedua adiknya


"pake mobil siapa bang" andre bertanya pada abang sulungnya


"pake mobil aku aja nih kuncinya" andra memberikan kunci mobilnya pada adik keduanya


"ya udah" andre menerima kunci mobil itu dan membuka pintu garasi


sementara andre membuka pintu garasi andra dan andri membuka pager rumah


"ayo naik" ujar andre pada semuanya


andri menutup garasi dan andra menutup pager rumah lalu naik ke mobil


"udah pada naik kan" andre bertanya pada semuanya


"udah" semuanya menjawab


Di perjalanan mereka semua saling mengobrol


"oh iya aku boleh nanya emang kak aisyah itu orangnya tomboy kalo kak rahma galak ya" andri bertanya pada kedua kakak iparnya


"ayahnya syifa tau dari mana" aisyah bertanya pada adik iparnya


"istriku yg bilang" jawab andri pada kakak iparnya


"daripada dia orangnya manja" rahma melirik adik bungsunya


"tapi aku heran loh sama ayahnya kembar kalo bawa mobil kadang ngebut,kadang santai,nggak ugal - ugalan di jalan" aisyah bertanya pada adik iparnya


"itu tergantung siapa yg kita bawa kak,kalau bawa sendiri aku juga bisa santai itu juga pas lagi ngerokok" jawab andre pada istrinya


"oh jadi kalau bawa anak² begini juga santai ya,nggak ngebut" aisyah bertanya kembali pada adik iparnya


"betul,pas waktu mau melahirkan itu kan yg aku bawa itu wanita hamil masa aku ngebut daripada nanti terjadi kenapa² sama kak aisyah,istriku sama fatimah bagaimana coba" jawab andre pada kakak iparnya


"waktu kamu,rahma sama fatimah mau melahirkan itu,andre sudah termasuk malaikat buat aku dan andri,dia udah membantu 4 anak² ini keluar ke dunia ini dan mereka tumbuh sampai sekarang" ujar andra pada istrinya


"betul yg kamu bilang dan mereka juga semua lucu²" jawab aisyah pada suaminya


"oh iya bang,dealer motor yg dicari itu sama apa nggak kaya yg ini" andri bertanya pada abang sulungnya


"iya" jawab andra pada adik bungsunya


"kalau kamu ndre yg ini atau bukan??" andra bertanya pada adik keduanya


"iya" jawab andre pada abang sulungnya


satu setengah jam perjalanan akhirnya mereka sampai ke dealer


"akhirnya sampai juga" andre mematikan mesin mobil lalu turun


kemudian mereka masuk ke dealer


"selamat pagi pak ada yg bisa saya bantu" manager perusahaan menyapa mereka


"pagi pak" mereka semua menjawab


"jadi begini pak saya beserta adik saya ini mau beli motor" ujar andra pada manager


"mari pak silahkan dipilih mau yg warna apa,ada merah,hitam,biru,putih atau yg lainnya" manager memilihkan warna pada mereka


"saya yg hitam pak" andra memberitahu manager


"kalau bapak??" manager bertanya pada andre


"saya yg biru pak" jawab andre pada manager


"bapak yg ini??" manager bertanya pada andri


"saya yg putih pak" andri menjawab pertanyaan manager


"baik dan ini uang dari kita pak" mereka bertiga memberikan uangnya


"iya,kalau begitu alamat sudah lengkap ya pak dan saya akan datang nanti siang" ujar manager pada mereka bertiga


Mereka semua pulang ke rumah dan menunggu motor datang

__ADS_1


__ADS_2