
Andini yang sangat shock hanya bisa menangis...sedangkan Jay masih menjaga Bintang didalam kamar mandi...Dibawah Shower Jay pendudukan Bintang dan menyalakan Shower tersebut
"Bang sadar Bang...
"Ngil...kepala gue pusing ngil...badan gue kenapa panas dingin gini
"Bang loe tadi minum apa sih..
"Gue juga gak tau ngil...loe kan lihat sendiri dari tadi gue cuma minum jus..
"Ini pasti ada yang ngerjain kamu Bang...tunggu bentar disini..Gue ambil ponsel dulu
Sebelum Jay keluar kamar mandi...Jay meneriaki Andini...dia takut jika Andini masih tanpa pakaian...memang dia sempat melihat sekilas tapi tak membuatnya berfikiran negatif...
"Ndin...Gue mau keluar loe Uda siap
Tak lama Andini menjawabnya
"iya...
Jay melangkahkan kakinya keluar untuk mengambil ponsel dilamarnya..namun dia sempat melihat ke arah Andini yang masih termenung diatas kasur Bintang..
"Ndin...loe gapapa kan
Andini masih diam hanya menoleh sekilas kearah Jay..
"Ndin...Maafin Bang Bin...dia dijebak dan ini gue baru mau nyari tahu siapa orang itu
Andini kaget mendengar pernyataan Jay...namun dia masih diam dan hanya menoleh kearah Jay...
Nampak di mata Andini...kecewa..sedih dan hancur yang dia rasakan saat ini..
"Ndin..kalau loe mau nangis...nangis aja sekencang kencangnya agar lega perasaanmu itu
Andini tetap diam dan menatap dengan hampa kearah dindind
"Gue ke kamar bentar ambil ponsel
..ntar gue balik kesini lagi
Jay langsung beranjak meninggalkan Andini yang masih mematung...tak lama Jay kembali dengan ponsel sudah ditelinga nampak sedang menghubungi seseorang
"Ndin...andrea gue suruh kesini...biar bagaimanapun dia harus tau
Reaksi Andini berubah menjadi gugup..
"Jangan takut ada gue dan bang Bin disini...Gue mau lihat bang Bin dulu
Jay melangkah kearah lemari Bintang dan mengambil satu stel pakaian santainya..dan bergegas masuk kamar mandi
"Bang..loe Uda baik
Bintang duduk termenung diatas kloset...dia terus meremas rambutnya sambil mengumpat pelan
__ADS_1
"Gue be***o Jay...B**"o banget...kok bisa gue gak sadar ada yang aneh sama minuman gue...Gue gak berani hadapin Andrea Jay...Gue malu sama Andini...Gue gak bisa jaga dia...Gue hampir ngrusak dia Jay...Gue be***t Jay...
Bintang terus mengumpat bahkan dia melukai dirinya dengan memukulkan tangannya ke tembok...
"Bang loe tenang dulu...loe itu korban sama kayak Andin..Gue uda dapat info siapa pelakunya dan uda ada bukti CCTV...masalah Andrea nanti kita jelaskan bersama..
"Andini pasti marah banget sama gue Jay...Gue harus gimana hadapin Om Radith...
"loe tenang dulu bang kita cari solusi bersama...
Tak lama Andrea tiba dirumah Bintang...Jay langsung menyuruh naik ke kamar Bintang...betapa terkejutnya Andrea mendapati sang adek begitu berantakan bahkan banyak kissmark di sepanjang leher Andini..Andrea mendekati sang adek...disana sudah ada Jay yang duduk di sofa kamar Bintang..sedangkan Bintang berada disisi ranjang mencoba meminta maaf kepada Andini...namun tak direspon
"Dek....ada apa ini...kenapa sama kamu
Andini melihat kearah suara sang kakak yang telah duduk disampingnya memandanginya...Andini langsung memeluk kakaknya dan menangis sejadi-jadinya..Bintang yang melihat itu menjadi pilu
Andini terus menangis hingga susah bagi Andrea mengetahui apa yang terjadi...dan jaylah yang akhirnya menceritakan semua kejadian sedari awal...Wajah Andrea nampak menahan marah...namun dia juga gak bisa menyalahkan semuanya pada Bintang karena sama sama korban
"Dre...loe jangan diam aja..mloe boleh mukul gue..mloe hajar gue sampai remuk gue terima..Gue akui gue salah karena gak bisa nahan..loe boleh lakuin apa aja sama gue Dre..asal jangan loe diemin gue
Andrea masih terdiam..ingin rasanya ia melayangkan pukulan kepada tuan mudanya itu..namun entah mengapa dia seperti tak ada tenaga...menatap adeknya dia semakin sedih
"Tuan muda...saya tidak bisa memukul Anda...bukan karena saya takut...namun Anda juga korban disini..saya jadi mengerti mengapa tuan muda zaydan meminta saya mencari CCTV digedung tadi..dan saya juga merasa bersalah karena harusnya saya menjaga kalian selama acara..namun saya tidak melakukan tugas dengan baik...untuk masalah ini saya serahkan kepada adek saya dia maunya seperti apa..menurut tuan muda Zaydan kalian belum sempat melakukannya kan...jadi adek saya masih suci..
"iya itu benar karena Jay datang disaat yang tepat...untuk masalah diacara tadi...loe gak usah nyalahin diri loe...loe Uda jalanin tugas dengan baik...cuma gue saja yang kurang waspada...
Bintang menjeda kalimatnya menarik nafasnya dalam...dia mendekati Andini mencoba menggenggam tangannya...walaupun sempat ditolak...namun Andini luluh juga..masih dalam pelukan Andrea..Bintang mulai berbicara kembali
"Sayang...aku tau aku salah..aku hampir merusak kamu...aku siap untuk menikahi kamu sekarang juga..aku siap bertanggung jawab sepenuhnya..tolong jangan hanya diam...majulah aku...pukul saja aku..jika itu membuatmu lebih tenang..aku juga gak menginginkan ini...maafkan aku...karena kebo****anku kamu jadi mengalami ini..maaf sayang..maaf...Bintang mencium tangan Andini dengan tulus meminta maaf
"Kak...aku akan memaafkan kakak..karena aku tau ini juga bukan salah kakak...tapi..Andini menjeda perkataannya
"Tapi apa sayang katakanlah...
"Tapi...bolehkah aku tau siapa pelaku dibalik ini semua agar aku bisa memutuskan yang terbaik untuk kita
"Baiklah sayang kalau itu mau kamu..Jay sudah mendapat rekaman itu
Jay membuka rekaman CCTV yang dibawa Andrea..mereka menonton bersama..dari awal hingga tepat saat Bintang dibawa pulang Jay
Mereka kaget karena mengenal sang pelaku...yang tak lain teman satu kelas Bintang di SMA...dia memang terobsesi pada Bintang dan selalu menyebut jika dia adalah calon istri Bintang..
"Dia lagi...kenapa hidup loe selalu berurusan dengan Mak Lampir itu sih bang...heran gue
Jay hanya bisa menggelengkan kepalanya setelah melihat si pelaku...karena perempuan itu tidak hanya sekali melakukan hal hal licik pada Bintang...bahkan tak segan menyakiti Andini...
"Sekarang sudah jelas siapa pelakunya kak...dan maaf sebaiknya kita pisah saja.. aku juga gak mau dia terus menerorku..ini demi kebaikan bersama
"nggak aku nggak mau sayang...aku gak akan sanggup jika kita berpisah...kita bisa hadapi ini bersama sayang..aku mohon
"kak aku mohon ya...kalau kamu cinta sama aku tolong wujudin permintaan ku...
"nggak akan pernah aku wujudin...ini bukan solusi sayang
__ADS_1
"tapi jika kita bersama dia terus berbuat jahat kak
Mereka terdiam mencoba mencari solusi..Andrea akhirnya berbicara
"Maaf tuan muda apa tidak sebaiknya kita bicarakan masalah ini kepada tuan besar dan juga orangtua kami..agar ada solusi
Jay pun menimpali perkataan Andrea
"Gue setuju ucapan loe Dre...orantua harus terlibat untuk saat ini..
Akhirnya Andrea memberitahu orangtuanya begitupun Bintang...Aidil yang sedang di Bandung malam itu juga kembali...mereka tak ingin menunda masalah
Hampir tengah malam mereka berkumpul dikediaman Aidil...Jay sebagai mediator dan saksi menceritakan semuanya... sedangkan Bintang sudah menyiapkan badan jika mendapat pukulan dari sang papi ataupun Papa Andini
Malam itu diputuskan Bintang harus menikahi Andini secepatnya.. namun sebelumnya mereka meminta bukti teror dari Andini..
Dalam waktu seminggu persiapan pernikahan Bintang dan Andini sudah rampung banyak pihak membantu jadi tak susah menyiapkan pesta megah untuk Bintang
Dan tepat sehari sebelum akad nikah...Bintang mendapat pesan jika Rafika diculik.. tanpa pikir panjang dia mencari Rafika...tanpa disadari itu adalah jebakan untuknya..
"Mana adek gue...
"Wah bebeb datang juga..kenapa buru buru sih beb...
"balikin adek gue...atau loe akan tau akibatnya uda berani mengusik gue
"kamu mau apa sayang...hahaha.. aku akan lepaskan Fika namun kamu harus nikahin gue Sekarang juga..
"nggak akan pernah...balikin adek gue sekarang juga
"ya udah gak akan aku balikin biar aja dia mati didalam
Bintang kalang kabut memikirkan nasib adeknya...bahkan dia tidak berusaha menghubungi orangtuanya...dalam kondisi tertekan dia menyetujuinya
Namun bukan pernikahan resmi yang bintang lakukan..melainkan pernikahan dibawah tangan..itu Bintang ambil untuk berjaga jaga..karena dia menghadapi wanita licik
Tanpa bintang sadari...orangtuanya dan orangtua Andini datang ketempat dimana Bintang berada saat ini begitupun Andini...
Usai ijab qobul selesai...Andini meneriaki Bintang...tak kalah terkejutnya Bintang melihat mereka semua...bahkan Rafika berdiri dengan keadaan sehat bersama orangtuanya...dia baru sadar jika dibodohi wanita ular...
Setelah kejadian itu Andini memutuskan untuk melanjutkan sekolah keluar...tanpa memberitahu Bintang dan keluarganya juga menyembunyikan keberadaan Andini..
Hanya dalam tempo dua Minggu pernikahan settingan Bintang berhasil dibatalkan bahkan sang pelaku dipenjara dalam jangka waktu lama..
Namun sayang Bintang sudah kehilangan Andini...dia berusaha mencari namun keluarganya menutupi keberadaan Andini...Dan setelah 5 tahun Andini kembali dengan status sudah memiliki kekasih
Bintang berharap masih bisa mendapatkan Andini...cinta pertamanya dan mungkin terakhir baginya
______
Uda selesai ya sedikit kisah cinta Bintang...ini cuma selingan aja...karena lapak ini milik duo J...nanti lanjut lagi kisah gaje mereka...kalau gak diselingi uda tamatπππ
Jangan lupa Like komen rate dan vote seikhlasnya kakak
__ADS_1
HAPPY READING