Jodoh Takkan Pergi Kemanapun

Jodoh Takkan Pergi Kemanapun
Menyelesaikan masalah bu lusi dan suaminya


__ADS_3

minggu pagi di kost stella menelpon ayahnya pak rudi agar datang ke kostan yg ia tempati


"halo,assalamualaikum papa" stella menyapa ayahnya


"waalaikumsalam,ada apa stel?? kok nelpon papa" pak rudi bertanya pada anak semata wayangnya itu


"begini pa,hari ini papa datang ya kesini" jawab stella pada ayahnya


"iya nanti papa datang kesana" pak rudi mengiyakan permintaan anaknya


sedangkan di rumah pak hendra


mereka sekeluarga sedang makan di meja makan bersama


"oh iya bang,ndri,hari ini aku mau ke kost ada yg mau ikut nggak??" andre bertanya pada kedua saudaranya


"ngapain kamu kesana dre??" andra bertanya pada adik keduanya


"nyokap nya stella udah sebulan ngekost di kostan,jadi semenjak mamanya main kesini ternyata bu lusi lagi berantem sama suaminya" andre menjawab pertanyaan abang sulungnya


"apa??,jadi lusi lagi berantem sama suaminya" bu indri kaget mendengar ucapan anak keduanya


"ya ampun kasian juga adik kelas mama itu" pak hendra prihatin pada keadaan lusi


"ya udah deh aku ikut bang andre aja,mau ngeliat suaminya bu lusi itu yg mana" andri penasaran dan setuju pada abang keduanya


"kalau kamu ikut aku juga ikut lah sekalian liat seperti apa papanya stella itu" andra setuju dengan adik bungsunya


"kamu mau ikut nggak sayang" andre bertanya pada istrinya


"ya iya dong,sebagai juragan kostan pasti harus ikut partisipasi" rahma menjawab pertanyaan suaminya


"kalau kak rahma ikut,aku ikut juga deh kan bisa jagain benteng pertahanan" ujar fatimah pada kakak keduanya


"wahai adik iparku,maksudnya jagain benteng pertahanan apa ??" andre bertanya pada adik iparnya


"melindungi aku dari bahaya abang iparku,kan kakakku ini lebih galak daripada harimau" jawab fatimah pada abang iparnya


"ya udah kita pergi sekarang aja ya biar pulangnya nggak sore" ujar andre pada semuanya


"ya udah" andra beranjak dari bangkunya


"kakak nggak ikut??" fatimah bertanya pada kakak sulungnya


"tunggu dulu biar kakak siap² dulu" jawab aisyah pada adik bungsunya


"kita naik motor aja ya nggak usah naik mobil" ujar andre pada semuanya


"iya nggak apa²" jawab andri pada abang keduanya


Setelah itu mereka semua berangkat menggunakan motor


"kamu sama mama,kalau kamu di depan sama ayah" ujar rahma pada kedua anaknya


"iya mama" jawab dewa dan dewi pada ibunya


3 motor itupun berangkat ke kostan


"kemarin ke kantor naik motor gimana bang??" andre bertanya pada abang sulungnya


"biasa aja dre tapi seru sih,nggak macet" jawab andra pada adik keduanya


35 menit kemudian mereka sampai


"cepat juga ya kak,biasanya kalau naik mobil 45 - 50 menit" ujar fatimah pada kedua kakaknya


"iya dek betul" jawab aisyah pada adik bungsunya

__ADS_1


mereka semua menghampiri rumah kost itu bersama²


"assalamualaikum" rahma mengetuk pintu kost


"waalaikumsalam,pagi buk" stella membuka pintu dan menyapa juragan kost itu


"gimana stella udah kamu telpon papa kamu" rahma bertanya pada stella


"udah buk,bangun tidur tadi" jawab stella pada rahma


"memangnya rumah kamu jauh dari sini??" andri bertanya pada stella


"nggak sih pak,sekitar 1 setengah jam" jawab stella pada andri


"kirain ada kali sampai 3 jam" ujar andra pada stella


"mama kamu mana???" andre bertanya pada stella


"masih tidur mas andre" jawab stella pada andre


"apa??,masih tidur gimana rezeki nggak dipatok ayam kalau jam 7 : 45 begini masih tidur" andre kaget mendengar jawaban stella


"udah biasa mama begitu mas andre" ujar stella pada andre


mendengar ucapan stella,kemudian andre diam dan menggelengkan kepalanya


1 setengah jam kemudian


"nah itu mobil papa udah datang" stella menunjuk ke arah jalan


"kaya nggak asing sama mobil itu" andra melihat mobil pak rudi yg berhenti


Kemudian keluarlah seorang pria dari dalam mobil


sedan berwarna silver itu


"assalamualaikum semuanya" pak rudi menyapa semuanya


"iya waalaikumsalam" semuanya menjawab


"kok yg ini ngeliatnya ke arah depan" pak rudi menunjuk punggung andra dan bertanya²


"ya jelaslah,kalau saya menghadap ke anda langsung bukan kejutan namanya" jawab andra sambil membalikkan badannya


"ternyata pak andra,apa kabar pak andra" pak rudi langsung memeluk andra


"alhamdulillah baik pak rudi" jawab andra pada pak rudi


"ini siapa pak" pak rudi bertanya pada andra


"kenalkan,ini aisyah istri saya dan yg digendong itu ilham anak saya,2 laki² itu adik saya andre dan andri dan yg perempuannya adik ipar saya rahma dan fatimah" andra memberitahu pak rudi


"oh iya stella kamu suruh papa kesini ada acara apa memangnya" pak rudi bertanya pada anaknya


"lebih baik kita obrolin di dalam aja pa" pinta stella pada ayahnya


"ya udah ayo kita ke dalam" pak rudi setuju pada anaknya


Mereka semua masuk ke dalam


"oh iya stella kita boleh gabung gak" linda bertanya pada stella


"ya udah gabung aja,gua ke kamar dulu" jawab stella pada linda


Stella menghampiri ibunya yg panik di kamar


"mama,ayo ma ke ruang tamu papa udah datang" ujar stella pada ibunya

__ADS_1


"tapi mama takut stell" bu lusi bingung harus berbuat apa


"udah ayo ikut aja" stella menarik paksa ibunya ke ruang tamu


setelah itu pak rudi kaget melihat stella membawa bu lusi ke hadapannya


"mama??,ternyata mama disini" pak rudi mengerutkan dahinya


"iya,pa" jawab bu lusi pada suaminya


"maaf kalau saya lancang atau kenapa,tapi saya mau tanya memangnya pak rudi dan bu lusi ada masalah apa kok sampai dia kabur kesini sampai sebulan" andre bertanya pada pak rudi


"jadi begini pak andre,sebulan yg lalu itu saya mau pergi ke kantor ada meeting mendadak kemudian pas meeting selesai tiba² atm saya yg di dompet itu hilang pas saya pulang ke rumah saya tanya sama istri saya tentang atm itu lalu dia jawab habis dipake tadi ke mall buat belanja" jawab pak rudi pada andre


"terus??" andre bertanya kembali pada pak rudi


"ya jelas saya marah uang atm yg berisi 10 juta buat transfer ke client tinggal 4 juta,sampai sekarang saya masih bingung buat bayar kekurangan itu pada client yg sekaligus investor besar di kantor saya" jawab pak rudi secara detail


"ya ampun??,6 juta buat apa buk kalau saya jadi bu lusi lebih baik saya tabung buat pergi ke tanah suci mekkah🕋" aisyah bertanya pada bu lusi


"buat traktir semua teman² sosialita saya" jawab bu lusi pada aisyah


"maaf ya buk mungkin ya saya katakan ini kasar,tapi menurut saya jawaban bu lusi itu adalah jawaban yang sangat bodoh" ujar andra pada bu lusi


"benar yg dibilang sama pak andra ma,ibunya saja bu indri yg kaya tidak pernah menghamburkan uang kalau nggak sependapat dengan pak hendra,ini mama uang orang mama habiskan dalam waktu singkat" ujar pak rudi pada istrinya


"ya sudah begini aja pak ini saya transfer 10 juta ke rekening pak rudi,kalau soal ganti itu kalau bapak sudah ada uangnya saja" andra mengeluarkan ponselnya dari saku


"nggak usah repot² pak,saya bisa cari sendiri kok" pak rudi menolak


"nggak apa² yg jelas berapa nomor rekening pak rudi biar saya kirim" andra bersikukuh memberi uang itu


"ya udah,ini pak nomornya 01******" pak rudi memberitahu andra


"oke sip,sudah saya kirim" ujar pak rudi pada andra


"makasih ya untuk kalian semua,kalian memang orang baik,saya minta maaf soal kata² kasar saya pada nak rahma dan andre atas kata² saya yg waktu itu" bu lusi memelas


"kalau yg itu jangan dibahas lagi buk,saya saja udah melupakannya" bantah rahma pada bu lusi


"sekarang begini aja bu lusi minta maaf sama pak rudi dan jangan pernah berbuat seperti yg pak rudi katakan tadi,mulailah berhemat dan jadi istri yg pengertian" andre menasihati bu lusi


"iya nak andre saya paham,terima kasih atas nasihatnya" jawab bu lusi pada andre


"dan kamu stella,saya akan mengawasi dan melatih kamu agar tidak menjadi anak yg manja" tegas rahma pada stella


"nggak usah melatih dia,suruh aja 2 orang ini mengawasi dia,lebih baik kamu latih 4 anak² ini agar jadi anak yg baik" andre menunjuk ke arah linda dan stella lalu berpaling ke istrinya


"kalau begitu mama minta maaf ya sama papa,karena bikin papa susah terus" bu lusi minta maaf pada suaminya


"iya papa maafin,lain kali jangan diulang lagi" pak rudi memaafkan istrinya


"ya udah kalau begitu kita semua pulang ya pak rudi,kasian papa dan mama nungguin di rumah" andra pamit pada pak rudi


"iya pak andra kirim salam buat mereka juga ya" pak rudi menjabat tangan andra


"iya nanti saya bilang" andra membalas jabatan tangan pak rudi


mereka semua kemudian pulang ke rumahnya


"gila ya mereka mobilnya gonta ganti dan sekarang motornya masih mulus dan di platnya keliatan akhir tahun kemaren" ujar linda pada semuanya


"mobilnya si andre itu juga bagus,kursinya empuk banget lagi" bu lusi memuji andre


"perasaan aku waktu itu mama bully dia sama bu rahma sekarang mama puji² dia" stella menyindir ibunya


Bu lusi hanya diam tak berkutik

__ADS_1


__ADS_2