Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Masa lalu inem yg kelam


__ADS_3

Di hari minggu andra,andre,serta andri yg bosan dengan liburnya mereka mengajak istri mereka untuk berkunjung ke rumah inem


"ya ampun bosan ya 5 hari libur sejak lomba kemarin" ujar andra yg sedang duduk di teras atas rumahnya


"sama aku juga bosan enaknya kemana ya bang" jawab andri pada abang sulungnya


"kemana ya,gimana kalo kita ajak aja istri ke rumah inem" tanya andre pada kedua saudaranya


"boleh juga tuh" jawab andri pada abang keduanya


"tapi mereka setuju gak???" tanya andra pada adik keduanya


"ya kita tanya aja langsung paling mereka juga bosan di rumah" jawab andre pada abang sulungnya


kemudian mereka bertiga masuk ke kamar dan bertanya pada istri masing - masing


Di kamar andra


Aisyah yg sedang bermain bersama ilham di kasur mereka tiba" heran melihat tingkah Andra yg senyum - senyum sendiri saat masuk ke kamar


"hidung mama mana" tanya aisyah pada anaknya


"ini" jawab ilham sambil memegang hidung mamanya


"pintar,tangan kanan mama mana" tanya aisyah pada anaknya


"ini" jawab ilham sambil memegang tangan kanan mamanya


kemudian andra datang dan senyum2 sendiri menghampiri aisyah & anaknya


"kamu kenapa bang kok senyum2 sendiri" tanya aisyah pada suaminya


"nggak apa2" jawab andra pada istrinya


"oh iya sayang kamu bosan gk dirumah??" tanya andra pada istrinya


"bosan juga sih" jawab aisyah sambil memegang dagunya


"mau gk aku ajak ke suatu tempat" tanya andra pada istrinya


"mau" jawab aisyah


"tapi kemana" tanya aisyah pada suaminya


"ke rumah inem" jawab andra pada istrinya


"inem lagi,inem lagi kamu suka ya sama dia" tanya aisyah pada suaminya dengan mata yg melotot


"nggak sayang,andre juga mau ajak rahma,andri juga mau ajak fatimah" jawab andra sambil menautkan alisnya


Di kamar Andre


Rahma yg sedang menyuruh dewa & dewi mencium pipinya tiba" dia heran melihat Andre yg senyum" sendiri masuk ke kamar


"dewa,dewi cium dulu pipi mama" tanya rahma pada anak - anaknya


"muach" dewa dan dewi yg mencium mamanya


"lagi lagi" tanya rahma pada anak - anaknya


"muach" dewa & dewi yg mencium mamanya untuk kedua kalinya


kemudian andre datang dan senyum2 sendiri menghampiri istri dan anak - anaknya


"kamu kenapa bang kok senyum2 sendiri" tanya rahma pada suaminya


"nggak apa2" jawab andre pada istrinya


"kamu bosan gk dirumah" tanya andre pada istrinya


"bosan juga sih" jawab rahma


"kita pergi yuk" ujar andre pada istrinya


"ke mana" tanya rahma pada suaminya


"ke rumah inem" jawab andre pada istrinya

__ADS_1


"inem lagi,inem lagi kamu mau menikah sama dia langkahi dulu mayatku" tanya rahma sambil melototi suaminya


"nggak sayang,bang andra juga mau ajak kak aisyah,andri juga mau ajak fatimah" jawab andre sambil menautkan alisnya


Di kamar Andri


Fatimah yg sedang berbicara dengan syifa tiba" heran melihat tingkah Andri yg senyum" sendiri


"syifa sayang gak sama mama" tanya fatimah sambil menggendong anaknya


"sayang" jawab syifa


"syifa sayang gak sama ayah" tanya fatimah pada anaknya


"sayang" jawab syifa


kemudian andri datang dan senyum2 sendiri menghampiri fatimah dan anaknya


"kenapa kamu senyum2 sendiri bang" tanya fatimah pada suaminya


"nggak kenapa2" jawab andri pada istrinya


"sayang kamu bosan gk di rumah" tanya andri pada istrinya


"bosan juga sih" jawab fatimah pada suaminya


"kita pergi yuk" ujar andri pada istrinya


"ke mana" tanya fatimah pada suaminya


"ke rumah inem" jawab andri pada istrinya


"inem lagi,inem lagi kamu naksir ya sama dia" tanya fatimah pada suaminya dengan mata yg melotot


"nggak sayang,bang andra juga mau ajak kak aisyah,bang andre juga mau ajak kak rahma" jawab andri sambil menautkan alisnya


kemudian mereka semua sudah berkumpul di ruang tamu


"itu bang andra,kak aisyah sama ilham udah di ruang tamu" ujar andre sambil berjalan menuju ke ruang tamu


"gimana semuanya udah" tanya andre pada semuanya sambil menggendong dewi


"udah" jawab semuanya


kemudian mereka keluar rumah dan menyebrang menuju rumah inem


"assalamualaikum" ujar semuanya


"waalaikumsalam" jawab inem sambil membuka pintu rumahnya


"halo nem" ujar andre pada inem


"hai pak andre,ngomong2 ada apa ya samuanya ke rumah saya" tanya inem pada semuanya


"hanya silaturahim aja nem" jawab andra


"yaudah mari masuk bapak2 ibuk2 semuanya" ujar inem sambil mengajak mereka semua masuk


kemudian mereka duduk di tikar yg berada di ruang tamu rumah inem


"maaf ya bapak2 cuma tikar doang alasnya,nggak ada sofanya" ujar inem sambil malu2


"nggak apa2 nem" jawab aisyah dengan senyum


kemudian inempun memberikan 6 gelas air putih untuk semua tamunya


"nih pak buk maaf ya cuma ada air putih nggak ada yg berwarna" ujar inem sambil memberikan 6 gelas air putih pada semuanya setelah itu memegangi pinggangnya


"kamu kenapa nem megangin pinggangmu" tanya andra pada inem


"kemarin saya kepeleset pak" jawab inem sambil memegangi pinggangnya


"kenapa bisa kepeleset" tanya andri pada inem


"saya juga gk tau pak padahal pak andre kemarin sudah bilang hati2 kepeleset pas saya pulang tiba2 kepeleset langsung,sama waktu itu juga yg pak andre bilang hati2 masakanmu gosong tiba2 ikan yg saya goreng jadi gosong" jawab inem


"berarti kamu gak jadi makan dong" tanya rahma pada inem

__ADS_1


"ya makan buk pake nasi sama garam doang jadinya" jawab inem pada istri andre


"makanya nem kalo lagi ada yg kita kerjakan itu jangan kita tinggalin" ujar andre pada inem


"iya pak" jawab inem


"oh iya nem kamu itu awal pindah kesini itu kenapa ya" tanya andre pada inem


"saya habis jual sawah bapak saya pak terus saya pindah kesini" jawab inem


"apa kamu gk berniat menikah nem" tanya andri pada inem


"saya gak mau yg namanya menikah pak" jawab inem pada andri


"kok gk mau kenapa nem" tanya fatimah pada inem


"jadi begini ceritanya saya dulu di kampung punya pacar habis itu dia ajak saya ke sebuah villa di kampung,tiba2 keesokannya saya bangun tidur udah gk pakai baju di villa itu dan pacar saya sudah pergi dari situ,syukur baju itu masih ada di kamar itu dan saya bersiap pulang" jawab inem dengan jelas


"ya ampun,terus kamu gimana nem" tanya rahma pada inem sambil menutup mulutnya


"setelah tiga bulan terus saya hamil,dan ketika saya ke rumah pacar saya,hendak meminta pertanggung jawaban dari dia,tiba2 dia menikah dengan wanita lain" jawab inem sambil mengeluarkan air matanya


"ya ampun,tega sekali pacarmu itu lalu bayi yg kamu kandung itu dimana" tanya aisyah sambil mengusap buliran bening yg menetes di matanya


"kalo soal bayi itu,waktu itu ada sepasang suami istri yg sudah lama tak punya anak,lalu saya di rawat di rumahnya sampai saya melahirkan mereka semua yg menanggungnya dan saya memberikannya pada mereka,dan setelah semua uang penjualan rumah,sawah,serta uang yg diberikan mereka pada saya saya kumpulkan untuk membeli rumah ini" jawab inem


"kalo boleh tau jenis kelamin bayimu apa nem" tanya andre pada inem


"laki2 pak mungkin sudah seumuran anak bapak sama pak andra" jawab inem


"saya bisa membersihkan nama baik kamu nem dan memenjarakan pacarmu yg nggak punya tanggung jawab itu" ujar andra pada inem


"nggak usah pak,terima kasih" jawab inem sambil tersenyum


"apa uang beli rumah masih ada sisanya nem" tanya andre pada inem


"tinggal 5 juta lagi pak" jawab inem


"apa kamu gk berniat cari pekerjaan nem" tanya andri pada inem


"nggak ada pak saya cuma lulusan SMP mana mau terima pekerjaan lulusan seperti saya" jawab inem


"oh iya kalo boleh tau pekerjaan bapak2 ini apa ya kemarin saya lihat mobil bapak2 keren cakep semua" tanya inem pada semuanya


"saya seorang direktur nem dan istri saya ini sekretarisnya" jawab andra sambil menunjuk istrinya


"kalo saya seorang guru kelas 4 sd dan istri saya ini guru kelas 3" jawab andri sambil menunjuk fatimah


"kalo pak andre apa,dan bu rahma apa" tanya inem pada andre dan rahma


"kalo saya seorang penyiar radio nem,kalo istri saya ibu rumah tangga biasa kadang suka nganter makan siang buat saya" jawab andre


"berarti bu rahma ini selain ngurus anak kembar,jadi teman juga buat mertuanya ya buk" tanya inem pada rahma


"iya,dulu sebelum menikah saya juga pernah kerja" jawab rahma


"kerja apa buk" tanya inem pada rahma


"Dulu saya guru ngaji,tetapi semenjak orang tua saya meninggal,kakak saya sama adik saya yg kerja,dan saya jaga rumah sama seperti sekarang saya juga jaga rumah dan anak" jawab rahma


"oh jadi bu aisyah ini kakaknya ibuk dan bu fatimah ini adiknya ibuk" tanya inem pada rahma sambil menunjuk aisyah dan fatimah


"iya" jawab rahma


"tapi pak andra,pak andre,sama pak andri ini kakak adik juga" tanya rahma pada mereka bertiga


"iya" jawab mereka bertiga


"kok bisa samaan ya" tanya inem pada mereka semua


"saya awalnya gak tau nem kalau sejak kecil itu kami sudah dijodohin" jawab andre secara detail


"wah hebat ya pak,dijodohinnya anak pertama sama anak pertama,anak kedua sama anak kedua,anak ketiga sama anak ketiga" tanya inem pada ketiga pasutri itu


"namanya juga jodoh nem" ujar mereka semua


setelah itu mereka semuapun pulang ke rumah dan mempersiapkan diri untuk besok kerja

__ADS_1


__ADS_2