
Saat sedang tidur terlelap andra,andre serta andri mengalami mimpi buruk yaitu mimpi istri mereka meninggal
Di Kamar Andra
saat sedang tidur di kamarnya andra mimpi aisyah berpakaian serba putih dan memberikan pesan untuknya
"sayang itu kamu" andra melihat istrinya berpakaian putih
"iya bang" jawab aisyah pada suaminya
"kok kamu pakai,pakaian serba putih seperti ini" andra bertanya pada istrinya
"aku udah tenang bang" aisyah menjawab pertanyaan suaminya
"tunggu dulu!!,ini maksudnya kamu udah tenang apa sih???,aku nggak ngerti???" andra bertanya pada istrinya
"itu!!" aisyah menunjuk pusara yg bertuliskan namanya
"nggak,nggak mungkin" andra menggelengkan kepalanya
"aku mohon ya sama kamu,carikan ibu sambung yg sayang dengan anak kita,sudah saatnya aku pergi" aisyah menitipkan pesan untuk suaminya
"nggak mungkin,sayang jangan tinggalin aku,aku nggak bisa hidup tanpa kamu" andra yg masih tak terima kemudian bangun dari tidurnya
"ternyata cuma mimpi,alhamdulillah masih nafas" andra membatin lalu melayangkan jarinya di hidung istrinya
Di Kamar Andre
andre yg sedang tidur pulas bermimpi rahma meninggal di bunuh oleh seli di hadapannya
"seli kamu apakan istri saya" tanya andre pada seli
"saya mau bunuh dia" jawab seli pada andre
"kamu jangan macam² ya,saya bisa bawa ini ke jalur hukum" ujar andre pada seli
"silahkan kamu telpon saja polisi yg penting wanita sok suci ini bisa mati" seli yg sudah menodongkan pistol di kepala rahma semakin menjadi²
"satu,dua,tiga" seli memulai aba² kemudian menembak rahma
*Dorr!!* (suara tembakan)
"jangan!!!!!" andre berteriak lalu sadar dari mimpinya
"untung cuma mimpi,astaghfirullah" andre berbicara sendiri lalu kaget melihat istrinya sudah duduk disebelahnya
"kamu mimpi apa sih,kok sampai bawa nama seli segala" tanya rahma pada suaminya
"aku mimpi,kamu meninggal ditembak sama seli" andre menjawab pertanyaan istrinya
"seram juga,ya sudah gak usah dipikirin lagi kita tidur aja lagi" rahma yg sudah merinding pura² bersikap santai di depan suaminya
"iya" andre menjawab pertanyaan istrinya
Di Kamar Andri
andri yg sedang tidur di kamarnya bermimpi fatimah mengalami sakit keras dan umurnya sudah tidak lama lagi
"sayang kamu kenapa kok muka kamu pucat banget" andri bertanya pada istrinya
"nggak apa² kok" fatimah yg hendak berjalan ke dapur jatuh ke lantai
Gubrak*!"?"!*;*?
__ADS_1
"ya ampun sayang kamu kenapa jatuh" andri yg menghampiri istrinya kemudian membawanya ke rumah sakit
Sesampainya di rumah sakit andri langsung membawa istrinya ke dokter
"dokter tolong istri saya" ujar andri pada dokter
"baik pak,tapi bapak tunggu di luar dulu ya dan urus administrasinya" tanya dokter pada andri
"iya dok" jawab andri pada dokter
setelah membayar administrasi andri duduk di kursi tunggu
"semoga kamu baik² aja sayang" andri berdoa dalam hati
20 menit kemudian dokter keluar dari ruangan IGD dan memberitahukan kabar fatimah pada andri
"keluarga ibu fatimah" dokter yg baru keluar dari pintu ruangan IGD
"saya suaminya dok,bagaimana keadaan istri saya" andri bertanya kabar istrinya
"istri bapak mengalami leukimia,dan usianya sudah tidak lama lagi" dokter menjawab pertanyaan andri
"kira² berapa lama lagi dok" tanya andri pada dokter
"5 menit lagi pak" jawab dokter pada andri
"nggak mungkin" andri yg menggelengkan kepalanya kemudian menghampiri istrinya
"bang" fatimah yg memegang wajah suaminya dengan wajah yg tak berdaya
"sayang kamu jangan pergi" andri yg menangis melihat istrinya yg pucat
setelah itu tangan fatimah terjatuh dari wajah andri
"ternyata cuma mimpi toh,denyut nadinya juga masih ada" andri membatin lalu memegang pergelangan tangan istrinya
"kamu kenapa bang" fatimah yg kaget tangannya dipegang oleh suaminya
"nggak apa² kok" jawab andri pada istrinya lalu melepaskan genggamannya
Keesokan harinya.!!
Saat pagi hari ketiga saudara itu masih terpikirkan oleh mimpinya dan berniat tidak masuk kerja dulu
"halo assalamualaikum yul" andra menelpon yuli
(waalaikumsalam ada apa ya pak) tanya yuli pada bosnya
"untuk pagi ini saya tidak bisa masuk dulu yul,jadi kalau ada meeting kamu dulu yg handle ya" ujar andra pada yuli
(baik pak,terima kasih atas infonya,ada lagi yg bisa saya bantu) tanya yuli pada andra
"nggak ada yul,kalau begitu saya tutup dulu ya,assalamualaikum" andra pamit pada yuli lalu menutup telponnya
(iya pak,waalaikumsalam) jawab yuli lalu menutup telpon juga
berbeda dengan andra yg menelpon yuli,sedangkan andre pergi ke rumah inem
"assalamualaikum" sapa andra pada budi dan inem sambil mengetok pintunya
"waalaikumsalam,ada apa ndre" budi yg menjawab kemudian membuka pintunya
"begini bud,hari ini gua gak masuk dulu,masalahnya pikiran lagi banyak" ujar andre pada budi
__ADS_1
"iya,gua tau dari muka lu kayanya lagi cemas" budi yg melihat rambut andre yg belum di sisir itu
"makasih ya,gua pulang dulu" andre pamit pada temannya
"iya hati²" jawab budi pada andre
setelah itu andre masuk ke dalam rumah dan duduk di sebelah abang sulungnya
"gimana udahan" andra bertanya pada adik keduanya
"udah" andre menjawab pertanyaan abang sulungnya
berbeda dengan kedua abangnya,andri mendapatkan telpon dari kepala sekolah ketika baru selesai mandi
*Drtt* ponsel andri berdering
"halo assalamualaikum" sapa andri pada penelpon
(waalaikumsalam,pak ini saya kepala sekolah,pak andri hari ini lagi kenapa kok gak masuk???) tanya bu tuti pada andri
"kepala saya lagi pusing buk,jalan aja sempoyongan" andri mencari alasan agar kepala sekolah segera menutup telponnya
(oh,kalau begitu lekas sembuh ya pak,assalamualaikum) bu tuti yg sudah percaya kemudian menutup telponnya
"iya buk,waalaikumsalam" jawab andri pada kepala sekolah
"ya ampun bang,gara² mimpi buruk semalam jadi pusing kepala dibikin" ujar andri lalu duduk di dekat kedua abangnya
Ketiga istri itu datang bersama anak" yg sudah selesai mandi
"halo bapak²" ujar para ibu²
"iya" jawab bapak² dengan lesu
"kamu kenapa sih bang kok kayanya lesu banget mukanya" aisyah bertanya pada suaminya
"aku,mimpi buruk sayang" andra menjawab pertanyaan istrinya
"mimpi buruk apa kamu???" aisyah bertanya pada suaminya sambil menautkan alisnya
"aku mimpi kamu pakai pakaian putih dan bilang sama aku kalau kamu udah tenang dan nunjukin kuburan kamu si depan aku" jawab andra pada istrinya
"kalau kamu mimpi aku meninggal,itu pertanda aku panjang umur tau" ujar aisyah pada suaminya
"iya,aku juga tau tapi kamu pamit dan bilang cari ibu sambung yg baik untuk ilham" jawab andra pada istrinya lalu menunjuk anaknya
"ngeri juga sih ya,kalo ayahnya kembar mimpi apa" jawab aisyah pada suaminya lalu bertanya pada adik iparnya
"kalau aku mimpi,istriku meninggal ditembak sama si seli kak" jawab andre pada kakak iparnya
"ya ampun parah juga,kalau ayahnya syifa mimpi apa" kaget aisyah lalu bertanya pada adik iparnya
"kalau aku mimpi,istriku punya penyakit leukimia dan umurnya udah gak lama lagi kak" jawab andri pada kakak iparnya
"ya ampun,kasian juga kalian dek di mimpiin sama suami seperti itu" ujar aisyah pada kedua adiknya
"makanya itu kak,aku juga takut kalau si seli itu tiba² nembak aku" jawab rahma pada kakak sulungnya
"aku juga takut kak kalau aku tiba² punya leukimia" fatimah melanjutkan perkataan kakak keduanya
"intinya mimpi itu cuma bunga tidur,kan setiap mimpi mengandung arti ada yg sial atau ada yg beruntung" ujar aisyah pada semuanya
"benar" jawab semuanya
__ADS_1