
7 tahun sudah usia anak² para orang tua saling bicara untuk menyekolahkannya
"oh iya berhubung anak² kalian sudah besar kira² mau sekolah dimana" ujar pak hendra pada anak dan menantunya
"kalau aku sih maunya sekolah yg elit aja pa" jawab andra pada ayahnya
"kalau kamu dre" pak hendra bertanya pada anak keduanya
"kalau aku sih pa,jujur aku mau anak² aku sekolahnya bareng si andri,jadi anak² sekalian ikut diantar pulang sama dia gitu aja sih tapi kalau yg kaya bang andra bilang tadi sekolah di sekolahan yg elit sudah pasti biayanya mahal kan nggak selamanya kita berduit" jawab andre pada ayahnya
"yg dipikirin si andre itu benar juga ternyata,kalau aku sekolahin ilham di sekolah yg elit pengeluaran ku banyak juga lebih baik sekolah sama andri aja dah anakku" andra membaca pikiran andre
"jadi bang andre mau si kembar sekolah di sekolah aku" andri bertanya pada abang keduanya
"lebih tepatnya begitu" jawab andre pada adik bungsunya
"jadi gimana??,kamu masih mau sekolahin ilham di sekolah yg elit" bu indri bertanya pada anak sulungnya
"nggak usah ma,lebih baik sekolahnya bareng sama andri aja" jawab andra pada ibunya
"kenapa bang??,kok berubah pikiran" andri bertanya pada abang sulungnya
"nggak apa²,lagipula yg dibilang sama andre tadi itu benar" jawab andra pada adik bungsunya
"tapi kan ini baru ayahnya aja yg ngomong kalau kalian mamanya bagaimana pendapatnya" bu indri bertanya pada menantunya
"kalau aku sih maunya anakku sekolah di sdn harapan bangsa aja ma,karena disitu ada om dan tantenya jadi kalau dia nakal atau apa kan bisa diawasin juga" aisyah menjawab pertanyaan ibu mertuanya
"kalau aku nurut kata suami aja ma" rahma memberitahu ibu mertuanya
"berhubung besok daftar peserta didik baru lebih baik kita bareng aja yuk semuanya kesana kak" fatimah bertanya pada kakak keduanya
"iya dek" jawab rahma pada adik bungsunya
"oh iya ilham om mau nanya kamu mau sekolah sama om andri apa sekolah yg mahal" andri bertanya pada keponakannya
"yang mana aja om,yg penting sekolah" jawab ilham pada omnya
"kamu pilih mama atau tante rahma??" bisik andre pada keponakannya
"tante rahma" jawab ilham pada omnya
"ilham kenapa manggil tante" rahma bertanya pada keponakannya
"tadi om andre bisikin aku katanya pilih mama atau tante rahma" jawab ilham pada tantenya
"udah kak,gak usah diambil hati lagipula kakak sama aku terima kasih sama kak rahma,kan kak rahma udah jagain 4 anak" ujar fatimah pada kakak sulungnya
"iya dek kakak juga tau" jawab aisyah pada adik bungsunya
"coba sekarang ayah tanya sama ilham,ilham pilih om andre atau om andri" ujar andra pada anaknya
"om andre" jawab ilham pada anaknya
"oh iya syifa tante mau nanya,tante rahma kalau di rumah galak nggak" aisyah bertanya pada keponakannya
__ADS_1
"nggak tante" jawab syifa pada tantenya
"kalau tante rahma nggak galak mama kamu galak nggak??" andre bertanya pada keponakannya
"nggak om,semuanya baik" jawab syifa pada omnya
"seharusnya kamu itu jangan jadi guru lagi ndri" ujar andre pada adik bungsunya
"kok abang bilang begitu" andri bertanya pada abang keduanya
"ya seharusnya kamu jadi kepala sekolah ndri,kalau si tuti itu udah tua udah saatnya pensiun" jawab andre pada adik bungsunya
"doain aja bang" pinta andri pada abang keduanya
"tapi ayahnya syifa kalau jadi kepala sekolah harus yg adil,dan jangan lirik susi lagi" ujar rahma pada adik iparnya
"kalau kamu dekat sama susi awas aja" fatimah melirik suaminya
"sebenarnya susi nggak suka sama andri,tapi susi sukanya sama aku terus yg jadi korbannya dia bang andra" ujar andre pada semuanya
"maksud kamu dre" andra bertanya pada adik keduanya
"maksud aku,susi itu memang suka sama aku tapi dia cari peluang lewat andri terus kenapa aku bilang korbannya dia bang andra karena pas susi hamil dia muntahnya ke bang andra" jawab andre pada abang sulungnya
"mentang² kakaknya itu mantan kamu jadi adiknya juga suka sama kamu" ujar rahma pada suaminya
"iya sayang,tapi itu masa lalu kalau sekarang cukup kamu saja yg ada di hati" jawab andre pada istrinya
"udah deh nggak usah begitu,nanti aku baper tau" ujar rahma pada suaminya
"ya bawa aja terus perasaan itu untuk aku" andre menggoda istrinya
Keesokan harinya!!!
"halo assalamualaikum yul" andra menyapa managernya
"iya waalaikumsalam,ada apa pak" yuli bertanya pada bosnya
"jadi gini yul,hari ini saya nggak ke kantor dulu saya mau daftarin anak saya ke sekolah" jawab andra pada yuli
"baik pak,kalau begitu saya tutup dulu telponnya ya,assalamualaikum" pamit yuli pada andra
"iya waalaikumsalam" jawab andra pada yuli
"kamu kenapa sayang,udah rapi tapi malah duduk aja di kasur??" andra bertanya pada istrinya
"aku masih kepikiran sama yg dibilang adikku semalam" jawab aisyah pada suaminya
"lagipula yg dibilang si fatimah itu memang benar,kamu sebagai anak sulung seharusnya kamu yg paling bisa mendidik adik² kamu" ujar andra pada istrinya
"iya aku juga tau,ya udah ayo berangkat" jawab aisyah pada suaminya
(tok tok tok)
"ada apa dre" andra membuka pintu kamarnya
__ADS_1
"kok bang andra lama banget" keluh andre pada abang sulungnya
"ini udah mau berangkat kok" andra memberitahu adik keduanya
"kalau begitu dua mobil aja ya,abang sekeluarga aku bareng sama andri" ujar andre pada avang sulungnya
"ya udah nggak apa²" jawab andra pada adik keduanya
Mereka semua berangkat bersama
Di Mobil depan
"ini mobil abang enak juga disetir ya" ujar andri pada abang keduanya
"biasa aja dri,semua mobil di garasi udah aku bawa termasuk mobil papa" jawab andre pada adik bungsunya
"kalo nggak salah mobilnya janda itu di bawa juga kan yg pergi ke rumah susi,apalagi ketemunya sama mantan" rahma bertanya pada suaminya
"susi lagi,susi lagi,lagipula nanti kita juga ketemu sama dia di sekolahan nanti" andre menggarukkan kepalanya
"ayah kenapa garuk kepala" dewa bertanya pada ayahnya
"kepala ayah gatel" jawab andre pada anaknya
"bilang ayah bohong" bisik rahma pada anaknya
"kata mama ayah bohong" ujar dewi pada ayahnya
"wah ketahuan nih kalau dewi disuruh sama mama" andre menghadap ke belakang dan menunjuk anaknya
Di Mobil belakang
"mama kenapa kok diem" ilham bertanya pada ibunya
"nggak apa² sayang mama lagi pusing" jawab aisyah pada anaknya
"yang benar perasaan kamu nggak panas" andra memegang dahi istrinya
"mungkin yg dimaksud anak kita itu dia sayang sama tante rahma karena kita itu sibuk ya di kantor" aisyah bertanya pada suaminya
"itu kamu tau,adikku 2 adik kamu juga 2,mereka itu mempunyai peran masing² di setiap keluarga kita ketemu setiap hari dikantor,andri dan fatimah juga ketemu di sekolahan,beda dengan andre dan rahma dia nggak ketemu dari pagi sampai siang tapi hubungan mereka biasa² aja" jawab andra pada istrinya
Sesampainya di sekolah
"mama,mama,itu yg mau daftar banyak banget" ujar syifa pada ibunya
"ya iya dong,nanti kamu juga ikut" jawab fatimah pada anaknya
"ayo kita ambil formulirnya buat daftar" ujar andre pada semuanya
"halo bu kepsek" sapa rahma pada kepala sekolah
"halo juga buk,wow ini anak sama keponakannya udah pada gede ya" bu tuti melihat 4 anak² itu
"kamu bilang kemarin guru kelas 1 itu ganti ndri yg mana orangnya" andra bertanya pada adik bungsunya
__ADS_1
"itu bang yg masih muda itu,namanya bu nurul" andri menunjukkan guru baru kelas 1 itu
mereka semuapun membeli formulir pendaftaran sampai selesai dan membelikan seragam sekolah anak²nya