
Saat hari libur kuliah stella dikunjungi oleh ibunya yg bernama ibu lusi
"apa ini ya kostan anakku" bu lusi melihat kostan milik rahma itu
"permisi,ada orang nggak" bu lusi mengetok pintu kostan
"siapa sih yg datang siang² seperti ini" stella berjalan ke arah pintu
"mama,ya ampun nggak nyangka mama datang kesini" stella terkejut lalu memeluk ibunya
"buat anak mama apa sih yg nggak" bu lusi kembali memeluk anaknya
"ayo ma masuk" stella mengajak ibunya masuk
"iya" bu lusi menurut lalu mengekor
"ini ma kamar aku" stella menunjukkan kamarnya pada ibunya
"ya ampun sayang,kamu ini nggak ada kerjaan lain apa masa dikamar kamu pasang foto dia semua" bu lusi heran melihat foto² andre di kamar anaknya
"emang kenapa sih ma namanya juga idola" stella kesal dengan apa yg dikatakan ibunya
"memangnya apa sih yg dapat diidolakan dari dia ini,ganteng juga nggak,bibit bebet bobotnya aja belum tentu jelas" bu lusi semakin menghina andre di depan anaknya
mendengar ucapan ibunya stella hanya diam tak berkutik
"kalo kamu diam berarti kamu nurut sama mama,nggak usahlah kamu simpan foto² dia" bu lusi merobek semua foto andre yg disimpan oleh anaknya
kemudian andre datang bersama rahma
"udah sampai sayang turun yuk" ujar andre pada istrinya
"iya" jawab rahma pada suaminya
"permisi assalamualaikum" rahma mengetuk pintu kostan
"tunggu dulu ma,aku mau bayar kost dulu" ujar stella pada ibunya
"iya" jawab bu lusi pada anaknya
Kemudian stella keluar dan membuka pintunya
"waalaikumsalam" jawab stella sambil membuka pintunya
"halo stella" rahma menyapa stella
"hai buk" jawab stella pada rahma
"stell saya mau minta uang kost bulan ini" tagih rahma pada stella
"ini buk dari saya,kalau nina sama linda lagi pergi mereka juga nggak nitip sama saya" stella memberikan uangnya pada rahma
"oh ya udah nggak apa²" jawab rahma pada stella
"kamu kenapa kok kayanya keliatan cemas begitu" andre bertanya pada stella
"nggak apa² kok mas" jawab stella pada andre
Kemudian bu lusi keluar dari kostan
"stella kamu lama banget sih bayar kost doang" bu lusi menghampiri anaknya
"eh mama" stella kaget akan kedatangan ibunya
Melihat andre dan rahma di depan kost bu lusi langsung berkata kasar pada kedua suami istri itu
"jadi kamu pemilik kost ini" tanya bu lusi pada rahma
"iya buk" jawab rahma pada bu lusi
"terus pria ini kenapa ikut" bu lusi bertanya kembali pada rahma
"dia suami saya buk" jawab rahma pada bu lusi
"halo buk" andre tersenyum pada bu lusi
"kamu nggak usah pasang senyum sok polos kamu itu di depan saya,lagipula saya heran kenapa anak saya bisa mengidolakan kamu,kaya nggak dan mobil aja mobil butut seperti itu" bu lusi blak blakan memaki andre
andre yg memang datang dengan mobil kijang hasil patungan itu diremehkan oleh bu lusi
"maaf ya buk,memangnya ada salah apa ya suami saya sama ibu" rahma bertanya pada bu lusi
"saya memang nggak suka sama suami kamu karena dia yg bikin anak saya kuliah disini terus tinggal disini,dan kamu juga kalau punya kostan itu jangan terlalu mahal² fasilitas juga kurang memadai,tempatnya juga nggak terlalu bagus" jawab bu lusi pada rahma
Mendengar jawaban bu lusi itu rahma menangis sedangkan andre tidak terima
"ibu kalau memaki saya nggak apa² tapi jangan memaki atas apa yg usaha istri saya jalani,dan soal mobil,mobil ini adalah hasil patungan saya,istri saya serta kedua saudara dan ipar saya" ujar andre pada bu lusi
"berarti kamu serta keluarga kamu itu miskin semua dong,sampai beli mobil aja seperti itu,udah gitu patungan lagi berarti kalian pakainya gantian dong kasihan" bu lusi mengejek andre dan rahma
"mau miskin atau kaya saya nggak peduli buk,yg penting saya masih bisa hidup di dunia ini,kalau ibu sudah tau tentang saya dan istri saya seperti apa,semoga bisa jadi pelajaran yg berharga" ujar andre pada bu lusi
"pelajaran apa yg harus saya dapatkan dari kalian,hidup aja seperti itu apanya yg bisa diambil" jawab bu lusi secara lantang
Kemudian andre mengajak rahma pergi meninggalkan mereka berdua
"ayo sayang kita pergi" andre merangkul bahu istrinya
__ADS_1
"iya bang" rahma menghapus air matanya dan masuk ke mobil
kemudian andre mengajak istrinya pergi ke suatu tempat
"kamu nggak usah pikirin apa yg dikatakan ibunya stella itu,lagipula kan diantara kita nggak ada yg salah kok,kalau soal fasilitas kost itu udah wajar sayang,lagipula kost yg paling murah kan cuma kost milik kamu yg lain mungkin paling murah 800K,kalau kost kamu itu kan 500K itu karena mereka makan sendiri,masak sendiri,cuci pakaian juga sendiri" ujar andre pada istrinya
"iya,aku paham sama yg kamu bilang tadi,tapi aku masih nggak terima karena gara² kamu si stella datang ke tempat kost dan kuliah di kampus itu" jawab rahma pada suaminya
"sayang,kalau soal si stella mau kuliah di manapun itu terserah dia,mau kuliah di langit pun itu juga terserah dia,jadi nggak ada salah aku soal urusan dia" andre menegaskan kembali pada istrinya
"kamu mau kemana kan seharusnya,belok kanan kok belok kiri" rahma bertanya pada suaminya
"kita ziarah aja dulu,curhat sama orang tua" jawab andre pada istrinya
Beberapa menit kemudian mereka sampai di pemakaman dan bertemu dengan yg lain
"kalian ada disini juga" andre kaget melihat kedua saudara dan iparnya ada di makam
"iya bang,cuma ziarah doang" jawab andri pada abang keduanya
"kamu kenapa dek kok kaya abis nangis keliatannya" aisyah bertanya pada adik keduanya
"nggak apa² kak" rahma menjawab pertanyaan kakak sulungnya
"tapi kaya ada masalah keliatannya" aisyah semakin curiga dengan adik keduanya
"sebenarnya begini kak,tadi pas kita mau nagih uang kost kan si linda sama nina nggak ada,terus stella kedatangan ibunya,dan ibunya ini memang nggak suka sama aku sampai bilang kalau si stella itu kuliah di kampus itu gara² aku,dan bilang ke dia kalau punya kost itu jangan mahal² fasilitas juga kurang memadai" ujar andre secara detail pada kakak iparnya
"terus ada lagi yg dibilang sama ibunya si stella itu" andra bertanya pada adik keduanya
"ada bang yg ini soal materi,karena aku ke sana bawa mobil kijang dia bilang kalau kita semua itu miskin karena punya mobil hasil patungan" jawab andre pada abang sulungnya
"wah parah juga itu orang ngomongnya sadis banget" fatimah emosi mendengar jawaban iparnya
setelah selesai ziarah mereka pulang ke rumah
Sedangkan di rumah pak hendra
"assalamualaikum" bu lusi menekan bel di sebelah pager
"mama ada tamu itu" ujar pak hendra pada istrinya
"iya pa" jawab bu indri pada suaminya lalu keluar pager
kemudian bu indri menghampiri tamu yg berada di depan pager rumah
"siapa ya" bu indri bertanya pada kedua tamu itu
"mbak indri ya,ini saya lusi adik kelas kamu di kampus dulu,dan perkenalkan ini anak saya namanya stella" bu lusi memberitahu bu indri
"siapa ma" pak hendra bertanya pada istrinya
"ini pa,lusi adik kelas mama dulu waktu di kampus,dan ini anaknya namanya stella" bu indri berjalan menghampiri suaminya
"halo" pak hendra menyapa bu lusi
"halo juga pak" bu lusi tersenyum pada pak hendra
"ini cucunya mbak" bu lusi bertanya pada bu indri
"iya,yang ini namanya ilham dia anak dari anak pertama saya,kalau yg ini kembar namanya dewa dan dewi dari anak kedua saya,kalau yg ini namanya syifa dari anak ketiga saya" bu indri memperkenalkan cucu²nya pada bu lusi
"ih lucunya yg ini gemas deh" bu lusi mencubit pipi dewa
tak terima dicubit dewa langsung menggigit jari bu lusi
"aww sakit" pekik bu lusi atas gigitan dewa
"maaf ya,maklum lah cucu saya yg ini memang agak galak" bu indri menarik dewa yg menggigit jari bu lusi
"nggak apa² kok mbak,namanya juga anak kecil" bu lusi berusaha bersikap santai
"oh iya kamu mau ada perlu apa datang kesini lus" bu indri bertanya pada bu lusi
"cuma mau main aja mbak" jawab bu lusi pada bu indri
kemudian anak² dan menantu bu indri sampai ke rumah
"assalamualaikum" aisyah,rahma,dan fatimah menyapa semuanya
"waalaikumsalam" jawab semuanya
melihat stella dan ibunya ada di dekat kedua mertuanya rahma menghentikan langkahnya
"kamu kenapa dek kok berhenti" aisyah bertanya pada adik keduanya
"itu stella sama ibunya kak" jawab rahma pada kakak sulungnya
kemudian mereka menghampiri semuanya
"oh iya lus,perkenalkan ini menantu² saya,yg kanan aisyah,yg tengah rahma,yg kiri fatimah" bu indri memperkenalkan para menantunya pada bu lusi
"bu aisyah,bu rahma dan bu fatimah ini menantunya bu indri ternyata" stella yg sudah panik melihat mereka bertiga bingung harus ngomong apa
"benar yg kamu bilang stella" jawab bu indri sambil tersenyum pada stella
Bu lusi hanya diam dan kaget bahwa orang yg sudah ia maki² tadi adalah menantu kakak kelasnya
__ADS_1
"kamu kok diam lus,ada apa??" bu indri bertanya pada bu lusi
"nggak apa² mbak" bu lusi menggelengkan kepalanya
Kemudian 3 orang laki² datang dari pintu
"assalamualaikum" andra,andre,serta andri masuk ke dalam rumah
"waalaikumsalam" jawab semuanya
"kalau yg 3 laki² itu anak² saya,yg depan andra,yg di belakangnya andre,dan yg paling belakang andri" bu indri memperkenalkan anak²nya pada bu lusi
melihat andre yg ternyata anak bu indri membuat bu lusi semakin mati kutu
"ya ampun ternyata si andre itu anaknya mbak indri mati aku,bisa dia bilang semuanya ke ibunya nanti soal aku udah memaki² dia di tempat kost itu" bu lusi semakin tak tahu harus bicara apa
"kamu jangan bengong melulu dong lusi" bu indri menegaskan pada bu lusi
"ada tamu toh rupanya,halo buk perkenalkan nama saya andre dan ini abang saya dan yg ini adik saya" andre bersikap seperti tak kenal pada bu lusi dan stella
"ini mama ngundangnya di telpon atau gimana ma" andra bertanya pada ibunya guna menyindir bu lusi dan stella
"tadi datang sendiri" bu indri menjawab pertanyaan anak sulungnya
"kok diam aja buk,lagi ada masalah atau gimana" aisyah duduk di sofa dan bertanya pada bu lusi
"mungkin ibu haus kali ya biar di ambil dulu air minumnya sama istri saya,sayang ambil minum dong buat kita sama tamu" andri memojokkan bu lusi dan stella lalu menyuruh istrinya mengambil air minum
"siap" fatimah menurut lalu mengambil air minum
Beberapa menit kemudian
"ini buk,maaf ya nggak ada yg berwarna masalahnya keuangan lagi sedikit" fatimah memberikan air putih itu pada bu lusi dan stella dan pada yg lainnya
"sayang jangan berdiri dong disini aja temani aku" andre menyuruh istrinya menghampirinya
"iya" rahma menurut lalu menghampiri suaminya
"lus,ketiga menantu saya ini adalah anaknya halimah lo,tapi halimah udah meninggal dan rumahnya sekarang jadi tempat kost yg di dekat kampus baru itu,menantu saya yg kedua ini yg mengelolanya " ujar bu indri pada bu lusi
"apa" bu lusi kaget lalu menumpahkan air yg baru saja minum
"ya ampun jadi tempat kost itu milik mbak halimah pintar itu"
"dan biayanya murah kok,cuma 500 ribu aja perbulannya" bu indri mempromosikan kostan itu pada bu lusi
"oke,oke,sebelumnya saya minta maaf pada mbak indri dan semuanya,terutama sama andre dan kamu rahma,saya minta maaf atas apa yg sudah saya katakan tadi soal mobil dan harga kostan tadi karena saya sudah bilang bahwa kamu dan keluarga kamu itu miskin,dan sekarang saya sadar ternyata keluarga kamu itu terpandang semua ndre,abang kamu yg saya kira orang miskin ternyata dari pakaiannya seperti direktur dan adik kamu ternyata seorang guru" bu lusi meminta maaf pada mereka semua
"yg maha kuasa saja memaafkan ciptaannya,masa saya yg ciptaannya nggak bisa memaafkan" andre memaafkan bu lusi
"saya juga minta maaf ya mas andre,bu rahma" stella juga meminta maaf pada kedua suami istri itu
"kamu nggak salah kok stell,dan jangan berpikir saya akan mengusir kamu dari kostan,saya tau kamu itu orang baik" rahma tersenyum pada stella
"makasih ya buk" stella memeluk rahma
"mari saya antar kalian ke kost" ujar andre pada stella dan bu lusi
"kakak ikut aja" bisik fatimah pada kakak keduanya
"iya" rahma membalas bisikan adik bungsunya
"bang aku ikut ya" pinta rahma pada suaminya
"bagus dong,siapa tau ketemu sama nina dan linda" jawab andre pada istrinya
setelah andre membuka garasi mobil bu lusi dan stella kaget dengan apa yg ada di dalamnya
"saya keluarin dulu ya mobilnya" ujar andre pada bu lusi dan stella
"hah ini semua mobil atau dealer" bu lusi kaget melihat 6 mobil itu
"banyak banget ma" mata stella kedap kedip melihat garasi andre
"ini orang tadi ngomong aku dan suamiku miskin,sekarang dia sendiri aja norak banget ngeliat mobil itu,jadi sekarang terbukti siapa yg lebih miskin" rahma yg bosan melihat mereka mengarahkan kepalanya ke pintu
"bagus👍" andra mengacungkan jempolnya pada adik iparnya
"kamu kenapa kok jempolmu mengacung" aisyah bertanya pada suaminya
"si rahma berpikir ke bu lusi «ini orang tadi ngomong aku dan suamiku miskin,sekarang dia sendiri aja norak banget ngeliat mobil itu,jadi terbukti siapa yg lebih miskin»" andra menjawab pertanyaan istrinya
"iya juga ya hehe" aisyah tertawa mendengar jawaban suaminya
Kemudian andre dan rahma mengantar bu lusi serta stella ke kostan
"ini mobil kamu ndre" bu lusi bertanya pada andre
"iya buk" jawab andre pada bu lusi
"ya ampun enak juga ya kursinya empuk lagi" bu lusi memuji jok mobil Rubicon milik andre itu
"mama jangan norak dong" stella memberitahu ibunya
"iya,tapi enak lo sayang kursinya" jawab bu lusi pada anaknya
"dasar,norak" rahma membatin
__ADS_1