Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Sidang wanita pembunuh


__ADS_3

Saat pagi hari Andra,Andre,serta Andri berangkat bekerja setelah sarapan,tetapi aisyah dan fatimah tidak ikut kerja karena mereka sudah setuju dengan ide andre


"oh iya papa mama,aku sama andri sudah sepakat hari ini kerja sendiri dulu karena nanti jam 9 pagi aku mau ke pengadilan sama managerku yg baru,andre sama inem,andri sama guru kelas 2 yg baru" ujar andra pada kedua orang tuanya


"ngapain kamu ke pengadilan" tanya pak hendra pada putra sulungnya


"hari ini sidangnya dina pa" jawab andra pada ayahnya


"oh,jadi begitu padahal dulu papanya itu manager terbaik kenapa anaknya jadi seperti itu sih" jawab pak hendra sambil menggelengkan kepalanya


"aku juga gk tau pa,masalahnya polisi nelpon aku kemarin katanya besok datang ke pengadilan buat sidangnya Dina,Yuyun,Sari,dan Seli" ujar andra yg habis minum


"oh jadi begitu" jawab pak hendra


"oh ya pa,kalo bisa papa sama mama ikut sama kak aisyah dan yg lain pake mobil yg baru kita beli semalam" ujar andre pada kedua orang tuanya


"mobil???,kan kalian sudah punya mobil masing2 kenapa beli mobil lagi" tanya pak hendra pada anak & menantunya"


"jadi gini pa,sebenarnya ini ide bang andre kan kita sudah punya mobil masing2 jadi seenggaknya kita punya lah mobil bareng bareng mobil ini juga hasil kita patungan pa" jawab andri pada ayahnya


"oh iya mama mau lihat dong mobilnya??" tanya bu indri pada anak bungsunya


"yaudah biar sekalian kita keluarin mobil" ujar semuanya


setelah tiba di parkiran


"ini pa ma mobilnya" ujar andra,andre,andri


"wow gak nyangka kalian bisa mendapatkan mobil seperti ini" tanya pak hendra pada 3 putranya


"emang kenapa pa" tanya andre pada ayahnya


"dulu papa sama mama waktu muda mobilnya ini,ketika baru merintis usaha dari nol" jawab pak hendra


"oh iya innova sama kijang keluarin dulu ya biar kita keluarin mobil" tanya andre pada yg lain


"nih kak rahma keluarin yg kijang,kak aisyah keluarin yg innova" ujar fatimah pada kedua kakak iparnya


"iya" jawab aisyah dan rahma pada adik iparnya


setelah 2 mobil keluar andra,andre,andri berangkat kerja dengan inem yg sudah di depan rumahnya


"ayo nem" ujar andre pada inem


"iya pak" jawab inem lalu masuk ke mobil


"oh iya nem nanti jam 9 pagi kamu ikut saya ya" ujar andre pada inem


"kemana pak??" tanya inem pada andre


"ke pengadilan!!" jawab andre pada inem


"sama siapa pak??" tanya inem pada andre


"saya mau ajak teman2 saya yg lain juga" jawab andre


"oh jadi begitu" ujar inem pada andre


"iya" jawab andre pada inem


sesampainya di pekerjaan masing2


Di PT Maju Jaya Grup


Andra yg sudah masuk ke dalam kantornya langsung ke ruangannya


"Yul bisa ke ruangan saya" ujar andra yg menelpon


(baik pak) jawab yuli


beberapa menit kemudian yuli sampai


"assalamualaikum pak" ujar yuli sambil menghampiri sang bos


"ada apa ya pak" tanya yuli pada bosnya


"masuk yul" jawab andra


"apa ada jadwal meeting sekarang??" tanya andra pada yuli


"kalo sekarang gak ada pak" jawab yuli pada bosnya


"oke yaudah nanti jam 08 : 30 kamu ikut saya ya" tanya andra pada yuli


"iya pak" jawab yuli lalu keluar dari ruangan bosnya


Sementara di Gudang Galau FM


Andre yg sudah selesai berbicara dengan penelpon iapun memberitahukan kabar ini pada temannya yg lain


"oh iya bud,san,ton lu pada mau ikut gua gak sama inem pergi" tanya andre pada teman2nya


"ke mana ndre" tanya budi pada andre


"hari ini yuyun sidang" ujar andre


"iya gua ikut" jawab budi


"btw gua juga ikut dong ndre" tanya santi pada andre


"yaudah" jawab andre


"lu gk ikut ton" tanya andre pada anton


"gua nggak ndre,kan yg melihat lu mati suri si budi sama santi" jawab anton


"iya btw ntar jam 08 : 30 kita berangkat" ujar andre


"oke" jawab budi dan santi

__ADS_1


Sedangkan di Sdn Harapan Bangsa


Saat jam istirahat sekolah Andri menghampiri bu susi dan bertanya padanya


"bu susi saya mau nanya sesuatu" ujar andri pada bu susi


"apa??? pak" tanya bu susi pada andri


"jadi begini buk saya mau ajak bu susi jam 08 : 30 ke pengadilan" jawab andri pada bu susi


"ngapain pak,kalo boleh tau??" tanya bu susi pada andri


"hari ini bu sari sidang buk" jawab andri


"yaudah pak saya ikut" jawab bu susi lalu tersenyum


Di Rumah Pak Hendra


ketika jam sudah menunjuk ke arah 08 : 30 mereka semua sudah bersiap berangkat ke pengadilan


"kita satu mobil aja kan??" tanya aisyah pada semuanya


"iya" jawab semuanya


"memangnya kita semua berapa orang" tanya aisyah pada semuanya


"kalo dihitung ada 9 tapi kan anak2 digendong jadi muatlah" jawab rahma sambil menghitung jumlah penumpang


"papa di depan aja ya" tanya aisyah pada ayah mertuanya


"iya" jawab pak hendra


setelah semuanya masuk ke mobil yg sudah diletakkan di luar rumah itu akhirnya berangkat ke pengadilan


"bismillahirohmanirrohim" ujar aisyah sambil menghidupkan mesin mobil


"nih mobil masih cakep ya ma" tanya pak hendra pada istrinya


"iya pa,jadi ingat momen dulu" jawab bu indri


"setirnya juga enteng pa" ujar aisyah pada ayah mertuanya


"oh iya aisyah papa mau kasih tau,dulu waktu papa sama mama naik mobil ini dulu jalan2 sama ayah dan ibu kamu" ujar pak hendra


"Kijang Grand Extra 1.8,meskipun lama tapi mesinnya tetap bandel dan tak terkalahkan ya pa" tanya aisyah pada ayah mertuanya


"benar" jawab pak hendra


"semalam aja aku balapan aku pakai mobilnya inem kalo ayahnya kembar pakai mobil ini" ujar aisyah pada ayah mertuanya


"terus gimana lagi" tanya pak hendra pada menantunya


"awalnya aku kira aku yg menang pa,kan ayahnya kembar ketinggalan jauh,tiba2 ada yg nyalip dari kejauhan jadinya dia yg menang sampe rumah" jawab aisyah


"bisa begitu ya" ujar pak hendra


kemudian mereka semua sampai ke pengadilan,dan Andra,Andre,serta Andri juga sampai dan masuk ke dalam


"waalaikumsalam" jawab yg di dalam


keempat tersangkapun datang dengan baju oren bertuliskan TAHANAN


"silahkan saudara tersangka duduk di sana" ujar hakim ketua pada keempatnya


"baik pak" jawab keempatnya


Sidangpun dimulai


Dalang Pembunuhan


"Yang Mulia disini saya memperkenalkan keempat klien saya,yg pertama Andina Maharani,kedua Yunita permata,ketiga Sari Handayani, dan yg terakhir Seli Rahayu" ujar pengacara tersangka


"dari kalian berempat siapa dalang dari pembunuhan ini" tanya hakim pada keempat tersangka


"Saya pak" jawab Seli sambil mengangkat tangannya


"apa maksud anda membunuh mereka" tanya hakim pada tersangka


"saya ingin membunuh mereka karena saya iri pak dengan kehidupannya,mengapa mereka sukses sedangkan saya menderita" jawab seli


"apa memang salah mereka terhadap anda seketika anda tiba2 menyuruh ketiga wanita itu membunuh mereka bertiga" tanya hakim pada seli sambil menunjuk Andra,Andre,Andri


"tidak ada pak" jawab seli


"apa kamu ini sudah tidak waras,seolah2 kamu ingin merusak kebahagiaan seseorang" tanya hakim pada seli


"saya masih waras pak" jawab seli


Pembunuh Andra


"sekararang saya mau tanya siapa pembunuh saudara andra" ujar hakim


"Saya Pak" jawab dina


"apa motif kamu membunuh bosmu sendiri" tanya hakim pada dina


"tidak ada pak" jawab dina


"sekarang saya mau tanya pada korban yaitu saudara andra" ujar hakim pada andra


"baik pak" jawab andra


"saudara andra saat anda dibunuh waktu itu anda mau kemana" tanya hakim pada andra


"waktu itu saya mau pergi ke luar untuk membeli sesuatu untuk istri dan anak saya tiba2 ada sedan berwarna hitam menabrak saya hingga saya terpelanting masuk ke warung makan menembus kacanya sampai pecah,dan yuli yg dulu masih jadi cleaning service melihat saya diluar dan langsung dia adukan pada istri saya hingga air minum di gelasnya jatuh karena kaget bahwa saya korbannya" jawab andra


"astaghfirullah" kaget hakim sampai menutup mulutnya


"kamu bilang tidak ada motif pembunuhannya tapi mengapa kamu menabraknya seperti iblis" tanya hakim pada dina

__ADS_1


"karena saya sudah lama memendam perasaan padanya tetapi dia menikah dengan orang lain" jawab dina


"kamu yg aneh nggak usah bawa2 perasaan kamu,justru kamu yg tidak punya perasaan sama sekali" ujar hakim


Pembunuh Andre


"sekarang saya mau tau siapa pembunuh saudara andre" ujar hakim


"saya pak" jawab yuyun


"apa motif kamu membunuh saudara andre" tanya hakim pada yuyun


"tidak ada pak" jawab yuyun


"sekarang saya mau tanya pada korban yaitu saudara andre" ujar hakim pada andre


"siap pak" jawab andre


"saudara andre disaat anda dibunuh waktu itu anda mau kemana" tanya hakim pada andre


"waktu itu saya baru selesai sholat dzuhur pak dan ketika saya hendak menyebrang tiba2 ada motor yg melaju kencang di jalanan ketika beberapa menit kemudian istri saya melihat ada seseorang terbaring di tengah jalan dan membalik tubuhnya dan keget melihat bahwa itu adalah saya suaminya sendiri" jawab andre


"astaghfirullah" kaget hakim


"kamu bilang tak ada motif pembunuhan tapi kamu juga menabrak seseorang yg baru selesai ibadah" tanya hakim pada yuyun


"karena saya juga sudah lama mencintai andre pak tapi dia sudah menikah dan punya anak kembar sedangkan saya belum" jawab yuyun


"kamu yg gak tau diri,jodoh sudah ditentukan oleh yg maha kuasa" ujar hakim


Pembunuh Andri


"sekarang saya mau tanya siapa pembunuh saudara Andri" ujar hakim


"saya pak" jawab sari


"apa motif kamu membunuh saudara andri" tanya hakim pada sari


"tidak ada pak" jawab sari


"sekarang saya mau tanya dengan korban yaitu saudara andri" ujar korban


"siap pak" jawab andri


"saudara andri ketika anda dibunuh waktu itu anda mau kemana" tanya hakim pada andri


"waktu itu saya mau pergi untuk memfotocopy berkas ketika saya hendak menyebrang ada motor yg melaju kencang dan saya ditabrak hingga berkas yg mau saya fotocopy itu berhamburan di jalan dan istri saya mendengar ada keributan di luar dan melihat bahwa saya adalah korbannya suaminya sendiri" jawab andri


"astaghfirullah" kaget hakim


"kamu bilang tak ada motif pembunuhan tapi orang yg mau memfotocopy saja kamu tabrak" tanya hakim pada sari


"karena pak andri ini lumayan ganteng juga pak tapi dibalik ketampanannya ada istri dan 1 anaknya" jawab sari


"kamu juga memangnya tak ada pria lain yg lebih tampan dari dirinya" ujar hakim


Pertanyaan Lain untuk pembunuh


"Di sini saya akan memberikan pertanyaan2 lain untuk kalian yg menabrak yaitu dina,yuyun,dan sari" ujar hakim


"siap pak" jawab ketiga penabrak


"saudari dina apakah sesudah membunuh andra apa kamu keinginan lain waktu itu" tanya hakim pada dina


"ada pak,yaitu membunuh aisyah dan merebut PT Maju Jaya Grup" jawab dina


"saudari yuyun apakah anda ada keinginan lain setelah membunuh andre" tanya hakim pada yuyun


"ada pak,yaitu membunuh rahma" jawab yuyun


"saudari sari apa keinginan kamu setelah membunuh andri" tanya hakim pada sari


"ada pak,yaitu membunuh fatimah" jawab sari


"setelah kalian membunuh saudara andra,andre,dan andri mengapa kalian ikut berbelasungkawa atas kematian mereka siapa yg suruh kalian???" tanya hakim pada mereka


"seli pak" jawab mereka bertiga sambil menunjuk seli


"sekarang saya tanya pada korban" ujar hakim


"siap pak" jawab andra,andre,andri


"saudara andra apakah setelah anda memecat saudari dina dari manager apa anda mempunyai manager baru" tanya hakim pada andra


"sudah pak yaitu Sri Yuliana atau yuli,karena gadis yg bergelar S1 ini sebelumnya yg menjadikannya cleaning service adalah dina pak" jawab andra


lalu dinapun menengok ke belakang dan melihat yuli yg sudah rapi berpakaian ala manager dan memakai hijab


"sekarang saya tanya pada saudara andre,setelah anda kehilangan sosok yuyun apa anda punya penyiar baru di Gudang Galau FM" tanya hakim pada andre


"sudah pak yaitu Sarinem atau inem,karena gadis polos ini sangat baik hati meskipun datang dari desa tapi dia sudah mendapatkan uang yg banyak dan mampu membeli mobil dari hasil kerjanya" jawab andre


lalu yuyunpun menengok ke belakang dan melihat inem yg sudah cantik itu


"terakhir saudara andri,setelah guru kelas 2 tidak ada muridnya apakah anda sudah mendapatkan guru baru untuk kelas 2 sdn harapan bangsa" tanya hakim pada andri


"sudah pak yaitu Susi Mayangsari atau bu susi,karena semenjak anak kelas 2 ditangani bu susi mereka lebih semangat belajarnya


lalu saripun menengok ke belakang dan melihat bu susi yg sudah rapi dan cantik berpakaian seperti guru


Ketok Palu Hukuman Mati


"oke berdasarkan semua yg saya dengar dari semuanya,saya akan menentukan bahwa saudari dina,yuyun,sari,dan seli saya putuskan hukuman mati" ujar hakim pada semuanya


'Tok Tok Tok'


"kok bisa pak" tanya keempat wanita itu


"karena kalian sempat membuat saudara,andra,andre,serta andri meninggal,meskipun hanya mati suri tetapi tetap saja kalian ingin membuat seorang istri menjadi janda dan membuat anak kecil menjadi anak yatim" jawab hakim pada 4 wanita itu

__ADS_1


keempat wanita itupun di vonis hukuman mati atas kesalahan yg dia perbuat sedangkan yg lain pulang ke rumah


__ADS_2