Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Andra,Andre dan Andri menjadi muda kembali selama seminggu part 1


__ADS_3

Saat malam hari hujan petir datang ketiga saudara itu sedang tidur di kamar sedangkan istri mereka memiliki firasat buruk


"perasaan aku kok nggak enak ya karena hujan deras ini" aisyah melihat hujan yg deras itu dari jendela kamarnya


"ini kenapa ya hujannya makin deras aja petir juga gede banget" rahma tidak bisa tidur dan hanya duduk di kasur


"hujan awet banget dari sore sampai malam begini memangnya ada pertanda apa ya sampai seperti ini" fatimah heran dengan hujan yg awet dari sore itu


Setelah itu mereka bertiga tidur di kasurnya


"aku tidur dulu aja dah agar perasaan ini tenang" aisyah yg sudah mengantuk itu memejamkan matanya


"udah malam besok kesiangan lagi aku tidur dulu ah" rahma mematikan lampu kamar lalu tidur


"tidur dulu aja dah biar besok si tuti nggak ngomel" fatimah menarik selimutnya lalu tidur


Keesokan harinya!!!


Saat pagi hari ketiga wanita itu sudah bangun namun mereka kaget dengan siapa mereka tidur


Di Kamar Aisyah


"alhamdulillah udah pagi,bang bangun udah pagi" aisyah membangunkan suaminya


"nanti dulu apa" andra menolak ajakan istrinya


"kok kaya ada yg aneh,kok suaranya beda,hei siapa kamu???" aisyah kaget melihat wajah pria yg tidur bersamanya


"aku suami kamu masa kamu nggak kenal" andra bingung dengan ucapan istrinya


"mana mungkin saya punya suami abg labil seperti kamu" aisyah menegur pria yg ada di hadapannya


"apa??,abg labil kamu bilang" andra kaget dengan kata² istrinya


"makanya kamu ngaca dulu siapa kamu sebenarnya" ujar aisyah pada suaminya yg sudah seperti anak smp itu


kemudian andra berjalan menuju cermin


"ahhhhh" andra teriak melihat dirinya yg kembali seperti anak smp dulu dan keluar dari kamar


Di Kamar Rahma


"syukur udah pagi" rahma membuka matanya


kemudian tangan andre melayang ke tangan rahma


"ya ampun suamiku,ngajak romantis lagi" rahma berdebar² dengan pegangan suaminya


"ahhh,hai siapa kamu ngapain kamu tidur di kamar suamiku" rahma membangunkan pria yg berada di sampingnya


"ada apa sayang,kok kamu bangunin aku" andre kaget dengan ekspresi istrinya


"sayang,sayang enak aja manggil aku sayang" rahma terkejut dengan kata² bocah yg ada di sampingnya


"ya kan kamu istri aku wajar aku manggil kamu sayang" ujar andre pada istrinya

__ADS_1


"aku ini bukan tante girang ya,yg mau tidur sama bocah seperti kamu" tegas rahma pada bocah itu


"hah bocah" andre terkejut dengan kata²


"iya bocah nih lihat" rahma memberikan cermin kecil miliknya pada suaminya


"ya ampun kenapa mukaku seperti ini" andre membatin lalu kabur keluar


"hei jangan pergi kamu" pekik rahma pada suaminya yg menjelma menjadi remaja itu


Di Kamar Fatimah


"pagi yg indah dan pagi yg buruk,indahnya aku masih hidup dan buruknya aku ketemu tuti nanti alias tukang tipu itu" fatimah yg baru bangun tidur itu langsung mengatakan unek uneknya pada tuti


setelah itu fatimah mengarahkan kepalanya ke arah andri


"bangunin suami dulu lah,hah siapa orang ini,hai bangun² kamu siapa" fatimah terkejut dengan sosok bocah yg ada di sebelahnya


"aku suami kamu lah" andri membuka matanya


"apa,suami?? mana mungkin aku punya suami seperti kamu ngaca dulu" fatimah menarik andri ke arah cermin lemari


"kenapa wajahku jadi begini,kenapa wajahku seperti waktu smp dulu" andri menggelengkan kepalanya di depan cermin lalu bergegas lari keluar kamar


Ketiga saudara itu bertemu di ruang tamu


"kok muka kita" andra,andre dan andri saling menunjuk


"oh iya aku ingat,kalau nggak salah wajah kita ini waktu kita masih smp kan" andra bertanya pada kedua adiknya


"betul yg dibilang bang andre,aku juga masih ingat kalau kemarin kita habis ke kostan naik motor kan" andri bertanya pada kedua abangnya


"benar" jawab andra pada adik bungsunya


"nah itu mama,ayo kita ngomong sama mama" andra memberitahu kedua adiknya


"mama,mama" andre memanggil ibunya


"kalian siapa kok manggil saya mama" bu indri bertanya pada 3 anaknya


"ini aku ma andra" andra memberitahu ibunya


"aku andre ma" andre memberitahu ibunya


"dan aku andri ma" andri memberitahu ibunya


bu indri lupa dengan wajah ketiga anaknya saat masih remaja dulu


"nggak mungkin kalian anak² saya,anak² saya udah kerja semua,sedangkan kalian ini masih belia" bu indri tak percaya pada anak²nya yg menjelma menjadi muda kembali itu


mereka bertiga keluar rumah dan mencari solusi


"gimana nih solusi agar kita bisa ke wujud kita yg semalam" andra bertanya pada kedua adiknya


"ya bingung juga bang buat nyari caranya??" jawab andri pada abang sulungnya

__ADS_1


"kalau diliat² ini wajah kita ini kan masih seperti anak kelas 3 smp,bagaimana kalau kita ke rumah inem dulu budi kan salah satu teman smp aku" andre memberi saran pada kedua saudaranya


"ya udah kalau begitu" andra setuju dengan saran adik keduanya


Kemudian mereka bertiga ke rumah inem


"assalamualaikum" andre mengetok² pintu rumah inem


"waalaikumsalam" inem membuka pintu rumahnya


"adek² bertiga mau cari siapa ya" inem bertanya pada ketiga bocah itu


"adek,adek enak aja manggil saya adek saya ini happ" andra tak terima dipanggil adek


"jangan ngomong begitu,biar bang andre aja yg ngomong" bisik andri sambil membekap mulut abang sulungnya


"maaf tante saya mau cari om budi ada nggak" andre bertanya pada inem


"oh om budi nanti dulu ya" inem masuk kembali ke dalam rumahnya


Setelah inem masuk andre mengatakan sesuatu pada andra


"jangan ngomong begitu bang udah tau kondisi kita seperti ini kalau abang kasih tau dia,dia nggak bakal percaya" andre memberitahu abang sulungnya


"iya,iya" jawab andra pada adik keduanya


kemudian budi keluar dari dalam rumahnya


"kalian siapa ya" budi bertanya pada ketiga bocah itu


"husst,diam dulu jadi begini bud gua itu andre,dan ini abang gua dan ini andri" andre berbicara pelan


"apa?? masa sih" budi tidak percaya dengan kata² andre


"tenang dulu,lu masih ingat kan waktu kita smp wajah gua seperti ini" andre berusaha mengingatkan budi


Kemudian budi ingat dengan wajah andre


"ah iya gua ingat tapi kenapa lu bisa begini dre" budi bertanya pada andre


"itu yg gua bingung bud usia gua masih 28 tahun sedangkan fisik gua berubah seperti bocah 16 tahun" jawab andre pada budi


"istriku mengusir aku dari rumah bud" andra memberitahu budi


"istriku juga" andri memberitahu budi


"istri gua juga bud,dia sampai bilang,aku ini bukan tante girang yg mau tidur sama bocah seperti kamu" andre memberitahu budi


"ya ampun kasian juga ya,tapi kalau aku boleh kasih saran bagaimana kalau kalian bertiga tulis surat untuk istri masing² dan nanti aku yg kasih surat itu pada mereka" ujar budi pada mereka bertiga


"ya udah biar kita tulis surat untuk istri" andre setuju dengan ucapan budi


Mereka bertiga menulis surat untuk istri mereka masing²


bersambung

__ADS_1


__ADS_2